cover
Contact Name
Alwendi
Contact Email
alwendi60@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
alwendi60@gmail.com
Editorial Address
Journal Editorial Address: Jln. Kolonel Hamzah Lubis, No 30 Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara Contact : 081270214014
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Statika
ISSN : 2541027X     EISSN : 27749509     DOI : https://doi.org/10.64168/statika.v6i1
Core Subject :
Statika adalah jurnal teknik Sipil, dengan Nomor ISSN 2541-027X (Media Cetak) dan ISSN 2774-9509 (Media Online) terbit dalam setahun dua kali yaitu bulan April dan September. Artikel dapat berupa hasil penelitian, pemikiran ilmiah, atau studi kasus dengan ruang lingkup rekayasa struktur, pengembangan sumber daya air, rekayasa transportasi, geoteknik dan manajemen rekayasa konstruksi. Penulis dapat menulis artikel dengan template dan mengirimkan artikel secara online dengan menggunakan sistem OJS. Segala hal yang berkaitan dengan penggunaan software, kutipan dan izin hak cipta yang dibuat oleh penulis artikel, dan konsekuensi hukum yang ditimbulkannya, sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis artikel.
Arjuna Subject : -
Articles 100 Documents
ANALISA BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN KUSEN UPVC DENGAN KUSEN KONVENSIONAL KAYU (PEMBANGUNAN PUSKESMAS PINTU PADANG) Ryo Wanda; Mhd. Rahman Rambe; Rizky Febriani Pohan
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1784

Abstract

Dunia konstruksi semakin berkembang seiring berjalannya waktu. Salah satu perkembangan kontruksi seperti pada pekerjaan pemasangan kusen yang umum dipakai adalah kusen berbahan dasar kayu namun sekarang banyak kusen berbahan dasar aluminium dan UPVC apalagi pada gedung perkantoran. Tahap pengerjaan kusen juga menjadi bagian pertimbangan terlebih sekarang beredar beberapa macam jenis kusen yang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pekerjaan kusen memang sebagian kecil dari keseluruhan pekerjaan bangunan, namun pekerjaan kusen memiliki bagian estetika dari suatu gedung dan tetap perlu diperhatikan metode pengerjaan paling efisien serta memakan biaya yang tidak banyak mengingat masa pelaksanaan sudah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya dan waktu pelaksanaan serta selisih biaya pekerjaan kusen kayu dengan kusen UPVC. Metode yang digunakan untuk menghitung biaya dan waktu pada pekerjaan kusen kayu dan kusen UPVC adalah analisa harga satuan pekerjaan. Dari hasil analisa data yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk kusen UVPC sebesar Rp. 1.483.825.431,99 sedangkan kusen kayu sebesar Rp.687.355.401,82 serta selisih biaya antara kusen UVPC dengan kusen kayu yaitu sebesar Rp.796.470.030,00 atau persetase perbandingan sebesar 46,32 %. Waktu pelaksanaan yang dibutuhkan untuk pekerjaan kusen UPVC dibutuhkan selama 68 hari, sedangkan waktu pelaksanaan kusen kayu selama 63 hari dengan jumlah tukang yang sama antara kedua kusen yaitu sebanyak 15 orang serta selisih waktu pelaksanaan antara kusen UVPC dengan kusen kayu yaitu sebesar 5 hari, dimana waktu pekerjaan kusen UVPC dan kusen kayu dihitung dengan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan.
ANALISIS PERBANDINGAN HARGA PEKERJAAN MENGGUNAKAN METODE BOW DENGAN AHSP 2022 RUANG KELAS BARU SDN 100702 DESA NAPA KEC. BATANG TORU Ummi Azizah Isnadi; Sahrul Harahap; Wirna Arifitriana
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1785

