cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.JIKK@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.JIKK@gmail.com
Editorial Address
Jl. Benteng No.32, Benteng, Kec. Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16620
Location
Kab. bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
ISSN : 28280679     EISSN : 31095526     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan menerima publikasi berupa karya tulis ilmiah, artikel asli, karya tulis ilmiah, laporan kasus di Indonesia maupun negara lain. Jurnal ini ditujukan sebagai media komunikasi bagi mereka yang berminat untuk mempelajari kesehatan, antara lain bagi para peneliti, pendidik, mahasiswa, praktisi Departemen Kesehatan, Dinas Kesehatan, dan masyarakat umum yang memiliki minat terhadapnya. Jurnal ini berusaha untuk memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat untuk mempelajari kesehatan
Articles 86 Documents
HUBUNGAN VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN INFEKSI LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS Yulianti Hayati, Yulianti Hayati; Rismayanti, Rismayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.044211/5x5m5909

Abstract

Infeksi luka perineum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada masa nifas dan dapat mengganggu proses pemulihan ibu. Salah satu faktor penyebab utama adalah kurangnya perawatan kebersihan daerah genital (vulva hygiene) pascapersalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara praktik vulva hygiene dengan kejadian infeksi luka perineum pada ibu nifas di rsud sekarwangi kabupaten sukabumi tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu nifas dengan luka perineum di RSUD Sekarwangi selama tahun 2024. Sampel diambil secara accidental sampling sebanyak 60 responden. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner, dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Dari 60 responden, sebanyak 10 ibu melakukan vulva hygiene dengan baik, di mana 4 orang (40,0%) mengalami infeksi dan 6 orang (60,0%) tidak. Sedangkan 50 ibu lainnya tidak melakukan vulva hygiene dengan baik, dan 39 orang (78,0%) di antaranya mengalami infeksi. Total kasus infeksi luka perineum sebanyak 43 orang (71,7%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai signifikansi p = 0,015 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara vulva hygiene dan kejadian infeksi luka perineum. Terdapat hubungan signifikan antara vulva hygiene dengan infeksi luka perineum. Edukasi dan pendampingan tentang perawatan kebersihan genital perlu ditingkatkan untuk menurunkan risiko infeksi
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN PAPARAN ASAP ROKOK DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS PURABAYA KABUPATEN SUKABUMI Heriyanti, An’nisaa; Putri, Afifah Dwi Alya
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : LPPM AKBID BI Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65854/jikk.v4i2.9

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas pada balita di Indonesia. Beberapa faktor risiko seperti rendahnya pengetahuan ibu dan paparan asap rokok di lingkungan tempat tinggal berkontribusi besar terhadap meningkatnya kejadian ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dan paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Purabaya Kabupaten Sukabumi tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 137 ibu yang memiliki balita, dipilih menggunakan teknik Accidental Sampling berdasarkan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square dan uji Odds Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang 73 responden (53,28%) dan sebanyak 85 balita (62,04%) terpapar asap rokok. Kejadian ISPA lebih banyak terjadi pada balita dengan ibu yang berpengetahuan kurang (51,82%) dan yang terpapar asap rokok (48,18%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian ISPA (p = 0,000; r = 1,000) serta antara paparan asap rokok dengan kejadian ISPA (p = 0,000; r = 0,468). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Purabaya Kabupaten Sukabumi Tahun 2025.
HUBUNGAN VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN INFEKSI LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS Hayati, Yulianti; Rismayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : LPPM AKBID BI Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65854/jikk.v4i2.10

Abstract

Infeksi luka perineum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada masa nifas dan dapat mengganggu proses pemulihan ibu. Salah satu faktor penyebab utama adalah kurangnya perawatan kebersihan daerah genital (vulva hygiene) pascapersalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara praktik vulva hygiene dengan kejadian infeksi luka perineum pada ibu nifas di rsud sekarwangi kabupaten sukabumi tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu nifas dengan luka perineum di RSUD Sekarwangi selama tahun 2024. Sampel diambil secara accidental sampling sebanyak 60 responden. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner, dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Dari 60 responden, sebanyak 10 ibu melakukan vulva hygiene dengan baik, di mana 4 orang (40,0%) mengalami infeksi dan 6 orang (60,0%) tidak. Sedangkan 50 ibu lainnya tidak melakukan vulva hygiene dengan baik, dan 39 orang (78,0%) di antaranya mengalami infeksi. Total kasus infeksi luka perineum sebanyak 43 orang (71,7%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai signifikansi p = 0,015 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara vulva hygiene dan kejadian infeksi luka perineum. Terdapat hubungan signifikan antara vulva hygiene dengan infeksi luka perineum. Edukasi dan pendampingan tentang perawatan kebersihan genital perlu ditingkatkan untuk menurunkan risiko infeksi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CAKUPAN IMUNISASI DASAR PADA ANAK USIA 12-36 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SELATBARU Karmila; Linda Suryani; Violita Dianatha Puteri; Siti Zakiah Zulva
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : LPPM AKBID BI Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65854/jikk.v4i2.11

