cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Traksi : Majalah Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 16933451     EISSN : 25799738     DOI : -
TRAKSI (eISSN 2579-9738 / ISSN 1693-3451) adalah Majalah Ilmiah Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan cakupan bidang material teknik, konversi energi dan manjfaktur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
ANALISIS HASIL PRODUK ALAT PERTANIAN MENGGUNAKAN TUNGKU PACK KABURISING DENGAN TUNGKU KONVENSIONAL Samsudi Raharjo
TRAKSI Vol 5, No 1 (2007): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2742.762 KB) | DOI: 10.26714/traksi.5.1.2007.%p

Abstract

This research was conducted to improve the model of Black Smith’s fireplace from the small scale industries of agricultural tools (hoe, sickle, cutting knife, crafting tools). This sector remains an important one in Indonesian economy and man power. The area of research   covers Semarang Municipality, Semarang Regency and Jepara Regency, used a parameter beyond the area of Ceper, Klaten Regency and Tegal that are well-known as the basis of small scale metal industries in Central Java. From their roles in opening employment, the small scale industries are often referred to as the venue of cheap and effective entrepreneurship training. Indonesia has significant capital to become self-reliance nation which can produce various products, however, we are too busy consuming products imported from other countries that are considered to have many advantages if compared with the local ones, in spite of more expensive price. The method applied in this research was experimental testing, technological design, design trial, the analysis of differential testing and regression method. The testing to check the improvement quality resulted from solid carburetion is conducted through the hardness testing, in which the hardness value increases on the surfaces where solid carburetion was conducted. The research showed that there was a significant difference in term of hardness of resulted products between the conventional fireplace and the fireplace model designed with solid carburetion using coconut shell as fuel. The improvement of fireplace model is expected to: (1) change work habit to the safer one, (2) improve the quality of agricultural tools, and (3) socialize the design of fireplace with solid carburetion using the coconut shell as fuel to the black smiths in Central Java.   Kata Kunci : Fireplace, Tool and Quality
PENGARUH PACK CARBURISING DENGAN ARANG BATOK KELAPA TERHADAP KEKERASAN RODA GIGI FLY WHEEL DAIHATSU Dian Yezhi Anggoro; Samsudi Raharjo; - Solechan
TRAKSI Vol 13, No 1 (2013): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.489 KB) | DOI: 10.26714/traksi.13.1.2013.%p

Abstract

Carburising merupakan suatu proses untuk meningkatkan konsentrasi karbon pada lapisan permukaan logam agar diperoleh logam dengan kekerasan yang lebih tinggi. Hal ini biasanya dilakukan dengan cara menahan dalam gas yang terdiri dari campuran CH4 dan atau CO pada temperatur austenisasi  dengan mengontrol proporsi dan konsentrasi karbon pada permukaan baja dalam keadaan setimbang dengan campuran gas dapat ditentukan pada jumlah konsentrasi yang sesuai. Pada waktu yang bersamaan karbon berdifusi secara kontinu dari permukaan ke baja. Dalam penelitian ini, menggunakan media arang tempurung kelapa yang dicampur dengan barium karbonat sebagai aktivator kiral untuk membentuk CO2. Spesimen dipersiapkan dengan menyiapkan baja St 40 yang termasuk dalam kelompok baja karbon rendah. Percobaan ini menggunakan suhu 900 C dan waktu pemanasan ° untuk 1-3 jam. Hasil penilaian kami menyimpulkan bahwa ada efek signifikan pada kekerasan benda uji yang ditemukan antara 1-3 jam dengan pengujian menggunakan metode Vickers. Adanya kenaikan kekerasan secara signifikan pada baja karbon rendah setelah mengalami perlakuan proses karburising yang besarannya pada proses karburising dengan lama waktu 1 jam kekerasan spesimen mencapai 254 VHN, serta proses karburising dengan lama waktu 2 jam kekerasan spesimen mencapai 267 VHN dan proses karburising dengan lama waktu 3 jam kekerasan mencapai 284 VHN dari kekersana row material 180 VHN.   Keywords: Baja St 40, Pack Karburasi, Arang Batok Kelapa
PEMBENTUKAN KERAK CaCO 3 PADA ALAT SIMULATOR PEMBENTUK KERAK DENGAN KONSENTRASI Ca TRAKSI Vol. 17 No. 1 Juni 2017 2+ 3000 ppm PADA LAJU ALIR 30 mL/menit DAN 40 mL/menit Rio Indra Saksono; Samsudi Raharjo; Rubijanto JP
TRAKSI Vol 17, No 1 (2017): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.871 KB) | DOI: 10.26714/traksi.17.1.2017.%p