Abstract

Dalam pelaksanaan pekerjaan, kontraktor akan membuat rencana anggaran biaya sebagai dasar memasukkan penawaran terhadap suatu pekerjaan. Pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) memerlukan koefisien atau angka indeks untuk mendapatkan analisis harga satuan untuk pekerjaan tersebut, angka indeks atau koefisien dapat diperoleh melalui Analisis BOW (Burgeslijke Openbare Werken) dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Apabila mempelajari secara mendetail tentang daftar harga satuan pekerjaan, bahan dan upah yang tertera pada analisa-analisa perhitungan harga satuan pekerjaan tersebut maka akan ada beberapa perbedaan analisa terutama pada besarnya koefisien, namun demikian masing-masing metode tersebut dapat dipergunakan sebagai pedoman dalam menyusun anggaran biaya bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana nilai perbandingan Analisa Harga Satuan Pekerjaan dengan metode perhitungan BOW dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP 2022) pada pekerjaan pembangunan ruang kelas baru SDN 100702 Desa Napa Kec. Batang Toru dan mengetahui estimasi anggaran biaya yang lebih ekonomis dari perhitungan dengan metode perhitungan BOW dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP 2022) pada pekerjaan tersebut. Dari hasil perhitungan yang dilakukan pada proyek pembangunan ruang kelas baru SDN 100702 Desa Napa Kec. Batang Toru maka diperoleh persentase selisih pada metode BOW lebih besar 8,8% dibandingkan metode AHSP 2016. Dimana hasil akhir dari perhitungan menunjukan bahwa biaya pembangunan ruang kelas baru SDN 100702 Desa Napa Kec. Batang Toru dengan menggunakan metode BOW sebesar Rp 187.370.722,73, sedangkan hasil estimasi biaya menggunakan metode AHSP 2016 sebesar Rp. 172.259.668,23. Atau dengan kata lain Analisa BOW lebih mahal sebesar Rp. 15.111.054,50 dibandingkan Analisa AHSP 2022.
ANALISA PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN KUSEN KAYU DENGAN KUSEN UPVC PEMBANGUNAN GEDUNG FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Awal Ramadhan Hasibuan; Ahmad Rafii; Rizky Febriani Pohan
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1786

Abstract

Kusen merupakan bagian dari konstruksi pada dinding bangunan yang mempunyai fungsi perletakan dan dudukan daun pintu dan daun jendela. Salah satu contohnya pada pekerjaan pemasangan kusen, umumnya yang dipakai adalah kusen berbahan dasar kayu namun sekarang banyak kusen berbahan dasar aluminium dan UPVC. Pada kenyataanya, Pembangunan Gedung Perkuliahan Baru Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan masih menggunakan kayu sebagai material kusen. Namun untuk penambahan bangunan berikutnya, pihak para pemangku kepentingan Universitas berencana menggunakan kusen UPVC mengingat kualitas kayu yang bagus sudah mulai sulit diperoleh dan membuat harganya semakin melambung maka kusen kayu beralih ke aluminium dan UPVC. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya dan waktu pelaksanaan serta selisih biaya pekerjaan kusen kayu dengan kusen UPVC. Metode yang digunakan untuk menghitung biaya dan waktu pada pekerjaan kusen kayu dan kusen UPVC dengan menggunakan analisa harga satuan pekerjaan tahun 2022. Dari hasil analisa data yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan kusen kayu sebesar Rp.298.114.701,34 sedangkan untuk pekerjaan kusen UPVC sebesar Rp. 523.160.276,17. Selisih biaya antara kusen kayu dengan kusen UPVC sebesar Rp.225.045.574,83, sehingga biaya kusen UPVC lebih mahal dibandingkan dengan kusen kayu. Waktu pelaksanaan pekerjaan kusen kayu selama 49 hari sedangkan kusen UPVC dibutuhkan selama 43 hari dengan jumlah tukang yang sama antara kedua sama sebanyak 10 orang. Selisih waktu pelaksanaan antara kusen kayu dengan kusen UPVC selama 6 hari, dimana waktu pekerjaan kusen kayu dan kusen UPVC dihitung dengan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan.
PENGARUH PENGGUNAAN PLASTIK LOW DENSITY POLYETHYLENE (LDPE) SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PEMBUATAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON FC’18,68 MPa Anri Mirwan Gea; Suryanti Suraja Pulungan; Rizky Febriani Pohan
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1787

