cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA INTEGRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
Pemodelan dan Simulasi Berbasis Agen untuk Sistem Industri Kuliner Ramadhan, Fadillah; Nugraha, Cahyadi; Rispianda, Rispianda
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.298 KB)

Abstract

Abstrak Industri kuliner merupakan kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku, bahan setengah jadi, dan/atau barang jadi berupa masakan atau makanan olahan. Industri ini merupakan salah satu aspek yang seringkali menjadi perhatian dalam menganalisis suatu kebijakan yang berkaitan dengan pengembangan suatu wilayah. Analisis kebijakan ini cukup kompleks. Hal ini terlihat dari banyaknya komponen yang terlibat, interdependensi antar komponen yang rumit termasuk pengaruh umpan balik komponen, adanya unsur ketidakpastian, dan proses yang dinamis. Kompleksitas ini mengindikasikan diperlukannya suatu model yang komprehensif untuk digunakan dalam menganalisis kebijakan. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam menganalisis permasalahan sistem yang kompleks adalah pemodelan dan simulasi berbasis agen. Metode ini dapat memperlihatkan karakteristik dan perilaku dari setiap pelaku sistem yang berdampak pada sistem secara keseluruhan. Makalah ini menghasilkan model simulasi berbasis agen yang menggambarkan pertumbuhan industri kuliner di suatu kawasan. Kata kunci: Industri Kuliner, Analisis Kebijakan, Pemodelan dan Simulasi Berbasis Agen   Abstract Culinary industry is an economic activity that processes raw materials, work in process materials, and/or finished goods such as foods or processed foods. This industry is one aspect of concern in analyzing a policy relating to the development of a region. This policy analysis is quite complex. This is due to the many components involved, complicated interdependencies among the components including feedbacks, elements of uncertainty, and dynamic processes. The complexity indicates the need for a comprehensive model for use in the policy analysis. One of the methods that can be used in analyzing the problems of complex systems is agent-based modeling and simulation. This method can show the characteristics and behavior of any system actors who have an impact on the overall system. This paper present an agent-based simulation model which describes the growth of the culinary industries on a particular region. Keywords: Culinary Industry, Policy Analysis, Agent-based Modeling and Simulation
USULAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK STANG ENGKOL DI PRODUSEN SENJATA MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) Muharrahmah, Attaya Risqa; Adianto, Hari; Liansari, Gita Permata
REKA INTEGRA Vol 4, No 2 (2016): Edisi Keempatbelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.785 KB)

Abstract

Produsen senjata Divisi Tempa & Cor merupakan divisi yang mendukung memproduksi unit usaha internal, memenuhi  permintaan, dan mendukung pasar dalam bidang jasa pengecoran logam tempa. Salah satu produk yang dihasilkan adalah stang engkol yang memiliki jumlah kegagalan yang lebih banyak dibandingkan dengan produk lain. FMEA merupakan suatu metode analisa dari model kerusakan, penyebab dari potensi cacat yang terjadi, akibat dan pengaruh produk secara sistematik. FTA merupakan metode analisa dari pohon kesalahan untuk mengidentifikasi resiko yang berperan terjadinya kegagalan. Dari akar permasalahan yang terjadi dapat ditentukan usulan perbaikan dan pengendalian yang bisa diterapkan pada produsen untuk meminimasi kegagalan yang terjadi. Kata kunci: FMEA, FTA, Stang Engkol   Abstract Arms manufacturer Division of Forging and Casting support to produce internal business unit, demand and to support market, and forging services. One of products produced by the arms manufacturer Forging & Casting Division is a handlebar crank that has number of failures more than the other products.. FMEA is a method analysis of the model damage, cause of the potential defect occur, effect and influence on the product systematically. FTA is a method of fault tree analysis to identify risk contribute to occurrence of failure. The root problem occurs can be determined propose to repair and control that can be applied to the manufacturer to minimize failures.   Keywords: FMEA, FTA, Stang Engkol
RANCANGAN PERANGKAT PENGATUR ANTREAN KASIR DAN CUSTOMER CARE DI PT ORINDO ALAM AYU Utama, Akbar Perwira; Rispianda, Rispianda; Nugraha, Cahyadi
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1541.999 KB)

