cover
Contact Name
Zulqoidi R. Habibie
Contact Email
master.literaindo@gmail.com
Phone
+6281378894435
Journal Mail Official
master.literaindo@gmail.com
Editorial Address
Jl. Darma Bakti, Lrg. Herman Zein, RT.016 RW.004, Pasir Putih, Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Master of Pedagogy and Elementary School Learning
ISSN : -     EISSN : 31095577     DOI : https://doi.org/10.63461/mapels
Core Subject : Education,
Master of Pedagogy and Elementary School Learning (MAPELS) adalah Jurnal yang berfokus pada pengembangan teori, praktik, dan inovasi dalam bidang pedagogi dan pembelajaran khusus di tingkat sekolah dasar. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi pendidikan untuk berbagi temuan, gagasan, dan pengalaman terkait metode pengajaran, strategi pembelajaran, serta isu-isu terkini dalam pendidikan dasar. Jurnal ini menerima artikel yang mencakup penelitian empiris, studi literatur, kajian teoritis, dan praktik terbaik dalam konteks pedagogi dan pembelajaran di sekolah dasar.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "OnlineFirst" : 17 Documents clear
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Kooperatif Tipe Picture And Picture di Kelas V SDN 107/II Danau Buluh Handayani, Putri A.; Megawati, Megawati; Apdoludin, Apdoludin
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.157

Abstract

Motivasi utama penelitian ini adalah gaya mengajar sains dan hasil belajar yang kurang memadai di antara siswa kelas lima di SDN 107/II Danau Buluh. Dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Picture and Picture, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar sains siswa kelas lima di SDN 107/II Danau Buluh. Penelitian ini merupakan proyek penelitian tindakan kelas yang memadukan metode kuantitatif dan kualitatif. Sepuluh siswa kelas lima dari SDN 107/II Danau Buluh menjadi subjek penelitian. Peneliti telah menyelesaikan dua siklus penelitian. Perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi merupakan bagian dari setiap siklus. Penelitian ini dilaksanakan pada semester kedua tahun ajaran 2025 di SDN 107/II Danau Buluh. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes. Penerapan paradigma pembelajaran Picture and Picture dapat meningkatkan proses dan hasil pembelajaran sains siswa kelas lima di SDN 107/II Danau Buluh, berdasarkan analisis data penelitian. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran pendidik meningkat dari 70% pada siklus I dengan kategori sangat baik menjadi 90% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Hasil belajar siswa kemudian meningkat dari 30% pada siklus I dengan kategori kurang baik menjadi 100% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Hasil belajar siswa meningkat menjadi 90% dengan kategori sangat baik pada siklus II setelah mencapai 40% dengan kategori cukup baik pada siklus I. Penelitian tindakan kelas yang memanfaatkan teknik pembelajaran Picture and Picture untuk pengajaran sains perlu dibuat dan dilaksanakan untuk meningkatkan standar pendidikan.
Peningkatan Proses Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas IV Dengan Metode Mind Mapping di SDN 004/II Jaya Setia Yuliana, Depi; Agrita, Tri Wera; Dani, Refli
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.165

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan pendekatan Mind Mapping di SDN 004/II Jaya Setia guna meningkatkan proses dan hasil pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas empat. Penelitian ini terdiri dari empat fase, yang merupakan proyek penelitian tindakan kelas (CAR): perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dua siklus penelitian ini dilaksanakan, masing-masing dengan dua pertemuan bersama dua puluh siswa kelas empat. Proses pembelajaran tradisional dan rendahnya partisipasi siswa dalam aktivitas pembelajaran menjadi latar belakang penelitian ini, karena metode yang digunakan masih berpusat pada guru dan oleh karena itu tidak efektif bagi siswa. Pertanyaan ujian, lembar observasi guru, dan lembar observasi siswa merupakan alat yang digunakan untuk memantau kemajuan dan hasil penelitian. Hasil observasi guru pada akhir Siklus I, yang mencapai tingkat penguasaan klasik 78,94%, dan Siklus II, yang mencapai tingkat penguasaan klasik 94,73%, menunjukkan temuan penelitian ini. Pada Siklus I, lembar observasi guru menghasilkan persentase penguasaan klasik sebesar 60%; pada Siklus II, angka tersebut meningkat menjadi 85%. Data yang dikumpulkan untuk hasil belajar siswa menunjukkan penguasaan klasik sebesar 60% pada Siklus I dan peningkatan menjadi 85% pada Siklus II. Temuan studi ini menyarankan bahwa penggunaan metode Mind Mapping dapat meningkatkan pengalaman dan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas IV.
Penerapan Metode Global Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II MIS Assu’udiyah Yanti, Murni; Aprizan, Aprizan; Abdulah, Abdulah
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.169

