cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Traksi : Majalah Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 16933451     EISSN : 25799738     DOI : -
TRAKSI (eISSN 2579-9738 / ISSN 1693-3451) adalah Majalah Ilmiah Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan cakupan bidang material teknik, konversi energi dan manjfaktur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS INDUSTRI JENANG DAN KRASIKAN MELALUI PENERAPAN MESIN PENGADUK OTOMATIS TERMODIFIKASI DI KARANGLUH KECAMATAN SALAM MAGELANG Murni -; Fahmi Arifan; Zainal Abidin
TRAKSI Vol 15, No 2 (2015): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.112 KB) | DOI: 10.26714/traksi.15.2.2015.%p

Abstract

enang dan krasikan merupakan makanan tradisional khas dari daerah Kabupaten Magelang yang memiliki resep warisan turun temurun namunmendunia. Sebagian kecil industry jenang sudah mapan dalam arti dapat dipasarkan secara internasional, karena sang pemilik sangat inovatif dalam produksi dan pemasarannya. Namun, sebagian besar industri kecil termasuk sentra industri jenang dan krasikandi desa Karangluh, Salam,Magelang masih belum mapan karena memiliki keterbatasan kemampuan berinovasi dan mengembangkan wawasan sehingga tidak ada peningkatan kualitas maupun kuantitas. Salah satu faktor utama permasalahan tersebut adalah alat pengaduk yang digunakan masih sederhana menyebabkan terjadinya penggumpalan bahan jenang dan krasikan. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan membuat rancang bangun dan pabrikasi mesin pengaduk otomatis termodifikasi. Alat pengaduk otomatis terdiri dari dua bagian, yaitu bagian pengadukan yang berupa bak atau tangki pengadukan dan bagian Impeller berupa motor listrik, pulley dan pemutar yang dilengkapi dengan rangka besi untuk menjaga keseimbangan dalam pengadukan. Alat pengaduk termodifikasi telah dibuat didasarkan pada teori pengadukan bahan, dan karakterist ik bahan yang akan diaduk untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk jenang dan krasikan di Desa Karangluh, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.Kata Kunci: Jenang, Krasikan, Mesin Pengaduk Otomatis
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MUSICOOL PADA MESTN AC (studi Kasus: AC merk Tosiba dan Panasonik di Universitas Negeri Semarang) Samsudi Raharjo
TRAKSI Vol 11, No 1 (2011): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.161 KB) | DOI: 10.26714/traksi.11.1.2011.%p

Abstract

MUSIcool rnerupakan refigerant produk PT PERTAMINA (PERSERO) sebagaimedia pendingin ruangan yang ramah lingkungan dan hemat energy. MUSIcool dengan bahan dasar Hidrocarbon merupakan hasil kilang Migas yang diformulasikan sebagai pengganti Refrigerant R- 12,R-22 dan R-l34a mengingat Freon adalah jenis refrigerant yang dapat merusak lapisan ozon. Menipisnya lapisan ozon dalam atmosfer bagian atas diperkirakan sebagai penyebab meningkatnya penyakit kangker kulit dan katarak pada manusia. Generasi mendatang dalam ancaman bahay4 oleh sebab itu perlu dilakukan langkah-langkah menghentikan progresivitas global warming melalui perbaikan lingkungan secara global dan berkesinambungan dar, membeli produk-produk yang ramah lingkungan (Permendag. No.24/Iv1-DAG/PER/6/2006 ). Hasil Pengujian pada beban AC yang sama dalam penelitian ini mengunakan dua merk AC split beban 1,5 PK dan setiap merk disediakan 5 buah AC menuryukkan bahwa kerapatan MUSIcool lebih kecil disbanding dengan CFC, dan kerjakompresor lebih ringan 25 oh, rasio tekanan kondensasi terhadap evaporasi lebih kecil 0,5 -l L nilai viscositas lebih kecil kemudian efek refrigerasi , coeficient of Performance ( COP ) dan konduktifitas bahan lebih besar.Kata Kunci: Refrigeran MUSIcool, Ramah Lingkungan dan Ilemat Energi.
PENGAMATAN TERJADINYA KERAK CuCO3 PADA KETEL UAP Adi Novianto
TRAKSI Vol 18, No 1 (2018): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.296 KB) | DOI: 10.26714/traksi.18.1.2018.52-60