Abstract

PT. Orindo Alam Ayu merupakan cabang di Indonesia dari  perusahaan kosmetik Oriflame Sweden berupaya untuk meningkatkan pelayanan, seiring dengan bertambahnya jumlah konsumen. Salah satu bentuk upaya tersebut adalah dengan menerapkan sistem antrean yang mudah untuk di gunakan. Kekurangan sistem antrean yang berlaku diantaranya proses pencatatan waktu aktivitas antrean secara manual, pemanggilan nomor antrean dengan manual, serta penyampaian informasi status nomor antrean yang dilakukan dengan manual. Untuk mengakomodir sistem antrean dapat menggunakan perangkat sistem antrean secara resmi dipasaran namun harus mengeluarkan biaya yang cukup besar sehingga perusahaan membutuhkan sistem perangkat antrean yang dapat diperoleh sesuai dengan perangkat keras yang ada sehingga tidak mengeluarkan biaya yang tinggi. Makalah ini membahas mengenai rancangan pengatur antrean untuk mempermudah perusahaan dalam memberikan sistem antrean pelayanan yang lebih baik dan memperoleh data performansi sistem antrean tersebut. Kata kunci: PT. Orindo Alam Ayu, Oriflame Sweden, Antrean, Perangkat Pengatur Antrean   ABSTRACT PT. Orindo Alam Ayu a branch in Indonesia from cosmetics company Oriflame Sweden seeks to improve services, along with increasing numbers of consumers. One form of such efforts is to implement a queue system that is easy to use. Disadvantages queue system that applies such activity queue time recording process manually, dialing a line number by manually, and delivery status information line number is done by hand. To accommodate the queue system can use the queue system is officially on the market, but must pay a large enough so that the company requires the queue system which can be obtained in accordance with the existing hardware so it does not cost very high. This paper discusses the design of queue system to facilitate the company in providing the service queue system better system performance and obtain data on the queue. Keywords: PT. Orindo Alam Ayu, Oriflame Sweden, queue, queue system
PERBAIKAN KUALITAS PRODUK KERATON LUXURY DI PT. X DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE and EFFECT ANALYSIS (FMEA) dan FAULT TREE ANALYSIS (FTA) Hanif, Richma Yulinda; Rukmi, Hendang Setyo; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.343 KB)

Abstract

Makalah ini menjelaskan tentang perbaikan kualitas produk Keraton Luxury. Terdapat 4 bagian produksi, yaitu; divisi struktur, divisi finishing, divisi rakit, divisi packaging. Pada setiap divisi menimbulkan cacat diatas 5% yang masih bisa dirework, Berdasarkan biaya rework terbesar terdapat pada proses pembelahan kayu dan proses pemberian cat dasar. Perusahaan ingin meminimasi adanya rework. Oleh karena itu akan digunakannya metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Tahap-tahap yang dilakukan dengan menggunakan metode FMEA yaitu mengidentifikasi failure mode, identifikasi effect of failure, identifikasi cause effect, menetapkan nilai severity rating, nilai occurance rating, menentukan current control, nilai detection, dan menghitung Risk Priority Number (RPN). Setelah didapat nilai RPN dari metode FMEA kemudian melakukan analisis dengan menggunakan metode FTA untuk mencari akar penyebab masalah. Kata kunci: FMEA, RPN, FTA, Akar Penyebab Masalah   ABSTRACT This paper describes of product quality Luxury Keraton. There are 4 production, are; division structure, finishing division, raft division, packaging division. At each division lead to defects above 5% can still be rework, Based on the largest rework cost contained in the timber division process and the process of priming. The company wants to minimize rework. Therefore, it will use method Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) and Fault Tree Analysis (FTA). The stages are method FMEA is identify failure mode, effects of failure identification, identification of cause effect, severity rating, occurance rating, current control, detection rating, and calculates Risk Priority Number (RPN). Having the value of the RPN analysis using FTA method to find the root cause problem. Keywords : FMEA, RPN, FTA, Root Cause Problems
Penerapan Sistem Open Source Enterprise Resource Planning pada Perusahaan Elektronika Rispianda, Rispianda; Eryanti, Fatimah; Nugraha, Cahyadi
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.701 KB)

