cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Traksi : Majalah Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 16933451     EISSN : 25799738     DOI : -
TRAKSI (eISSN 2579-9738 / ISSN 1693-3451) adalah Majalah Ilmiah Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan cakupan bidang material teknik, konversi energi dan manjfaktur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
ANALISA KOMPARASI PEMBENTUKAN KERAK KUPRI KARBONAT (CuCO3) PADA PIPA BOILER DAN PIPA SIMULATOR Adi Noviyanto
TRAKSI Vol 18, No 2 (2018): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.542 KB) | DOI: 10.26714/traksi.18.2.2018.69-77

Abstract

Kerak tembaga karbonat (CuCO3) yang mengendap pada dinding pipa diselidiki dalampenelitian ini. Kerak tembaga karbonat adalah kerak yang sering terbentuk pada pipaboiler. Dalam eksperimental, larutan pembentuk kerak disiapkan dengan mencampurkanlarutan equimolar CuCl2 dan Na2CO3. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmembandingkan hasil penelitian tentang pembentukan kerak CuCO3 pada pipa boilerkerak CuCO3 dan pada pipa simulasi dengan suhu 300-4000C. Kerak yang terbentuk kemudian dievaluasi menggunakan analisis karakteristik kerak dan SEM/EDX. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kerak memiliki pelat seperti morfologi dan kerak fasekristal yang ditemukan sebagian besar malasite. Berdasarkan hasil ini, kerak CuCO3 diBoiler memiliki kondisi panas yang sangat tinggi dan waktu panas yang lama membuatkerak CuCO3 berwarna hitam. Warna dan tekstur kerak CuCO3 pada pipa menunjukkanwarna yang lebih cerah. Kerak yang terbentuk kemudian dievaluasi menggunakananalisis SEM / EDX. Perbandingan analisis antara hasil analisis kerak CuCO3 pada pipaboiler dan pipa simulator menunjukkan hasil yang berbeda. Hasil analisis SEMmenunjukkan bahwa kristal yang dilakukan melalui eksperimen diambil dari boiler danpipa. Perbedaan morfologi dan komposisi antara sampel kedua adalah karena boiler lebihpanas daripada di pipa sehingga morfologi kristal CuCO3 dalam boiler lebih rapatdibandingkan di pipa.
METODE SEDERHANA UNTUK MENCEGAH TERJADINYA PUKULAN AIR DI DALAM INSTALASI PLAMBING - Murni
TRAKSI Vol 5, No 1 (2007): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.584 KB) | DOI: 10.26714/traksi.5.1.2007.%p

Abstract

Blow irrigite because of the happening of increas of high pessure on the spur of the moment effect of closing of spillway sudden., this blow will result damage in instalation of plumbing, to avoid this matter at instalation of plumbing needed by an appliance silencer of simplest blow among others cheap and of its price is to install air cavity in place is where enabled by the happening of water blow.   Keyword : Plumbing, dir causty, dilencer
PEMBUATAN BRIKET BIOARANG DARI LIMBAH ABU KETEL, JARAK DAN GLISERIN Samsudi Raharjo
TRAKSI Vol 13, No 1 (2013): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.727 KB) | DOI: 10.26714/traksi.13.1.2013.%p

Abstract

Kenaikan harga bahan bakar minyak membawa dampak naiknya harga sembako dan berbagai kebutuhan hidup lainnya. Hal ini akan berdampak pada beban hidup masyarakat yang semakin berat apabila tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan. Sebagai konsekuensinya, suka tak suka, subsidi BBM akan terus dikurangi dan secara langsung harga BBM makin mahal di masa datang. Maka seiring dengan itu, kini persoalan yang amat mendesak adalah pengadaan diversifikasi energi guna mengurangi ketergantungan pada BBM yang berbahan baku fosil ini. Maka penelitian ini diharap sebagai solusi sebagai pengganti BBM, Dapat mengetahui seberapa besar nilai kalor yang terkandung di dalam briket sisa pembakaran dari hasil penelitian, dengan metodologi eksperimen dapat menentukan klasifikasi briket sisa pembakaran: nilai kalor rata-rata variasi 50% SBB - 50% LJ dihasilkan 3383 kkal/kg. Pada variasi 60% SBB – 40% dihasilkan nilai kalor rata-rata 2971 kkal/kg, variasi 70% SBB – 30% LJ dihasilkan nilai kalor rata-rata 2858 kkal/kg, variasi 80 % SBB – 20% LJ dihasilkan 2728 kkal/kg dan variasi 90% SBB – 10% LJ dihasilkan nilai kalor rata-rata 2651. kkal/kg. Kata Kunci: Briket Bioarang, Abu Ketel, Jarak, Gliserin
PENGARUH PENAMBAHAN PIPA HYDROCARBON CRACK SYSTEM MODEL SPIRAL PADA EXHAUST TERHADAP PENGHEMATAN BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG MOBIL SUZUKI CARRY FUTURA 1500 cc Amin Nur Firdaus; Solechan -; Samsudi Raharjo
TRAKSI Vol 17, No 1 (2017): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.824 KB) | DOI: 10.26714/traksi.17.1.2017.%p

