cover
Contact Name
Ferdi Riansyah
Contact Email
phjjurnal@gmail.com
Phone
+6282273305152
Journal Mail Official
journalkesling@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh, Provinsi Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Public Health Journal
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : -     EISSN : 30483581     DOI : doi.org/10.62710
Core Subject : Health,
Public Health Journal (PHJ), merupakan jurnal ilmiah hasil kegiatan penelitian yang dialkukan dosen, mahasiswa dan masyarakat yang diterbitkan oleh CV Teewan Solutions. Jurnal ini membahas beberapa permasalahan umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan ke masyarakat. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang dilakukan dosen yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan dengan adanya kontri busi Jurnal ini bisa menjadi suatu acuan para peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitian nya untuk memajukan Indonesia di bidang penelitian.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "vol. 3 no. 4 (2026): in progress" : 15 Documents clear
Identifikasi Konsep Diri Remaja Generasi Z di Era Digital Meutia Chaizuran; Eri Riana Pertiwi
Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2026): In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8xrq6y20

Abstract

Konsep diri merupakan gambaran dan penilaian individu terhadap dirinya sendiri yang mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan akademik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi konsep diri remaja Generasi Z di era digital menggunakan Tennessee Self Concept Scale (TSCS) berdasarkan lima aspek, yaitu citra tubuh, identitas diri, harga diri, ideal diri, dan peran diri. Penelitian menggunakan desain deskriptif survei pada 104 remaja usia 13–18 tahun yang bersekolah di Sekolah Menengah di Kota Lhokseumawe. Data dikumpulkan melalui Google Form dan dianalisis secara univariat. Hasil menunjukkan 73 responden (70%) memiliki konsep diri positif dan 31 responden (30%) memiliki konsep diri negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa remaja mampu memandang, menerima, menghargai, dan menempatkan dirinya secara positif. Disarankan agar remaja meningkatkan penerimaan diri dan literasi digital, sedangkan keluarga dan sekolah memberikan dukungan, komunikasi terbuka, dan pendampingan dalam penggunaan media sosial untuk memperkuat konsep diri yang positif dan realistis. 
Comparison Of The 2D:4D Ratio Between Male And Female Students At Methodist Antiochia Pancurbatu Junior High School Angel Grace Kesya br Sinaga; Tri Lidya Anggraini; Yohani Theresia
Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2026): In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9kqsdn56

Abstract

The 2D:4D ratio (index to ring finger length) is a non-invasive biomarker of prenatal sex hormone exposure, consistently reported to be lower in males than in females. However, data on this ratio among Indonesian adolescents remain limited. This study analyzed the correlation between the 2D:4D ratio and sex among junior high school students at SMP Methodist Antiokhia Pancurbatu. An observational analytic cross-sectional study used total sampling of 394 respondents (198 males, 196 females). Finger lengths were measured with a millimeter ruler, and the ratio was calculated by dividing 2D length by 4D length. Data were tested for normality with the Kolmogorov-Smirnov test and compared between sexes using the Mann-Whitney U test. Mean index and ring finger lengths were 6.56 ± 0.55 cm and 6.46 ± 0.63 cm, with an overall mean 2D:4D ratio of 1.02 ± 0.10. Absolute finger lengths differed significantly between sexes for both the index finger (U = 12539.00; Z = −6.119; p < 0.001) and ring finger (U = 12978.00; Z = −5.714; p < 0.001), with males having longer fingers. However, the 2D:4D ratio did not differ significantly between males (1.018 ± 0.096) and females (1.025 ± 0.099) (U = 18560.00; Z = −0.749; p = 0.454). These findings suggest that absolute finger dimensions reflect clear postnatal sexual dimorphism, whereas the 2D:4D ratio shows only a very small, statistically undetectable difference in this population, likely influenced by measurement precision and sample characteristics.
Analisis Implementasi Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) di Puskesmas Purwodiningratan Surakarta Aulia Siti Nur Rahmah; Frieda Ani Noor; Oliva Virvizat Prasastin; Nella Tri Surya; Anggi Putri Aria Gita
Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2026): In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/5ytq2z85

