cover
Contact Name
Saskiyanto Manggabarani
Contact Email
lppm@stikes-pertamedika.ac.id
Phone
+6285298638639
Journal Mail Official
jnhs@stikes-pertamedika.ac.id
Editorial Address
Jl. Bintaro Raya No.10, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12240
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Nursing and Health Science
ISSN : -     EISSN : 28082370     DOI : https://doi.org/10.58730/jnhs
Core Subject : Health, Science,
Journal of Nursing and Health Science is a national peer reviewed journal dedicated to the exchange of high quality research results in all aspects of nursing and health science. JNHS follows an open access policy which allows published articles to be available for free online without the need for a subscription JNHS published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika Published three times in one year in Oktober, February and Juny.
Articles 57 Documents
Asupan Kalsium, Konsumsi Minuman Kafein, Persen Lemak Tubuh dengan Tekanan Darah Lansia: Cross-Sectional Study Miranti, Vemilia Anzalna; Tanuwijaya, Rani Rahmasari
Journal of Nursing and Health Science Vol. 2 No. 3 (2023): Edisi Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v2i3.85

Abstract

Latar belakang:  Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menyebutkan prevalensi tekanan darah tinggi di Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2013 sebesar 20% dan mengalami peningkatan pada tahun 2018 sebesar 33,4%. Prevalensi meningkat dengan bertambahnya umur, pada kelompok umur 31-44 tahun (31,6%), umur 45-54 tahun (45,3%), umur 55-64 tahun (55,2%). Data Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan tahun 2022 menunjukkan bahwa jumlah lansia umur 45-64 tahun yang mengalami tekanan darah tinggi sebanyak 1637 lansia. Tujuan:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan kalsium, kebiasaan konsumsi minuman berkafein dan persen lemak tubuh terhadap tekanan darah lansia di Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Metode:  Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 66 orang yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling selama 14 hari. Analisis data menggunakan uji fisher exact dan Uji korelasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara asupan kalsium terhadap tekanan darah dengan nilai p=0,889, kebiasaan konsumsi minuman berkafein terhadap tekanan darah dengan nilai p=0,930 dan persen lemak tubuh terhadap tekanan darah dengan nilai p=1,000. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan kalsium, konsumsi minuman berkafein dan persen lemak tubuh terhadap tekanan darah lansia
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Anak Prasekolah Yesy, Yesy
Journal of Nursing and Health Science Vol. 2 No. 3 (2023): Edisi Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v2i3.87

Abstract

Latar belakang: Anak usia prasekolah adalah anak berusia 3 sampai 6 tahun, anak prasekolah juga disebut masa keemasan. Fase keemasan ini adalah puncak perkembangan fisik dan otak pada anak. Masa perkembangan ini menjadi penting dalam stimulus dan pendampingan dari keluarga terutama ibu. Ibu adalah sosok yang berperan penting dalam proses perkembangan anak usia prasekolah. Di tahap ini, para ibu juga harus mengetahui setiap tahap perkembangan anak seperti personal sosial, bahasa, motorik halus dan motorik kasar. Sehingga diperlukan tingkat pengetahuan yang baik yang dimiliki oleh ibu. Pengetahuan adalah hasil dari mengetahui suatu ilmu dan telah dilakukan untuk menentukan objek yang akan diimplementasikan.Tujuan: Penelitian yang dilakukan untuk melihat pengetahuan ibu tentang perkembangan pada anak usia prasekolah.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel 38 ibu yang memiliki anak usia prasekolah. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan Ibu tentang perkembangan anak usia prasekolah.Hasil: Hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden yaitu pendidikan SMA (16, 42,1%), usia dewasa madya (17, 44,6%), pekerjaan ibu rumah tangga (26, 68,4%) dan pengetahuan didapatkan yang memiliki pengetahuan baik sebanyak (28, 73,7%), cukup (8, 21,2%) dan kurang (2, 5,3%).Kesimpulan: Berdasarkan penelitian tingkat pengetahuan ibu yang memiliki anak usia prasekolah mayoritas memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 73,7%. Sehingga diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan para ibu.Kata kunci: anak prasekolah, pengetahuan ibu, perkembangan personal sosial.