Abstract

Kendaraan irit merupakan keinginan konsumen karena mahalnya harga bahan bakar saat ini. Harga rata-rata minyak mentah Indonesia Crude Price (ICP) mencapai US$43,13 per barel, harga bbm di indonesia harga eceran per liter untuk bahan bakar jenis premium Rp 7.400 Per liter, pertamax Rp 9.000 per liter dan pertamax plus Rp 10.000 per liter. Ini yang mendorong masyarakat berinovasi barkaitan dengan pengematan bahan bakar untuk menaikkan kinerja mesin dan mengurangi emisi gas buang. Tujuan utama dari penelitian ini adalah membuat alat penghemat BBM memakai metode hydrocarbon crack system (HCS) menggunakan pipa katalis model spiral untuk menghemat bahan bakar dan emisi gas buang dengan memanfaatkan hidrokarbon yang terdapat pada pertamax.Metode penelitian menggunakan variabel bebas dengan mengatur putaran mesin dan volume pertamax pada tangki reservoir untuk mengetahui pengaruh penghematan BBM, temperatur mesin, kebisingan, dan emisi gas buang mobil Suzuki Carry Futura 1500 cc. Hasil uji HCS efektif, dari pengujian sebelum menggunakan HCS waktu performa mesin 10:7 menit,temperatur 78 ºC, noise 81,9 db emisi diatas batas yang diizinkan dan AFR tinggi, setelah HCS dipasang waktu performa mesin 12:7 menit, temperature 72,9 noise77,6 db, standar emisi masuk kategori yang diizinkan dan AFR mendekati ideal.Metode HCS ini dapat menghemat BBM 20%, tapi mampu menurunkan kadar emisi gas buang dan membuat nilai AFR yang mendekati ideal.Kata Kunci: Pipa, HCS, Penghemat Bahan Bakar, Mobil
ANALISA BIODIESEL MINYAK KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF MINYAK DIESEL Seno Darmanto; Ireng Sigit A
TRAKSI Vol 4, No 2 (2006): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.189 KB) | DOI: 10.26714/traksi.4.2.2006.%p

Abstract

Research is done to analyze biodiesel of coconut oil as fuel of diesel engine. The analyzing is focused on properties potential of biodiesel of coconut oil as fuel of diesel engine. The research is done in laboratory with making biodiesel of coconut oil and testing properties of biodiesel. The testing of biodiesel consists of B5, B10, B15, B20, B25 and pure biodiesel of coconut oil. Based on analyzing data, it shows that biodiesel has flash point lower than diesel fuel. Biodiesel also has kinematics viscosity higher than diesel fuel. And specific gravity of biodiesel is higher than specific gravity of diesel fuel. Key word: coconut oil, biodiesel, properties, viscosity, flash point, specific gravity, heat value, cetane number
STUDI FRACTURE TOUGHNESS KERAMIK LUMPUR LAPINDO YANG DIBUAT DENGAN PROSES PRESSURELESS SINTERING Muh Amin
TRAKSI Vol 11, No 2 (2011): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7850.749 KB) | DOI: 10.26714/traksi.11.2.2011.%p

