cover
Contact Name
Muh Ali Bagas
Contact Email
ululalbab.jurnal104@gmail.com
Phone
+6287742228955
Journal Mail Official
muhammadalibaggaz@gmail.com
Editorial Address
Jln. TGH. Ibrahim Al-Khalidy Desa Kediri Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat Post Kode 83362
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
ISSN : 27743152     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.69943
Ulul Albab: Journal Dak`wah and Social Religiosity (E-ISSN : 2774-3152) (P-ISSN : 2355-1690) diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny. Terbit dua kali setahun setiap bulan Juli dan Desember. E-journal ini merupakan versi online dari edisi cetak Jurnal Kreatif yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (P3M) STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny. Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi memasukkan artikel ilmiahnya, baik berupa Hasil penelitian, artikel, book review jurnal penelitian yang merupakan produk ilmiah orisinal dan belum pernah dipulikasikan di media manapun. Naskah yang masuk akan dievaluasi oleh dewan redaksi dan mitra bestari. Redaktur dapat melakukan perubahan pada tulisan yang dimuat untuk keseragaman format, tanpa mengubah substansinya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 49 Documents
Konsep Tabayyun Dalam Al-Qur’an (Kajian Semantik Toshihiko Izutsu) Amiliatul Firdaus; Iskandar Zurkarnaen
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 2 (2025): Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/90cz5245

Abstract

Setiap kata dalam Al-Qur’an memiliki keistimewaan yang perlu digali maknanya, dipahami, dan diterapkan dalam kehidupan. Hal ini menjadi tantangan bagi para mufasir untuk menafsirkan ayat sesuai dinamika zaman dengan teks Al-Qur’an yang bersifat tetap. Kompleksitas persoalan umat melahirkan berbagai metode tafsir, salah satunya Semantik Al-Qur’an Toshihiko Izutsu. Penelitian ini bertujuan mengetahui konsep kata tabayyun dalam Al-Qur’an dengan metode library research, yaitu memanfaatkan sumber pustaka untuk memperoleh dan mengolah data. Analisis dilakukan menggunakan teori semantik Izutsu yang menghasilkan makna weltanschauung atau rekontruksi makna Al-Qur’an. Tahapannya meliputi penentuan kata fokus, pencarian makna dasar, makna relasional, dan makna kesejarahan hingga terbentuk makna keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan kata tabayyun dan derivasinya muncul 223 kali dalam 121 ayat dari 41 surat. Menurut Ath-Thabari, tabayyun berarti “memeriksa dengan teliti”; Al-Maragi, “mencari kejelasan”; dan Quraish Shihab, “meneliti berita penting”. Secara weltanschauung, tabayyun bermakna meneliti berita besar agar terhindar dari hoaks di era modern.
Evaluasi Dakwah Transformatif Berbasis Pelayanan Sosial: Studi pada Akun Instagram Masjid yang Menyediakan Layanan Makan dan Tempat Istirahat Gratis Muhammad Ikhwan Fiddaraini Hasipa
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2026): Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/ahkb8r02

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya peran media sosial dalam memperluas praktik dakwah dan pelayanan sosial masjid, terutama di tengah dinamika masyarakat urban yang membutuhkan ruang dukungan sosial yang mudah diakses. Urgensi penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk memahami bagaimana dakwah transformatif diwujudkan melalui layanan sosial berbasis digital, seperti yang dilakukan oleh akun Instagram @masjidpemuda.ind dan @masjidsejutapemuda. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi narasi dakwah transformatif dibangun dalam ruang digital, bagaimana pelayanan makan gratis dan tempat istirahat berdampak pada penerima, serta bagaimana relawan dan pengurus memaknai keterlibatan mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi konten Instagram, wawancara mendalam, dan analisis dokumen digital. Triangulasi data dilakukan untuk memperoleh gambaran komprehensif praktik dakwah berbasis pelayanan sosial. Hasil penelitian menunjukkan, kedua masjid memanfaatkan Instagram sebagai alat dokumentasi, transparansi, dan mobilisasi sosial. Layanan makanan dan tempat istirahat memberikan dampak material, emosional, dan spiritual bagi penerima, sementara relawan mengalami penguatan identitas religius. Penggunaan media kaya menciptakan komunitas digital yang interaktif dan partisipatif. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi pelayanan sosial dan media digital memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan dan solidaritas sosial. Studi ini berkontribusi pada pengembangan model dakwah digital berbasis aksi. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas objek kajian, menerapkan metode campuran, dan mengeksplorasi platform digital lain.
Strategi Self-Regulation Berbasis Cognitive Behavioral Therapy dalam Mengurangi Prokrastinasi pada Mahasiswa Sulhan Hady; Nurjannah
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2026): Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/45xywp95

