cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Traksi : Majalah Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 16933451     EISSN : 25799738     DOI : -
TRAKSI (eISSN 2579-9738 / ISSN 1693-3451) adalah Majalah Ilmiah Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan cakupan bidang material teknik, konversi energi dan manjfaktur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
MODEL MATEMATIK UNTUK MEMPREDIKSI KEKASARAN PERMUKAAN HASIL PROSES CNC BUBUT TANPA PENDINGINAN Herman Saputro
TRAKSI Vol 10, No 1 (2010): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.838 KB) | DOI: 10.26714/traksi.10.1.2010.%p

Abstract

Turning is one of the machining operations that widely used in variety of manufacturingindustries. The quality of surface plays very important role in the performance of turningthat significantly improves fatigue strength, and corrosion resistance. It is also affectsfunctional attributes of parts such as light reflection, coating and heat treatment. Thisresearch aim to develop a mathematical model to predict surface roughness based onmachining parameter selected (spindle speed, feed, and depth of cut) with cutting coditiondry. The experiment was tested by using Trun Master TMC 320 Sinumerik 802 Smachining center. After 27 specimens were cut for experimental purposes, they weremeasured off-line with a surface roughness tester to obtain the roughness average value.The surface roughness (Ra) could be predicted effectively by applying spindle speed (n),feed rate (Vf) and depth of cut (a) in the multiple regression model as: Y = -0.1228 –0.0001 n + 20.940 Vf + 0.7444 a. The  average percentage deviation of the testing set was6.429 %  for training data set This showed that the statistical model could predict thesurface roughness with about 93.571 % accuracy of the testing data setKeywors: CNC Turning, Surface Roughness, Multiple Linier Regression
PENGHEMAT BAHAN BAKAR HCS PADA MESIN MOBIL DENGAN KATALIS LIMBAH PIPA A/C Rubijanto Juni Pribadi
TRAKSI Vol 15, No 1 (2015): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.748 KB) | DOI: 10.26714/traksi.15.1.2015.%p

Abstract

Supressing fuel consumption is an urgent effort to overcome fossilbased fuels issues that getting less over time. Some were attempt toovercome this issues by saving fuel consumption, while others tries toreplace the use of thsese fossils fuels comsumption with the alternativeones. The purpose of this research are to fabricate fuel saver by implementing Hydrocarbon Crack System (HCS) on Pertamax and then find the optimal HCS system volume, comparing the engine efficiency before and after the inplementation of HCS system. The HCS system in this research utilizing scrap pipes of Air Conditioner’s. The engine employed in this research is the engine of Toyota Kijang super 1998’s 1,500 cc. Research methodology in this research is to design and fabricate HCS system and then apllied it to the engine, and then performing fuel consumption, noise, emission, dan the engine’s temperatures. The results of this research shows reductions of fuel consumption after HCS application. The engine’s temperatures increasing but unsignificant.The highest noise results occurs at the smallest catalyst volume, nonidle engine (2,500 rpm) but not significant. Emission test shows thedegressions of CO and HC after implementation s of HCS on engine.The conclusions of this research are that fuel consumption is inverselyof total volumes of HCS catalist. The greater the HCS’s volume shallincreasing the engine’s tempetrature, lower noise and lower CO andHC on flue gas.
PENGGUNAAN PLAT TEMBAGA BERCOATING NIKEL SEBAGAI FILTER GAS BUANG KENDARAAN Joko Susanto
TRAKSI Vol 18, No 1 (2018): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2231.154 KB) | DOI: 10.26714/traksi.18.1.2018.25-36

Abstract

Telah berhasil dilakukan pembuatan komposit polyester dengan penguat serat alam. Polyester yang diperkuat dengan serat nanas dengan komposisi berat serat 2,5% dan 0% dengan panjang serat 1 cm dan perlakuan annealing selama 24 jam dan komposisi berat serat 2,5% dan 0% dengan panjang serat 1 cm dan perlakuan annealing selama 24 jam memiliki kekuatan tarik yang penurunan seiring dengan bertambahnya berat serat dan lamanya proses annealing.
PENGARUH VARIASI MASSA REFRIGERAN R-12 DAN PUTARAN BLOWER EVAPORATOR TERHADAP COP PADA SISTEM PENGKONDISIAN UDARA MOBIL Dwi Basuki Wibowo; Muhammad Subri; Agus Hariyanto
TRAKSI Vol 4, No 1 (2006): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.034 KB) | DOI: 10.26714/traksi.4.1.2006.%p

