cover
Contact Name
Zulqoidi R. Habibie
Contact Email
master.literaindo@gmail.com
Phone
+6281378894435
Journal Mail Official
master.literaindo@gmail.com
Editorial Address
Jl. Darma Bakti, Lrg. Herman Zein, RT.016 RW.004, Pasir Putih, Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Master of Pedagogy and Elementary School Learning
ISSN : -     EISSN : 31095577     DOI : https://doi.org/10.63461/mapels
Core Subject : Education,
Master of Pedagogy and Elementary School Learning (MAPELS) adalah Jurnal yang berfokus pada pengembangan teori, praktik, dan inovasi dalam bidang pedagogi dan pembelajaran khusus di tingkat sekolah dasar. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi pendidikan untuk berbagi temuan, gagasan, dan pengalaman terkait metode pengajaran, strategi pembelajaran, serta isu-isu terkini dalam pendidikan dasar. Jurnal ini menerima artikel yang mencakup penelitian empiris, studi literatur, kajian teoritis, dan praktik terbaik dalam konteks pedagogi dan pembelajaran di sekolah dasar.
Articles 82 Documents
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar IPAS melalui Pendekatan SAVI: Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Sekolah Dasar Chinta Pratiwi; Megawati Megawati; Apdoludin Apdoludin
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v23.341

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh prose belajar peserta didik yang belum terlibat aktif dan masih menjadi objek pada saat proses pembelajaran, dan ketuntasan hasil belajar IPAS peserta didik belum maksimal, di mana hanya 36,36% yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar melalui pendekatan Somatic, Auditory, Visual, dan Intellectual (SAVI). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini peserta didik kelas IV SDN 60/II Muara Bungo yang terdiri dari 18 peserta didik. Data proses belajar diukur melalui lembar observasi sedangkan data hasil belajar dikumpulkan melalui soal tes hasil belajar IPAS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada proses dan hasil belajar. Pada siklus I, observasi pendidik mencapai rata-rata 81,5% dan peserta didik 66,5%. Pada siklus II, kinerja pendidik meningkat dengan rata-rat 97,5% dan peserta didik dengan rata-rata 86%, melampaui indikator keberhasilan 80%. Dari sisi hasil belajar, ketuntasan peserta didik meningkat dari 67% pada siklus I menjadi 83% pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan SAVI efektif meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS  
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKN Siswa Sekolah Dasar Ela Nadila
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v23.354

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) kelas IV SD Negeri 002 Teluk Lancang. Rendahnya hasil belajar disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif, kurang termotivasi, dan mudah merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas IV SD Negeri 002 Teluk Lancang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar siswa meningkat dari 42,9% pada pra siklus menjadi 60,7% pada siklus I dan meningkat kembali menjadi 89,3% pada siklus II. Selain itu, model Make A Match juga meningkatkan keaktifan, kerja sama, keberanian, dan motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran PKn sekolah dasar.