Pengaruh Practical Life Skill Terhadap Tingkat Kemandirian Anak Usia Pra Sekolah di TK RA Pembina Bintaro Jakarta Selatan Verawati, Anisa; Susanti, Dewi
Journal of Nursing and Health Science Vol. 2 No. 3 (2023): Edisi Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v2i3.89

Abstract

Anak usia prasekolah adalah anak dengan rentang usia antara 3-6 tahun yang belum memasuki sekolah dasar atau masih di PAUD dan taman kanak-kanak. Tingkat kemandirian pada anak usia prasekolah masih dalam cakupan di bawah target. Kemandirian adalah tidak bergantung dengan orang lain khususnya orang tua, kemampuan untuk melakukan kegiatan atau tugas sehari-hari sendiri atau dengan sedikit bimbingan dari orang lain, yang sesuai dengan tahap dan kapasitas perkembangannya. Salah satu pembelajaran yang dapat diberikan untuk menanamkan kemandirian pada anak diantaranya melalui kegiatan practical life skill. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh practical life skill terhadap tingkat kemandirian anak usia prasekolah di TK RA Pembina Bintaro Jakarta Selatan. Desain penelitian ini menggunakan metode quasy eksperiment dengan rancangan one group pretest and posttest design. Sampel yang digunakan adalah anak kelas A1 di TK RA Pembina Bintaro sebanyak 18 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu SAP, SOP leaflet dan lembar observasi kemandirian. Uji statistik yang digunakan yaitu paired T-test. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh practical life skill terhadap tingkat kemandirian anak usia prasekolah di TK RA Pembina Bintaro dengan p-value 0.001. Peneliti mengharapkan agar hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pembelajaran yang dapat diberikan untuk menanamkan kemandirian.
Proteksi Radiasi Radiografi Thoraks Ibu Hamil: Studi Kasus Protokol Klinis dan Pasien Safety Hasmy, Achmad; Sokhibi, Ahmad Hariri; Wulandari , Hanna Fidya
Journal of Nursing and Health Science Vol. 3 No. 3 (2024): Edisi Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Paparan radiasi pengion dalam pemeriksaan radiodiagnostik, termasuk radiografi thorax pada ibu hamil, memiliki risiko signifikan terhadap perkembangan janin. Upaya proteksi radiasi sangat penting untuk memastikan keamanan ibu dan janin, terutama dalam prosedur pra-operasi caesar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penatalaksanaan pemeriksaan radiografi thorax pada ibu hamil pre-operasi caesar di Rumah Sakit Pusat Pertamina dan memastikan penerapan proteksi radiasi yang optimal. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian termasuk pasien ibu hamil, tiga radiografer, dan seorang dokter radiolog. Hasil: Pemeriksaan radiografi thorax dilakukan dengan proyeksi Posterior Anterior (PA), menggunakan alat pelindung seperti apron timah untuk mengurangi paparan radiasi. Teknik pemeriksaan ini menggunakan faktor eksposi 96 kV dan 4 mAs dengan jarak fokus-film 150 cm, yang efektif dalam mengurangi dosis radiasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan gambaran paru-paru dan jantung normal pada dua pasien yang diteliti. Kesimpulan: Penatalaksanaan pemeriksaan radiografi thorax pada ibu hamil pre-operasi caesar di Rumah Sakit Pusat Pertamina sesuai dengan protokol keamanan radiologi. Teknik yang digunakan serta penerapan proteksi radiasi telah sesuai dengan standar, memastikan pemeriksaan yang aman dan berkualitas.
Analisis Persepsi Tenaga Kesehatan Terhadap Protokol Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Instalasi Radiologi Rubiyanto, Hamdi; Sokhibi, Ahmad Hariri; Ibtisamah , Nyiayu Hafizah
Journal of Nursing and Health Science Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penerapan protokol kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di instalasi radiologi rumah sakit sangat penting untuk melindungi tenaga kesehatan dan pasien dari potensi bahaya radiasi dan faktor psikososial lainnya. Meskipun penting, penerapannya di lapangan sering terhambat oleh tantangan dalam pemahaman, pelatihan, dan sumber daya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi tenaga kesehatan terhadap penerapan protokol K3 di instalasi radiologi rumah sakit dan mengidentifikasi tantangan serta solusi yang dapat meningkatkan penerapan protokol tersebut. Metode: Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan, melibatkan 12 partisipan yang bekerja di instalasi radiologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun tenaga kesehatan memahami pentingnya protokol K3, implementasinya di lapangan terbatas oleh kurangnya pelatihan spesifik, keterbatasan alat pelindung diri, serta beban kerja yang tinggi. Stres psikososial juga menjadi tantangan tambahan. Kesimpulan: Untuk meningkatkan keselamatan di instalasi radiologi, perlu ada peningkatan pelatihan yang lebih spesifik, penyediaan alat pelindung diri yang memadai, serta manajemen stres dan dukungan dari pihak rumah sakit untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman. Kata kunci: protokol K3, instalasi radiologi, tenaga kesehatan, keselamatan kerja, stres psikososial, penerapan K3.
