cover
Contact Name
Jurnal Budaya
Contact Email
jurnalbudayaub@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalbudayaub@gmail.com
Editorial Address
Jalan Veteran Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Budaya
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 27455726     DOI : -
Core Subject : Humanities,
Jurnal Budaya adalah jurnal akses terbuka dengan penilaian sejawat yang diterbitkan oleh Jurusan Bahasa dan Sastra di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun pada bulan Agustus dan November, dan menerima pengajuan artikel bahasa, sastra, budaya, dan pengajaran bahasa. Artikel-artikel tersebut ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL BUDAYA" : 6 Documents clear
Lanskap Linguistik Ruang Publik pada Tempat Makan di Daerah Dinoyo Kota Malang Almadea Rizki Adinda; Charisa Poppy Maulita; Revina Lutfi Al Fathi; Ricky Rifanda; Violina Adha; Muhamad Salman Endris; Nashrul Ummah
Jurnal Budaya Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL BUDAYA
Publisher : Department of Language and Literature, Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya merupakan aset berharga yang memerlukan pelestarian, dan salah satu aspek kaya budaya yang dapat dijaga adalah lanskap linguistik ruang publik. Daerah Dinoyo merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Lowokwaru dengan jumlah penduduk tertinggi di Kota Malang. Lokasinya yang dekat dengan kampus menjadikan banyak mahasiswa yang memilih daerah tersebut untuk dijadikan tempat tinggal, sehingga terindikasi adanya multilingual pada masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi bahasa pada papan nama tempat makan di daerah Dinoyo. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan dengan memperoleh sumber data melalui papan nama tempat makan di daerah Dinoyo. Kemudian data dikategorikan ke dalam tabel bentuk bahasa dan dianalisis berdasarkan bentuk, variasi serta fungsi bahasanya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua bentuk bahasa yang digunakan yakni monolingual dan bilingual, fungsi bahasa seperti informasi dan simbolik, serta terdapat dominasi bahasa pada papan nama warung makan di Daerah Dinoyo. Kata kunci: lanskap linguistik, tempat makan, Dinoyo Malang
Kesalahan Komunikasi Mahasiswa Asing Dalam Menggunakan Bahasa Indonesia: Kajian Fonologi Warih, Lintang; Putri, Bherta; Bahira, Dalillah; Budihardjo, Taufik; Hadijah, Tiara
Jurnal Budaya Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL BUDAYA
Publisher : Department of Language and Literature, Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai bentuk kesalahan tuturan dalam objek kajian fonologi. Fokus penelitian ini membahas mengenai faktor pemerolehan bahasa kedua, bentuk kesalahan fonologi pada mahasiswa asing dan strategi pemertahanan bahasa. Hal ini bertujuan untuk mencari data berupa kesalahan berbahasa Indonesia pada mahasiswa asing dan faktor yang melandasi kesalahan tutur tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa kualitatif deskriptif dengan memaparkan hasil analisis data. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah seorang mahasiswa Universitas Brawijaya yang merupakan pelajar asing. Seorang narasumber laki-laki bernama Zaki (19) dan narasumber perempuan bernama Kylie (20). Adapun hasil dalam penelitian ini menunjukkan kesalahan fonologi ditinjau dari 1) Perubahan fonem konsonan /m/-/ng/, /n/-/ng/, /c/-/j/, /p/-/b/, /mb/-/p/. 2) Perubahan fonem vokal menjadi konsonan /e/-/ng/. 3) Perubahan fonem konsonan menjadi vokal /t/-/y/. 4) Perubahan fonem konsonan /n/, /k/, /t/, /k/, /h/. 5) Perubahan Bunyi.Kata Kunci: Pemerolehan bahasa kedua, aspek fonologi, BIPA
Pemertahanan Bahasa Daerah dalam Film Yowis Ben 2: Kajian Sosiolinguistik Hamidah, Latifah Winda; Firdaus, Yuli Ardila Nahla; Damayanti, Mutiara; Scogati, Tio Elsan Dewa; Sarah, Naswa; Putri, Salsabilla Juliana; Ardhian, Dany
Jurnal Budaya Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL BUDAYA