Abstract

Kerak tembaga karbonat (CuCO3) yang mengendap pada dinding pipa diselidiki dalam penelitian ini. Kerak tembaga karbonat adalah kerak yang sering terbentuk pada pipa boiler. Dalam eksperimental, larutan pembentuk kerak disiapkan dengan mencampurkan larutan equimolar CuCl2 dan Na2CO3. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil penelitian tentang pembentukan kerak CuCO3 pada pipa boiler kerak CuCO3 dan pada pipa simulasi dengan suhu 300-4000C. Kerak yang terbentuk kemudian dievaluasi menggunakan analisis karakteristik kerak dan SEM/EDX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerak memiliki pelat seperti morfologi dan kerak fase kristal yang ditemukan sebagian besar malasite. Berdasarkan hasil ini, kerak CuCO3 di Boiler memiliki kondisi panas yang sangat tinggi dan waktu panas yang lama membuat kerak CuCO3 berwarna hitam. Warna dan tekstur kerak CuCO3 pada pipa menunjukkan warna yang lebih cerah. Kerak yang terbentuk kemudian dievaluasi menggunakan analisis SEM / EDX. Perbandingan analisis antara hasil analisis kerak CuCO3 pada pipa boiler dan pipa simulator menunjukkan hasil yang berbeda. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa kristal yang dilakukan melalui eksperimen diambil dari boiler dan pipa. Perbedaan morfologi dan komposisi antara sampel kedua adalah karena boiler lebih panas daripada di pipa sehingga morfologi kristal CuCO3 dalam boiler lebih rapat dibandingkan di pipa.
PENGARUH PROSES PENDINGINAN PASKA PERLAKUAN PANAS TERHADAP UJI KEKERASAN ( VICKERS ) DAN UJI TARIK PADA BAJA TAHAN KARAT 304 PRODUKSI PENGECORAN LOGAM DI KLATEN - Rubijanto
TRAKSI Vol 4, No 1 (2006): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.961 KB) | DOI: 10.26714/traksi.4.1.2006.%p

Abstract

Banyak dipakainya baja tahan karat pada industri dan perabot rumah tangga mengakibatkan bahan tersebut harus mengalami penyesuaian pada sifat mekanis yang diinginkan oleh pemakainya,salah satu langkah yang dapat diambil adalah dengan melakukan proses perlakuan panas,proses ini akan sangat bergantung pada sifat mekanis bahan,suhu pemanasan, waktu tahan dan  proses pendinginan.Kombinasi dari hal tersebut akan mengakibatkan perbedaan pada kekuatan tarik,kekerasan dan struktur mikro.   Kata kunci : Perlakuan panas,proses pendinginan.
PENGARUH KETEBALAN GASKET BLOK SILINDER TERHADAP PERFORMANCE MESIN SUZUKI GP 100 - Subkhan; Samsudi Raharjo; Joko Suwiknyo
TRAKSI Vol 12, No 1 (2012): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1320.544 KB) | DOI: 10.26714/traksi.12.1.2012.%p

Abstract

Motor bakar merupakan salah satu jenis mesin penggerak yang banyakdipakai dengan memanfaatkan energi kalor dari proses pembakaran menjadi energi mekanik. Motor yang umum seperti mesin 4 tak dan 2 tak (4 strokes dan  2 strokes engine) juga mesin diesel memerlukan tekanan kompresi yang cukup di ruang bakar untuk dapat bekerja sempurna, membakar bahan bakar (bensin/solar) dan udara untuk dijadikan tenaga. Tekanan yang rendah membuat campuran bahan bakar dan udara tidak dapat terbakar atau sering disebut misfire, sehingga mesin kehilangan tenaga. Umumnya mesin tidak dapat bekerja baik jika tekanan kompresi berada di bawah 100 PSI / 7 BAR / 7.2 kg/cm2. Hasil penelitian pemasangan gasket standar dengan ketebalan 0,05 cm dan pemasangan gasket dengan ketebalan 0,08cm; 0,16cm; 0,24cm; 0,32cm; 0,40cm; 0,48cm; 0,56cm sangat berpengaruh terhadap kerja mesin terbukti semakin besar volume ruang bakar perbandingan kompresinyasemakin kecil dan terjadi kenaikan pemasukan campuran bahan bakar dan udara ke dalam ruang bakar, tetapi daya yang dihasilkan kecil. Hal ini menjadikan mesin semakin tidak efisien. Seperti yang kita tau konsepefisiensi menjelaskan bahwa perbandingan antar energi berguna denganenergi yang masuk secara alamiah tidak pernah mencapai 100%. Kata kunci: Ketebalan gasket, Kompresi, Efisiensi.
UNJUK KEMAMPUAN KATALIS TEMBAGA BERLAPIS MANGAN MODEL 3 DALAM MENGURANGI EMISI GAS CARBON MONOKSIDA MOTOR BENSIN RM. Bagus Irawan; Purwanto -; Hadiyanto -
TRAKSI Vol 14, No 2 (2014): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.422 KB) | DOI: 10.26714/traksi.14.2.2014.%p