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan membaca permulaan melalui penerapan metode global pada siswa kelas II MIS Assu’udiyah. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengenalan kata secara utuh dan bermakna, bukan melalui proses mengeja huruf per huruf. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart, yang dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2024–2025. Data penelitian dikumpulkan melalui tes, observasi, serta dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan baik pada aspek proses maupun hasil belajar. Pada siklus I, keterlaksanaan pembelajaran mencapai 66,67% (kategori cukup), kemudian meningkat pada siklus II menjadi 95,24% (kategori sangat baik). Hasil observasi juga memperlihatkan adanya peningkatan aktivitas serta partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Dari sisi hasil belajar, persentase ketuntasan meningkat dari 62,5% pada siklus I menjadi 81,25% pada siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode global terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II MIS Assu’udiyah.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Model Direct Instruction Berbantuan Media Kartu Huruf Dikelas II SDN 071/II Sungai Gambir Putri, Reski Tiara; Aprizan, Aprizan; Hidayat, Puput Wahyu
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Direct Instruction  berbantuan media kartu huruf dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas II SDN 071/II Sungai Gambir. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan membaca permulaan siswa. Yaitu pada peningkatan observasi guru dari 72% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II yang dikategorikan sangat baik. Selain itu, hasil belajar siswa meningkat dari 65% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II, yang dianggap baik. Hasil tes membaca permulaan siswa menunjukkan peningkatan dari 60% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II, yang dianggap sangat lancar
Penerapan Metode Experiential Learning pada Pembelajaran IPAS untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 237/VIII Sidorukun Khusna, Maidatul; Megawati, Megawati; Hidayat, Puput Wahyu
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.174

Abstract

This research was conducted on fourth-grade students at SDN 237/VIII Sidorukun based on initial observations that indicated low student learning outcomes and processes in Natural and Social Sciences. Based on the summative evaluation of the Natural Sciences subject in the odd semester of the 2024/2025 academic year, data showed that only 12% of students successfully achieved the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP). The purpose of this study was to determine improvements in the Natural Sciences learning process and outcomes through the application of the Experiential Learning method to fourth-grade students at SDN 237/VIII Sidorukun. The research method used was Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles, each consisting of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were 17 fourth-grade students at SDN 237/VIII Sidorukun, and the study was conducted in the even semester of the 2024/2025 academic year. Data collection in this study used qualitative data in the form of teacher and student observation sheets, as well as quantitative data obtained from: 1) the percentage of the learning process based on teacher and student observation sheets in implementing the Experiential Learning method during the learning process, 2) the percentage of improvement in student learning outcomes obtained from cognitive test questions. The results of the teacher observation sheets in cycle I showed an average of 76.08%, categorized as Good, and in cycle II increased to 89.12%, categorized as Very Good. The results of the student observation sheets in cycle I showed an average of 50%, categorized as Low, and in cycle II increased to 88.23%, categorized as Very Good. Student learning outcomes in cycle I showed 70.58% of students achieving KKTP (completed) scores, and in cycle II increased to 88.23% of students achieving KKTP (completed).
Peningkatan proses dan hasil belajar bahasa indonesia menggunakan model cooperative integrated reading and composition (CIRC) di kelas II SDN 45/II Teluk Panjang Handriana, Maya; Guswita, Reni; Apdoludin, Apdoludin
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.181

Abstract

Hasil belajar yang buruk di kelas II menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana model pembelajaran kooperatif terpadu membaca dan menulis di kelas II di SDN 45/II Teluk Panjang dapat meningkatkan proses belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia”. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua siklus pembelajaran, masing-masing siklus terdiri dari dua sesi dengan fase perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tujuh belas siswa kelas II menjadi subjek penelitian ini. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi penilaian hasil belajar, pencatatan, dan observasi. Soal ujian digunakan untuk mengukur kemajuan siswa, lembar observasi guru berfungsi sebagai panduan bagi guru dalam mengamati proses pembelajaran, dan lembar observasi siswa berfungsi sebagai panduan bagi siswa dalam mengamati proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “penggunaan model pembelajaran membaca dan menulis kooperatif terpadu dapat meningkatkan pengalaman dan hasil belajar siswa dalam bahasa Indonesia. Pengamatan guru meningkat dari 87% pada siklus I dengan kategori sangat baik menjadi 92% pada siklus II dengan kategori sangat baik, menunjukkan hal ini. Selain itu, lembar pengamatan siswa pada siklus I memiliki kategori baik sebesar 71%, dan lembar pengamatan siswa pada siklus II memiliki kategori sangat baik sebesar 80% . Hasil tes menunjukkan bahwa skor siswa meningkat pada siklus I sebesar 72% dalam kategori baik dan pada siklus II sebesar 83% dalam kategori yang sama”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas dua di SDN 45/II Teluk Panjang dapat memperoleh manfaat dari penggunaan model pembelajaran membaca dan menulis terpadu kooperatif baik dalam proses pembelajaran maupun hasil belajar bahasa Indonesia.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Teams Games Tournament pada Kelas VI di SDN 001/VIII Sungai Pandan Affandi, Toni; Subhanadri, Subhanadri; Habibie, Zulqoidi R.
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.207

