Madago Community Empowerment for Health Journal
Madago Community Empowerment for Health Journal is a medium for academicians, government, private companies, and social institutions to communicate community empowerment activities. Each published article is expected to provide new insights and inspire activities elsewhere on related issues. This journal focuses on health services, environmental health, community nursing, and community midwifery
Articles
30 Documents
Edukasi Pencegahan dan Penanganan Bell’s Palsy Pada Keluarga di Desa Sintuwulemba
Yunita, Agil Rahmah;
Rantesigi, Nirva;
Suharto, Dewi Nurviana
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/mce.v3i2.3432
Bell’s Palsy adalah kelumpuhan nervus VII jenis perifer yang terjadi secara tiba-tiba dan belum diketahui penyebab pastinya, tanpa adanya kelainan neurologis lainnya. Kelainan ini dapat menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan pada satu sisi wajah, yang dapat mengganggu fungsi sehari-hari penderitanya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan keluarga mengenai Bell’s Palsy serta langkah-langkah pencegahannya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi edukasi, demonstrasi, dan simulasi bersama pasien. Edukasi dilakukan dengan memanfaatkan leaflet yang disampaikan melalui ceramah dan diskusi interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 16 November 2023, di Desa Sintuwulemba. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai Bell’s Palsy , termasuk gejala, penyebab, serta cara pencegahannya. Peserta kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan simulasi. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Sintuwulemba mengenai Bell’s Palsy dan pentingnya pencegahan penyakit ini.
Optimalisasi Kesehatan Keluarga Melalui Edukasi Penanganan Hipertensi Dengan Pola Konsumsi Jus Mentimun Di Desa Sintuwulemba Kabupaten Poso
Langitan, Rosamey Elleke;
Agusrianto, Agusrianto
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/mce.v3i2.3438
Latar belakang hipertensi adalah kondisi kronis di mana tekanan darah dalam arteri meningkat di atas120/80 mmHg secara persisten dan menjadi masalah serius meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, Ketika satu atau lebih anggota keluarga memiliki hipertensi, hal ini dapat memengaruhi seluruh dinamika keluarga. Penanganan hipertensi selain dengan intervensi secara farmakologi tetapi dapat pula ditangani secara non farmakologis. Salah satu cara yang dapat di berikan terapi non farmakologis adalah dengan pemanfaatan jus mentimun yang di konsumsi oleh penderita hipertensi karena jus mentimun mengandung nutrisi penting seperti kalium, magnesium, dan serat, serta memiliki potensi untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan pelaksanaan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam mengelola hipertensi menggunakan jus mentimun. Metode yang digunakan adalah edukasi, demonstrasi dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan dari 33 peserta, 23 (69,7%) memberikan jawaban belum memahami dengan baik bagaimana mengelola penyakit hipertensi dan 28 orang (84,8%) dan memilih alternatif pengobatan non farmakologis dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kesimpulan Terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi tentang hipertensi pengetahuan. Bagi layanan kesehatan memerlukan informasi kesehatan yang lebih aktif menjalin kontak langsung dengan masyarakat. Agar masyarakat mengetahui dan memahami penyakit dan pengobatannya, terutama tekanan darah
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Kompres Jahe Dalam Upaya Mengurangi Intensitas Nyeri penyakit Gout Atritis Desa Sintuwulemba
Rantesigi, Nirva;
Agusrianto, Agusrianto
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/mce.v3i2.3444
Gout artritis adalah kondisi yang dapat mengurangi kualitas hidup secara signifikan dan pengelolaannya menjadi isu kesehatan yang penting di banyak komunitas. Kurangnya pemahaman mengenai manajemen nyeri dan pilihan pengobatan yang efektif untuk gout artritis memerlukan edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai gout artritis dan mempromosikan metode pengelolaan nyeri non-farmakologis pada masyarakat Desa Sintuwulemba. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode edukasi, demonstrasi, dan diskusi serta evaluasi, sasaran sebanyak 36 peserta. Salah satu metode utama yang dibahas adalah penggunaan kompres hangat jahe untuk meredakan nyeri. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mayoritas peserta menerima dan bersedia mencoba kompres hangat jahe sebagai alternatif pengobatan selain pengobatan farmakologis. Pemahaman masyarakat meningkat dari 27% menjadi 82% setelah edukasi dan demonstrasi. Kesimpulannya, Pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Sintuwulemba mengenai gout artritis dan pengelolaan nyeri non-farmakologis. Disarankan agar sesi edukasi dan demonstrasi dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran dan memperkuat manajemen mandiri gout artritis di masyarakat.
Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi Kelompok Karang Taruna di Desa Sintuwulemba
Suge, Ma'rifah;
Manggasa, Dafrosia Darmi
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/mce.v3i1.3469
Bantuan hidup dasar (BHD) merupakan tindakan yang diberikan kepada orang dengan kondisi gawat darurat misalnya henti jantung. Kejadian gawat darurat dapat terjadi dimana saja dan kapan saja sehingga masyarakat awam termasuk kelompok Karang Taruna perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan Bantuan Hidup Dasar agar dapat memberikan pertolongan kepada korban sedini mungkin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok Karang Taruna Desa Sintuwulemba tentang BHD bagi korban henti jantung. Metode pengabdian masyarakat yaitu dengan ceramah, diskusi dan simulasi, kegiatan diikuti 13 orang anggota Karang Taruna Desa Sintuwulemba. Evaluasi dilakukan dengan mengukur pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum dan setelah simulasi. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota karang taruna dalam melakukan BHD setelah dilakukan simulasi. Saran bagi pihak terkait yaitu pemerintah dan Puskesmas agar kegiatan simulasi tentang penanganan gawat darurat bagi masyarakat awam dapat dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.
Edukasi Tentang Pertolongan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Di Wilayah Kerja Puskesmas Mamboro Kota Palu
safia;
Taqwin;
sri yanti kusika;
Widya pani;
Narmin;
Novi dwi astuti
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/mce.v3i2.3834
Edukasi mengenai pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Mamboro, Kota Palu, belum dilaksanakan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil mengenai peran tenaga kesehatan dalam membantu persalinan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 11 Mei 2024, dengan sasaran ibu hamil sebanyak 12 peserta. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah edukasi langsung kepada ibu hamil mengenai pentingnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan. Untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta, dilakukan evaluasi dengan metode pretest dan posttest. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam skor pengetahuan peserta, dari skor pretest 22% dengan pengetahuan baik dan posttest pengetahuan baik meningkat menjadi 90%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai peran tenaga kesehatan dalam proses persalinan. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, yang diharapkan dapat mempengaruhi keputusan dan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan.
Implementasi Senam Hipertensi untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi di Panti Tresna Werda Madago Tentena
Marwa, Sitti;
Yanala, Ferensia Karenia;
Akuba, Magfira S;
Batjo, Febiyanti Andi;
Malinta, Salsabila Dg;
Sari, Salsa Deswita;
Taroreh, Joy Jovi;
Nggotule, Klif Oliver;
Rafdal, Rafdal;
Agusrianto, Agusrianto
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/mce.v4i1.4046
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, terutama pada lansia, dengan prevalensi mencapai 63,7% di Indonesia. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, stroke, dan gagal ginjal. Intervensi non-farmakologis seperti senam hipertensi dapat membantu mengelola tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Metode pelaksanaan pengabdian adalah Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Panti Sosial Tresna Werda Madago Tentena dengan 20 peserta lansia. Kegiatan meliputi: (1) pendataan awal peserta, (2) pemeriksaan tekanan darah, (3) edukasi tentang hipertensi dan manfaat senam hipertensi, (4) pelaksanaan senam hipertensi, dan (5) evaluasi pengetahuan peserta menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Penilaian pengetahuan menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 40 sebelum kegiatan menjadi 80 setelah kegiatan. Lansia juga menunjukkan antusiasme terhadap senam hipertensi, dengan mayoritas peserta melaporkan perasaan lebih segar dan termotivasi untuk melakukan senam secara rutin. Edukasi dan pelaksanaan senam hipertensi efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pengelolaan hipertensi. Kegiatan ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi rutin untuk mendukung kesehatan lansia di panti sosial.