Abstract

Transformasi digital kesehatan mendorong fasilitas pelayanan kesehatan di tingkat primer menggunakan sistem informasi untuk mendukung pencatatan, pelaporan, pemantauan, dan pengambilan keputusan. Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) digunakan dalam pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan skrining penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ASIK di Puskesmas Purwodiningratan Surakarta berdasarkan Teori HOT-Fit (Human, Organization, dan Technology Fit). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan pengamatan terhadap enam informan yang terlibat dalam penggunaan ASIK, dengan triangulasi sumber. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa aspek manusia telah mendukung implementasi karena petugas memiliki pengetahuan yang cukup, menerima penggunaan ASIK, dan merasakan manfaatnya bagi pencatatan serta pelaporan. Aspek organisasi didukung arahan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan, evaluasi capaian secara berkala, serta koordinasi yang berjalan baik. Aspek teknologi dinilai mudah digunakan, informasinya relatif lengkap, relevan, tepat waktu, dan memiliki pengamanan melalui akun pengguna. Meskipun implementasi ASIK memberikan efisiensi pencatatan, keberlanjutannya membutuhkan penguatan regulasi internal puskesmas, peningkatan stabilitas jaringan, serta pelatihan berjenjang secara terstruktur.
Pengabdian Masyarakat Melalui Kuliah kerja Nyata Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Sampali Menuju Desa Sehat dan Ramah Anak Melalui Program Kebersihan, Literasi, dan Keagamaan Hadijah Nst; Adek Sundari; Fadiyah Gita Puspita; Zaira Nur Ayu; Rafqie Adelani Situmeang; Latifah Annisa
Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2026): In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/16j9ks36

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberdayaan masyarakat Desa Sampali melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) STKIP PAB menuju terwujudnya Desa Sehat dan Ramah Anak. Permasalahan utama di wilayah penyangga perkotaan ini meliputi pengelolaan sampah yang buruk, penurunan capaian literasi dasar anak, minimnya aktivitas fisik warga, serta potensi perundungan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis partisipatif (participatory approach) yang melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, guru, orang tua, dan anak-anak. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta Focus Group Discussion (FGD). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan lima program unggulan. Maghrib Mengaji, Bimbingan Belajar Gratis, Senam Pagi Bersama, Pengadaan Tempat Sampah Pilah, dan Sosialisasi Anti-Bullying memberikan dampak positif yang signifikan. Program Maghrib Mengaji berhasil meningkatkan kedisiplinan ibadah dan karakter religius anak; Bimbingan Belajar Gratis menguatkan literasi dasar (calistung) dan motivasi belajar; Senam Pagi Bersama meningkatkan kebugaran jasmani serta kohesi sosial; Pengadaan Tempat Sampah Pilah mendorong kesadaran ekologis dan mereduksi pembakaran sampah; serta Sosialisasi Anti-Bullying menciptakan iklim sekolah yang aman dan inklusif. Keterpaduan intervensi ekologis, kognitif, dan psikososial ini terbukti efektif menuju Desa Sampali yang sehat, sejahtera, dan ramah anak. 
Asuhan Keperawatan pada Ny. Z. A.  G2P2 dengan Pemberian Terapi  Finger Hold Relaxation untuk Menurunkan Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea Dengan Indikasi Gawat Janin di Ruangan di Bawah RSUP. Prof Dr. R. D Kandou Manado Nurdayanti Safi; Silvia Dewi Maya Sari Riu
Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2026): In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3jgbs257

Abstract

Nyeri akut merupakan salah satu masalah yang sering dialami pasien setelah tindakan sectio caesarea akibat trauma jaringan pada area pembedahan. Nyeri yang tidak tertangani dengan baik dapat menghambat mobilisasi, mengganggu istirahat, dan menurunkan kenyamanan pasien. Penerapan ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan teknik finger hold relaxation dalam membantu menurunkan intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea atas indikasi gawat janin. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan Evidence-Based Nursing melalui tahapan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam penerapan ini adalah satu pasien post sectio caesarea di Ruang Rawat Inap Irina D Bawah RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Teknik finger hold relaxation diberikan selama 2 hari dengan frekuensi 2 kali sehari selama 15–20 menit setiap sesi, disertai manajemen nyeri sesuai program terapi. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sebelum intervensi pasien mengalami nyeri dengan skala 6, disertai ekspresi meringis dan sikap protektif. Setelah penerapan selama 2 hari, intensitas nyeri menurun menjadi skala 3. Pasien tampak lebih rileks, ekspresi meringis berkurang, sikap protektif menurun, dan kemampuan mobilisasi meningkat. Penerapan teknik finger hold relaxation menunjukkan hasil positif dalam membantu menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien post sectio caesarea. Teknik ini dapat digunakan sebagai salah satu terapi nonfarmakologis pendamping dalam manajemen nyeri.
Perancangan Sistem Penyimpanan Data Pasien Elektronik Menggunakan Microsoft Access Di Klinik Asri Terapi Center Palembang Anna Febyanti; Tresna Fatmawati; Riana Dewi; Ferry Adhinata
Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2026): In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9mgb8p77