Abstract

Refrigeran merupakan salah satu yang paling sering kita lihat dan kita gunakan.Refrigeran R-12 secara berangsur-angsur mulai tidak di konsumsi,ini dikarenakan refrigeran tersebut mempunyai efek negatif terhadap lingkungan seperti merusak lapisan ozon dan sifat menimbulkan pemanasan global.penelitian ini bertujuan untuk membandingkan coefficient of performance (COP) antara High Cool dengan Low Cool, dengan memvariasikan putaran blower, isian refrigeran pada putaran yang tetap.   Kata Kunci : Variasi putaran blower, massa refrigeran , COP.
ANALISIS PERBANDINGAN KEKUATAN TARIK CONNECTING ROD ORIGINAL, AHM DAN MPM PADA MOTOR HONDA SUPRA FIT Feru Lima I. P; Fuad Abdillah; - Solechan
TRAKSI Vol 12, No 1 (2012): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.455 KB) | DOI: 10.26714/traksi.12.1.2012.%p

Abstract

Sekarang ini banyak produsen pembuat spare part kendaraan yang bermunculan dengan menawarkan harga jual berbanding 50% sampai 100% dengan kualitas bersaing dengan suku cadang asli dari pabrikan sepeda motor pembuatnya. Oleh karena itu setiap merk yang memproduksi Connecting Rod memiliki mechanichal properties yang berbeda-beda sehingga perlu diadakan penelitian pemilihan connecting rod yang baik dan berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui perbandingan hasil pengujian: komposisi kimia ,strukturmikro dan harga kekerasan dari connecting rod type Original, AHM dan MPM Honda Supra Fit. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: hasil pengujian komposisi kimia di dapatkan connecting rod original memiliki unsur karbon paling tinggi dengan nilai 0,302. Sedangkan AHM dengan nilai 0,229 dan MPM dengan nilai 0,265. Struktur mikro connecting rod original yang memiliki unsur karbon dan struktur perlit paling tinggi di banding connecting rod AHM dan MPM.Kata Kunci: Kekerasan, Komposisi Kimia, Connecting Rod, MechanicalProperties.
KETANGGUHAN FRAKTUR KOMPOSIT HIGH DENSITY POLYETHYLENE BERPENGUAT SERAT ENCENG GONDOK Garmadi Garmadi; Purnomo Purnomo; Dini Cahyandari
TRAKSI Vol 17, No 2 (2017): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/traksi.17.2.2017.%p

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu (1) mengetahui sifat-sifat uji tarik padapengaplikasian komposit dengan HDPE dan serat eceng gondok dibidangotomotif, (2) Mengetahui sifat-sifat karakteristik HDPE dengan uji SEM.Material komposit terdiri dari serbuk HDPE sebagai matrik dan serat ecenggondok sebagai filer. Variasi fraksi volume serbuk HDPE sebagai komposisi spesimen yaitu 0%, 2%, 4%, 6%. Spesimen dicetak melalui proses injeksi molding dengan temperatur suhu 1750 C. Pengujian komposit dalam penelitian ini berupa uji kekuatan tarik menurut standart EWF. Hasil pengujian pada penelitian menyatakan bahwa untuk kekuatan maksimum komposit polimer berpengisi serat eceng gondok terdapat di komposisi serat2% yaitu 212,687 KJ/m²Kata Kunci: Serat Enceng Gondok, HDPE, Uji Tarik, Uji SEM.
EFEKTIFITAS KATALIS MATERIAL SUBSTRAT PADUAN CuZn (KUNINGAN) DALAM MEREDUKSI EMISI GAS KARBON MONOKSIDA MOTOR BENSIN RM Bagus Irawan
TRAKSI Vol 10, No 2 (2010): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4679.542 KB) | DOI: 10.26714/traksi.10.2.2010.%p