Abstract

Pembentukan kerak pada sistem perpipaan di industri maupun rumah tangga menimbulkan banyak permasalahan teknis dan ekonomis. Hal ini disebabkan karena kerak dapat menutupi atau menyumbat air yang mengalir dalam pipa dansekaligus menghambat proses perpindahan panas pada peralatan penukar panas.Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan alat Closed Circuit Scale Simulator, memahami mekanisme pembentukan kerak CaCO3 dengan laju alir 30 mL/menit dan 40 mL/menit didalam pipa dengan aliran fluida dan mengkaji hasil morfologi, kristalograpi dan komposisi kerak. Hasil yang didapatkan selama pengujian dengan mereaksikan CaCl2 dan Na2CO3 menggunakan larutan Caberkonsentrasi 3000 ppm dengan laju alir 30 ml/menit dan 40 mL/menit dengan pengukuran waktu induksi. Hasil penelitian didapatkan waktu induksi untuk laju alir 30 mL/menit adalah 40 menit dengan nilai konduktivitas 8110 µS/cm sedangkan pada laju alir 40 mL/menit memiliki waktu induksi 28 menit dengan nilai konduktivitas sebesar 8400 µS/cm. Dari hasil SEM dan EDS antara laju alir 30 mL/menit dan 40 mL/menit terlihat  bentuk morfologi kubus dengan struktur Kristal Rombohedral. Kata Kunci: Kerak CaCO3, Laju Alir, Waktu Induksi, SEM-EDS
RANCANG BANGUN ALAT PENYENGAT NYAMUK LISTRIK Achmad Solichan
TRAKSI Vol 4, No 2 (2006): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.936 KB) | DOI: 10.26714/traksi.4.2.2006.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat rancangan alat pengendali nyamuk yang lebih baik dari segi keamanan, kecepatan dan ketepatannya. Alat penyengat nyamuk yang dibuat berfungsi menarik nyamuk dengan lampu ultra violet dan kipas angin listrik dan menyengatnya dengan rangkaian penyengat listrik. Dari hasil penelitian menunjukkan jumlah nyamuk yang tersengat lebih banyak pada ruangan yang gelap (selisih rata-rata 1,11) dan menggunakan lampu ultra violet (selisih rata-rata 5,45).   Kata Kunci : Nyamuk, Penyengat Listrik, Rancang Bangun.
MODIFIKASI CATALYTIC CONVERTER MENGGUNAKAN TEMBAGA BERLAPIS MANGAN UNTUK MEREDUKSI EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN RM Bagus Irawan; - Purwanto; - Hadiyanto
TRAKSI Vol 11, No 2 (2011): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12681.672 KB) | DOI: 10.26714/traksi.11.2.2011.%p