Abstract

Pemberian imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti paling cost-effective serta berdampak positif untuk mewujudkan derajat kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Secara global, saat ini sekitar 23 juta anak di bawah usia satu tahun masih belum memperoleh imunisasi lengkap, dan 9,5 juta dari jumlah tersebut ada di Asia Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi cakupan imunisasi dasar pada anak usia 12–36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Selatbaru. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel sebanyak 77 ibu yang memiliki anak usia 12–36 bulan diperoleh melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa lima faktor memiliki hubungan signifikan dengan cakupan imunisasi dasar, yaitu: pengetahuan ibu (p=0,000), status pekerjaan (p=0,038), sikap ibu (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,000), dan peran petugas kesehatan (p=0,000). Sementara faktor pendidikan, paritas, kepercayaan, dan ketersediaan fasilitas tidak memiliki hubungan yang signifikan. Pada analisis multivariat, pengetahuan ibu merupakan faktor dominan yang memengaruhi cakupan imunisasi dasar lengkap (p=0,001; Exp.B=52,33). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, pekerjaan, sikap, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan merupakan faktor pendukung cakupan imunisasi dasar, sedangkan pendidikan, paritas, kepercayaan, dan fasilitas kesehatan merupakan faktor yang tidak mendukung. Puskesmas Selatbaru diharapkan meningkatkan promosi kesehatan dan keterlibatan petugas serta keluarga dalam mendukung imunisasi dasar anak.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CISEENG Panduwita; Fatimah, Siti; Isma, Dhiny; Nabila, Syahla
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : LPPM AKBID BI Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65854/jikk.v4i2.12

Abstract

Hipertensi pada ibu hamil, terutama yang terjadi pada trimester ketiga, merupakan salah satu penyebab utama komplikasi kehamilan yang dapat meningkatkan risiko bagi ibu dan janin. Berdasarkan data ibu hamil yang mengalami hipertensi sebanyak 57 responden. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi pada ibu hamil trimester III di puskesmas ciseeng tahun 2025, meliputi Usia, Paritas, Pekerjaan, LILA. Penelitian ini menggunakan observasional, metode deskriptif berupa analitik untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pengambilan data sekunder melalui rekam medis. dengan pendekatan cross- sectional dengan sampel berjumlah 103 responden yang dipilih menggunakan teknik Probability sampling. Dengan uji Chi-square Faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil trimester tiga adalah usia, paritas, pekerjaan, dan LILA (<0.05). Dari hasil pengujian Chi-square, Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor usia, paritas, pekerjaan, LILA dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil Trimester III.
EFEKTIVITAS PIJAT EFFLEURAGE PIJAT PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN KALA I FASE AKTIF DI PMB I KECAMATAN TENJO KABUPATEN BOGOR Soelistiawaty, Indah; Nurazizah
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : LPPM AKBID BI Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65854/jikk.v4i2.13

Abstract

Nyeri persalinan merupakan salah satu keluhan utama yang dirasakan oleh ibu bersalin, terutama pada kala I fase aktif. Penanganan nyeri secara non-farmakologis menjadi pilihan yang aman dan efektif, salah satunya adalah teknik pijat effleurage. Metode ini menggunakan sentuhan lembut dan ritmis yang bertujuan memberikan relaksasi dan mengurangi persepsi nyeri.Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas pijat effleurage terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien kala I fase aktif di PMB Iis Roswati. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen (one group pretest- posttest design). Sampel berjumlah 14 ibu bersalin kala I fase aktif yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pijat effleurage diberikan selama 20–30 menit. Skala nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum diberikan pijat effleurage, skala nyeri responden berada pada rentang 3–5 (nyeri sedang hingga berat). Setelah intervensi, skala nyeri menurun menjadi 1–3 (nyeri ringan hingga sedang). Hasil uji paired data (berpasangan) menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat penurunan nyeri yang signifikan setelah dilakukan pijat effleurage. Hasil penelitian menunjukkan pijat effleurage efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif dan dapat dijadikan alternatif metode non-farmakologis dalam manajemen nyeri persalinan.
HUBUNGAN PERUBAHAN FISIK WANITA SAAT PREMENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MENGHADAPI MENOPAUSE DI KABUPATEN TANGERANG Firdaus, Ulfa Nadia Nurul; Wahidah, Nurul; Agustin, Riska
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : LPPM AKBID BI Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65854/jikk.v4i2.14