Abstract

Beton merupakan material yang paling banyak digunakan di dunia dalam bangunan kontruksi. Beton adalah campuran yang terdiri dari agregat halus, agregat kasar, semen dan air serta dapat juga ditambah bahan tambahan yang lain dengan pembandingan tertentu. Selain itu, beton juga memiliki keistimewaan, antara lain mampu menahan daya tekan. ) Plastik yang mempunyai karakterik tahan lama, tahan korosi, isolator yang baik untuk dingin, panas, dan kedap suara, hemat energi, ekonomis, memiliki umur pakai yang panjang, dan ringan sangat berpotensi untuk digunakan dalam penggunaan agregat kasar pada beton. Pengujian kuat tekan beton dengan penambahan LDPE sebagai pengganti sebagian agregat kasar dengan variasi campuran 25% dan 50% dilakukan untuk melihat perbandingan kuat tekannya dengan kuat tekan beton normal. nilai kuat tekan beton rata-rata yaitu beton dengan variasi 25% pada umur 7 hari sebesar 10,14 MPa, Variasi 50% pada umur 7 hari sebesar 10,77m Mpa. variasi 25% pada umur 14 hari sebesar 12,99 MPa, Variasi 50% pada umur 14 hari sebesar 12,40 MPa, dan umur 28 hari variasi 25% sebesar 13,33 Mpa, Variasi 50% pada umur 28 hari sebesar 12,91 Mpa.
ANALISIS KERUSAKAN RUAS JALAN MANGARAJA IMBANG KEC. PADANGSIDIMPUAN TENGGARA KOTA PADANGSIDIMPUAN Ali Ardiansyah Siregar; Mhd. Rahman Rambe; Rizky Febriani Pohan
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1788

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu prasarana transportasi darat sehingga desain perkerasan jalan yang baik adalah suatu keharusan. Tingginya pertumbuhan lalu lintas akibat pertumbuhan ekonomi dapat menimbulkan masalah yang serius apabila tidak diimbangi dengan perbaikan mutu dari sarana dan prasarana jalan yang ada. Akibat kurangnya perawatan jalan terutama perawatan bahu jalan serta derainase. Selain itu, sistem drainase yang buruk menyebabkan air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar ketika terjadi hujan. Perkerasan lentur merupakan suatu perkerasan yang tidak tahan terhadap genangan air karena aspal bersifat getas, sehingga perlu adanya peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan persentase kerusakan dan penanganan pemeliharaannya serta mengetahui tebal lapisan perkerasan yang dibutuhkan untuk peningkatan ruas Jalan Mangaraja Imbang Kec. Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan. Kerusakan jalan dianalisa dengan menggunakan Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia sedangkan Perencanaan tebal perkerasan lentur disesuaikan dengan Metode Analisa Komponen dengan umur rencana 20 tahun. Dari hasil analisis data, dapat di ambil kesimpulan, yaitu: jenis kerusakan yang terjadi ada 5 macam, yaitu: Retak Memanjang (340,002), Amblas (282,252), Retak Buaya (104,002), Lubang (815,252), dan Bergelombang sedangkan luas jalan keseluruhan = 10000 m2 serta yang rusak = 2550,50 m2. Jika di tinjau dari total total persentase kondisi jalan yang di peroleh yaitu sebesar 12, maka kriteria pemilihan penanganan yang kita gunakan adalah Pemeliharaan Rutin. Tebal lapisan perkerasan yang dibutuhkan pada Ruas Jalan Mangaraja Imbang Kec. Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan, yaitu : lapisan permukaan 13 cm, lapisan pondasi atas 20 cm dan lapisan pondasi bawah 10,00 cm.
ANALISA PELAT LANTAI KONVENSIONAL DENGAN PELAT LANTAI BONDEK TERHADAP BIAYA SERTA WAKTU PELAKSANAAN PADA GEDUNG BERTINGKAT DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Faisal Aripin Siregar; Mhd. Rahman Rambe; Rizky Febriani Pohan
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1789