Abstract

Untuk mengurangi polusi udara yang mengandung toksisitas dari mesin pembakar internal digunakan perlengkapan piranti I alat yang disebut Catalytic Converter . AIat ini telah digunakan di USA sejak 1975 karena peraturan Envoronmental Protection Agency (EPA) yang semakin ketat tentang gas buang kendaraan bermotor. Alat ini mengkonversi senyawa-senyawa toksit dalam gas buang menjadi zat-zat yang kurang toksit atau tidak toksit. (Jenbacher, 1996). Namum demikian harga alat tersebut masih sangat mahal di pasaran dan tidak semua kendaran bermotor menggunakan teknologi tersebut. Hal ini disebabkan oleh pemakaian katalis yang terbuat dari bahan logam mulia yang mahal dan jarang didapatkan dipasaran seperti Paladium, Platinum, dan Rodium. Katalis tersebut sangat rentan terhadap unsur timbal (Pb) dalam bahan bakar yang berakibat dapat merusak fungsi katalis karena akan terjadi penyumbatan pada honeycomb Catalytic Converter . Catalytic Converter merupakan salah satu alternatif teknologi yang dapat digunakan untuk menurunkan polutan dari emisi kendaraan bermotor,khususnya untuk motor berbahan bakar bensin (Heisler, 1995). Catalityc converter berfungsi untuk mempercepat oksidasi emisi Hidrokarbon (HC) danCarbon Monoksida (CO), serta mereduksi Nitrogen Oksida (NOx). Penelitian ini merupakan bagian dari desertasi penulis yang bertujuan untuk rancang disain dan rancang bangun Catalytic Converter serta mengetahui karakteristik bahan Katalis, yang pada akhirnya dapat mengurangi polutan Karbon Monoksida pada emisi gas buang dengan penambahan lapisan Mangan pada Tembaga.Kata Kunci: catalytic converter , Katalis, Tembaga, Mangan, Emisi GasBuang, Karbon Monoksida
SCAFFOLD REKONSTRUKSI MANDIBULA DARI MATERIAL BHIPASIS CALSIUM PHOSPATE DENGAN PENGUAT CANGKANG KERANG SRIMPING MENGGUNAKAN METODE FUNCTIONALLY GRADED MATERIAL Saifudin Ali Anwar; Solechan -; Samsudi Raharjo
TRAKSI Vol 14, No 1 (2014): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.565 KB) | DOI: 10.26714/traksi.14.1.2014.%p

Abstract

Tumor mandibula berpotensi menimbulkan gangguan atau rusaknya tulang dan perlu dilakukan reseksi untuk mengambilan bagian yang terinfeksi. Akibat reseksi perlu dilakukan rekonstruksi mandibula dengan menggunakan scaffold dan tergantikan sel-sel osteoblas untuk pembentuk tulang.  Penelitian ini tentang pembuatan scaffold rekonstruksi mandibula dari material biphasis calsium phospate dengan penguat cangkang kerang srimping dan gelatin menggunakan metode functionally graded material. Tujuan tersebut akan tercapai dengan optimasi prototype scaffold. Pengujian scaffolds mulai uji ketangguhan retak, metalurgrafi, struktur Kristal, dan porositas. Tujuannya untuk mengetahui karakteristik dan sifat mekanik scaffolds. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan pengujian ketangguhan retak. Hasil yang optimal dimiliki oleh tipe Scaffolds 2/K dengan  kekuatan tekuk ini melebihi kekuatan scaffolds kommersil yaitu sebesar 805 Pa. Pada struktur kristal terbentuk semi kristal pada scaffold berpenguat cangkang kerang dan gelatin pada tempertaur sintering 800 oC memiliki sifat sulit teruarai atau terdegradable. Hasil uji SEM untuk penguat gelatin memiliki pori-pori yang besar dan porositas yang tinggi dengan diameter porous ±200 – 300 µm. Pada uji porositas yang paling optimal pada scaffolds tipe2/G dengan berpenguat cangkang kerang  srimping memiliki kekutan tekuk yang tinggi dan porositas rendah, sebaliknya berpenguat gelatin memiliki porositas tinggi tetapi kekuatan tekuk rendah.
PENGARUH PEMAKAIAN ALAT PEMANAS BAHAN BAKAR TERHADAP PEMAKAIAN BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG MOTOR DIESEL MITSUBISHI MODEL 4D34-2A17 - Indartono; - Murni
TRAKSI Vol 16, No 2 (2016): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2371.9 KB) | DOI: 10.26714/traksi.16.2.2016.%p

