cover
Contact Name
Haryo Kunto
Contact Email
haryowibisono@unesa.ac.id
Phone
+6281211037758
Journal Mail Official
innovant@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan
ISSN : -     EISSN : 30261805     DOI : -
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan (Inovant) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan tiga kali dalam setahun dengan akses terbuka. Inovant diterbitkan sejak tahun 2023 oleh Prodi Sarjana Terapan Administrasi Negara, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Surabaya. Jurnal ini mencakup pembahasan terkait Kebijakan Publik, Manajemen Pelayanan Publik, Pemerintahan, Manajemen Kepegawaian, dan Inovasi terapan di sektor publik.
Articles 185 Documents
ANALISIS PROGRAM PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH MELALUI SENTRA WISATA KULINER DI KOTA SURABAYA STUDI KASUS SENTRA WISATA KULINER PENJARINGAN SARI Surya Dewangga, Aries Jonathan; Weni Rosdiana
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan serangkaian upaya untuk mempersiapkan sumber daya dalam meningkatkan kesadaran akan potensi dan berupaya untuk mengembangkannya serta mewujudkan kemampuan dan kemandirian dalam berinovasi khususnya pada pelaku usaha. Sentra Wisata Kuliner merupakan salah satu usaha mikro kecil menengah atau tempat area yang menyediakan berbagai hidangan makanan yang terdiri dari beberapa gerai atau stand kecil dari pedagang kaki lima. Sentra Wisata Kuliner penjaringan sari kota surabaya mengalami sepi pengunjung yang diakibatkan kurang invoatif makanan dan minuman, kurang media promosi, sistem manajemen belum terlaksana, dan bersebelahan dengan tempat pembuangan sampah. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan masyarakat terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah melalui Sentra Wisata Kuliner di Kota Surabaya. penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, fokus penelitian ini adalah teori pemberdayaan menurut Sumadyo dalam (Hidayatullah dan Suminar 2021) dan Mardikanto dalam upaya setiap pemberdayaan masyarakat yaitu bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, serta bina kelembagaan. Kesimpulan dalam pemeberdayaan usaha mikro kecil menengah di penjaringan sari kota surabaya, ada beberapa kendala seperti belum ada pendampingan, penyesuaian perogram. Pelaku usaha sudah tidak dikenakan pembiayaan sewa hanya membayar operasional, dan masih belum menggunakan media promosi. Tata kelolah lingkungan yang kurnag baik dan kenadala seperti sistem manajemen dari sentra wisata kuliner yang belum di terapkan.
Efektivitas Pelaksanaan Monitoring Dan Evaluasi Melalui Website ABK2023 Pada Jabatan Pengadministrasi Umum di Kantor Bangkesbangpol Kota Surabaya Sinaga, Rendy Cavin Andreas; Rosdiana, Weni
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monitoring dan evaluasi adalah langkah-langkah untuk menganalisis dan mengumpulkan informasi dari suatu program secara berkala guna memastikan kelancaran dan kesesuaian dengan rencana yang telah dibuat, sehingga memudahkan penyelesaian masalah di masa depan jika diperlukan. Salah satu metode untuk mempermudah pemantauan dan penilaian adalah dengan menggunakan situs web ABK2023 yang telah dikembangkan oleh Bagian Organisasi Pemerintah Kota Surabaya. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hambatan seperti ketidaksesuaian data pendukung dengan target yang ditetapkan dan jumlah output tugas yang sebenarnya bisa digabung menjadi satu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan monitoring dan evaluasi melalui website ABK2023 oleh pengadministrasi umum di Kantor Bangkesbangpol Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data dari Bagian Organisasi dan dinas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintahan Kota Surabaya, pegawai yang terlibat dalam kegiatan monev melalui website ABK2023, dan pengampu jabatan pengadministrasi umum. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Teori Efektivitas Sutrisno dengan lima indikator digunakan dalam penelitian ini. Peneliti menemukan bahwa pelaksanaan monitoring dan evaluasi ABK2023 di Bangkesbangpol Kota Surabaya masih kurang efektif. Hal ini disebabkan karena efektivitas yang digunakan, seperti pemahaman program, target yang tepat, dan ketepatan waktu, belum terpenuhi. Pegawai dengan jabatan pengadministrasi umum masih kurang memahami cara menginputkan hasil kegiatan ke website ABK2023, sehingga menyebabkan masalah lain seperti ketidaksesuaian target dan keterlambatan dalam pengumpulan data. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menyarankan agar Bangkesbangpol melakukan verifikasi internal sebelum pelaksanaan monev guna mengurangi kesalahan yang mungkin terjadi saat Bagian Organisasi melaksanakan monev dan melakukan pengecekan terhadap hasil kegiatan tersebut. Monitoring and evaluation involve regularly analyzing and gathering information from a program to ensure it is running smoothly and meeting the established plans, which facilitates addressing future issues if necessary. The Surabaya City Government Organization Section has developed the ABK2023 website to aid in monitoring and assessment. Nevertheless, there are still certain challenges like the discrepancy between available data and desired goals, as well as the possibility of merging multiple task outputs. The goal of this research is to assess how effective it is for general administrators at the Surabaya City Bangkesbangpol Office to use monitoring and evaluation on the ABK2023 website. The descriptive qualitative research method was implemented using data sources from the Organization Section and the Surabaya City Government's National and Political Unity Agency office. Employees engaged in monitoring and evaluation tasks through the ABK2023 website, as well as general administrative position holders, were involved in the study. Observation, interviews, and documentation serve as methods for collecting data. The study employs Sutrisno's Effectiveness theory, which includes five indicators: comprehending the program, staying on track, meeting deadlines, reaching objectives, and instigating actual transformations. The findings indicated that the ABK2023 website's monitoring and evaluation activities at the General Administration position of the Surabaya City National and Political Unity Agency were not yet yielding effective results. This is due to the fact that the criteria for effectiveness set by Sutrisno, such as grasping the program, meeting goals, and meeting deadlines, have not been met because employees in administrative roles still lack understanding of how to enter additional activity results into the abk2023 site, resulting in issues with meeting ABK targets and collecting data on time. Researchers recommend that Bangkesbangpol conduct internal verification before releasing funds to minimize errors during the supervision and evaluation of various activities by the Organization Section.
Partisipasi Pegawai pada Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Analisis Beban Kerja di Pemerintahan Kota Surabaya Ahsan, Tarisa; Gamaputra, Gading
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi adalah proses aktif yang dilakukan seseorang dalam suatu kegiatan. Penelitianmemandang permasalahan terkait target, uraian tugas tidak sesuai dengan data pendukung dantidak diunggah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis partisipasi pegawai padakegiatan monitoring dan evaluasi analisis beban kerja. Metode yang digunakan kualitatifdeskriptif. Fokus penelitian ini berdasarkan teori partisipasi dari Cohen dan Uphoff 1997 yangterdiri dari tahapan pengambilan keputusan, pelaksanaan, evaluasi, dan menikmati hasil. Teknikanalisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, danverifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan Pengambilan Keputusan dilaksanakan denganmelaksanakan tahapan rapat perencanaan untuk kegiatan Monev ABK, pelaksanaan programrapat sosialisasi dengan mengirimkan surat. Pelaksanaan dalam proses sumbangan pemikiran,jabatan staf merasa sistematika pengisian ABK dari tahun 2022-2023 tidak mudah di pahami,sumbangan materi dari jabatan staf adalah dengan mengisi formulir monev ABK pada web eabk,tindakan program terkait penanggungjawab utama pelaksanaan monev berada pada BagianUmum dan Kepegawaian (Umpeg). Evaluasi dalam pelaksanaan monev telah menunjukkanperubahan yang lebih baik. Menikmati Hasil diperlihatkan dari Dinas semakin paham dalampenyusunan ABK, kebutuhan pegawai lebih tertata, dan setiap pemilik formasi pegawai semakinpaham dengan jumlah beban kerjanya. Saran yang diajukan optimalkan sosialisasi Monev ABKdengan memberikan pelatihan ABK kepada seluruh pegawai, atau peserta magang denganmeningkatkan kompetensi tim Monev ABK. Setiap akan melaksanakan sosialisasi membuatpanduan yang jelas dan mudah dipahami untuk pengisian ABK, termasuk perbedaan antarapengisian ABK di tahun 2022, 2023, dan selanjutnya. Lakukan monitoring dan evaluasi secaraberkala terhadap pelaksanaan Monev ABK untuk mengidentifikasi kendala dan melakukanperbaikan. Kata Kunci: Partisipasi, Analisis Beban Kerja, Monitoring dan Evaluasi