Abstract

ABSTRAK Premenopause merupakan kondisi dimana tubuh mulai berinteraksi menuju menopause. Masa ini dapat terjadi selama 2-8 tahun, dan ditambah 1 tahun diakhir menuju menopause. Biasanya masa premenopause terjadi pada usia 40-50 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perubahan fisik wanita saat premenopause dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi menopause di Kabupaten Tangerang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ini survey analitik dan desain cross sectional. Responden pada penelitian ini yaitu wanita premenopause dengan usia 40-50 tahun di Kabupaten Tangerang dan sampelnya sebanyak 36 responden dengan teknik penelitian total sampling. Instrumen penelitian ini mengggunakan data sekunder (jumlah penduduk) dan data primer (wawancara). Analisa data menggunakan Analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik spearman-rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perubahan fisik sebanyak 32 responden (88,9%) dan yang tidak mengalami perubahan fisik sebanyak 4 responden (11,1%). Dan responden yang mengalami tingkat kecemasan paling banyak yaitu kecemasan ringan sebanyak 12 responden (33,3%), Dan ibu yang mengalami kecemasan sedang yaitu 12 responden (33,3%). Dan yang mengalami kecemasan berat yaitu 8 responden (22,2%). Dan yang mengalami tidak ada kecemasan yaitu 4 responden (11,1%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara hubungan perubahan fisik wanita saat premenopause dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi menopause dengan hasil nilai signifikan dari uji spearman-rho (p= 0,001), korelasi rs 0.643 yang artinya menunjukkan ada hubungan yang kuat antara perubahan fisik wanita saat premenopause dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi menopause dengan arah kolerasi pada perhitungan rs yaitu positif.
EFEKTIVITAS PRENATAL YOGA TERHADAP PENGURANGAN NYERI PUNGGUNG BAWAH IBU HAMIL TRIMESTER II DAN IIIDI PMB L KOTA SUKABUMI Dhiny Isma; Fauzia Heryani Sapitri; Reni Eka Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.044211/46jgga29

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan keluhan umum yang dialami oleh ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga, disebabkan oleh perubahan fisiologis dan hormonal selama kehamilan. Prenatal yoga dipilih sebagai metode non-farmakologis yang dapat membantu mengurangi keluhan ini melalui gerakan yang dirancang khusus untuk ibu hamil. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui efektivitas prenatal yoga terhadap pengurangan nyeri punggung bawah ibu hamil trimester 2 dan 3 Di PMB L Kota Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan studi eksperimental degan rancangan one group pretest-posttest design. Analisis data menggunakan uji Paired T-Test Dimana sampel 30 responden di PMB L Kota Sukabumi. Hasil penelitian didapatkan dimana hasil penurunan nyeri sebelum dilakukan prenatal yoga didapatkan hasil nyeri ringan 40%, nyeri sedang 33,3%, dan nyeri berat 26,7% dan sesudah didapatkan hasil tidak nyeri 26,7%, nyeri ringan 56,7%, nyeri sedang 10,0% dan nyeri berat 6,7% dan hasil P-Value 0,001 α<0,00 disimpulkan bahwa terdapat efektivitas penurunan nyeri punggung bawah ibu hamil trimester 2 dan 3 dengan dilakukan prenatal yoga pada responden di PMB L Kota Sukabumi.
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN DAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PMB D KABUPATEN BOGOR Panduwita; Aprilia Rismayanti; Wita Yuni Suwandi
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.044211/x2c46436

Abstract

ASI merupakan makanan terbaik bagi tumbuh kembang bayi. Kandungan gizi yang terdapat dalam ASI sangat sempurna dan sangat bermanfaat bagi bayi. ASI eksklusif adalah pemberian ASI (air susu ibu) sedini mungkin setelah persalinan sampai bayi berumur 6 bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status pekerjaan dan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Metode penelitian ini menggunakan metode statistik kuantitatif. Sampel pada Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner dan analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini berdasarkan uji Chi-square menunjukan hasil adanya hubungan antara kedua variabel dengan nilai analisis hubungan antara status pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif didapatkan nilai p value sebesar 0,001 < 0,05 dengan korelasi tinggi sebesar 0,714. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Dihasilkan nilai pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif didapatkan nilai p value 0,035<0,05 dengan korelasi rendah sebesar 0,384. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara status pekerjaan dan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja PMB D Kabupaten Bogor.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PMB W KOTA DEPOK Rita Putri Wati; Farika Khoerunnisa
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.044211/zbz0cm63

Abstract

Anemia pada ibu hamil adalah kondisi di mana hemoglobin dalam darah ibu hamil berada di bawah nilai normal yang diperlukan untuk mendukung kesehatan dan perkembangan janin. Anemia merupakan salah satu masalah Kesehatan yang sering terjadi pada ibu hamil dan dapat berdampak negatif pada Kesehatan ibu serta janin.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di PMB W Kota Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan 38 ibu hamil yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin. Variabel independen yang diteliti meliputi usia, paritas, Tingkat Pendidikan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe, sedangkan variabel dependen adalah kejadian anemia. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 52,6% responden berada dalam usia beresiko (dibawah 20 tahun atau di atas 35 tahun), 47,4% merupakan multigravida, dan 55,3% tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe. Analisis statistik dengan uji chi-square menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara usia, paritas, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia, sedangkan Tingkat Pendidikan tidak menunjukan hubungan yang signifikan dengan kejadiana anemia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah usia, paritas dan kepatuhan konsumsi tablet Fe merupakan faktor penting yang mempengaruhi kejadian anmeia pada ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi bagi ibu hamil terkait pentingnya kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe serta pemantauan Kesehatan yang lebih intensif, terutama bagi mereka yang berada dalam kelompok usia beresiko.