Abstract

Klinik Asri Terapi Center Palembang merupakan klinik tumbuh kembang anak yang hingga saat ini masih mengelola dan menyimpan data pasien secara manual, dengan volume kunjungan lebih dari 200 kali per bulan, sehingga pencarian data satu pasien membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit dan berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan serta duplikasi data. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi pengelolaan data pasien yang berjalan, merancang, menghasilkan, dan menguji sistem penyimpanan data pasien elektronik berbasis Microsoft Access di klinik tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah rekayasa sistem dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan model pengembangan Waterfall. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif tanpa pengujian statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang terdiri atas Flowchart, Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram, serta 6 tabel basis data yang saling berelasi, dan diimplementasikan dalam 10 form utama, meliputi Login, Menu Utama, Data Pasien, Rekam Medis, Terapis, Terapi, Kunjungan, User, Laporan, dan Grafik. Hasil pengujian Black Box Testing menunjukkan seluruh 12 indikator keberhasilan dinyatakan valid dengan tingkat keberhasilan 100%. Dapat disimpulkan bahwa sistem yang dikembangkan telah berhasil dirancang dan berfungsi sesuai kebutuhan, sehingga layak diterapkan untuk mendukung efektivitas dan efisiensi pengelolaan data pasien di Klinik Asri Terapi Center Palembang.
Hubungan Waktu Respon Dengan Ketepatan Perawat Dalam Penilaian Triage di Instalasi Gawat Darurat Puskesmas Wilayah Aceh Besar Rina Rina; Setia Budi; Husna Maulida; Linur Steffi Harkensia; Kausar Kausar
Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2026): In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/xm06gm60

Abstract

Emergency care is a crucial component of the healthcare system, demanding speed and precision in patient management. A nurse's rapid response time is a key factor in ensuring accurate triage assessment, thereby allowing patients to receive care appropriate to the severity of their condition. This study aimed to determine the relationship between nurses' response times and the accuracy of their triage assessments in the Emergency Departments (ED) of Community Health Centers (Puskesmas) in the Aceh Besar region. A descriptive-analytic design with a cross-sectional approach was employed. The study population consisted of all nurses working in the EDs of seven Community Health Centers in Aceh Besar; a total of 33 respondents were selected using the total sampling technique. Data collection instruments included observation sheets for response time and triage assessment accuracy. Data analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed that the majority of nurses (19 individuals or 57.6%) demonstrated a rapid response time (<5 minutes), and the majority (21 individuals or 63.6%) demonstrated accurate triage assessment. The Chi-Square test yielded a p-value of 0.033 (p < 0.05), indicating a significant relationship between response time and triage assessment accuracy. In conclusion, the faster a nurse's response time in handling emergency patients, the higher the accuracy of their triage assessment. Response time is a critical factor in improving the quality of emergency care services at Community Health Centers.
Profil Pasien Katarak Berdasarkan Usia, Jenis Kelamin Dan Penyakit Penyerta Diabetes Melitus Di Rs Islam Muhammadiyah Sumberrejo Andikha Ardiansah; Herni Suprapti; Nugroho Eko Wirawan Budianto
Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2026): In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ffyhcr82

Abstract

Background: Cataract is an opacity of the eye lens and remains the leading cause of blindness worldwide, including Indonesia. The incidence of cataracts is influenced by various degenerative and systemic risk factors such as age, sex, and diabetes mellitus (DM) comorbidity. Objectives: To determine the profile of cataract patients based on age, sex, and diabetes mellitus comorbidity at RS Islam Muhammadiyah Sumberrejo in 2024. Methods: This study employed a descriptive observational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 175 cataract patients at RS Islam Muhammadiyah Sumberrejo in 2024, selected via purposive sampling. Data analysis was performed using descriptive univariate analysis with statistical software. Results: The distribution of cataract patients was dominated by females with 94 patients (53.7%) compared to males with 81 patients (46.3%). Based on age groups, the highest incidence was found in the 51–60 years old range (39.4%), followed by the 61–70 years old group (33.1%). Regarding comorbidities, the majority of patients did not have diabetes mellitus, totaling 143 patients (81.7%), while 32 patients (18.3%) presented with diabetes mellitus comorbidity. Conclusions: The characteristics of cataract patients at RS Islam Muhammadiyah Sumberrejo in 2024 are predominantly female, clustered within the 51–60 age group, and mostly without diabetes mellitus comorbidity.
Penerapan Edukasi Kesehatan Digital Melalui Media Whatsapp Pada Orangtua Anak Dengan Gastroenteritis Akut (GEA) Di Ruangan E Bawah RSUP Prof. Dr. R. D Kandou Manado Norman Alfiat Talibo; Venesa Abigael Lewier
Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2026): In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/f6kfg341