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan permasalahan umum yang sering dialami mahasiswa dan berdampak negatif terhadap prestasi belajar, kualitas akademik, serta kesejahteraan psikologis. Perilaku ini muncul akibat lemahnya kemampuan self-regulation, yang ditandai dengan kesulitan dalam perencanaan, pengendalian diri, serta evaluasi aktivitas akademik. Faktor kognitif seperti pikiran irasional, takut gagal, perfeksionisme, dan rendahnya efikasi diri turut memperkuat kecenderungan menunda tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi self-regulation berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam mengurangi prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan prokrastinasi akademik, self-regulation, dan CBT. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan CBT efektif dalam membantu mahasiswa mengidentifikasi dan merekonstruksi pola pikir maladaptif yang memicu prokrastinasi, serta meningkatkan kemampuan regulasi diri melalui teknik self-management. Strategi self-regulation berbasis CBT meliputi self-monitoring, restrukturisasi kognitif, penetapan tujuan, perencanaan tugas bertahap, penguatan diri (self-reinforcement), dan behavioral activation. Integrasi strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan kontrol diri, efikasi diri, serta konsistensi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik. Dengan demikian, strategi self-regulation berbasis Cognitive Behavioral Therapy direkomendasikan sebagai pendekatan konseling yang efektif dan aplikatif dalam mengurangi prokrastinasi akademik serta mendukung kemandirian belajar mahasiswa secara berkelanjutan.
Akulturasi Islam dan Tradisi Masyarakat Lombok Sirajudin; Lina Ulfa Fitriani
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2026): Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/89wm0b66

Abstract

Akulturasi
Moderasi Dakwah Dalam Pendidikan Dasar IslamSebagai Penguatan Karakter Sosial Anak Ahmad Noviansah
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2026): Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/y05mjx52

Abstract

Pendidikan dasar Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sosial anak pada masa perkembangannya yang kritis. Artikel ini mengkaji konsep moderasi dakwah (wasathiyah) dalam konteks pendidikan dasar Islam sebagai instrumen penguatan karakter sosial anak. Melalui metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menganalisis literatur primer dan sekunder terkait prinsip-prinsip moderasi dakwah, teori perkembangan karakter sosial anak usia dasar, serta implementasinya dalam kurikulum pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi dakwah yang mencakup keseimbangan antara aspek spiritual dan sosial, toleransi, empati, dan kerja sama berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter sosial anak yang inklusif, toleran, dan berakhlak mulia. Implementasi moderasi dakwah melalui integrasi nilai-nilai wasathiyah dalam pembelajaran, pembiasaan budaya sekolah, dan pelibatan keluarga terbukti efektif dalam mengembangkan kompetensi sosial-emosional anak. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pembelajaran berbasis moderasi dakwah yang terintegrasi secara sistematis dalam kurikulum pendidikan dasar Islam.
Gambaran Kecerdasan Moral pada Remaja yang Bermain Game Online di Desa Tinggiran II Luar Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala Muhammad Bahriannor; Miftahul Aula Sa'adah; Rifqa Amalia Azziyati
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2026): Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/jdgv1149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecerdasan moral pada remaja yang bermain game online di Desa Tinggiran II Luar Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat perkembangan moral tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan. Subjek penelitian adalah tiga orang remaja berusia 12–18 tahun yang aktif bermain game online (Mobile Legends, Free Fire, dan PUBG Mobile). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh aspek kecerdasan moral menurut Borba, yaitu empati, hati nurani, kontrol diri, rasa hormat, kebaikan hati, toleransi, dan keadilan, terefleksikan dalam perilaku remaja saat bermain game online. Remaja tidak sekadar berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjaga kerja sama tim, bersikap adil, dan memperlakukan sesama pemain dengan baik. Faktor pendukung meliputi nilai-nilai positif dalam game, peran keluarga, pengaruh sekolah, teman sebaya, dan fitur moderasi dalam platform game. Faktor penghambat mencakup komunitas toxic, kecanduan, kesulitan mengelola emosi, dan minimnya edukasi moral digital. Pendampingan dari keluarga, sekolah, dan komunitas terbukti esensial untuk memaksimalkan potensi game online sebagai media pembentukan karakter moral remaja.
Dampak Sosial dan Ekonomi Pengelolaan Wisata Religi terhadap Masyarakat Lokal di Makam Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi, Palang Tuban Lailatun Ni'mah; Siti Kris Fitriana Wahyu Lestari
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2026): Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/gx3jb712

