cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jupiter@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Mayjen Sungkono KM 5, Blater, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371.
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan
ISSN : 30476976     EISSN : 30476836     DOI : https://doi.org/10.20884/1.jupiter.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan (JUPITER) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan bidang ilmu Keteknikan dan Teknologi (IPTEKS). Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan (JUPITER) diterbitkan oleh Jurusan Informatika, Universitas Jenderal Soedirman, terdaftar di BRIN dengan P-ISSN : 3047-6976 dan E-ISSN : 3047-6836. Selain itu, JUPITER terdaftar di Crossref dengan prefix DOI : https://doi.org/10.20884/1.jupiter. Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan (JUPITER) mempublikasikan naskah yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan bidang ilmu Keteknikan dan Teknologi (IPTEKS), sebagai berikut : 1. Informatika / Teknik Komputer 2. Teknik Elektro 3. Teknik Industri 4. Teknik Mesin 5. Teknik Sipil 6. Teknik Geologi 7. Teknik Arsitektur 8. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Berbasis Penerapan IPTEKS
Articles 46 Documents
Sosialisasi Izin Usaha melalui Website Online Single Submission (OSS) Socialization of Business Licenses through the Online Single Submission (OSS) Website Rila Kusumaningsih; Rima Rinekasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 3 No 1 (2026): JUPITER April 2026
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.3.1.121

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait pentingnya legalitas usaha melalui penegakan hukum perizinan. Topik ini dipilih karena banyaknya pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang belum memahami prosedur perizinan, yang pada akhirnya menghambat perkembangan usaha mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan hukum kepada masyarakat, khususnya di Yayasan Bakorjas dengan pendekatan yang disederhanakan agar mudah dipahami oleh masyarakat setempat. Materi penyuluhan mencakup alur pengajuan izin usaha, dasar hukum perizinan, serta manfaat dan dampak dari kepatuhan terhadap regulasi. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perizinan usaha, serta dorongan untuk mematuhi aturan yang berlaku. Penyuluhan ini juga membantu mengurangi potensi pelanggaran hukum oleh pelaku usaha kecil. Pentingnya hasil ini terletak pada kontribusinya dalam menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif melalui legalitas usaha yang baik.
Pendampingan Partisipatif Literasi Keuangan Digital melalui Pencatatan Arus Kas dan Aktivasi QRIS bagi Pelaku UMKM Perempuan di Kota Palangka Raya Quratul Ain; Alya Wulandari; Ergi Trio Apriliawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 3 No 2 (2026): JUPITER Agustus 2026
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.3.2.125

Abstract

Rendahnya literasi keuangan digital masih menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam pengelolaan arus kas dan pemanfaatan sistem pembayaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM perempuan di Kota Palangka Raya dalam melakukan pencatatan keuangan digital serta memanfaatkan QRIS sebagai instrumen pembayaran non-tunai. Kegiatan dilaksanakan pada Maret–April 2026 melalui metode pendampingan partisipatif yang meliputi profiling peserta, pelatihan pencatatan arus kas menggunakan Google Sheet, pendampingan aktivasi QRIS, serta pengenalan aplikasi pencatatan keuangan berbasis WhatsApp (CatatWA). Sebanyak 46 pelaku UMKM mengikuti program ini dengan dominasi sektor kuliner sebesar 78%. Hasil profiling menunjukkan bahwa 85% peserta belum pernah melakukan pencatatan keuangan secara digital dan 41% belum memiliki QRIS. Setelah pendampingan, sebanyak 22 peserta berhasil menyusun laporan arus kas digital dan mendokumentasikan implementasi pembayaran digital sebagai luaran program. Dari 22 peserta yang memiliki bukti capaian tersebut, 13 peserta (59%) telah memiliki QRIS sebelum program, 3 peserta (14%) berhasil mengaktifkan QRIS selama pendampingan, sedangkan 6 peserta (27%) menggunakan metode transfer sebagai alternatif akibat keterbatasan jaringan internet. Penggunaan CatatWA terbukti lebih mudah diadopsi dibandingkan spreadsheet, terutama bagi peserta yang hanya menggunakan smartphone. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan partisipatif yang dilaksanakan secara bertahap dan berbasis kebutuhan peserta mampu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan arus kas digital serta memanfaatkan pembayaran digital dalam kegiatan usahanya. Keberhasilan peserta menyusun laporan arus kas digital dan mengimplementasikan QRIS menunjukkan peningkatan kompetensi literasi keuangan digital yang mendukung transformasi digital UMKM di Kalimantan Tengah.
Pengembangan Modul Komunikasi Digital Berbasis Micro:bit untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa SMP di Sekolah Hamidah Sampurna, Kabupaten Bandung Ledya Novamizanti; Iwan Iwut Tritoasmoro; Fardan Fardan; Najmi Aqilah Mamur Tanjung; Sebastian Danny Adviatmadja
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 3 No 2 (2026): JUPITER Agustus 2026
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.3.2.128

