cover
Contact Name
Dewi Nurviana Suharto
Contact Email
dewinurviana.suharto@gmail.com
Phone
+62811459788
Journal Mail Official
dewinurviana.suharto@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Madago Community Empowerment for Health Journal
ISSN : 28088247     EISSN : 28087003     DOI : https://doi.org/10.33860/mce.v4i1
Core Subject : Health,
Madago Community Empowerment for Health Journal is a medium for academicians, government, private companies, and social institutions to communicate community empowerment activities. Each published article is expected to provide new insights and inspire activities elsewhere on related issues. This journal focuses on health services, environmental health, community nursing, and community midwifery
Articles 30 Documents
Penyuluhan Manfaat Pijat Bayi Di Desa Bale Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala Pani, Widya
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v2i1.1383

Abstract

Bayi adalah salah satu kelompok yang rawan akan gangguan kesehatan ataupun serangan penyakit. Kesehatan bayi wajib diperhatikan untuk membuktikan bahwa kesehatan mereka tetap dalam keadaan optimal Pijat bayi ialah kebiasaan turun temurun yang bisa membantu memaksimalkan tumbuh kembang pada bayi. Pijat bayi merupakan salah satu jenis rangsangan dini yang dilakukan pada bayi untuk memaksimalkan tumbuh dan kembangnya. Dukun dahulunya banyak melakukan pijat bayi akan tetapi pada saat orang tua bayi juga bisa melakukan pijat bayi terutama ibu. Metode pengabdian masyarakat ini mengunakan metode ceramah dan evaluasi. Hal ini bemaksud untuk menambah kecerdasan sang ibu terhadap manfaat dan penting nya di lakukan pemijatan pada bayi. Berdasarkan dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, bisa di simpulkan bahwa peningkatan pemahaman ibu terhadap pentingnya manfaat pijat bayi setelah diberikannya edukasi tersebut sang ibu sudah lebih memahami betapa pentingnya manfaat pijat bayi. Kegiatan penyuluhan manfaat pijat bayi ini terdapat hasil peningkatan pengetahuan ibu dan dapat meningkatkan keterampilan ibu untuk melakukan pijat bayi.
Edukasi Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja Wanita Parwata, Ni Made Ridla Nilasanti; Izzah, Nurul
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v2i1.1491

Abstract

Early marriage often occurs in Indonesia, especially in rural areas. If this condition continues, it will have a negative impact, especially on the health of the female reproductive system. Health education regarding the impact of early marriage on the female reproductive system must continue to be encouraged to prevent the increase in the number of marriages, especially in rural areas. insight and knowledge of adolescents regarding the impact of early marriage on the reproductive system of adolescents women who were attended by 21 participants. This activity was carried out in Tete Village, Ampana sub-district with the education method for 21 adolescents participants. The results of the activity showed that after education the level of knowledge of young regarding the impact of early marriage on the reproductive system of adolescents women increased from 9.5% to 71%, and most of the participants were able to answer the questions given at the end of the counseling activities properly and correctly. So it is expected that increasing the knowledge of adolescents regarding the impact of early marriage on the reproductive system of adolescents women can minimize the rate of early marriage. Suggests that education about reproductive health is often carried out to help adolescents make the right decisions in maintaining reproductive health.  
Edukasi Perawatan Diri Secara Mandiri Pada Lansia Djala, fany Lairin
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v2i1.1502

Abstract

Desa Silanca, yang terletak di Kabupaten Poso, memiliki jumlah lansia yang cukup signifikan, yaitu sekitar 70 orang. Berdasarkan data, terdapat beberapa lansia yang terlihat sehat dan bugar, namun masih bergantung pada bantuan keluarga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ketergantungan ini disebabkan oleh kebiasaan lansia yang selalu bergantung pada keluarga dan kurangnya pengetahuan tentang cara merawat diri secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan kepada lansia mengenai aktivitas mandiri yang dapat mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan di Desa Silanca, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, dengan sasaran 50 lansia. Program ini dilakukan melalui penyuluhan kesehatan yang berfokus pada peningkatan kemandirian lansia dalam beraktivitas sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab untuk meningkatkan partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penyuluhan, para lansia dapat memahami aktivitas-aktivitas apa saja yang mereka masih dapat lakukan secara mandiri tanpa harus selalu bergantung pada keluarganya. Pemahaman tersebut ditunjukkan melalui jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh penyuluh. Penyuluhan tentang Kemandirian Lansia dalam beraktivitas sehari-hari dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman lansia tentang kemandirian dalam beraktivitas sehari-hari. Melalui Kegiatan Penyuluhan ini diharapkan Lansia yang ada di Desa Silanca dapat meningkatkan kemandirian mereka dalam hal melakukan aktivitas sehari-hari.
Kesiapan Pemberian Asi Ekslusif Pada Ibu Hamil Di Desa Sumoli Kabupaten Tojo Una-una Safitri, Nurul Gita
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v4i1.1555