Abstract

Bekas pengeboran minyak yang dilakukan oleh PT. Lapindo Beratantas Sidoarjo Jawa Timur telah menimbulkan efek pencemaran lingkungan berupa lumpur panas yang selalu keluar menyembur ke permukaan bumi yang mengakibatkan terendamnya beberapa daerah disekitarnya. Sehingga semakin lama keberadaan lumpur semakin melimpah dan menjadikan masyarakat daerah setempat merasa terganggu dengan kehadirannya. Maka dari itu perlu diupayakan dalam pemanfaatanLumpur Lapindo tersebut. Melihat dari beberapa penelitian terdahulu, Lumpur Lapindo sangat tepat apabila dipergunakan sebagai bahan baku pembuat keramik. Namun sebelum. dipergunakan sepenuhnya sebagai bahan keramik tentunya harus diketahui terlebih dahulu sifat fisis dan mekanis dari lumpur tersebut ketika berbentuk keramik. Salah satu sifat mekanis yang penting dari bahan keramik adalah harga fracture toughness atau K1c dari bahan keramik yang diuji. Dengan mengetahui besar harga fracture toughness dari suatu bahan maka akan diketahuiseberapa ketangguhan bahan tersebut dalam menerima pembebanan. Maka dari itu pada penelitian kali ini akan difokuskan dalam pencarian harga fracture toughness keramik Lumpur Lapindo sehingga dapat dipergunakan sebagai keramik dengan kondisi aplikasi yang tepat. Dalam pembuatan keramik Lumpur Lapindo dilakukan dengan proses pessureless sintering dengan tekanan kompaksi dan suhu sinteringyang divariasi.Kata Kunci: Fractur Toughness, Lumpur Lapindo, Keramik, pessurelessSintering, Sintering.
PENGARUH VARIASI PANJANG CONSTANT AREA SECTION STEAMEJECTOR TERHADAP KINERJA SISTEM REFRIGERASI EJECTOR Rahmansyah Nurcahyo; Muhammad Subri; Muh Amin
TRAKSI Vol 14, No 1 (2014): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.014 KB) | DOI: 10.26714/traksi.14.1.2014.%p

Abstract

Steam ejector refrigerasi merupakan sistem refrigerasi dengan memanfaatkan panas buang sebagai inputnya. Steam ejector berperansebagai pengganti kompresor pada siklus kompresi uap. Steam ejector refrigerasi memiliki COP yang rendah, sehingga perlu dilakukan penelitian karakteristik dengan membuat desain geometri steam ejector untuk memperbaiki dan mengoptimalkan performansi sistem refrigerasi steamejector. Kinerja steam ejector dapat dilihat dari besarnya nilai entrainmentratio yaitu perbandingan dari flow rate secondary fluid dengan primary fluid. Peningkatan nilai entrainment ratio pada steam ejector dapat meningkatkan nilai COP dari sistem refrigerasi tersebut. Pada penelitian ini dilakukan eksperimen dengan memodifikasi panjang throat dan variasitekanan operasi pada boiler steam ejector dengan sudut mixing chamberkonstan 7,5. Panjang throat yang digunakan adalah (2D, 3D, 4D, 5D) dengan variasi tekanan operasi pada boiler steam ejector yaitu  4.5, 3.5, 2.5 kg/cm2. Orifice plate flowmeter digunakan untuk mengukur laju aliran massa primary flow. Kondisi tekanan operasi pada boiler yang ditetapkan adalah 4.5, 3.5, 2.5 kg/ cm2, diameter nosel dan posisi nosel primer 3 mm dan 75 mm dari saluran masuk mixing chamber section, temperaturair dan uap evaporator sebesar 97° dan 95° C, dan tekanan kondensor 75 sampai 100 mbar. Hasil pengujian menunjukkan performansi optimum diperoleh pada panjang throat 72 mm (4D) dengan tekanan operasi pada boiler 4,5 kg/ cm2 dengan 0,341011 dan COP sebesar 0,366059.
PERLAKUAN PANAS DAN PENAMBAHAN AIR DENGAN MENGUNAKAN REAKTOR MICROWAVE EFEKTIF DALAM PENGHAPUSAN TAR MODEL BIOMASSA Aris Warsito
TRAKSI Vol 16, No 2 (2016): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2398.379 KB) | DOI: 10.26714/traksi.16.2.2016.%p