Abstract

Prinsip dari perencanaan struktur adalah menghasilkan suatu bangunan yang efisien dan ekonomis serta mampu menahan beban dan gaya-gaya yang bekerja pada konstruksi itu sendiri. Dalam perkembangan dunia konstruksi sekarang ini, sangat banyak usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja, baik secara struktur maupun manajemen konstruksi. Salah satu usaha yang dilakukan oleh pengelola proyek adalah mengganti cara-cara konvensional menjadi lebih modern. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan biaya serta waktu pelaksanaan pekerjaan pelat lantai konvensional dengan pelat lantai bondek. Jenis bangunan yang di analisa yaitu Gedung Ruang Kelas Baru SMP Bertingkat di Kota Padangsidimpuan di desain berdasarkan Petunjuk Teknis Tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literatur dan analisa harga satuan pekerjaan tahun 2022. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan, yaitu: biaya pekerjaan pelat konvensional sebesar Rp.365.511.115,35 dan pelat lantai bondek sebesar Rp.315.722.879,15 sehingga perbandingan biaya sebesar Rp.51.788.236,20 dengan luas lantai yang sama sebesar 223,09 m2. Untuk waktu pelaksanaan pelat konvensional selama 34 hari dan pelat bondek selama 32 hari sehingga diperoleh perbandingan waktu pelaksanaan selama 2 hari dengan luas lantai sebesar 223,09 m2. Jika ditinjau dari segi biaya maka konstruksi pekerjaan pelat lantai bondek lebih efisien dibandingkan dengan pelat lantai konvensional, tetapi pengadaan bahan material yang menjadi kendala harus dilakukan dengan partai besar. Jika ditinjau dari waktu pelaksanaannya, maka konstruksi pekerjaan pelat lantai bondek lebih efisien dibandingkan dengan pelat lantai konvensional. Akan tetapi, pengadaan bahan material yang menjadi kendala karena pembelian harus dilakukan dengan partai besar untuk mengimbangi biaya pengangkutan.
ANALISA KUAT TEKAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN SEDIMEN BENDUNGAN BATANG ILUNG DESA SIBAGASI KECAMATAN PADANG BOLAK KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN Ibnu Maulana Qalam; Suryanti Suraja; Nurhasana Siregar
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan sedimen Bendungan Batang Ilung sebagai substitusi sebagian semen terhadap kuat tekan paving block. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi kadar sedimen sebesar 0%, 20%, dan 30%. Benda uji dibuat berukuran 20 cm × 10 cm × 6 cm, kemudian dilakukan proses perawatan dan pengujian pada umur 7, 14, dan 28 hari. Parameter yang dianalisis meliputi kuat tekan, gradasi agregat, dan kadar lumpur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pasir normal memiliki nilai modulus kehalusan sebesar 2,48 yang tergolong dalam Zona II sehingga memenuhi kriteria sebagai agregat halus, sedangkan sedimen memiliki nilai modulus kehalusan sebesar 1,06 yang menunjukkan karakteristik material sangat halus. Penggunaan sedimen dalam campuran terbukti mempengaruhi nilai kuat tekan paving block. Peningkatan persentase sedimen cenderung menurunkan kuat tekan akibat berkurangnya daya ikat antar partikel, namun pada komposisi tertentu sedimen dapat berfungsi sebagai filler yang meningkatkan kepadatan campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sedimen dalam proporsi terbatas masih mampu menghasilkan paving block dengan mutu yang memenuhi standar. Temuan ini mengindikasikan bahwa sedimen Bendungan Batang Ilung berpotensi dimanfaatkan sebagai material alternatif dalam konstruksi, sekaligus mendukung konsep efisiensi sumber daya dan pembangunan berkelanjutan.
ANALISA PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BOW DENGAN AHSP 2016 PADA PEMBANGUNAN RUANG PERPUSTAKAAN SD NEGERI 100480 AEK HARUAYA KEC. DOLOK KAB. PADANG LAWAS UTARA Hanriansah Maulana; Sahrul Harahap; Wirna Arifitriana
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1791

Abstract

Perkiraan biaya atau estimasi biaya sangatlah penting didalam sebuah proyek sehingga perlu direncanakan suatu rancangan atau estimasi anggaran biaya yang baik dalam pelaksanaan pekerjaan. Estimasi biaya awal digunakan untuk studi kelayakan, alternatif desain yang mungkin, dan pemilihan desain yang optimal untuk sebuah proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah selisih biaya dan anggaran, serta menentukan manakah metode yang lebih efesien digunakan Pada proyek pembangunan Ruang Perpustakaan SD Negeri 100480 Aek Haruaya Kec. Dolok Kab. Padang Lawas Utara. Dalam penyusunan anggaran biaya maka diperlukan data - data yang mendukung diantaranya adalah gambar, daftar harga bahan dan upah pada daerah penelitian, serta daftar volume pekerjaan. Dari hasil perhitungan yang dilakukan pada proyek pembangunan Ruang Perpustakaan SD Negeri 100480 Aek Haruaya Kec. Dolok Kab. Padang Lawas Utara maka diperoleh persentase selisih pada metode BOW lebih besar 10,40% dibandingkan metode AHSP 2016. Dimana hasil akhir dari perhitungan menunjukan bahwa biaya Pembangunan Ruang Perpustakaan SD Negeri 100480 Aek Haruaya Kec. Dolok Kab. Padang Lawas Utara dengan menggunakan metode BOW sebesar Rp 223.487.014,45, sedangkan hasil estimasi biaya menggunakan metode AHSP 2016 sebesar Rp. 202.439.859,33.
EVALUASI KEBUTUHAN AIR BERSIH DESA SIMATOHIR BATU BOLA KEC. ANGKOLA JULU KOTA PADANGSIDIMPUAN Riswan Efendi; Amran Juniardi Nasution; Rizky Febriani Pohan
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1792

