cover
Contact Name
Rizqa Wahdini
Contact Email
rizqawahdini9@gmail.com
Phone
+6287810091143
Journal Mail Official
rizqawahdini9@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Mangga Besar No. 137-139, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta, 10730, Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : 30468280     DOI : https://doi.org/10.33377/xxxx
Core Subject : Health,
Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat) is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of community service on Health Science field especially Nursing, Midwifery, Medicine Science, Pharmacy, Nutritionist, Environment Health, Physiotherapy, and Other health sciences. The submission process of manuscript is open throughout the year. Initially published in 2024, Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat) has been using Open Journal System requiring all writers to register in advance before they are allowed to upload the manuscript they write online. Afterwards, the editors, peer reviewers, and writers can monitor the manuscript processing.
Articles 25 Documents
EDUKASI PENYAKIT GAGAL GINJAL PADA ANAK – ANAK di TUBAN: EDUKASI PENYAKIT GAGAL GINJAL PADA ANAK – ANAK di TUBAN Fauziansyah, Ahmad; Mohammad Fahrul Arifin; Rizqa Wahdini
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3 No 1 (2026): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal merupakan kondisi serius yang memerlukan penanganan dan pencegahan yang tepat. Edukasi mengenai penyakit ini penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, khususnya anak-anak, agar dapat melakukan tindakan pencegahan sejak dini: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai gagal ginjal kepada anak-anak di TPQ Nurussalam, Desa Bektiharjo, Semanding, Tuban. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai penyebab, gejala, pencegahan, dan penanganan dini gagal ginjal. Metode: Penelitian ini menggunakan metode edukasi interaktif dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan permainan edukatif. Partisipan adalah anak-anak berusia antara 6 sampai dengan 11 tahun yang mengikuti kegiatan di TPQ Nurussalam. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah sesi edukasi untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan anak yang signifikan mengenai penyakit gagal ginjal setelah mengikuti sesi edukasi. Anak-anak menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal, mengenali gejala awal gagal ginjal, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Kesimpulan: Edukasi tentang gagal ginjal melalui metode interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak-anak di TPQ Nurussalam. Diharapkan program edukasi serupa dapat diterapkan di tempat lain untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan penyakit gagal ginjal sejak dini.
Strengthening First Aid Readiness: Formation of the ToS-ReAct To PPFA Task Force for Motorcycle Ride-Hailing Drivers: Penguatan Kesiapsiagaan Pertolongan Pertama: Pembentukan Satgas ToS-ReAct To PPFA untuk Pengemudi Ojek Online Fitria, Dian; Mustikasari, Mustikasari; S Hamid, Achir Yani; Kimin, Amelia; Chandra, Yudi Ariesta; Adam, Muhammad; Sofyani Kusmara, Irma; Nurfalah, Firhan
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3 No 1 (2026): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The high incidence of traffic accidents in urban areas necessitates rapid first-aid responses before professional healthcare providers arrive at the scene. Online motorcycle taxi (ojek online) drivers are community members who are frequently present at accident sites and have the potential to act as first responders; however, they generally lack adequate knowledge and skills in providing physical and psychological first aid. This community service program aimed to strengthen first-aid preparedness through the establishment of the ToS-ReAct To PPFA Task Force (Tolong Sesama – Responsive and Rapid Action for Physical and Psychological First Aid) among online motorcycle taxi drivers in Depok City. The program employed educational and training methods combining theory and practice, covering basic first-aid concepts, Psychological First Aid (PFA) using the 3L approach (Look, Listen, Link), and physical first-aid skills such as cardiopulmonary resuscitation (CPR), simple splinting, and bleeding control. Program evaluation was conducted through pre- and post-tests of knowledge, observation of practical skills, and participant feedback. The results demonstrated an increase in the mean knowledge score from 54 to 72, representing a 42.31% improvement. Furthermore, all participants (100%) were able to correctly demonstrate the components of the PFA 3L approach and physical first-aid skills. This program proved effective in enhancing the capacity of online motorcycle taxi drivers as community first responders and has the potential to strengthen local emergency preparedness systems. Keywords: First aid; Community preparedness; Online motorcycle taxi drivers; Psychological first aid; Cardiopulmonary resuscitation
Gerak Sehat Mandiri: Senam Fisioterapi untuk Meningkatkan Mobilitas dan Mencegah Jatuh pada Lansia Jemaat GPIB Surya Kasih M.K.M, M. Erg, Ftr. Elyin A K Lumban Gaol; Happy Christina Zega, Linauli; Komala Dewi, Astrid