Abstract

Literasi digital merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran Informatika di tingkat sekolah menengah pertama. Namun, pembelajaran pemrograman di SMP masih menghadapi keterbatasan media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan konsep komunikasi digital secara kontekstual dan berbasis praktik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan modul pembelajaran komunikasi digital berbasis BBC Micro:bit menggunakan fitur komunikasi radio bagi siswa SMP Sekolah Hamidah Sampurna (SHS), Kabupaten Bandung. Kegiatan dilaksanakan pada Maret–Mei 2026 dengan melibatkan 36 siswa dan 3 guru. Metode pelaksanaan meliputi asesmen kebutuhan mitra, pengembangan modul dan aplikasi BitConnect, pelatihan berbasis Project-Based Learning dan hands-on learning, evaluasi, serta diseminasi hasil. Evaluasi dilakukan menggunakan Quizizz, penilaian proyek, angket peserta, dan validasi guru. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa persentase peserta yang memperoleh nilai ≥70 meningkat dari 19,4% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Selain itu, seluruh kelompok (100%) berhasil mengembangkan aplikasi komunikasi data sederhana menggunakan fitur komunikasi radio pada BBC Micro:bit, dan seluruh guru menyatakan bahwa modul layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung mata pelajaran Informatika. Sebanyak 100% peserta juga memberikan respons positif terhadap materi dan pelaksanaan kegiatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep komunikasi digital dan keterampilan pemrograman dasar, serta berpotensi dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran Informatika di sekolah. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.
Pendampingan Pemanfaatan SI-RISMA untuk Mendukung Verifikasi dan Monitoring Inovasi Daerah di Bapperida Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah Hasna Adibah Pratami; Adirio Yudhistira; Prasasti Pibri Noorinda; Titin Winarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 3 No 2 (2026): JUPITER Agustus 2026
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.3.2.131

Abstract

Pelaksanaan penilaian inovasi daerah memerlukan pemenuhan dokumen pendukung yang sesuai dengan 20 indikator inovasi daerah sebagai salah satu komponen dalam evaluasi penyelenggaraan pemerintahan yang inovatif. Dalam pelaksanaannya, Bapperida Kabupaten Sragen masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterlambatan penyampaian dokumen, ketidaksesuaian dokumen dengan indikator yang dipersyaratkan, serta perlunya koordinasi yang berkelanjutan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) pengusul inovasi. Untuk mendukung proses tersebut, Bapperida memanfaatkan Sistem Informasi Riset Inovasi Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Sragen (SI-RISMA) sebagai media pengelolaan data, dokumen, serta monitoring inovasi daerah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi pemanfaatan SI-RISMA dalam mendukung proses verifikasi dan monitoring 20 indikator inovasi daerah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan OPD inovasi, koordinasi dengan Bapperida, persiapan pendampingan, pendampingan penggunaan SI-RISMA, monitoring inovasi, verifikasi dokumen pendukung 20 indikator inovasi, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan membantu OPD memahami tata cara pengunggahan dokumen sesuai indikator dan memanfaatkan fitur-fitur SI-RISMA sesuai kebutuhan pengelolaan inovasi daerah. Kegiatan ini juga memudahkan Bapperida dalam memantau OPD memenuhi kelengkapan indikator inovasi, serta mengidentifikasi dokumen yang perlu diperbaiki. Melalui SI-RISMA, Bapperida mengelola 1.024 data inovasi daerah yang berasal dari 425 instansi/ lembaga/ OPD secara lebih tertata sehingga mendukung koordinasi, verifikasi, dan monitoring inovasi daerah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan SI-RISMA berhasil mendukung proses koordinasi, verifikasi, dan monitoring dokumen pendukung inovasi daerah menjadi lebih terstruktur, dan terdokumentasi
TRANSFORMASI DESA CISEENG KABUPATEN BOGOR JAWA BARAT MELALUI PENGUATAN BUMDES, LAYANAN DESA, DAN TEKNOLOGI INFORMASI Endang Purwaningsih; Chandra Yusuf; Muhamad Fathurahman; Ananda Nida Setialin; Dinda Adzkia; Farel Fathin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 3 No 2 (2026): JUPITER Agustus 2026
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.3.2.133