Abstract

Ketersediaan air bersih sangat penting bagi kebutuhan hidup manusia. Produksi air bersih membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat, fasilitas sosial dan ekonomi seiring dengan bertambahnya jumlah fasilitas dan jumlah penduduk. Ketersediaan air bersih di Desa Simatohir Batu Bola Kecamatan Angkola Julu Kota Padangsidimpuan belum maksimal. Sehingga perlu dilakukan evaluasi kebutuhan air bersih di Desa Simatohir Batu Bola Kecamatan Angkola Julu Kota Padangsidimpuan. Tujuannya adalah untuk mengetahui kebutuhan air bersih berdasarkan jumlah penduduk Desa Simatohir Batu Bola Kec. Angkola Julu Kota Padangsidimpuan 10 tahun ke depan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air bersih Desa Simatohir Batu Bola Kec. Angkola Julu Kota Padangsidimpuan pada tahun 2024 sampai 2034. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, studi pustaka, dan metode analisa. Penentuan jumlah penduduk menggunakan pendekatan geometri, arithmatika, dan eksponensial. Sedangkan penentuan kebutuhan air bersih yang digunakan sesuai dengan standar PU dan SNI. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Kebutuhan air bersih pada saat normal berdasarkan jumlah penduduk Desa Simatohir Batu Bola Kec. Angkola Julu Kota Padangsidimpuan 10 tahun ke depan adalah 0,835 L/detik. Sedangkan kebutuhan air bersih sesuai standar PU dan SNI berdasarkan jumlah penduduk Desa Simatohir Batu Bola Kec. Angkola Julu Kota Padangsidimpuan 10 tahun ke depan masing-masing sebesar 25.430,550 m3/tahun dan 38.145,825 m3/tahun. Kebutuhan air harian maksimum dan kebutuhan air pada saat jam puncak yang diperoleh 10 tahun ke depan masing-masing sebesar 0,918 L/detik dan 1,252 L/detik. Dengan demikian, produksi air bersih di Desa Simatohir mencukupi untuk 10 tahun ke depan.
ANALISIS PERBANDINGAN HARGA PEKERJAAN MENGGUNAKAN METODE BOW DENGAN AHSP 2022 PEMBANGUNAN PERPUSTAKAAN SDN 100605 SITAMPA SIMATORAS KEC. BATANG ANGKOLA Sri Wahyuni; Sahrul Harahap; Wirna Arifitriana
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1793

Abstract

Proyek dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yakni proyek konstruksi bangunan gedung dan proyek konstruksi bangunan sipil. Pada proyek konstruksi bangunan gedung meliputi rumah, kantor, pabrik, dan sebagainya, dengan karakteristik sebagai tempat tinggal atau tempat bekerja. Seorang kontraktor / pelaksana proyek berusaha untuk mendapatkan nilai keuntungan sebesar mungkin begitu pula bagi seorang owner / pemilik modal yang berusaha untuk mendapakat nilai / biaya proyek konstruksi seminimal mungkin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah selisih biaya dan anggaran, serta menentukan manakah metode yang lebih efesien digunakan Pada proyek pembangunan Perpustakaan SD Negeri 100605 Sitampa Simatoras Kec. Batang Angkola Kab. Tapanuli Selatan. Dalam penyusunan anggaran biaya maka diperlukan data - data yang mendukung diantaranya adalah gambar, daftar harga bahan dan upah pada daerah penelitian, serta daftar volume pekerjaan. Dari hasil perhitungan yang dilakukan pada proyek pembangunan Perpustakaan SD Negeri 100605 Sitampa Simatoras Kec. Batang Angkola Kab. Tapanuli Selatan maka diperoleh persentase selisih pada metode BOW lebih besar 8,2% dibandingkan metode AHSP 2022. Dimana hasil akhir dari perhitungan menunjukan bahwa biaya pembangunan Perpustakaan SD Negeri 100605 Sitampa Simatoras Kec. Batang Angkola Kab. Tapanuli Selatan dengan menggunakan metode BOW sebesar Rp 172.55.827,62, sedangkan hasil estimasi biaya menggunakan metode AHSP 2022 sebesar Rp. 159.481.705,43.

Page 10 of 10 | Total Record : 100