cover
Contact Name
Saskiyanto Manggabarani
Contact Email
lppm@stikes-pertamedika.ac.id
Phone
+6285298638639
Journal Mail Official
jcshs@stikes-pertamedika.ac.id
Editorial Address
Jl. Bintaro Raya No.10, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12240
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal Community Service of Health Science
ISSN : -     EISSN : 28292537     DOI : https://doi.org/10.58730/jcsh
Core Subject : Health, Science,
Journal Community Service of Health Science, is a multidisciplinary scientific journal of health science published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika. It is at the national level that covers many general health problems or issues. The Journal of Community Service contains various activities from various community groups in handling and managing various potentials, obstacles, challenges and problems that exist in society. The implementation of service activities also involves the participation of the community and working partners. Service activities are organized into activities that aim to improve community welfare. JCSHS will be published twice per year in February dan August.
Articles 16 Documents
Edukasi Pencehagan Penyebaran Omicron pada Masa Pandemic COVID-19 Tahun Ke-3 Yolanda, Yori; Malkis, Yenni
Journal Community Service of Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v1i2.73

Abstract

Pandemic covid-19 adalah masalah Kesehatan global saat ini. Dampak ini juga bisa rasakan di Indonesia dan ini dinyatakan sebagai masalah global oleh WHO. Penyebaran viru covid-19 sudah tercatat banyak orang terinfeksi dengan jumlah yang terus meningkat. Omicron adalah salah satu jenis virus Covid-19 yang menyerang sistem pernafasan. Seseorang dapat terinfeksi Covid-19 melalui kontak langsung atau melalui droplet atau percikan saluran napas orang yang terinfeksi. Masa pandemic covid-19 di tahun ke-3 telah mengubah perilaku masyarakat, Secara umum walaupun vaksin sudah saat ini, namun perlunya tindakan preventif  untuk pencegahan infeksi covid-19. Diharapkan pencegahan tersebut dapat mengurangi level transmisi virus sehingga dapat menruunkan kurva kasus covid-19 terutama jenis omicron. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara mencegah penyebaran covid-19bagi siswa SMP Tirtayasa Jakarta. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan cara penyuluhan, dirancang dalam bentuk pemaparan materi tentang covid-19 jenis omicron dengan power point, diskusi dan tanya jawab. Siswa juga mengerjakan  pre-test dan post-test. Hasil post-test menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pengetahuan dari 75 % menjadi 91% setelah diberikan penyuluhan. Program pengabdian masyarakat ini akan lebih optimal apabila tidak hanya aspek pengetahuan saja tetapi juga memasukkan aspek keterampilan yang berkaitan dengan covid-19 dan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan
Edukasi Penatalaksanaan Hipertensi dan Pola Hidup Sehat Pada Pasien Hipertensi Achirman, Achirman; Maryati, Maryati
Journal Community Service of Health Science Vol. 1 No. 2 (2022): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v1i2.79

Abstract

Salah satu penyakit degenerative yang menjadi prioritas kesehatan secara global adalah hipertensi. Hipertensi adalah salah satu masalah penyebab kematian di dunia. Prevalensi hipertensi di IndonesiMasih banyaknya penderita hipertensi perlu mendapat penanganan yang serius karena timbul akibat adanya interaksi dari berbagai faktor resiko yang dimiliki sehingga resiko terjadinya komplikasipun semakin besar.  Pentingnya pemberian informasi Kesehatan untuk meningkatkan kesadaran penderita hipertensi akan komplikasi dari hipertensi. Pemberian edukasi merupakan salah satu cara pemberian informasi dalam rangka meningkatkan pemahaman penderita hipertensi tentang penyakit hipertensi sehingga penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara penatalaksanaan hipertensi dan pola hidup sehat agar hipertensi dapat terkontrol. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan cara penyuluhan dirancang dalam bentuk pemaparan materi tentang hipertensi dengan diskusi dan tanya jawab. Peserta pengabdian masyarakat mengerjakan pre-test dan post-test. Hasil post-test menunjukkan bahwa peserta pengabdian masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan dari 75% menjadi 91% setelah diberikan penyuluhan. Pemberian edukasi bisa dilakukan dengan kombinasi edukasi dengan berbagai metode tidak hanya diskusi dan tanya jawab saja. Diharapkan kegiatan penyuluhan seperti ini dapat diberikan secara berkesinambungan oleh fasilitas Kesehatan seperti puskesmas, klinik, dan rumah sakit sehingga angka kejadian hipertensi bisa ditekan.
EDUKASI MP-ASI DAN PEMBUATAN KUKIS SEBAGAI MP-ASI BALITA BERBASIS PISANG KEPOK DAN KACANG HIJAU Lestari, Dwi Ayu; Putri, Fitria Eka
Journal Community Service of Health Science Vol. 2 No. 1 (2023): February
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v2i1.224