Analisis Sistem Informasi Aplikasi Guru Surabaya di Dinas Pendidikan Kota Surabaya Dharma, Lilian Christia; Gamaputra, Gading
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Analisis Sistem Informasi Aplikasi Guru Surabaya di Dinas Pendidikan Kota Surabaya dalam pelaksanaanya masih terdapat beberapa permasalahan, seperti Kurangnya pelatihan dan sosialisasi mengenai menu-menu atau tampilan yang tersedia pada aplikasi SIAGUS, Absensi pada aplikasi SIAGUS hanya dapat dilakukan melalui smartphone Android, Sering terjadi bug pada aplikasi pada saat menyimpan laporan jurnal kegiatan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian berlandasan Teori Keberhasilan Menurut Delone dan McLean 2003 Sistem Teknologi dan Informasi dalam Electronic Governemnt. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling. Sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik analisa data yaitu reduksi data dengan melakukan coding data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator Kualitas Informasi belum terlaksana dengan baik karena pada kategori kelengkapan terdapat keluhan tentang pemahaman guru mengenai pengoperasian menu dalam aplikasi SIAGUS. Kualitas System belum terlaksana dengan baik karena pada kategori Fleksibilitas Sistem, Integrasi Sistem dan Kenyamanan Akses masih terdapat kendala seperti aplikasi SIAGUS ini belum dapat di download oleh user iphone dan hanya dapat di download dengan user android, pada beberapa menu pada aplikasi juga terdapat guru yang belum merasa puas karena sering terjadi bug pada aplikasi. Kualitas Pelayanan sudah terlaksana dengan baik karena setiap layanan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya sudah ditangani oleh pegawai yang handal dan sudah mendapatkan pelatihan terlebih dahulu. Kata Kunci: Aplikasi SIAGUS, Electronic Governemnt, Sistem Informasi
Pengelolaan Tata Ruang Kantor di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur mohammadd, hafizhh; utami, dian arlupi
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan tata ruang kantor sangat penting pada suatu instansi. Sekretariat DPRD Jawa Timur khususnya di Sub Bagian Verifikasi, beberapa pegawai mengeluh bahwa penerangan lampu, tata letak meja dan luas ruangan tidak sebanding dengan jumlah pegawai yang ada. Hal ini menandakan bahwa pengelolaan tata ruang belum optimal yang mana belum sepenuhnya memberi kenyamanan pada pegawai ketika bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor yang mempengaruhi tata ruang kantor di Sekretariat DPRD tepatnya di Bagian Keuangan Sub Bagian Verifikasi. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan subyek penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tata ruang di sub bagian verifikasi adalah tata ruang terbuka dengan model penataan letter U. Faktor yang mempengaruhi tata ruang kantor meliputi (1) caPengelolaan tata ruang kantor sangat penting pada suatu instansi. Sekretariat DPRD Jawa Timur khususnya di Sub Bagian Verifikasi, beberapa pegawai mengeluh bahwa penerangan lampu, tata letak meja dan luas ruangan tidak sebanding dengan jumlah pegawai yang ada. Hal ini menandakan bahwa pengelolaan tata ruang belum optimal yang mana belum sepenuhnya memberi kenyamanan pada pegawai ketika bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor yang mempengaruhi tata ruang kantor di Sekretariat DPRD tepatnya di Bagian Keuangan Sub Bagian Verifikasi. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan subyek penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tata ruang di sub bagian verifikasi adalah tata ruang terbuka dengan model penataan letter U. Faktor yang mempengaruhi tata ruang kantor meliputi (1) cahaya menggunakan pencahayaan kombinasi dengan penyinaran sesuai dengan kebutuhan ruang; (2) warna pada ruangan dominasi warna cream yang memberi kesan nyaman pada mayoritas pegawai; (3) udara diatur menggunakan AC Central sehingga kebutuhan udara terpenuhi; (4) suara di ruangan cenderung kondusif. Saran yang bisa direkomendasikan ialah memberikan jarak yang cukup antar meja, penataan ulang pada ruang, menambahkan frosted glass