Publisher : Department of Language and Literature, Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia kaya akan keanekaragaman bahasa daerah. Bahasa daerah merupakan salah satu aset budaya yang berharga di Indonesia. .Namun, akhir-akhir ini bahasa daerah mulai dimunculkan lagi pada media-media lokal ataupun nasional sebagai bentuk pelestarian bahasa daerah.film menjadi alat yang sangat efektif dalam mengampanyekan dan melestarikan bahasa daerah, atau sebaliknya, menggantikannya dengan bahasa yang lebih dominan. Salah satunya melalui Film Yowis Ben 2, Film ini terkenal karena menghadirkan bahasa daerah, terutama bahasa Jawa, dalam dialognya. Keberhasilan film ini dalam mempertahankan bahasa daerah dalam konteks perfilman menjadi fokus utama penelitian ini.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan teknik simak bebas libat cakap dan catat.Hasil penelitian menunjukkan setidaknya terdapat 4 data dalam bahasa Sunda dan 8 data dalam bahasa Jawa yang dapat diklasifikasikan sebagai upaya pemertahanan bahasa. Bentuk pemertahanan bahasa Sunda dalam film Yowis Ben 2 diindikasikan dari penggunaan beberapa pepatah dalam bahasa Sunda dan kosa kata yang memang menjadi ciri khas dari tindak tutur masyarakat Sunda. Sedangkan dalam bahasa Jawa,upaya pemertahanan bahasa yang terdapat dalam film Yowis Ben 2 adalah dimasukkannya bahasa Walikan yang merupakan ciri khas bahasa orang Malang, parikan yang menjadi ciri khas ludruk Jawa Timur, serta tembung entar dan penggunaan bahasa krama inggil yang menjadi khas dalam acara sakral budaya Jawa. Kata kunci: pemertahanan bahasa, Yowis Ben 2, film, sosiolinguistik Abstract Indonesia is rich in regional linguistic diversity. Regional languages are one of Indonesia's most valuable cultural assets. Recently, however, regional languages have begun to reappear in local or national media as a form of regional language preservation. Films have become a very effective tool in campaigning and preserving regional languages, or conversely, replacing them with more dominant languages. One of them is Yowis Ben 2, this movie is famous for featuring regional languages, especially Javanese, in its dialogues. The success of this film in preserving local languages in the context of cinema is the main focus of this research.This research uses a qualitative descriptive method with the techniques of free listening and note taking.The results show that there are at least 4 data in Sundanese and 8 data in Javanese that can be classified as language preservation efforts. The form of Sundanese language preservation in the film Yowis Ben 2 is indicated by the use of several Sundanese proverbs and vocabulary characteristic of Sundanese speech acts. In Javanese, on the other hand, the language preservation efforts contained in Yowis Ben 2 are the inclusion of Walikan, which is characteristic of the language of the Malang people, Parikan, which is characteristic of East Javanese ludruk, as well as tembung entar and the use of krama inggil language, which is typical of Javanese cultural sacred events. Keywords: language preservation, Yowis Ben 2, film, sociolinguistics
Language Errors in Culinary Culture Differences of Intermediate Level BIPA Students at Universitas Brawijaya Teddy Afriansyah; Shonia Rahma Putri; Salma Reza Adinda; Kharisma Shinta; Clementina Vincencia Kandam; Dany Ardhian
Jurnal Budaya Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL BUDAYA
Publisher : Department of Language and Literature, Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of information and communication technology in learning Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) at Universitas Brawijaya created a trend of popularity in the use of culinary vlog videos by middle-level students. Despite making a positive contribution, the use of this technology often leads to morphosemantic errors in the use of Indonesian. These errors include aspects of word use, sentence structure, and vocabulary selection that do not conform to language norms. This study used a qualitative descriptive approach by observing three culinary vlog videos as samples. The method in collecting data, this research employs observation and note-taking techniques. Subsequently, data analysis is conducted through three stages, namely the first stage involves data reduction to simplify information, the second stage focuses on presenting data for better clarity, and the third stage entails formulating conclusions based on the results of the conducted analysis. The results of the study found that there were 9 morphosemantic error data in the first video with Olivia, 4 morphosemantic error data in the second video with Lestari, and 5 morphosemantic error data in the third video with Dalia. It can be concluded that language errors that arise can affect the understanding and clarity of messages conveyed in daily communication. With a better understanding of language errors, it is expected to contribute to maintaining the quality of good and correct use of Indonesian in various daily communication situations. Keywords: language errors, culinary culture, BIPA students