Abstract

Penghapusan tar pada perlakuan panas efektif dengan microwave sebagai reaktor, mempunyai energi pembangkitan intensif telah dipromosikan pada penghapusan tar dari gas gasifikasi biomassa. Toluena dan naftalena sebagai senyawa tar model biomassa gasifikasi dengan perlakuan panas serta penambahan air pada perlakuan suhu dari 8000C-12000C dengan waktu tinggal 0-0.4 detik . Metoda baru ini akan dijelaskan pada makalah ini dibagian karakteristik pemanasan. Studi ini akan menjelaskan bahwa toluena jauh lebih mudah untuk dihapus dari naftalena. Perlakuan panas pada penghapusan tar efektif dengan penambahan air, ini telah didapatkan hasil penghapusan tar pada suhu penghapusan rendah dan didapatkan efeisiensi hampir 100% pada suhu optimum referensi. Jelaga ditemukan sebagai produk akhir pengobatan penghapusan panas dari model tar dan benar-benar bersih pada suhu 12000C. Pemanasan dengan microwave tidak saja menghasilkan pengahapusan tar namun juga terjadi reaksi radikal. Studi ini menunjukkan bahwa penghapusan tar dengan pemanasan dan penambahan air dengan tar model toluena dan naftalena yang bersifat asam, ini sangat berpengaruh terhadap penghapusan tar dan konversi gas-gas bermanfaat.Kata Kunci: Microwave, Panas, Tar, Air Toluene
PENGARUH VARIASI RAPAT ARUS TERHADAP KETEBALAN LAPISAN ELEKTROPLATING SENG PADA BAJA KARBON RENDAH Nizam Effendi
TRAKSI Vol 9, No 1 (2009): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.733 KB) | DOI: 10.26714/traksi.9.1.2009.%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi rapat arus terhadap ketebalanlapisan elektroplating seng pada Baja Karbon Rendah.Sampel penelitian yang digunakan adalah Baja Karbon Rendah berbentuk silinder dengandiameter 40 mm dan tebal 12 mm. Variasi rapat arus yang digunakan adalah 1 A/dm2, 3 A/dm2, 5A/dm2, 7 A/dm2, dan 9 A/dm2. Rincian sampel penelitian adalah satu sampel diperlakukan satu kalielektroplating dengan rapat arus yang telah ditentukan, kemudian dihitung selisih berat sebelum dansesudah dilakukan elektroplating. Setiap sampel perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak empatkali sehingga sampel secara keseluruhan sebanyak 20 buah. Data awal hasil eksperimen berupa selisihberat sebelum dan sesudah dilakukan elektroplating, diolah dengan menggunakan rumus sehinggadidapatkan data akhir berupa ketebalan lapisan.Dari hasil perhitungan uji persyaratan analisi data dari uji normalitas Lilliefors didapatkanbahwa ternyata semua Lobs lebih kecil dari Ltabel pada taraf nyata α = 0.01, jadi data yang diperolehberasal dari populasi yang berdistribusi normal. Sedangkan pada uji homogenitas Bartlett dapat dilihatbahwa semua X2obs lebih kecil dari X2tabel pada taraf nyata α = 0.01, sehingga sumber data analisisberasal dari populasi yang homogen. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan anava 1 arahdidapat harga Fobs : 20.8753 sedangkan F tabel sebesar = 4.89 pada taraf nyata α = 0.01. Jadi dapatdisimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari variasi rapat arus terhadap ketebalan lapisanelektroplating seng pada Baja Karbon Rendah. Semakin besar rapat arus, maka lapisan akanbertambah tebal.
PENGARUH METHANOL TERHADAP PENGURANGAN EMISI GAS BUANG CARBON MONOKSIDA PADA KENDARAAN MOTOR BENSIN RM. Bagus Irawan
TRAKSI Vol 6, No 1 (2008): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6713.729 KB) | DOI: 10.26714/traksi.6.1.2008.%p

Abstract

Penggunaan Methanol sebagai bahan bakar alternative untuk menurunkan emisi gas buang Carbon Monoksida perlu kajian yang lebih dalam. Pada penelitian ini bahan bakar Methanol mampu menurunkan emisi gasbuang Carbon Monoksida. Penurunan emisi gas buang tidak signifikan disebabkan oleh ketidak stabilan kondisi mesin uji dan matinya mesin uji disebabkan karena Methanol masih memiliki kadar air yang cukup tinggi, yang harus dihindari dalam proses pembakaran bahan bakar.Oleh sebab itu perlu pengurangan kadar air dalam methanol agar pembakaran dapat berlangsung sempurna dan mesin uji tidak mati.Kata kunci : Methanol, Konsentrasi CO dan HC

Page 8 of 22 | Total Record : 220