cover
Contact Name
Zulqoidi R. Habibie
Contact Email
master.literaindo@gmail.com
Phone
+6281378894435
Journal Mail Official
master.literaindo@gmail.com
Editorial Address
Jl. Darma Bakti, Lrg. Herman Zein, RT.016 RW.004, Pasir Putih, Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Master of Pedagogy and Elementary School Learning
ISSN : -     EISSN : 31095577     DOI : https://doi.org/10.63461/mapels
Core Subject : Education,
Master of Pedagogy and Elementary School Learning (MAPELS) adalah Jurnal yang berfokus pada pengembangan teori, praktik, dan inovasi dalam bidang pedagogi dan pembelajaran khusus di tingkat sekolah dasar. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi pendidikan untuk berbagi temuan, gagasan, dan pengalaman terkait metode pengajaran, strategi pembelajaran, serta isu-isu terkini dalam pendidikan dasar. Jurnal ini menerima artikel yang mencakup penelitian empiris, studi literatur, kajian teoritis, dan praktik terbaik dalam konteks pedagogi dan pembelajaran di sekolah dasar.
Articles 78 Documents
Peningkatan Proses Dan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Guided Discovery Learning Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 62/II Padang Lalang Afriani, Delvi; Megawati, Megawati; Avana, Nurlev
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.141

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada peserta didik kelas IV SDN 62/II Padang Lalang, yang terdapat dari temuan awal bahwa capaian pembelajaran IPAS masih rendah. Nilai rata-rata kelas tercatat 67, lebih rendah dari standar KKTP sekolah yang ditetapkan minimal 75. Untuk mengatasi persoalan tersebut, dipilih penerapan model pembelajaran Guided Discovery Learning dengan tujuan menelaah efektivitasnya dalam memperbaiki proses maupun hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan menggunakan desain PTK yang terdiri atas dua siklus, masing-masing mencakup dua kali pertemuan. Tahapan kegiatan dalam setiap siklus meliputi perencanaan, implementasi, observasi, serta refleksi. Data diperoleh dari hasil pengamatan aktivitas belajar dan kinerja pendidik, serta dari hasil tes yang diberikan kepada 15 siswa pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan baik pada aspek proses maupun hasil belajar. Aktivitas belajar siswa meningkat dari 63,34% pada siklus I menjadi 86,67% pada siklus II. Kinerja guru juga menunjukkan perkembangan serupa, yakni dari 69,23% menjadi 92,30%. Sementara itu, hasil tes peserta didik yang semula 40% pada siklus I meningkat hingga 80% pada siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Guided Discovery Learning terbukti efektif dalam peningkatan kualitas proses pembelajaran sekaligus hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 62/II Padang Lalang
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDIT Al Akhyar Hasanah, Hani Saripatun; Megawati, Megawati; Agrita, Tri Wera
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.143

Abstract

This research is in the background of students' low problem-solving ability so that it affects their learning outcomes because educators have not used technology-based learning models and media. The purpose of this study is to analyze the influence of the Problem Based Learning (PBL) learning model on the learning outcomes of social studies of grade IV students at SDIT Al Akhyar. The research method used was an experiment with the research design of Pre-Group Pretest-Posttest Design type. The sample of this study consisted of 18 IVA class students who were taken using random sampling techniques. The instrument used in this study is a cognitive test consisting of multiple-choice questions and essay questions. The data analysis technique used in this study is a t-test (Paired simple t-test) with the result of tcount > ttable, namely 9.492 > 2.110 with sig (2-tailed) < α 0.05, meaning that Ha is accepted and H0 is rejected. Therefore, it can be concluded that there is an influence of the Problem Based Learning (PBL) model on the learning outcomes of IPAS students in grade IV of SDIT Al Akhyar.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Menggunakan Model RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) di Kelas IV SD Negeri 130/II Pasir Putih Octaviani, Reni; Guswita, Reni; Putra, Randi Eka
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.144

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses dan hasil keterampilan membaca pemahaman siswa dengan mengunakan model RADEC (Reade, Answer, Discuss, Explain, Create) dikelas IV SD Negeri 130/II Pasir Putih. Penelitian ini mengunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data meliputi lembar observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data meliputi lembar observasi guru, dan siswa, tes keterampilan membaca dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan observasi guru dari 76% pada siklus I menjadi 92% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Hasil belajar siswa juga meningkat dari 65% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Selanjutnya hasil tes keterampilan membaca pemahaman siswamengalami peningkatan dari 70% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II dengan kategori sangat baik.
Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Menggunakan Metode Scramble Siswa Kelas III Sekolah Dasar Muara Bungo Halijah, Halijah; Guswita, Reni; Hidayat, Puput Wahyu
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.148