Abstract

  Gastroenteritis Akut (GEA) pada anak dapat menyebabkan kehilangan cairan yang berisiko menimbulkan dehidrasi serta memengaruhi pemenuhan kebutuhan nutrisi. Selain kondisi fisiologis anak, pengetahuan orang tua mengenai perawatan GEA juga berperan penting dalam mencegah perburukan kondisi. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan untuk menerapkan edukasi kesehatan digital melalui media WhatsApp dalam meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai perawatan anak dengan GEA. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada satu anak dengan GEA yang dirawat di Ruangan E Bawah RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Edukasi kesehatan diberikan kepada orang tua selama tiga hari, yaitu 13–15 Agustus 2026, melalui WhatsApp dengan materi mengenai GEA, tanda dehidrasi, pemenuhan kebutuhan cairan dan nutrisi, pemberian cairan rehidrasi oral, perilaku hidup bersih dan sehat, serta tanda bahaya. Evaluasi dilakukan dengan menilai kemampuan orang tua memahami dan menjelaskan kembali materi yang diberikan. Hasil penerapan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua, terutama dalam mengenali tanda dehidrasi dan tanda bahaya, memahami pemenuhan cairan dan nutrisi, serta mengetahui tindakan yang perlu dilakukan ketika kondisi anak memburuk. Penerapan edukasi kesehatan digital melalui WhatsApp dapat menjadi salah satu alternatif intervensi keperawatan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam perawatan anak dengan GEA, meskipun penerapannya terbatas pada satu kasus dan durasi edukasi yang relatif singkat sehingga hasil belum dapat digeneralisasikan.  
Antibacterial Activity Test of Sunkist Orange (Citrus sinensis) Peel Ethanol Extract against Escherichia coli, Staphylococcus aureus, and Pseudomonas aeruginosa Using the Disc Diffusion Method Karini Fau; Fhanny Azzahra Sc Darnil Putri; Gisela Dea Calista; Fakhira Radhwa Putri Tarigan; Edlin Edlin
Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2026): In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/4dphvt17

Abstract

Infections caused by Escherichia coli, Staphylococcus aureus, and Pseudomonas aeruginosa remain a major public health burden, and the growing prevalence of antibiotic resistance has driven the search for natural antibacterial alternatives. Sunkist orange (Citrus sinensis) peel, an abundant agro-industrial waste, contains bioactive compounds such as flavonoids, limonene, tannins, and essential oils with reported antibacterial potential. This study aimed to evaluate the antibacterial activity of ethanol extract of Sunkist orange peel against the three bacteria using the disc diffusion method. A true experimental laboratory design with a completely randomized post-test only control group design was applied. The extract was obtained through maceration with 96% ethanol and tested at concentrations of 25%, 50%, 75%, and 100%, with Ciprofloxacin as positive control and distilled water as negative control, each in triplicate. Inhibition zone diameters were analyzed descriptively and inferentially using Shapiro-Wilk, Levene's Test, Kruskal-Wallis, and Mann-Whitney U post hoc tests. Results showed that the extract produced inhibition zones at all concentrations, increasing in a dose-dependent manner. The highest mean inhibition was observed against E. coli (17.28 mm at 100%), followed by P. aeruginosa (10.73 mm) and S. aureus (9.92 mm). Kruskal-Wallis tests revealed significant differences among concentration groups for all three bacteria (p < 0.05), confirming a genuine concentration-dependent effect, although all extract concentrations remained significantly weaker than the positive control. These findings support the potential of Sunkist orange peel as a natural antibacterial agent, though further purification and phytochemical quantification are recommended.

Page 1 of 2 | Total Record : 15