Abstract

Transformasi desa menjadi ekosistem cerdas memerlukan penguatan kelembagaan dan pemanfaatan teknologi informasi secara efektif untuk mendukung tata kelola serta pelayanan publik. Tantangan utama yang dihadapi Desa Ciseeng meliputi kapasitas kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang belum optimal sebagai penggerak ekonomi lokal, serta terbatasnya penggunaan teknologi informasi dalam mendukung layanan desa dan mempromosikan potensi daerah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BUMDes dan mendukung digitalisasi desa melalui pengembangan situs web company profile. Metode yang diterapkan mencakup observasi, analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, fasilitasi, dan evaluasi. Pengambilan data dilakukan menggunakan instrumen observasi, kuesioner pre-test dan post-test, wawancara terstruktur, serta lembar evaluasi kepuasan peserta untuk mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan efektivitas program. Dengan peserta mitra berjumlah 27 orang yang terdiri atas pengelola BUMDes dan perangkat desa, hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan sebesar 42,8% dalam pemahaman mengenai tata kelola kelembagaan, digitalisasi layanan desa, dan pengelolaan situs web company profile sebagai media informasi dan promosi desa, serta terbentuknya platform www.desaciseeng.id. sebagai sarana penyebaran informasi, promosi, dan pendukung layanan. yang dikembangkan memuat profil desa dan BUMDes, informasi layanan, serta potensi lokal yang dapat diakses oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan. Program ini berkontribusi pada penguatan kelembagaan dan transformasi digital sebagai komponen mendasar dalam membangun ekosistem cerdas desa yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Workshop Computational Thinking untuk Meningkatkan Pengetahuan Analisis Data Guru Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Imam Prayogo Pujiono; Muhammad Rikzam Kamal; Dicky Anggriawan Nugroho; Rohmad Abidin; Abdul Majid; Nurul Husnah Mustika Sari; Arditya Prayogi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 3 No 2 (2026): JUPITER Agustus 2026
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.3.2.139

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut guru memanfaatkan data pembelajaran secara sistematis, namun sebagian besar guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) SMP/MTs Kabupaten Pemalang belum mengenal computational thinking (CT) dan penerapannya dalam analisis data. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru mengenai CT serta penerapannya dalam analisis data pembelajaran. Workshop dilaksanakan pada 10 Agustus 2025 di SMP Negeri 2 Pemalang dan diikuti 80 guru TIK SMP/MTs dengan metode presentasi, praktikum menggunakan Microsoft Excel, dan diskusi. Evaluasi menggunakan kuesioner persepsi diri lima butir dengan pilihan jawaban “Bisa/Ya” dan “Tidak” yang diisi peserta sebelum dan sesudah kegiatan melalui aplikasi Kahoot, lalu dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan persentase jawaban “Bisa/Ya”. Rata-rata jawaban positif atau “Bisa/Ya” meningkat dari 55,75% sebelum kegiatan menjadi 82,50% sesudah kegiatan, dengan kenaikan terjadi pada seluruh butir. Hasil tersebut menunjukkan bahwa workshop bermanfaat bagi guru untuk mengolah data pembelajaran secara lebih sistematis melalui kerangka CT. Kegiatan lanjutan disarankan menggunakan instrumen tes kinerja dan pendampingan berkelanjutan agar dampak workshop terhadap praktik pembelajaran dapat ditelusuri lebih akurat.