Abstract

This study began with the background and initial reading skills, only 16 students were fluent in reading with a score of 68%. This indicates that the reading results have not met the KKTP set bg the school, which is 70. The purpose of this study wes to describe the improvement of initial reading skills using the Scrambel 100/IIMuara Bungo. The research method used is Classroom Action Research. The research subjects were 28 students of class II of SDN 100/II Muara Bungo. Data collection used wa observation and testing. The data collection instrument used an observation sheet instrument and test data using a test sheet instrument. The observation data analysis technique used data reduction analysis techniques, data dispay and conclusion drawing verification. The results of the study showed the using the Scramble ethod can improve early reading skills. 1) The results of teacher observations in cycle I, meeting I, were 85% and meeting II 95%, cycle II increased to meeting I, namely 95% and meeting II, 95%. The results of student observations in cycle I, meeting I were 64% and meeting II, 82%, cycle II increased to meeting I, namely 89% and meeting II 96%. 2) The results of the initial reading test in cycle I were 75% and cycle II increased to 92%. It can beconcluded thet using the Scramble method can improve early reading skills in grede III.
Peningkatan Aktvitas dan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Pembelajaran Talking Stick Dengan Berbantuan Media Audio visual di Kelas IV SDN 101/II Muara Bungo Sazia, Ayu; Subhanadri, Subhanadri; Abdulah, Abdulah
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.156

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini berangkat dari permasalahan rendahnya aktivitas dan capaian hasil belajar yang ditunjukkan oleh siswa kelas IV SDN 101/II Muara Bungo pada proses pembelajaran IPAS. Permasalahan yang ditemukan meliputi kurangnya partisipasi siswa saat diminta bertanya atau mengemukakan pendapat, siswa kurang memperhatikan pembelajaran, dan hasil belajar yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPAS melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick yang didukung oleh media pembelajaran audio visual. Metode yang digunakan berupa penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran. Masing-masing siklus mencakup empat tahapan utama, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi untuk mengevaluasi hasil. Subjek penelitian ini merupakan 31 siswa kelas IV SDN 101/II Muara Bungo yang mengikuti pembelajaran pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, pemberian tes, serta dokumentasi, dengan analisis dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan signifikan di mana kualitas mengajar guru dari 80% (siklus I) mencapai 95% (siklus II), aktivitas belajar siswa dari 76% mencapai 89%, dan hasil belajar siswa dari 61% mencapai 81%. Model pembelajaran Talking Stick terbukti mampu meningkatkan keterlibatan aktif aktivitas sekaligus hasil belajar IPAS siswa di kelas IV SDN 101/II Muara Bungo.
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Kooperatif Tipe Picture And Picture di Kelas V SDN 107/II Danau Buluh Handayani, Putri A.; Megawati, Megawati; Apdoludin, Apdoludin
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.157

Abstract

Motivasi utama penelitian ini adalah gaya mengajar sains dan hasil belajar yang kurang memadai di antara siswa kelas lima di SDN 107/II Danau Buluh. Dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Picture and Picture, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar sains siswa kelas lima di SDN 107/II Danau Buluh. Penelitian ini merupakan proyek penelitian tindakan kelas yang memadukan metode kuantitatif dan kualitatif. Sepuluh siswa kelas lima dari SDN 107/II Danau Buluh menjadi subjek penelitian. Peneliti telah menyelesaikan dua siklus penelitian. Perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi merupakan bagian dari setiap siklus. Penelitian ini dilaksanakan pada semester kedua tahun ajaran 2025 di SDN 107/II Danau Buluh. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes. Penerapan paradigma pembelajaran Picture and Picture dapat meningkatkan proses dan hasil pembelajaran sains siswa kelas lima di SDN 107/II Danau Buluh, berdasarkan analisis data penelitian. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran pendidik meningkat dari 70% pada siklus I dengan kategori sangat baik menjadi 90% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Hasil belajar siswa kemudian meningkat dari 30% pada siklus I dengan kategori kurang baik menjadi 100% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Hasil belajar siswa meningkat menjadi 90% dengan kategori sangat baik pada siklus II setelah mencapai 40% dengan kategori cukup baik pada siklus I. Penelitian tindakan kelas yang memanfaatkan teknik pembelajaran Picture and Picture untuk pengajaran sains perlu dibuat dan dilaksanakan untuk meningkatkan standar pendidikan.
Peningkatan Proses Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas IV Dengan Metode Mind Mapping di SDN 004/II Jaya Setia Yuliana, Depi; Agrita, Tri Wera; Dani, Refli
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.165