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya kualitas dan hasil belajar IPAS pada 18 siswa kelas VI, di mana hanya 44,44% yang mencapai ketuntasan. Penyebabnya adalah metode pembelajaran yang monoton dan berpusat pada guru. Dengan menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dalam dua siklus, penelitian ini berhasil menunjukkan hasil positif. Keterampilan mengajar guru meningkat dari 78,5% menjadi 93%, sementara aktivitas siswa naik dari 69,5% menjadi 85,5%. Hasil belajar juga membaik secara signifikan, dengan jumlah siswa yang tuntas meningkat dari 12 orang (77,77%) pada siklus I menjadi 16 orang (83,33%) pada siklus II. Kesimpulannya, model TGT terbukti efektif untuk meningkatkan mutu pembelajaran IPAS di SDN 001/VIII Sungai Pandan dan dapat menjadi alternatif strategi mengajar yang inovatif
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Menggunakan Model Value Clarification Technique (VCT) Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SDN 296/VI Rantau Panjang Juniati, Endang; Megawati, Megawati; Abdulah, Abdulah
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.229

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 Siklus yang terdiri dari 4 Pertemuan, setiap siklus dilaksanakan 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamata dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan proses dan hasil belajar IPAS di kelas V SDN 296/VI Rantau Panjang.dengan jumlah siswa 16 orang diantaranya 9 siswa laki-laki dan 7 perempuan. Rincian hasil observasi guru pada siklus I dengan rata-rata sebesar 70% dengan kategori cukup baik dan pada siklus II sebesar 85% dengan kategori sangat baik. Hasil observasi siswa pada siklus I dengan Presentase sebesar 46,87 kategori kurang baik, sedangkan pada siklus II sebesar 78,12% kategori baik. Hasil belajar siswa siklus I 60%  dengan kriteria kurang baik dan tidak mencapai KKTP , pada siklus II 78,42% kriteria baik dan mencapai KKTP. Serta di simpulkan bahwa penggunaan model Value Clarification Technique dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament Terhadap Minat Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDIT Al Akhyar Putri, Fella; Megawati, Megawati; Abdulah, Abdulah
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.233

Abstract

This study aims to “determine the effects of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model on the learning interests of fourth-grade IPAS students at SDIT Al Akhyar.  This study used an experimental approach using a one-group pretest-posttest design”.  The research sample consisted of eighteen fourth-graders from class A.  Questionnaires were used to gather information on students' interest in learning both before (pretest) and after (posttest) the intervention.  With pretest scores averaging 75% and posttest scores averaging 82%, the findings demonstrated a considerable rise in students' motivation in studying.  “The null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted when the hypothesis test yielded a significance value (Sig.2-tailed) of 0.001 (p < 0.05)”.  According to this, the TGT cooperative learning model successfully raises students' interest in IPAS, indicating that it has the potential to be used as an alternate teaching strategy, especially for Indonesian economic activity materials.
Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Jigsaw Kelas V SDN 196/II Taman Agung Aulia, Zahratul; Sundahry, Sundahry; Guswita , Reni
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v.167

Abstract

Riset ini dilakukan  dengan tujuan meningkatkan keterlibatan siswa serta capaian belajar dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN 196/II Taman Agung, melalui penerapan model Jigsaw. Dasar dilaksanakannya penelitian ini adalah minimnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta pencapaian hasil belajarnya yang terindefikasi dari observasi awal. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan melalui 2 tahapan siklus. Tiap siklus, proses yang dilakukan mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, serta refleksi. Riset ini mengikutsertakan 20 siswa terdiri atas 8 laki-laki serta 12 perempuan. Alat penelitian berupa lembar pengamatan keaktifan siswa, uji hasil belajar, serta pendokumentasian. Pengolahan data dilaksanakan dengan cara deskriptif kuantitatif serta kualitatif. Temuan penelitian membuktikan bahwa adanya perbaikan keterlibatan aktif peserta didik berdasarkan nilai rata-rata skor 9 (kategori kurang aktif) menjadi lebih dari 13 (kategori cukup aktif) serta peningkatan ketuntasan hasil belajar dari 45% menjadi lebih dari 80%. Penerapan model Jigsaw menciptakan suasana belajar kolaboratif, memotivasi siswa untuk terlibat aktif, dan meningkatkan pemahaman konsep IPAS. Dengan demikian, model pembelajaran Jigsaw direkomendasikan sebagai upaya pembelajaran yang efektif dalam mengoptimalkan mutu pembelajaran di sekolah dasar

Page 1 of 2 | Total Record : 17