Abstract

Efisiensi motor diesel dipengaruhi oleh kesempurnaan terjadinya proses pembakaran bahan bakar didalam silinder motor diesel tersebut. Adapun kesempurnaan pembakaran motor diesel dipangaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah, tekanan penyemprotan bahan bakar, pusaran udara pembakaran, kepadatan dan suhu udara, perbandingan udara lebih, saat penyemprotan bahan bakar. kecepatan putaran mesin, suhu udara isap dan suhu air pendingin dan dipengaruhi bahan bakar ( suhu, viskositas, bilangan setana, daya penguapan). Dalam penelitian ini motor diesel diberi tambahan alat pemanas bahan bakar diletakkan sebelum pompa nosel, diharapkan menaiknya temperature bahan bakar akan menaikan viskositasnya, dengan naiknya viscositas bahan bakar pengabutan dan pencamputan bahan bakar dan udara menjadi lebih homogin sehingga pembakaran menjadi sempurna serta efisensi motor diesel menjadi lebih baik. Dari hasil penelitian didapat bahwa pemakaian alat pemanas bahan bakar dapat menurunkan konsumsi bahan bakar rata-rata sebesar 8,22 % bila dibandingkan dengan tanpa pemakaian alat pemanas bahan bakar. Sedangkan penurunan kadar NOx gas buang sebesar 10,20 %.Kata Kunci : Alat Pemanas, Bahan Bakar.
SIMULASI PENGARUH POSISI SALURAN UDARA MASUK DAN KELUAR TERHADAP DISTRIBUSI TEMPERATUR RUANG AC - Harianto
TRAKSI Vol 9, No 1 (2009): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.217 KB) | DOI: 10.26714/traksi.9.1.2009.%p

Abstract

The air conditioning room was uncomfortable is probably due to the temperature distribution is notequitable. This is caused due to placement of inlet and outlet is not correct. With the numeric method,numeric calculations can simulate the temperature distribution pattern of the placement position of inletand outlet. The five different types of placement of inlet and outlet had done simulated and produced thebest condition is a second type.
PEMILIHAN JENIS LARUTAN ELEKTROLIT SEBAGAI MEDIA PELAPISAN KHROM KERAS PADA BAJA KARBON RENDAH Samsudi Rahardjo
TRAKSI Vol 7, No 2 (2008): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4851.084 KB) | DOI: 10.26714/traksi.7.2.2008.%p

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan komposisi larutan yangsesuai, dan telah mendapatkan komposisi 240 gram/liter CrOKata kunci: Khrom,Lapisan dan Larutan
KAJIAN HARGA DENSITAS UBIN KERAMIK TERFOTOKATALIS TIO2 Muh Amin
TRAKSI Vol 10, No 1 (2010): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.393 KB) | DOI: 10.26714/traksi.10.1.2010.%p

Abstract

Penambahan TiO2 kedalam Kaolin dan Clay Pekalongan dalam bentuk komposit diharapkan dapatmemiliki nilai lebih pada Keramik Ubin yaitu sebuah Keramik Ubin dengan kemampuan dapatmembersihkan atau menghilangkan bau dan mensterilkan bakteri, sehingga fungsi Keramik Ubindapat sebagai antibiotik. Salah satu sifat keramik yang perlu diperhatikan adalah harga densitaskeramik. Dri hasil densitas dapat dipergunakan untuk mencari jumlah porositas yang terjadi padakeramik ubin. Harga densitas akan sangat bergantung pada variasi suhu sintering, maka padapenelitian ini akan dibuat variasi suhu sintering sebesar (1000, 1100, 1200)oC dengan Heating Rate5oC/menit dan holding time 1 jam. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari harga densitas yangoptimal dari CMC. Sebagai data pendukung akan dilakukan uji struktur mikro untuk mengetahuisecara visual porositas yang terjadi dengan mikroskop optik.Kata Kunci: TiO2, densitas, CMC, porositas, mikrostruktur

Page 11 of 22 | Total Record : 220