Abstract

Keterkaitan sistem informasi yang terdapat di PT. X belum saling terintegrasi secara terkomputerisasi. Hal ini menyebabkan terjadinya kesalahan dalam perpindahan informasi cukup besar. Pengurangan kesalahan informasi sangat diharapkan oleh perusahaan, guna mencapai keefektifan kinerja, meningkatkan ketelitian, transparansi informasi dan kecepatan kerja perusahaan. Untuk memenuhi keinginan tersebut maka PT. X berupaya untuk menerapkan sistem informasi berbasis Enterprise Resource Planning (ERP). Software ERP yang digunakan dalam penelitian ini  adalah software berbasis Open Source yaitu open ERP. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan rancangan prototype implementasi sistem informasi berbasis sistem Open ERP. Tahapan yang dilakukan meliputi: indentifikasi proses bisnis; identifikasi kerangka modul Open ERP; perancangan hubungan antara proses bisnis dengan kerangka modul Open ERP; perancangan penerapan sistem ERP. Modul yang digunakan terdiri dari modul purchase, modul manufacturing, modul sale management, modul finance, modul warehouse, modul project. Berdasarkan analisis proses pengujian disimpulkan bahwa bahwa rancangan sistem ERP tersebut dapat diaplikasikan. Kata kunci: Sistem informasi; ERP, Open ERP ABSTRACT The linkage system of the information contained in the PT. X is not an integrated computerized. This leads to errors in the transfer of information is large enough. Misinformation reduction is expected by the company, in order to achieve the effectiveness of performance, improving accuracy, transparency of information and speed of work of the company. To fulfill that desire, PT. X seeks to implement the information system -based Enterprise Resource Planning (ERP). ERP software used in this study is based on Open Source software is Open ERP. The purpose of this study is to produce a prototype design of information system implementation based Open ERP system. Steps being taken in this research include: identification of business processes; identification framework of Open ERP modules; design relationships between business processes with Open ERP module frame; design of the ERP system implementation. The module consists of: manufacturing module, sales management module, finance module, warehouse module, the module project  Based on the analysis of the testing process is concluded that the design of the ERP system that can be applied . Keywords: Information Systems, ERP, Open ERP
MODEL PREDIKSI PERUBAHAN HARGA INDEKS SAHAM NIKKEI Suprihat, Robi; Rispianda, Rispianda; Nugraha, Cahyadi
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.335 KB)

Abstract

Makalah ini membahas model matematis yang digunakan untuk memprediksi perubahan harga indeks saham Nikkei pada saat dikeluarkan berita ekonomi dari suatu negara berdasarkan analisis fundamental. Model yang dibuat mencerminkan bagaimana reaksi dari broker saat dikeluarkan berita ekonomi. Dengan melihat pada fenomena yang terjadi pada saat dikeluarkan berita ekonomi, broker dapat mengambil keuntungan dari situasi tersebut. Dengan model tersebut, broker dapat melakukan prediksi dengan selang waktu 25 menit (dari 10 menit sebelum berita dikeluarkan sampai 15 menit sesudah berita dikeluarkan) dan setiap selang waktu 5 menit dari 25 menit tersebut. Dasar model yang digunakan berdasarkan model eksplanatoris dan model yang berdasarkan pada pengaruh berita terbesar. Persentase error yang dihasilkan dari dua model yang dibuat dan dibandingkan dengan pergerakan pasar sangat kecil yaitu kurang dari 1%.   Kata kunci: Indeks Saham, Analisis Fundamental, Model Matematis   ABSTRACT This paper discusses the mathematical models used to predict changes in the price of the Nikkei stock index during the economic news released from a state based on fundamental analysis. Models are made reflecting the reactions of the broker when the economic news released. By looking at the phenomenon that occurs when the economic news released, broker can take advantage of the situation. With the model, the broker can make predictions with an interval of 25 minutes (from 10 minutes before the news was issued until 15 minutes after the news was issued) and each 5-minute interval of the 25 minutes. Basic model used is based on explanatory models and models based on the influence of the biggest news. Percentage error resulting from the two models are made and compared with a very small market movement is less than 1%. Keywords: Stock index, Fundamental Analysis, Mathematical Model
Usulan Penentuan Rangking Supplier Bahan Baku Baja dengan Metode Promethee (studi Kasus PT. PINDAD PERSERO) Sudrajat, Denny Fadhillah; Rispianda, Rispianda; Novirani, Dwi
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.786 KB)