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dan mencegah penyakit. Namun, cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih belum maksimal, dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kurangnya pengetahuan ibu, masalah kelancaran air susu, dan ibu yang bekerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang persiapan pemberian ASI eksklusif dari bayi baru lahir hingga usia 6 bulan. Metode pengabdian masyarakat adalah edukasi, diskusi, dan tanya jawab mengenai pemberian ASI eksklusif dengan menggunakan media leaflet. Kegiatan ini melibatkan ibu hamil yang mengikuti posyandu di Desa Sumoli. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Dari 18 peserta, hanya 6 orang (33,3%) yang memiliki tingkat pengetahuan baik. Setelah kegiatan selesai, hasil pengukuran menunjukkan peningkatan, di mana 12 orang (66,7%) memiliki tingkat pengetahuan baik. Diharapkan melalui kegiatan ini, pengetahuan ibu hamil meningkat dan dapat mendorong cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi sejak dini. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Desa Sumoli
Edukasi Upaya Peningkatan Imunitas Tubuh Di Masa Pandemi COVID-19 Pada Keluarga Di Desa Tete B Kecamatan Ampana Tete Ivaturahma, Zaqia Nur; Manggasa, Dafrosia Darmi; Suharto, Dewi Nurviana
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v2i1.1564

Abstract

Corona Virus Disease (COVID-19) merupakan penyakit yang ditimbulkan karena virus. Proses penyebaran penyakit ini sangat cepat terutama pada kelompok orang dengan imunitas menurun, Sistem imunitas memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan, imunitas tubuh yang baik dapat mencegah kuman atau virus masuk kedalam tubuh. Pasien COVID-19 bisa akan terus bertambah apabila imun dan daya tahan tubuh masyarakat lemah sehingga menjadi sangat mudah terpapar virus. Wilayah Desa Tete B adalah salah satu desa yang warganya juga terpapar virus COVID-19, maka akan dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang upaya peningkatan imunitas tubuh di masa pandemic Covid-19. Metode kegiatan ini adalah edukasi, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi menggunakan media poster. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah masyarakat Desa Tete B dengan teknik kunjungan rumah sebanyak 10 keluarga. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan 85% keluarga yang sudah menerapakan upaya peningkatan imunitas tubuh dan 15% keluarga yang mengetahui cara peningkatan imunitas tubuh tetapi belum menerapkannya. Diharapkan dari kegiatan ini masyarakat mampu untuk terus menjaga imunitas tubuhnya secara mandiri untuk memutus penularan Covid-19
Penyuluhan Kontrasepsi Pasca Melahirkan dalam Mendukung Program Keluarga Berencana di Desa Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung Sari, Nurhalina; Ramadayanti, Desty Monica; Apriyani, Risma; Febrianti, Febrianti; Suralaga, Febri Anindita
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i2.1757

Abstract

Angka prevalensi pemakaian kontrasepsi/CPR tahun 2021 di Kota Bandar Lampung hanya mencapai 52,4%, lebih rendah dibandingkan tiga tahun sebelumnya. Desa Sumber Agung memiliki cakupan pelayanan kontrasepsi yang rendah, sehingga diperlukan intervensi untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang kontrasepsi pasca melahirkan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang kontrasepsi pasca melahirkan. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan penyuluhan yang diberikan kepada ibu-ibu di Desa Sumber Agung. Penyuluhan dilakukan secara langsung dengan menggunakan media edukasi seperti leaflet dan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan ibu tentang kontrasepsi pasca melahirkan dari 40 menjadi 70 setelah diberikan penyuluhan. Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan primer ibu dan anak di masyarakat dapat meningkatkan kembali partisipasinya dalam upaya untuk memberikan sumber informasi maksimal bagi ibu
Pelatihan Peningkatan Gaya Hidup Sehat pada Penderita Hipertensi melalui MABESI (Masyarakat Bebas Hipertensi) Hasan, Hafifah; Damayanti, Trisya Aulia; Arizana, Windhy Dwi Surya; Susanto, Tantut; Kurdi, Fahruddin; Kholifah, Siti
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i1.2551