Abstract

Masa balita merupakan periode kritis yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak, sehingga pemenuhan kebutuhan gizi melalui MP-ASI yang tepat sangat penting. Pemanfaatan pangan lokal seperti pisang kepok dan kacang hijau dapat menjadi alternatif MP-ASI yang bergizi, terjangkau, dan mudah diolah oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita serta kader posyandu melalui edukasi MP-ASI dan demonstrasi pembuatan kukis berbasis pisang kepok dan kacang hijau. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi, pre-test dan post-test, serta praktik langsung pembuatan kukis. Sebanyak 30 peserta dari Desa Mekarsari mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan skor rata-rata meningkat dari 58,0% menjadi 89,0% setelah edukasi. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengikuti tahapan pembuatan kukis, mulai dari persiapan bahan hingga pengovenan, serta memahami prinsip higienitas dalam pengolahan MP-ASI. Kukis yang dihasilkan diterima dengan baik oleh balita karena teksturnya lembut dan rasanya tidak terlalu manis. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata berupa peningkatan pemahaman, keterampilan, dan minat peserta dalam mengolah MP-ASI berbahan lokal. Program diharapkan mendorong praktik pemberian MP-ASI yang lebih tepat dan bergizi serta mendukung upaya pencegahan stunting. Disarankan adanya pendampingan lanjutan, penguatan peran kader posyandu, diversifikasi resep lokal, serta uji keamanan lebih lanjut untuk memastikan keberlanjutan dan kualitas produk MP-ASI berbasis pangan lokal
EDUCATION AND PRODUCTION OF CRISPY BROWNIES AS A FUNCTIONAL FOOD FOR ANEMIA MOTHERS WITH MORINGA LEAF FLOUR SUBSTITUTION Tanuwijaya, Rani Rahmasari; Manggabarani, Saskiyanto; Salim, Sahila Tania
Journal Community Service of Health Science Vol. 4 No. 1 (2025): February
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v4i1.225

Abstract

Anemia defisiensi besi pada ibu merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada peningkatan risiko komplikasi kehamilan, pertumbuhan janin terhambat, dan penurunan kualitas hidup. Upaya pencegahan anemia perlu mengintegrasikan edukasi gizi dan intervensi berbasis pangan lokal yang mudah diterapkan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran ibu mengenai pencegahan anemia melalui edukasi dan demonstrasi pembuatan brownies crispy berbasis tepung daun kelor sebagai pangan fungsional. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor pada tahun 2024, melibatkan 40 ibu balita. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi pembuatan produk, serta evaluasi pengetahuan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta mengenai anemia, dengan lebih dari 87% peserta mengalami peningkatan skor setelah edukasi. Peserta juga memperoleh keterampilan dalam mengolah brownies crispy berbahan dasar daun kelor dan pisang mas yang dinilai mudah dipraktikkan, disukai keluarga, serta memiliki potensi meningkatkan asupan mikronutrien, terutama zat besi. Pendekatan praktik langsung terbukti efektif meningkatkan motivasi, kemandirian, dan penerapan ilmu gizi di tingkat rumah tangga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pangan lokal fungsional dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang relevan dalam penanggulangan anemia. Program lanjutan diharapkan mencakup sesi rutin edukasi gizi dan pengembangan formulasi produk untuk optimalisasi kandungan gizi.
EDUCATION AND PRODUCTION OF FUNCTIONAL FOOD FOR BREASTFEEDING MOTHERS IN THE FORM OF BANANA BAR SNACKS WITH MORINGA LEAVES Manggabarani, Saskiyanto; Tanuwijaya, Rani Rahmasari; Febriyanti, Lilian; Restiana, Gita
Journal Community Service of Health Science Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v2i2.226

Abstract

Masa menyusui merupakan periode penting yang membutuhkan asupan gizi optimal untuk mendukung produksi dan kualitas Air Susu Ibu (ASI). Kurangnya asupan energi, protein, vitamin, dan mineral dapat menurunkan kualitas ASI dan berdampak pada kesehatan ibu serta bayi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam memanfaatkan bahan pangan lokal, khususnya pisang mas (Musa spp.) dan daun kelor (Moringa oleifera), sebagai bahan dasar pembuatan snack bar fungsional bergizi tinggi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 November 2022 di Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, dengan sasaran ibu menyusui dan kader posyandu. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi menggunakan media leaflet dan demonstrasi pembuatan snack bar pisang mas–daun kelor. Evaluasi dilakukan secara deskriptif untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu menyusui dari 64% menjadi 92% setelah edukasi, yang dikategorikan sangat baik. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mempraktikkan kembali pembuatan produk di rumah. Produk snack bar yang dihasilkan memiliki cita rasa yang disukai serta berpotensi menjadi alternatif pangan fungsional yang praktis dan bergizi bagi ibu menyusui. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi, keterampilan, serta kesadaran pentingnya pemanfaatan bahan lokal bergizi tinggi. Program ini diharapkan berkontribusi dalam peningkatan status gizi ibu dan bayi serta mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
NUTRITION EDUCATION WITH LEAFTS ON KNOWLEDGE AND ATTITUDES REGARDING PROVIDING COMPLETE FOOD Pradana, M.Si, Arya Kemal; Said, Irfan; Meisyifa, Aini; Quranialita, Sekar Rizky
Journal Community Service of Health Science Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v2i2.227

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu menyusui serta kader posyandu mengenai pemberian MP-ASI melalui edukasi gizi berbasis leaflet. Program dilaksanakan pada 15 Mei 2023 di Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang dengan melibatkan 30 partisipan berusia 20–35 tahun. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi gizi dan demonstrasi pembuatan pangan lokal bergizi, diikuti dengan pengisian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 34% setelah intervensi edukasi menggunakan leaflet. Peserta juga menunjukkan respons positif terhadap demonstrasi pembuatan snack bar fungsional berbasis pisang mas dan daun kelor, serta menyatakan bahwa produk mudah dibuat, bahan mudah diperoleh, dan disukai oleh keluarga. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini turut meningkatkan keterampilan ibu dalam mengolah pangan lokal menjadi makanan bergizi, serta memperkuat pemahaman mengenai prinsip gizi seimbang dan pentingnya MP-ASI yang tepat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta, serta berpotensi mendukung upaya perbaikan gizi keluarga secara berkelanjutan. Program ini juga berkontribusi terhadap percepatan pencegahan stunting melalui peningkatan kapasitas keluarga dalam pemenuhan gizi baduta.

Page 2 of 2 | Total Record : 16