Abstract

Pemilihan vendor yang tepat sesuai spesifikasi yang dibutuhkan merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dalam suatu perusahaan, karena sangat berpengaruh dalam kegiatan operasional/kelangsungan proses produksi. PT. PINDAD merupakan perusahaan yang bergerak dalam manufaktur dalam pengecoran logam. Berdasarkan banyaknya kebutuhan bahan baku baja dalam memproduksi hasil pengecoran logam baja, maka dilakukan survey kepada para supplier yang mamapu memenuhi kebutuhan bahan mentah. Perusahaan saat ini memiliki enam supplier alternatif. Sebuah metoda dibutuhkan untuk mendapatkan urutan alternatif supplier terbaik. Metoda yang digunakan dalam penelitian adalah metoda promethee (preference ranking organization method for enrichment evaluation). Tahapan penelitian dilakukan dengan dua cara yakni dengan metoda promethee (manual) dan model promethee (software). Model promethee yang dibuat untuk membantu dalam pengolahan data dan hasilnya sama dengan manual. Hasil dari urutan alternatif vendor terbaik adalah Pandan, PU, CMP, SLP, Kopkar dan Maskur. Kata Kunci: Pemilihan Supplier, Multikriteria, Metode Promethee
USULAN STRATEGI UNTUK MEMINIMUMKAN PEMBOROSAN DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING DI PT. HOUSE OF PLAIN Tasuka, Palito; Yuniar, Yuniar; Desrianty, Arie
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.15 KB)

Abstract

PT House of Plain merupakan perusahaan yang bergerak dalam usaha industri pakaian dengan produksi utamanya yaitu kaos polos. Pada produksi kaos polos dengan jenis Cotton Combad 30s O-Neck terdapat permasalahan berupa penumpukan bahan setengah jadi dari stasiun kerja ke stasiun kerja berikutnya serta terdapatnya produk rework yang mengakibatkan terhentinya kegiatan produksi. Permasalahan ini merupakan pemborosan atau waste yang harus dihilangkan. Dalam penelitian ini digunakan metode Lean Manufacturing untuk menghilangkan pemborosan yang terjadi. Dengan menggunakan metode 5Why dan 5W1H, maka dapat diidentifikasi pemborosan yang terjadi dan juga tahap perbaikannya. Berdasarkan proses value stream mapping, dihasilkan nilai rasio antara value added dengan lead time sebesar 40,07%. Setelah dilakukan perbaikan, nilai rasio yang dihasilkan menjadi sebesar 41,29%.   Kata kunci: lean manufacturing, value stream mapping, waste   ABSTRACT PT House of Plain is a company apparel  industry with the plain shirt as the main product. In the production of plain shirt with a O-Neck 30s Cotton Combad type, there are problems such as the buildup of semi-finished materials from work station to the next work station and the rework product that cause in cessation of production activities. This problem is a waste that must be eliminated. In this study used Lean Manufacturing methods for eliminate the waste. By using 5Why and 5W1H , it can identify the waste and repair phase. Based on the value stream mapping process , resulting value of the ratio between the value added to the lead time is 40,07 % . After the repairs , the resulting value ratio was increased to 41.29 %. Keywords: lean manufacturing, value stream mapping, waste
ANALISIS TINGKAT STRES DAN TINGKAT KELELAHAN MASINIS BERDASARKAN HEART RATE VARIABILITY Guspriyadi, Diki; Wahyuning, Caecilia Sri; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553 KB)