Intensitas Penggunaan Bahasa Jawa dalam Keseharian Mahasiswa FIB UB Sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa Lokal Fathasya Auliya Salsabila; Nevada Hildatya Estu Nugraha; Sevira; Mochammad Azharul Faizzin; Eka Bibit Santikasari; Indah Ayu Sobrina Rahmawati; Silvia Umika Putri Anggraini
Jurnal Budaya Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL BUDAYA
Publisher : Department of Language and Literature, Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan bahasa tidak dapat terlepas dari faktor sosial dan budaya masyarakat. Bahasa adalah bagian dari budaya yang lahir dan tumbuh di masyarakat. Variasi bahasa seperti pola umum dalam bahasa tercipta dari pemakaian bahasa serta kombinasi faktor linguistik dan nonlinguistik. Variasi tersebut menimbulkan pergeseran bahasa sehingga menghadirkan upaya pemertahanan bahasa. Salah satu dari sekian banyak bahasa daerah di Indonesia adalah bahasa Jawa, yang mana penggunaannya kian tergeser dengan bahasa nasional atau internasional karena dianggap memiliki nilai prestise yang lebih tinggi. Penelitian inimencoba untuk mendeskripsikan intensitas penggunaan bahasa Jawa yang digunakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Brawijaya (UB) sebagai upaya agar kelestarian bahasa terjaga. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data berupa reduksi, kemudian data display, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis yang ditemukan menunjukkan bahwa intensitas penggunaan bahasa Jawa di kalangan mahasiswasebagai bahasa utama tergolong masih rendah meskipun sebagian besar dari mereka adalah masyarakat Jawa. Namun, penggunaannya dilakukan cukup konsisten dan tidak terbatasdalam lingkungan kampus namun juga dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan bahasa Jawa cenderung dipakai untuk berkomunikasi dengan teman sebaya dibandingkan kepadadosen. Walaupun penggunaannya tidak bisa dikatakan tinggi, namun pemertahanan bahasa Jawa dalam lingkungan kampus dapat menjadi salah satu cerminan identitas budaya mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya. Penerapan bahasa Jawa juga dinilaicukup mendominasi dibandingkan dengan bahasa daerah lainnya. Melalui upaya pemertahanan bahasa, dampak positif yang timbul diantaranya adalah memperkaya warisan budaya, memperkuat identitas lokal dan mendukung pengembangan kesenian tradisional. Kata Kunci: Intensitas Bahasa, Penggunaan Bahasa Jawa, Pemertahanan Bahasa, Pemertahanan Bahasa Lokal
Bentuk Pemertahanan Bahasa Jawa pada Interaksi Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya Yolla, Eksanti; Vega Ari Prihartono; Nisrina Adnin Naqiyya; Aulia Latifah; Muhammad Rakha Badrudduja
Jurnal Budaya Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL BUDAYA
Publisher : Department of Language and Literature, Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to examine the maintenance of the Javanese language with a focus on the forms and factors causing the maintenance of the language in the interactions of FCS UB students. The method in this research uses a qualitative descriptive method with the aim of describing the forms and factors of Javanese language defense in FCS UB student interactions. The research techniques used were field observation and interviews. Which is then complemented by Milles and Huberman's interactive analysis techniques, namely data reduction, presenting data, and drawing conclusions. The results of this research are (1) various forms of Javanese language maintenance, (2) supporting and inhibiting factors for Javanese language maintenance, namely the family environment and loyalty to Javanese as a mother tongue. Keywords: maintenance, language, javanese

Page 1 of 1 | Total Record : 6