Upaya Pengelolaan Penyakit Gastritis Pada Masyarakat di RT 5 Kelurahan Tabalu
Malinta, Salsabila Daeng;
Yanala, Ferensia Karenia;
Akuba, Magfira S;
Sari, Salsa Deswita;
Rantesigi, Nirva
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/mce.v4i1.4047
Gastritis merupakan peradangan pada lapisan mukosa lambung yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi bakteri Helicobacter pylori, konsumsi obat, alkohol, dan stres. Kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup penderita sehingga pengetahuan masyarakat tentang cara penanganan gastritis diperlukan untuk dapat mengelola gastritis dengan baik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat RT 5 Kelurahan Tabalu mengenai penanganan gastritis, termasuk pencegahan dan pengelolaannya. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2024 dengan melibatkan 16 orang warga RT 5 Kelurahan Tabalu. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi kegiatan dengan RT 5, edukasi mengenai gastritis, diskusi dan evaluasi. Hasil Kegiatan menunjukkan pengetahuan masyarakat mengenai gastritis dan langkah-langkah penanganannya meningkat dari skor rata-rata 38 menjadi 82 setelah edukasi. Peserta aktif berpartisipasi dalam diskusi dan menunjukkan sikap positif terhadap informasi yang diberikan. Disarankan agar kegiatan edukasi tentang gastritis dilakukan secara berkala untuk memperluas pemahaman tentang pencegahan dan pengelolaan gastritis di Masyarakat
Implementasi Terapi Life Review Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Madago Tentena
Haizan, Nurul;
Lubah, Moh. Zulfikar;
Tansidi, Rifky Afrian W;
Husain, Ricki Adiwinata;
Rizky, Nur;
Natasya, Afka Riska;
Topea, Fila Delfianti;
Mutmaina, Mutmaina;
Praselia, Ni Putu Santi;
Suharto, Dewi Nurviana
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/mce.v4i1.4050
Penuaan merupakan proses fisiologis yang memengaruhi berbagai aspek kesehatan, salah satunya fungsi kognitif yang sering menurun pada lansia. Penurunan ini dapat terjadi dalam bentuk gangguan kognitif ringan hingga berat, akibat perubahan pada sistem saraf. Life Review Therapy adalah salah satu terapi modalitas keperawatan yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif dengan cara merefleksikan kehidupan masa lalu, memberikan makna pada kehidupan, dan mengurangi kecemasan menghadapi masa tua. Kegiatan dilaksanakan di panti social Tentena dengan metode simulasi dan demonstrasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Panti Sosial Tentena dengan menggunakan metode edukasi demonstrasi dan simulasi. Sebanyak 24 lansia menjadi peserta dalam kegiatan ini. Evaluasi menunjukkan dari 24 lansia sebanyak 18 lansia mampu menceritakan pengalaman masa lalunya. Hasil ini menunjukkan bahwa terapi ini efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif pada sebagian besar lansia. Life Review Therapy efektif meningkatkan fungsi kognitif pada lansia. Disarankan agar pegawai panti sosial rutin melaksanakan program serupa untuk membantu lansia menjaga kemampuan kognitif mereka dengan cara menceritakan dan merefleksikan pengalaman hidup masa lalu
Edukasi Pencegahan Infeksi melalui Metode Demonstrasi Cuci Tangan di Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Bonegunu
Maya, Maya Sari;
Dewi, Intan Kumala
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/mce.v4i2.2191
Healthcare-Associated Infections (HAIs) merupakan beban kesehatan global, termasuk Indonesia. Pencegahan utamanya dimulai dari praktik cuci tangan yang benar. Survei awal di wilayah kerja Puskesmas Bonegunu menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang langkah-langkah cuci tangan yang tepat masih terbatas, sehingga diperlukan intervensi edukasi yang efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyuluhan kesehatan disertai demonstrasi dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan infeksi melalui cuci tangan yang benar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dan demonstrasi cuci tangan 6 langkah WHO. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Bonegunu pada 22 Mei 2023 dengan melibatkan 25 orang masyarakat. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan pre-test dan post-test yang terdiri dari 10 pertanyaan. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat persentase peningkatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan. Skor rata-rata pre-test sebesar 58,4 (kategori cukup) meningkat menjadi 86,8 (kategori baik) pada post-test. Secara persentase, terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 48,6%. Penyuluhan kesehatan yang dikombinasikan dengan demonstrasi praktik cuci tangan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan infeksi. Metode ini dapat diadopsi sebagai program edukasi berkelanjutan oleh puskesmas untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di masyarakat
Penyuluhan Makanan Empat Sehat Lima Sempurna untuk Meningkatkan Pengetahuan Gizi dan Pencegahan Diare pada Siswa Sekolah Dasar
Deswita, Salsa;
Rantesigi, Nirva;
Manggasa, Dafrosia Darmi;
Langitan, Rosamey Elleke;
Agusrianto, Agusrianto
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/mce.v4i2.4048
Diare masih menjadi masalah kesehatan utama pada anak usia sekolah, terutama akibat kurangnya pengetahuan tentang gizi seimbang dan kebersihan makanan. Edukasi gizi melalui konsep 4 Sehat 5 Sempurna (4S5S) merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku makan sehat. Meningkatkan pengetahuan siswa SD tentang makanan 4 Sehat 5 Sempurna untuk pencegahan diare melalui kegiatan penyuluhan interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Oktober 2024 di SDN 6 Kasiguncu dengan sasaran 45 siswa kelas 4–6. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 45%, dari nilai rata-rata pre-test 40% menjadi 85% pada post-test. Siswa mampu menyebutkan komponen 4S5S dan hubungannya dengan pencegahan diare. Penyuluhan gizi 4S5S efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang gizi seimbang dan pencegahan diare. Disarankan adanya program tindak lanjut dan pendampingan berkelanjutan yang melibatkan orang tua dan guru