Abstract

Keselamatan dan keamanan kereta api tergantung dari kondisi kereta dan kinerja masinis. Perubahan pola kerja ini dapat mempengaruhi pola hidup, tingkat kelelahan, dan stres. Masinis melakukan pekerjaan pada pagi hari, siang hari, dan malam hari sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Penelitian ini membahas tentang analisis tingkat stress dan tingkat kelelahan masinis berdasarkan Heart Rate Variability (HRV). Pengukuran Heart Rate (HR) dan Heart Rate Variability (HRV) menggunakan software POLAR RS800, sedangkan parameter HRV menggunakan software KUBIOS HRV. Terdapat dua metode yang digunakan untuk menganalisis tingkat stres dan tingkat kelelahan masinis, yaitu time domain analysis dan frequency domain analysis berdasarkan rute/lintasan. Rute/lintasan yang dilakukan ketika penelitian yaitu rute/lintasan Bandung-Gambir, Bandung-Banjar, dan Bandung-Cirebon. Hasil dari pengolahan data menunjukkan bahwa, rute/lintasan Bandung-Cirebon merupakan rute yang memiliki nilai rata-rata HR dan HRV masinis paling tinggi yang disebabkan oleh rintangan dari rute/lintasan dan dari faktor lingkungan. Hal tersebut mengindikasikan bahwa masinis mengalami kelelahan dan stress kerja yang berat. Kata Kunci: Heart Rate, Heart Rate Variability, Time Domain Analysis, Frequency Domain Analysis.   ABSTRACT Safety and security of railway trains depending on the condition and performance of the driver. Changes in work patterns may affect lifestyle, level of fatigue, and stress. The drivers are doing work in the morning, afternoon, and evening according to a set schedule. This study discusses the analysis of the level of stress and fatigue level of the drivers based on Heart Rate Variability ( HRV ). Measurement of Heart Rate ( HR ) and Heart Rate Variability (HRV) using the software POLAR Rs800, while the HRV parameters are using the software of KUBIOS HRV. There are two methods used to analyze the levels of stress and fatigue level of the driver, the time domain analysis and frequency domain analysis based on route/track. Route/track when research is conducted route/track  Bandung-Gambir, Bandung-Banjar, and Bandung-Cirebon. The results of data processing show that, Bandung-Cirebon path is the route that has the average value of HR and HRV highest drivers caused by obstruction of the route/track and from environmental factors. This indicates that driver fatigue and stress suffered heavy work. Keyword: Heart Rate, Heart Rate Variability, Time Domain Analysis, Frequency Domain Analysis.
USULAN SISTEM INFORMASI DAN ANALISIS PENJUALAN DI TOKO KABITA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK DATA MINING Rinaldi, Aditya; Rispianda, Rispianda; Amila, Khuria
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.929 KB)

Abstract

KABITA merupakan salah satu toko yang menjual makanan ringan di Bandung dengan omset yang tinggi. Saat ini karyawan melakukan pencatatan data barang serta transaksi penjualan ke konsumen secara manual tanpa menggunakan komputer. Untuk mendapatkan data pembelian, persediaan dan penjualan barang, karyawan harus mengumpulkan nota dan membuat rekapitulasi data pada buku transaksi terlebih dahulu. Pengumpulan nota tersebut membutuhkan waktu yang lama. Kondisi seperti itu menyebabkan terjadinya keterlambatan dalam menghimpun informasi. Sistem informasi toko KABITA dirancang berdasarkan prosedur-prosedur yang saling berhubungan dalam melakukan suatu kegiatan. Fungsi dari sistem informasi yang dirancang pada toko KABITA adalah untuk mempermudah proses pelaksanaan prosedur pembelian, persediaan dan penjualan. Sedangkan penggunaan data mining pada laporan penjualan toko KABITA berfungsi untuk menggali nilai tambah dari suatu kumpulan data yang tidak diketahui secara manual. Dari hasil perancangan ini didapatkan hasil rancangan sistem informasi yang terkomputerisasi dan laporan yang berbasis data mining sehingga waktu pengkoleksian, pencatatan dan pengolahan data menjadi lebih cepat. Kata kunci: sistem, sistem informasi, data mining   ABSTRACT KABITA is one store that sells snacks in Bandung with a high turnover. Currently employees perform data recording sales transactions of goods and the consumer to manually without using a computer. To obtain the data of purchase, inventory and sales of goods, employees must collect notes and a recapitulation of data on transactions book in advance. The memorandum collection takes a long time. Such conditions lead to delays in collecting the information. Kabita store information system designed according to procedures that are interconnected to perform an activity. The function of the system is designed to store information Kabita is to simplify the process of implementation of purchasing procedures, inventory and sales. While the use of data mining on Kabita store sales reports serve to explore the added value of an unknown data set manually. The result of this design showed a computerized information system design and report-based data mining that time collecting, recording and processing of data becomes faster. Keywords: systems, information systems, data mining