Abstract

Salah satu teknologi rekayasa yang dapat digunakan untuk mengurangi polusi udara adalah dengan pemakaian Catalytic Converter yang dipasang pada saluran gas buang kendaraan bermotor.  Sayangnya harga alat tersebut sangat mahal dipasaran dan tidak semua kendaran bermotor menggunakan teknologi tersebut, karena katalisnya terbuat dari bahan logam mulia yang mahal dan jarang didapatkan dipasaran seperti : Palladium, Platinum, dan Rodium . Disamping itu katalis tersebut sangat rentan terhadap bahan bakar premium yang memiliki kadar Timbal (Pb) yang berakibat merusak fungsi katalis karena akan terjadi penyumbatan pada honeycomb Catalytic Converter. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian yang dirancang sedemikian rupa dalam skala laboratoriumdengan menguji material substrat lain ebagai bahan katalis, untuk melihat kemampuan katalis pada Catalytic Converter dalam mereuksi emisi gas buang Carbon Monoksida khususnya. Pada penelitian ini akan melihat unjuk kemampuan dan mengkaji efektifitas katalis Tembaga Berlapis Mangan yang di disain sedemikian rupa sehingga didapatkan bentuk dan jenis katalis Catalytic Converter yang tepat dan cocok untuk kendaraan bermotor yang berbahan bakar premium. Peneltian ini bertujuan untuk mendapatkan dan menggali informasi lanjutan serta mengkaji tentang material substrat sebagai bahan katalis, karakteristrik Catalytic Converter, efektifitas dan efesiensi Catalytic Converter.Dengan target khusus (1) Rancang Bangun Catalytic Converter (2) Mengkaji kemampuan Katalis Tembaga Berlapis Mangan dalam mereduksi emisi gas CO.
PEMBENTUKAN KERAK MAGNESIUM KARBONAT MGCO 3 PADA LAJU ALIR 30 ml/menit DENGAN KONSENTRASI Mg 2+ 3000 ppm dan 4000 ppm Bayu Setya Mandela
TRAKSI Vol 17, No 2 (2017): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1469.434 KB) | DOI: 10.26714/traksi.17.2.2017.%p