sticker untuk menjaga intensitas cahaya matahari, menambahkan furniture untuk menghidupkan ruangan dari warna dinding cream, membuka ventilasi alami secara berkala dan menjaga volume suara ketika di ruangan cahaya menggunakan pencahayaan kombinasi dengan penyinaran sesuai dengan kebutuhan ruang; (2) warna pada ruangan dominasi warna cream yang memberi kesan nyaman pada mayoritas pegawai; (3) udara diatur menggunakan AC Central sehingga kebutuhan udara terpenuhi; (4) suara di ruangan cenderung kondusif. Saran yang bisa direkomendasikan ialah memberikan jarak yang cukup antar meja, penataan ulang pada ruang, menambahkan frosted glass sticker untuk menjaga intensitas cahaya matahari, menambahkan furniture untuk menghidupkan ruangan dari warna dinding cream, membuka ventilasi alami secara berkala dan menjaga volume suara ketika di ruangan
Implementation Of The Kalimasada Program As An Innovation To Acceleration Population Administration Services In Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya City: Implementation Of KALIMASADA Naim, Yogi Udchuli; Lestari, Yuni
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KALIMASADA merupakan program berbasis kawasan permukiman yang bertujuan untuk membina ekosistem masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi terhadap administrasi kependudukan. Program ini bertujuan untuk memastikan data kependudukan yang dimiliki Disdukcapil Surabaya akurat dan sesuai antara kondisi aktual (de facto) dengan kondisi hukum (de jure). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi program KALIMASADA di tingkat kelurahan di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan fokus pada hubungan antar variabel implementasi kebijakan menurut Edward III, meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Sumber data diperoleh melalui data primer seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta data sekunder berupa artikel ilmiah dan peraturan pemerintah. Data yang terkumpul dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program KALIMASADA di Kelurahan Lidah Kulon, Surabaya, sudah efektif sesuai dengan teori Edward III. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan beberapa permasalahan, seperti kemampuan ketua RT dalam menyelesaikan permasalahan administrasi kependudukan dan kurangnya pemahaman mengenai prosedur pelayanan administrasi kependudukan. Hal ini mempengaruhi penyampaian informasi kepada masyarakat, menghambat proses pengaduan, dan memperpanjang waktu penyelesaian layanan administrasi kependudukan karena keterbatasan keterampilan dan pemahaman prosedur pelayanan. Selain itu, belum adanya SOP khusus untuk program KALIMASADA dapat menimbulkan kerancuan dalam pelaksanaan kebijakan.
Implementasi Kebijakan Penataan Dan Pemberdayaan PKL Di Pantai Kenjeran Surabaya (Studi Sentra Ikan Bulak) Santoso, Laurent Venessa; Rosdiana, Weni
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Pantai Kenjeran, Surabaya, melalui Peraturan Wali Kota Surabaya No. 17 Tahun 2004. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memberikan gambaran mendalam mengenai proses, hambatan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari berbagai sumber, termasuk perwakilan pemerintah, PKL, dan pengunjung Pantai Kenjeran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum optimal. Hambatan utama meliputi kurangnya sumber daya, resistensi dari PKL, dan lingkungan ekonomi serta sosial yang tidak mendukung. Sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh pemerintah juga belum maksimal, sehingga banyak PKL yang belum memahami aturan dan prosedur yang ada. Selain itu, fasilitas di Sentra Ikan Bulak (SIB) dianggap tidak memadai oleh para PKL, terutama bagi mereka yang berjualan makanan dan minuman yang membutuhkan sumber daya seperti air dan listrik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai tujuan penataan yang lebih efektif, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan partisipatif, yang melibatkan semua pemangku kepentingan. Peningkatan fasilitas di SIB dan sosialisasi yang lebih intensif dapat membantu meyakinkan PKL bahwa relokasi ke SIB akan membawa manfaat jangka panjang bagi mereka. Pemerintah perlu meningkatkan koordinasi antar-organisasi terkait serta memperkuat regulasi dan pengawasan kebijakan. Edukasi dan sosialisasi yang lebih intensif kepada para PKL mengenai manfaat dan prosedur relokasi ke SIB juga sangat diperlukan.