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan pendekatan Mind Mapping di SDN 004/II Jaya Setia guna meningkatkan proses dan hasil pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas empat. Penelitian ini terdiri dari empat fase, yang merupakan proyek penelitian tindakan kelas (CAR): perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dua siklus penelitian ini dilaksanakan, masing-masing dengan dua pertemuan bersama dua puluh siswa kelas empat. Proses pembelajaran tradisional dan rendahnya partisipasi siswa dalam aktivitas pembelajaran menjadi latar belakang penelitian ini, karena metode yang digunakan masih berpusat pada guru dan oleh karena itu tidak efektif bagi siswa. Pertanyaan ujian, lembar observasi guru, dan lembar observasi siswa merupakan alat yang digunakan untuk memantau kemajuan dan hasil penelitian. Hasil observasi guru pada akhir Siklus I, yang mencapai tingkat penguasaan klasik 78,94%, dan Siklus II, yang mencapai tingkat penguasaan klasik 94,73%, menunjukkan temuan penelitian ini. Pada Siklus I, lembar observasi guru menghasilkan persentase penguasaan klasik sebesar 60%; pada Siklus II, angka tersebut meningkat menjadi 85%. Data yang dikumpulkan untuk hasil belajar siswa menunjukkan penguasaan klasik sebesar 60% pada Siklus I dan peningkatan menjadi 85% pada Siklus II. Temuan studi ini menyarankan bahwa penggunaan metode Mind Mapping dapat meningkatkan pengalaman dan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas IV.
Penerapan Metode Global Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II MIS Assu’udiyah Yanti, Murni; Aprizan, Aprizan; Abdulah, Abdulah
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.169

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan membaca permulaan melalui penerapan metode global pada siswa kelas II MIS Assu’udiyah. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengenalan kata secara utuh dan bermakna, bukan melalui proses mengeja huruf per huruf. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart, yang dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2024–2025. Data penelitian dikumpulkan melalui tes, observasi, serta dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan baik pada aspek proses maupun hasil belajar. Pada siklus I, keterlaksanaan pembelajaran mencapai 66,67% (kategori cukup), kemudian meningkat pada siklus II menjadi 95,24% (kategori sangat baik). Hasil observasi juga memperlihatkan adanya peningkatan aktivitas serta partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Dari sisi hasil belajar, persentase ketuntasan meningkat dari 62,5% pada siklus I menjadi 81,25% pada siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode global terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II MIS Assu’udiyah.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Model Direct Instruction Berbantuan Media Kartu Huruf Dikelas II SDN 071/II Sungai Gambir Putri, Reski Tiara; Aprizan, Aprizan; Hidayat, Puput Wahyu
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Direct Instruction  berbantuan media kartu huruf dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas II SDN 071/II Sungai Gambir. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan membaca permulaan siswa. Yaitu pada peningkatan observasi guru dari 72% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II yang dikategorikan sangat baik. Selain itu, hasil belajar siswa meningkat dari 65% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II, yang dianggap baik. Hasil tes membaca permulaan siswa menunjukkan peningkatan dari 60% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II, yang dianggap sangat lancar
Penerapan Metode Experiential Learning pada Pembelajaran IPAS untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 237/VIII Sidorukun Khusna, Maidatul; Megawati, Megawati; Hidayat, Puput Wahyu
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.174

Abstract

This research was conducted on fourth-grade students at SDN 237/VIII Sidorukun based on initial observations that indicated low student learning outcomes and processes in Natural and Social Sciences. Based on the summative evaluation of the Natural Sciences subject in the odd semester of the 2024/2025 academic year, data showed that only 12% of students successfully achieved the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP). The purpose of this study was to determine improvements in the Natural Sciences learning process and outcomes through the application of the Experiential Learning method to fourth-grade students at SDN 237/VIII Sidorukun. The research method used was Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles, each consisting of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were 17 fourth-grade students at SDN 237/VIII Sidorukun, and the study was conducted in the even semester of the 2024/2025 academic year. Data collection in this study used qualitative data in the form of teacher and student observation sheets, as well as quantitative data obtained from: 1) the percentage of the learning process based on teacher and student observation sheets in implementing the Experiential Learning method during the learning process, 2) the percentage of improvement in student learning outcomes obtained from cognitive test questions. The results of the teacher observation sheets in cycle I showed an average of 76.08%, categorized as Good, and in cycle II increased to 89.12%, categorized as Very Good. The results of the student observation sheets in cycle I showed an average of 50%, categorized as Low, and in cycle II increased to 88.23%, categorized as Very Good. Student learning outcomes in cycle I showed 70.58% of students achieving KKTP (completed) scores, and in cycle II increased to 88.23% of students achieving KKTP (completed).