Abstract

Pembentukan kerak pada sistem perpipaan di industri maupun rumah tangga menimbulkan banyak permasalahan teknis dan ekonomis. Hal ini disebabkan karena kerak dapat menutupi atau menyumbat air yang mengalir dalam pipa dan sekaligus menghambat proses perpindahan panas pada peralatan penukar panas.Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan alat ClosedCircuit Scale Simulator, memahami mekanisme pembentukan kerak MgCO3 dengan 30 mL/menit didalam pipa dengan aliran fluida dan mengkaji hasil morfologi, dan komposisi kerak. Hasil yang didapatkan selama pengujian dengan mereaksikan MgCl2 dan Na2CO3 menggunakan larutan Mg berkonsentrasi 3000 ppm dan 4000 ppm dengan laju alir 30 mL/menit dengan pengukuran waktu induksi. Hasil penelitian menunjukan pada konsentrasi larutan 3000 ppm diperoleh massa kerak MgCO3 sebesar 36,.4 mg sedangkan pada konsentrasi larutan 3000 ppm menghasilkan massa kerak MgCO3 28,2 gram. Waktu induksi untuk konsentrasi larutan 3000 ppm adalah 28 menit dengan nilai konduktivitas 8625 µS/cm sedangkan pada konsentrasi larutan 4000 ppm memiliki waktu induksi 22 menit dengan nilai konduktivitas sebesar 8612 µS/cm. Dari hasil SEM antara tanpa penambahan dan dengan penambahan terlihat bentuk morfologi kubus dengan struktur Kristal monoklin.  Kata Kunci : Kerak MgCO3, Konsentrasi, Waktu Induksi, SEM-EDS
PERANCANGAN REDUKSI SETUP TERPADU DALAM PENENTUAN UKURAN LOT GABUNGAN UNTUK MEMINIMASI BIAYA TOTAL PEMASOK DAN MANUFAKTUR TUNGGAL Lutfi Nurcholis
TRAKSI Vol 10, No 2 (2010): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.708 KB) | DOI: 10.26714/traksi.10.2.2010.%p

Abstract

Artikel ini membahas mengenai ukuran lot gabungan dalam suatu jaringan sistem produksi dengan pemasok tunggal dan pemanufaktur tunggal. Model mempertimbangkan reduksi waktu setup dan ukuran lot untuk mengurangi persediaan yang berpengaruh pada biaya produksi. Tujuan dari penulisan artikel adalah meminimasi biaya total gabungan yang melibatkan semua biaya yang dikeluarkan oleh pemasok dan manufaktur. Artikel ini membahas dua skenario, yaitu pengiriman tunggal (single delivery) dan pengiriman lebih dari satu kali pengiriman (multiple deliveries). Biaya pemasok terdiri dari biaya setup dan biaya simpan, sedangkan biaya pemanufaktur terdiri dari biaya pesan dan biaya simpan. Variabel keputusan dalam model adalah jumlah pemesanan (Q), laju pengurangan setup (R) dan jumlah pengiriman (n).
ANALISA BEBAN DAN PENGUJIAN UNJUK KERJA SEPEDA MOTOR MINI MODIFIKASI Joko Suwignyo
TRAKSI Vol 2, No 1 (2004): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7328.099 KB) | DOI: 10.26714/traksi.2.1.2004.%p

Abstract

Analisa beban statis yang dilakukan untuk mengeatahui beban yang terjadi pada Sepeda Mini dan Sepeda Modfikasi dalam penggunaan, baik beban pengemudi beban penumpang, beban tangki bahan bakar dan beban yang ada pada mesin penggerak itu sendiri. Analisa beban statis ini merupakan suatu penentuan di dalam pengujuan sepeda yang telah dimodifikasi terhadap kecepatan, percepatan pada jalan datar dan kemampuan jalan tanjakan serta perlambatan diberikan dengan jalan menggunakan pengereman.Kata KUnci : Beban, Unjuk Kerja, Sepeda Mini, Modifikasi
EFEK PERLAKUAN PANAS AGING TERHADAP KEKERASAN DAN KETANGGUHAN IMPAK PADUAN ALUMINIUM AA 514.0 Sigit Gunawan
TRAKSI Vol 16, No 1 (2016): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.273 KB) | DOI: 10.26714/traksi.16.1.2016.%p

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menyelidikiefek perlakuan panas aging terhadap kekerasan dan ketangguhan impak paduan aluminium AA 514.0. Variabel penelitian adalah suhu aging. Variasi suhu aging 250C, 300C, 350C, 400C, dan 450C. Proses aging dilakukan dengan cara memanaskan spesimen pada suhu 250C, 300C, 350C, 400C, dan 450C dengan waktu tahan selama 1 jam, kemudian didinginkan di udara bebas hingga suhu kamar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekerasan rata-rata tertinggi diperoleh pada raw material yaitu sebesar35,5 kg/mm2. Kenaikan suhu aging menyebabkan kekerasan meningkat tetapi ketangguhan impak cenderung menurun. Nilai ketangguhan impaktertinggi diperoleh pada suhu aging 250C sebesar 1,446 joule/mm2.Kata kunci: suhu aging, kekerasan, ketangguhan impak