Abstract

Hipertensi yang tidak terkontrol akan menyebabkan kerusakan pada ginjal, jantung, dan gangguan pada otak. Manajemen hipertensi dapat dilakukan dengan perubahan gaya hidup sehat secara teratur. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di kelurahan Patrang, Kabupaten Jember yang terdiagnosis hipertensi dalam mengubah pola gaya hidup sehat. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat dengan hipertensi (MABESI) yang terdiri dari edukasi kesehatan, senam hipertensi, pengelolaan diet hipertensi dan monitoring. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dari rentang pengetahuan kurang menjadi pengetahuan sangat baik tentang pola gaya hidup sehat, masyarakat melakukan senam anti hipertensi, mengkonsumsi jus mentimun untuk membantu menurunkan hipertensi, dan menerapkan diit hipertensi. Saran bagi petugas kesehatan adalah rutin untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan kepatuhan pelaksanaan gaya hidup sehat pada penderita hipertensi.
Edukasi Gizi Seimbang Pada Organisasi Profesi Kesehatan dan Mitra Dunia Usaha di Kabupaten Banggai Yuwono, Dian Kurniasari; Galenso, Nitro; Mangemba, Dg.; Sukmawati, Sukmawati; Nurarifah, Nurarifah
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i1.3356

Abstract

Kebiasaan makan masyarakat di Sulawesi Tengah didominasi oleh pola makan yang tidak sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Di sisi lain, tenaga kesehatan dan dunia usaha berkewajiban membantu pemerintah dalam promosi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk untuk menyegarkan kembali topik mengenai ukuran/porsi setiap kelompok makanan yang sesuai dengan standar gizi seimbang pada organisasi profesi kesehatan dan dunia usaha melalui metode ceramah menggunakan media foto makanan. Kegiatan berlangsung di Luwuk, Kabupaten Banggai pada Agustus 2022 dengan peserta sebanyak 15 orang yang terdiri dari perwakilan organisasi profesi kesehatan dan organisasi mitra usaha/korporat. Peningkatan pengetahuan hanya terjadi pada 2 kelompok makanan, yaitu makanan pokok dan sayur, namun dilihat dari indikator keaktifan peserta, kegiatan ini cukup berhasil. Selanjutnya kegiatan edukasi terkait gizi perlu tetap dilakukan secara periodik bagi tenaga kesehatan mengingat fungsi tenaga kesehatan sebagai agen promosi kesehatan bagi masyarakat
Pengetahuan Komprehensif HIV/AIDS pada Usia 15-24 Tahun Melalui Sosialisasi Aku Bangga Aku Tahu (ABAT) di Desa Sintuwulemba Kabupaten Poso Hermanto, Raden Bagus Bambang; Langitan, Rosamey Elleke; Manggasa, Dafrosia Darmi
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i1.3429

Abstract

Salah satu sasaran pengendalian HIV/AIDS yang masih belum tercapai adalah peningkatan pengetahuan komprehensif anak sekolah dan remaja tentang HIV/AIDS. Pengetahuan orang muda tentang HIV telah mengalami peningkatan, tetapi masih terbatas. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan secara komprehensif anak usia 15-25 tahun tentang HIV/AIDS sehingga mereka dapat menjaga dirinya agar tidak tertular HIV, bersikap tidak diskriminatif kepada pengidap dan penderita HIVIDS. Metode kegiatan yaitu edukasi, pemutaran film animasi ABAT dengan judul Bunga Semusim dan diskusi. Sasaran yaitu remaja usia 15-24 tahun yang berjumlah 35 partisipan. Hasil kegiatan menunjukkan setelah sosialisasi ABAT remaja memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang HIV/AIDS (77,14%) mendapatkan skor 100. Melalui kegiatan sosialisasi Aku Bangga Aku Tahu ini ada pesan moral yang dikemas menjadi pesan kunci adalah jiwa yang tegar no narkoba dan hati yang murni no seks bebas. Kaum muda dapat membangun dirinya menjadi pribadi yang menghargai budaya, progresif, berpikiran terbuka dan mandiri
Upaya Pengendalian Hipertensi pada Lanjut Usia Melalui Edukasi Perilaku CERDIK dan Gerakan PATUH Hajrah, Siti; Suharto, Dewi Nurviana; Agusrianto, Agusrianto
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i1.3431

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh Lansia. Pengendalian hipertensi penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dan mencegah komplikasi. Peran keluarga sangat penting dalam memberikan perawatan bagi lansia untuk mencegah hipertensi sehingga keluarga dan lansia harus memiliki pengetahuan yang baik tentang upaya pengendalian hipertensi. Program perilaku CERDIK dan gerakan PATUH merupakan upaya mengendalikan hipertensi pada lansia. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan edukasi bagi keluarga tentang upaya pengendalian hipertensi pada lansia melalui perilaku CERDIK dan gerakan PATUH. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu kunjungan rumah, penyuluhan dan latihan. Hasil kegiatan menunjukkan setelah edukasi terjadi peningkatan pengetahuan peserta yaitu 66,7% pengetahuan baik sehingag diharapkan dengan pengetahuan yang baik keluarga dan lansia mampu melakukan upaya pengendalian hipertensi. Saran bagi Puskesmas agar meningkatkan kegiatan edukasi bagi keluarga agar mampu melakukan upaya pengendalian hipertensi secara mandiri.

Page 2 of 3 | Total Record : 30