Efektivitas Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Aplikasi ABK 2023 pada Jabatan Pengelola Pengaduan Publik di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya Zulfa, Putri Septiani; Weni Rosdiana
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan analisis beban kerja adalah kewajiban setiap instansi, baik pusat maupun daerah. Dalam memantau analisis beban kerja dengan pekerjaan di lapangan, maka diperlukan kegiatan monitoring dan evaluasi. Cara melakukan monitoring dan evaluasi dilakukan dengan cara yang berbeda-beda. Kota Surabaya dalam melakukan Monev ABK menggunakan Aplikasi ABK yang dilakukan oleh Bagian Organisasi dan sasarannya adalah perangkat daerah se-kota Surabaya. Diskominfo adalah salah satu perangkat daerah yang menjadi sasaran Monev. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis terkait efektivitas pelaksanaan monitoring dan evaluasi melalui aplikasi ABK pada jabatan pengelola pengaduan publik di Diskominfo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian hasil tersebut dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini berfokus pada empat indikator efektivitas oleh Subagyo yaitu ketepatan sasaran, sosialisasi program, pencapaian tujuan, dan pemantauan program. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan monev belum efektif dan maksimal karena dari empat indikator, hanya indikator ketepatan sasaran yang telah terlaksana dengan maksimal. Indikator pencapaian tujuan belum terpenuhi karena terdapat tujuan yang belum terlaksana, kemudian indikator sosialisasi program belum dilaksanakan dengan maksimal, Adapun pemantauan program belum dilaksanakan. Oleh karena itu, saran penulis Bagian Organisasi perlu meningkatkan sosialisasi dan komunikasi terhadap Diskominfo, kemudian memastikan bahwa semua tujuan telah tercapai serta melakukan pengawasan setelah kegiatan berakhir. Kata Kunci: Efektivitas, Monev, Beban Kerja, Diskominfo
Implementasi Program Pelayanan Kesehatan Tradisional (Yankestrad) pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Benowo Kota Surabaya Anggraini, Dewi; isbandono, prasetyo
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Yankestrad (pelayanan kesehatan tradisional) merupakan upaya promotif dan preventif atau sebagai terapi komplementer kepada masyarakat maksudnya memanfaatkan salah satu pelayanan kesehatan alternatif bagi masyarakat diluar pengobatan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan terkait implementasi program pelayanan kesehatan tradisional (Yankestrad) pada penderita hipertensi di Puskesmas Benowo Kota Surabaya. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan menurut George C. Edward III yang meliputi 4 indikator yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling. Sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik analisa data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator komunikasi belum terlaksana dengan baik, aspek transimisi dan aspek kejelasan banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya program Yankestrad karena saat sosialisasi maupun penyuluhan hanya beberapa masyarakat saja yang hadir, aspek konsistensi belum konsisten antara pelaksana kebijakan yaitu Puskesmas Benowo kepada sasaran kebijakan atau masyarakat. Indikator sumber daya belum terlaksana dengan baik, pada aspek sumber daya staff dan aspek sumber daya fasilitas sudah memadai serta sesuai dengan kompetensinya, pada karena aspek sumber daya anggaran masih belum maksimal karena ditemui kendala yakni anggaran khusus dari Dinkes terkait program Yankestrad tidak dianggarkan untuk tarif pelayanannya. Indikator disposisi sudah terlaksana dengan baik dimana pengangkatan birokrat sudah sesuai dengan kompetensi yang dimiliki dan pada aspek insentif tidak adanya pemberian insentif karena tidak ada regulasi yang mengatur terkait pemberian insentif. Indikator struktur birokrasi belum terlaksana dengan maksimal, pada aspek Standart Operating Procedures (SOP) pelaksanaanya sesuai dengan SOP yang diterapkan namun masyarakat belum mengetahui terkait alur pelayanannya dan pada aspek fragmentasi sudah terlaksana dengan baik dalam tugas dan tanggung jawabnya.Kata Kunci : Implementasi, Program Yankestrad, Penderita hipertensi
Efektivitas Pelaksanaan Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD ) Kabupaten Gresik Tahun 2023 Hikmah, Dian Lailatul; Isbandono, Prasetyo
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah atau LPPD merupakan laporan tentang bagaimana Pemerintah Daerah dalam menjalankan pemerintahannya selama satu (satu) tahun anggaran dan disampaikan oleh Kepala Daerah kepada Pemerintah Pusat. Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah ( LPPD ) harus dilaporkan setiap tahun dan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur selambat-lambatnya 3 bulan setelah anggaran berakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Efektivitas Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Gresik Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan teori tahapan penyusunan LPPD menurut Permendagri No 18 Tahun 2020 meliputi pembentukan tim penyusun dan pereviu, pengumpulan data dan dokumen pendukung, Penyusunan dokumen data dasar capaian kinerja, Verifikasi dan penilaian dokumen data dasar capaian kinerja,Penyusunan rancangan LPPD, Penetapan dokumen LPPD. Duncan dalam Richard M. Steers meliputi Pencapaian Tujuan, Integrasi,Adaptasi. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator Pencapaian Tujuan aspek sumber data belum berjalan dengan efektif, karena kurang tanggapnya serta terlambatnya Perangkat Daerah dalam mengumpulan sumber data namun pada aspek kurun waktu dan dasar hukum tidak berjalan efektif. Indikator Integrasi pada aspek mekanisme atau prosedur sudah berjalan dengan efektif namun pada aspek komunikasi atau kerjasama belum berjalan efektif karena komunikasi dilakukan secara manual melalui Whatsapp. Indikator Adaptasi sudah terlaksana dengan efektif karena adanya peningkatan kemampuan dan tercukupinya sarana prasarana.

Page 9 of 19 | Total Record : 185