Abstract

Studi ini berfondasi pada kemajuan wisata religi sebagai kegiatan keagamaan yang tidak hanya mengandung aspek spiritual, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi bagi komunitas di sekitarnya. Namun, beberapa penelitian sebelumnya lebih fokus pada aspek sejarah dan nilai keagamaan dari makam tokoh Islam, sementara studi tentang pengaruh pengelolaan wisata religi terhadap kehidupan masyarakat setempat masih jarang. Sebagai akibatnya, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek sosial dan ekonomi dari pengelolaan pariwisata religius di area makam Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi di Palang, Tuban. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yang mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis melalui langkah-langkah pengurangan data, penyampaian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata religius memberikan efek sosial, termasuk meningkatnya interaksi antara masyarakat dan peziarah, perubahan dalam pola kehidupan sosial, serta peningkatan kesadaran beragama di kalangan masyarakat. Dari perspektif ekonomi, wisata religi menciptakan peluang bisnis bagi masyarakat setempat, termasuk perdagangan, layanan parkir, dan penyediaan keperluan peziarah, sehingga dapat meningkatkan pendapatan penduduk. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya kompetisi bisnis dan ketergantungan ekonomi terhadap kegiatan pariwisata. Penelitian ini menyarankan perlunya pengelolaan wisata religi yang lebih berkelanjutan dan seimbang agar keuntungan yang didapat masyarakat dapat tetap terjaga
Peran Bahasa Indonesia sebagai Media Dakwah Islam di Sosial Media Riyan Terna Kuswanto
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2026): Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/51a1fr43

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya Instagram, telah membuka ruang baru bagi penyebaran pesan dakwah Islam di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran bahasa Indonesia sebagai media penyampaian dakwah Islam di Instagram serta mengidentifikasi bentuk-bentuk penggunaan bahasa Indonesia dalam konten dakwah digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi konten Instagram akun dakwah, wawancara dengan dua pengikut akun dakwah, dan dokumentasi pada Juni 2026. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berfungsi ganda sebagai media komunikasi dan media dakwah. Konten dakwah di platform ini mencakup tiga bentuk: dakwah bil lisan (ceramah audio-visual), bil qalam (caption dan teks), dan bil hal (keteladanan perilaku). Bahasa Indonesia yang digunakan bervariasi dari ragam formal, semiformal, hingga bahasa gaul yang dekat dengan generasi milenial dan Gen Z. Pesan dakwah mencakup aspek akidah, syariah, dan akhlak yang disampaikan secara adaptif sesuai karakteristik platform. Faktor pendukung meliputi besarnya pengguna Instagram, kemudahan akses, dan daya tarik konten visual, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan durasi video dan ketimpangan akses internet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa Indonesia berperan strategis dalam menjangkau audiens muda secara inklusif dan efektif. Daʿi digital perlu mengadopsi strategi komunikasi yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap dinamika media sosial.
Dakwah Moderat Gus Yusuf Wijaya Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Pada Jama’ah Kebun Krecek Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaqi Zaid Zidan; Lailatul Mukarromah
Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2026): Ulul Albab: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/fd8kbf87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah moderat Gus Yusuf Wijaya dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama serta dampaknya terhadap Jama'ah Kebun Krecek Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai proses dakwah yang berlangsung dalam konteks sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat setempat. Lokasi penelitian berada di Kebun Krecek Kabupaten Pasuruan dengan subjek penelitian Gus Yusuf Wijaya dan anggota jamaah yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah moderat Gus Yusuf Wijaya dilakukan melalui pendekatan spiritual, kultural, dan sosial. Pendekatan spiritual diwujudkan melalui kegiatan Thariqah Naqsyabandiyah, pembacaan Sholawat Nariyah, zikir, dan pengajian rutin, sedangkan pendekatan kultural dilakukan melalui pelestarian tradisi keagamaan seperti Maulid Nabi dan peringatan 1 Muharram. Adapun pendekatan sosial diwujudkan melalui kegiatan santunan anak yatim, kerja bakti, dan aktivitas sosial lainnya. Strategi tersebut berdampak pada meningkatnya kesadaran keagamaan, kepedulian sosial, serta terinternalisasinya nilai-nilai moderasi beragama seperti tawasuth, tasamuh, tawazun, dan i'tidal dalam kehidupan jamaah sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berlandaskan prinsip Islam rahmatan lil 'alamin.