Dampak Stres Kerja pada Pekerja Radiologi: Studi Kualitatif di Rumah Sakit Umum Hasmy, Achmad; Darojatun, Ibnu Taris
Journal of Nursing and Health Science Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Stres kerja pada pekerja radiologi di rumah sakit umum merupakan masalah penting yang memengaruhi kinerja dan kesejahteraan mereka. Stres ini dapat disebabkan oleh beban kerja tinggi, tuntutan emosional, jam kerja panjang, dan kondisi lingkungan kerja yang terbatas. Penanganan yang kurang tepat dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kepada pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab stres kerja pada pekerja radiologi dan mengidentifikasi dampaknya terhadap kinerja dan kesejahteraan mereka. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pekerja radiologi di rumah sakit umum, dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil: Faktor penyebab stres pada pekerja radiologi meliputi beban kerja tinggi, tuntutan teknis dan emosional, jam kerja panjang, serta faktor lingkungan dan interpersonal. Dampak stres terhadap kinerja termasuk penurunan konsentrasi, kesalahan prosedural, gangguan komunikasi, dan pengambilan keputusan yang buruk. Secara fisik, stres menyebabkan gangguan tidur, kelelahan, dan masalah kesehatan lainnya. Secara mental, stres berkontribusi pada kecemasan, depresi, dan burnout. Kesimpulan: Stres kerja di sektor radiologi mempengaruhi kinerja dan kesejahteraan pekerja. Untuk mengurangi dampak negatif stres, perlu diterapkan kebijakan yang memperbaiki beban kerja, lingkungan kerja, serta program dukungan organisasi.
Evaluasi Kebocoran Radiasi Selama Radiografi Lumbal: Implikasi Terhadap Protokol Keselamatan di Fasilitas Kesehatan Sukaryono, Abdul Gamal; Rubiyanto, Hamdi; Ramadhani , Ardilah
Journal of Nursing and Health Science Vol. 3 No. 3 (2024): Edisi Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Laju kebocoran radiasi selama prosedur radiografi lumbal di fasilitas kesehatan dapat menimbulkan risiko signifikan bagi tenaga medis dan pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kebocoran radiasi pada meja kontrol di Instalasi Radiologi Konvensional Rumah Sakit Pusat Pertamina, dengan fokus pada pengaruh kondisi pintu ruang pemeriksaan (terbuka vs tertutup) terhadap paparan radiasi. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan observasi langsung, di mana pengukuran dilakukan menggunakan Victoreen Survey Meter. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan radiasi meningkat secara signifikan saat pintu ruang pemeriksaan terbuka (0,3 mR/jam) dibandingkan dengan saat pintu tertutup (0,1 mR/jam). Kesimpulan: Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penerapan prosedur keselamatan radiasi yang ketat dan perlunya pengawasan yang lebih intensif terhadap pengelolaan paparan radiasi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengetahuan mengenai keselamatan radiasi di fasilitas kesehatan dan menekankan perlunya pelatihan serta pemantauan berkelanjutan untuk melindungi tenaga medis dan pasien. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi solusi teknis guna mengurangi potensi kebocoran radiasi.
Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Radiologi: Dampaknya terhadap Efisiensi Tenaga Kerja dan Keunggulan Layanan melalui Pendekatan Fenomenologi Budiati, Tri Asih; Wahyuni, Wilda; Safitri, Mutiara
Journal of Nursing and Health Science Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan radiologi merupakan elemen penting dalam sistem kesehatan yang mendukung diagnosis dan terapi pasien. Namun, tenaga radiologi menghadapi berbagai risiko kerja, seperti paparan radiasi ionisasi, cedera muskuloskeletal, dan tekanan mental akibat beban kerja. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, serta mendukung kualitas layanan radiologi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan lingkungan kerja ramah K3 terhadap produktivitas tenaga radiologi dan kualitas layanan yang diberikan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen. Informan terdiri dari tenaga kerja radiologi, supervisor, dan manajer K3 yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan pengalaman kerja minimal dua tahun. Data dianalisis menggunakan teknik coding, kategorisasi, dan tematisasi, serta divalidasi melalui triangulasi dan member checking. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan rutin dan sosialisasi K3 meningkatkan pemahaman tenaga kerja tentang keselamatan kerja. Kepatuhan terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD) meningkat, meskipun beberapa tenaga kerja mengeluhkan ketidaknyamanan. Observasi mengungkapkan bahwa fasilitas radiologi sebagian besar memenuhi standar K3, tetapi beberapa area, seperti penyimpanan bahan berbahaya dan pemeliharaan peralatan, membutuhkan perbaikan lebih lanjut. Budaya keselamatan kerja juga menunjukkan perkembangan, dengan tenaga kerja yang lebih proaktif melaporkan insiden keselamatan. Kesimpulan: Penerapan lingkungan kerja ramah K3 terbukti meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan kualitas layanan radiologi. Investasi dalam pelatihan, peningkatan ergonomi APD, dan penguatan budaya keselamatan kerja diperlukan untuk memastikan layanan radiologi yang berkualitas tinggi. Kata Kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Layanan Radiologi, Ergonomi Tempat Kerja, Alat Pelindung diri (APD) dan Produktivitas dan kualitas layanan
Perlindungan terhadap Pekerja dan Pasien di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pusat Pertamina: Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 melalui Pembaruan Prosedur Budiati, Tri Asih; Rubiyanto, Hamdi; Fatihah, Imanda Khansa
Journal of Nursing and Health Science Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Corona virus disease 2019 atau COVID 19 adalah virus yang penularannya melalui droplet berbentuk bulat atau oval dengan diameter 60 – 140 nm serta memiliki panjang genom sekita 26 hingga 32 kPa. Virus ini memiliki tingkat penyebaran yang cepat dan mematikan sehingga perlu dilakukan pencegahan penyebarannya. Tujuan: Pemeriksaan untuk mendiagnosa virus ini adalah CT Scan yang mana dapat mengetahui tingkat keparahan virus ini menginfeksi paru paru. Upaya perlindungan dilakukan oleh Rumah Sakit Pusat Pertamina terhadap pasien dan pekerja baik dari penyebarannya maupun perlindungan dari radiasi. Metode: Penelitian ini merupakan literatur review dan observasi lapangan terhadap kebijakan dan tindakan Instakasi Radiologi Rumah Sakit Pusat Pertamina dalam melakukan upaya perlindungan terhadap pasien dan pekerja di ruangan CT Scan. Hasil: Hasil penelitian ini ialah Rumah Sakit Pusat Pertamina melakukan upaya pencegahan penyebaran virus COVID 19 dengan memperbaharui alur pemeriksaan pada instalasi radiologi, membagi rumah sakit dalam tiga zonasi, upaya perlindungan pasien dan pekerja serta melakukan desinfeksi pada alat CT Scan serta ruangan CT scan. Kesimpulan : Rumah Sakit Pusat Pertamina telah mengimplementasikan berbagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dengan memperbarui alur pemeriksaan, membagi zonasi, serta melakukan desinfeksi dalam rangka memberikan perlindungan untuk pasien dan pekerja, dan telah dijalankan secara efektif.
Mengoptimalkan Keselamatan Radiasi dalam Pelayanan Kesehatan: Studi Fenomenologi di Instalasi Radiologi Mahmudah, Dian; Saputra, Rakha Hafizh
Journal of Nursing and Health Science Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Keselamatan radiasi adalah aspek kritis dalam layanan kesehatan berbasis teknologi radiasi, seperti radiologi, untuk melindungi pasien, tenaga medis, dan masyarakat dari risiko paparan radiasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan dan strategi implementasi budaya keselamatan radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen kebijakan terkait keselamatan radiasi, melibatkan tenaga medis, teknisi radiologi, petugas keselamatan, dan manajemen rumah sakit. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa tantangan utama dalam implementasi budaya keselamatan radiasi meliputi kurangnya pengetahuan, sikap bervariasi, dan keterbatasan anggaran, sementara kebijakan keselamatan sudah dirancang sesuai standar regulasi. Kesimpulan: Implementasi budaya keselamatan radiasi di RSPP berjalan cukup baik, namun memerlukan peningkatan pelatihan, dukungan manajemen, dan alokasi anggaran yang memadai untuk mengatasi kendala. Rekomendasi: Disarankan pelatihan berkelanjutan, penguatan infrastruktur, sistem pelaporan insiden yang transparan, dan kampanye internal untuk meningkatkan efektivitas budaya keselamatan radiasi di rumah sakit. Kata kunci: Budaya Keselamatan Radiasi, Pelayanan Kesehatan, Studi Kualitatif, Departemen Radiologi, Implementasi Kebijakan.