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3 No 1 (2026): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Populasi lansia secara global dan nasional terus meningkat, memicu berbagai tantangan kesehatan masyarakat seperti penurunan fungsi muskuloskeletal, gangguan keseimbangan, berkurangnya mobilitas, serta risiko jatuh yang tinggi. Faktor fisiologis penuaan, termasuk kehilangan massa otot, penurunan propriosepsi, dan lambatnya respon neuromotor, berpadu dengan faktor lingkungan dan perilaku, sehingga diperlukan intervensi promotif dan preventif yang mudah diakses di tingkat komunitas. Penelitian ini mengevaluasi perubahan distribusi tingkat keseimbangan pada lansia setelah intervensi senam fisioterapi melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Gereja GPIB Surya Kasih. Seluruh peserta lansia yang hadir (n = 30; usia 60–78 tahun) mengikuti satu sesi senam fisioterapi mencakup pemanasan, latihan inti penguatan anggota bawah dan keseimbangan statik-dinamik, serta pendinginan, yang disampaikan melalui ceramah singkat, demonstrasi, praktik bersama, dan pendampingan individual. Tingkat keseimbangan diukur sebelum dan segera setelah intervensi menggunakan kategorisasi ordinal: Kurang, Cukup, Baik, dan Sangat Baik. Analisis deskriptif menunjukkan pergeseran distribusi dari Kurang 60,00% menjadi 3,33%, Cukup dari 33,33% menjadi 20,00%, dan Baik dari 6,67% menjadi 76,67%, sedangkan kategori Sangat Baik tetap 0%. Hasil ini mengindikasikan bahwa senam fisioterapi terstruktur yang dilaksanakan di komunitas keagamaan dapat meningkatkan tingkat keseimbangan lansia secara signifikan dalam waktu singkat. Kata Kunci : Lansia; keseimbangan; senam fisioterapi; komunitas keagamaan; pencegahan jatuh
Pelayanan Terapi Akupunktur pada kasus nyeri Muskuloskeletal di LKP Daun Mas Media Husada Xaverius, Franciscus; Daffa' Aushof, Ahmad; Umar, Alwan Dhafi; Rahmawati, Rahmawati; Widhi Astuti, Yessy; Aji Prabowo, Danang
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3 No 1 (2026): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Nyeri merupakan keluhan yang umum terjadi pada masyarakat, di berbagai kelompok usia, terutama pada lansia dan pekerja fisik berat. Dari sejumlah penelitian yang ada, terungkap bahwa akupunktur mampu mengurangi tingkat rasa sakit pada masalah Muskuloskeletal. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menurunkan skala nyeri muskuloskeletal yang dikeluhakn para pekerja guna meningkatkan kualitas hidup para pekerja. Metode: Program dilaksanakan di LKP Daun Mas Media Husada, Bekasi, melibatkan 15 pekerja. Metode yang digunakan meliputi pelayanan terapi akupunktur beserta edukasi pencegahan nyeri muskuloskeletal. Penurunan skala nyeri diukur dengan kuesioner pre-test dan post-test, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar karyawan (60%) memiliki tingkat nyeri moderat, sedangkan 26,7% berat dan 13,3% ringan. Setelah intervensi, skala nyeri menurun dengan mayoritas berada pada kategori moderat (53,3%) dan ringan (46,7%), dan hanya 0% untuk nyeri berat. Kegiatan ini efektif menurunkan skala nyeri pada kasus muskuloskeletal terutama untuk para pekerja, sehingga perlu dilanjutkan dan diperluas dengan dukungan pihak terkait. Kata kunci : nyeri muskuloskeletal, pekerja, akupunktur, pengabdian kepada masyarakat
Edukasi Dampak Bullying Terhadap Minat Belajar Siswa di SMA Budi Mulia Jakarta: Pengabdian Kepada Masyarakat Marselinus, Kristoforus; Setyaningsih , Tri; Sabarina Panjaitan , Ribka; Kahendra, Fariz
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3 No 1 (2026): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan fenomena yang masih banyak terjadi di lingkungan sekolah dan berimplikasi serius terhadap kondisi psikologis serta minat belajar siswa. Korban bullying cenderung mengalami penurunan konsentrasi, kepercayaan diri, dan partisipasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bullying terhadap minat belajar siswa serta mengevaluasi efektivitas intervensi edukatif sebagai upaya peningkatan pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri atas 175 siswa kelas X SMA Budi Mulia Jakarta Pusat yang dipilih sebagai populasi strategis dalam pembentukan perilaku belajar. Intervensi dilakukan melalui edukasi interaktif yang meliputi ceramah, diskusi kelompok, role play, dan studi kasus. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan perhitungan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami peningkatan pengetahuan pada kategori rendah (73,7%) dan sedang (26,3%), serta tidak ditemukan peningkatan pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi memberikan dampak awal terhadap peningkatan pemahaman siswa mengenai dampak bullying terhadap minat belajar, namun efektivitasnya belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berkelanjutan dan terintegrasi dalam sistem pendidikan sekolah guna menghasilkan perubahan pengetahuan dan sikap siswa yang lebih mendalam dan berkelanjutan. Kata kunci: bullying, minat belajar, edukasi, siswa SMA.

Page 3 of 3 | Total Record : 25