Abstract

Pengurangan emisi gas buang kendaraan bermotor dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu : Pertama, dengan cara membatasi jumlah pertumbuhan kendaraan bermotor atau membatasi usia kendaraan bermotor yang hal ini hanya dapat dilakukan oleh pemerintah, kedua dengan mengganti bahan bakar yang ramah lingkungan yang tidak mengandung unsur Carbon, hal ini pun juga hanya bisa dilakukan melalui kebijakan dan kewenangan pemerintah lewat PERTAMINA sebagai pemasok bahan bakar nasional. Ketiga adalah dengan melakukan pemasangan Catalytic Converter pada saluran gas buang kendaraan bermotor. Hal yang dapat dilakukan peneliti adalah pendekatan ketiga yaitu dengan melakukan modifikasi Catalytic Converter yang dipasang pada saluran gas buang kendaraan motor bensin. Pada penelitian ini penulis mencoba mengkaji sejauh mana pengaruh pemakaian Catalytic Converter  untuk mengurangi gas buang yang paling dominan yaitu emisi gas CO dengan menggunakan material substrat dari Kuningan (CuZn). Pengujian dilakukan dengan alat Gas Analyzer yaitu untuk mengetahui konsentrasi CO. Pengujian emisi gas buang  dilakukan dalam 2 tahap yaitu pengukuran tanpa Catalytic Converter dan pengukuran menggunakan Catalytic Converter, tujuannya untuk membandingkan konsentrasi CO sebelum dan sesudah menggunakan Catalytic Converter. Pengukuran yang dilakukan dengan berbagai variasi putaran mesin (Rpm) dan variasi jumlah plat kuningan ini, terbuktidapat menurunkan kadar emisi gas buang CO cukup signifikan. Kata Kunci : Catalytic Converter, Katalis Cu Zn, Konsentrasi CO  
STUDI TENTANG PENENTUAN WAKTU, ONGKOS DAN EFISIENSI PEMESINAN SERTA KORELASINYA DENGAN KUALITAS PRODUK PADA PROSES TURNING DENGAN MESIN BUBUT CNC TU-2A Dwi Basuki Wibowo; - Sugiyanto
TRAKSI Vol 2, No 1 (2004): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8320.255 KB) | DOI: 10.26714/traksi.2.1.2004.%p

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh kedalaman pemotongan terhadap angka kekasaran permukaan, ongkos pemesinan terhadap efisiensi pemesinan serta waktu pemotongan total terhadap ongkos pemesinandengan mesin CNC bubw TU-2A. Tujuan penelitian ini adalah menentukan korelasi antar variable pengujian tersebut sehingga dapat diketahui kombinasi putaran spindle kecepatan pemakanan dan kedalaman pemotongan yang ideal dimana produk yang dihasilkan masih relatif halus dan ongkos pemesinannya relatif rendah. Hasil penelitian menunjukan semakin besar kedalaman potong (sampai a : I mm) serta semakin rendah rpm spindle (hingga n = 700 rpm), kekasaran permukaan makin besar. Sementara itu efisiensi pemesinan berkorelasi positif terhadap ongkos pemesinan, padahal efisiensi pemesinan berhubungan langsung (linier) dengan waktu pemesinan. Waktu pemesinan yang rendah bias dicapai dengan menset kedalaman pemotongan tinggi (a = I mrn), putaran spindle tinggi (;= 1200) dankecepatan pemakanan rendah (F = 60 mm/menit), yang bias digunakan untuk proses pengkasaran Sementara untuk proses penghalusan/finishing dianjurkan menggunakan putaran spindle tinggi n : lZ00 rpm, kedalaman pemotongannya rendah a = A,2 mm dan kecepatan pemakanannya rendah F : 60 mm/menit.Kata Kunci I Bubut, CNC, Kekasaran, Korelasi, Ongkos
STUDI KELAYAKAN MEKANIK KOMPOSIT SERAT RAMI ACAK-POLYESTER SEBAGAI BAHAN HELM STANDAR SNI Alaya Fadllu Hadi Mukhammad; Bambang Setyoko
TRAKSI Vol 14, No 2 (2014): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.411 KB) | DOI: 10.26714/traksi.14.2.2014.%p

Abstract

Helm SNI pada umumnya terbuat dari polimer polypropelene. Peningkatankepedulian  masyarakat terhadap isu lingkungan ditambah biaya produksi yang lebih rendah dibandingkan komposit yang diperkuat dengan serat sintetis menyebabkan biokomposit yang diperkuat serat alam (natural fiber) menjadi perhatian utama sebagai material baru yang ramah lingkungan(biodegradable). Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan biokomposit UPRs yang diperkuat serat rami acak sebagai bahan alterntif helm SNI yang lebih ramah terhadap lingkungan.Biokomposit dibuat menggunakan metode hand lay up dan mesin cetak tekandengan variasi fraksi volume 0%, 30%, 45%, dan 60%. Sebagai pembanding (control) bahan helm SNI juga dilakukan pengujian. Selanjutnya material-material tersebut diuji tarik dan impak. Hasil pengujian menunjukkan penambahan serat rami acak pada biokomposit UPRs memberikan dampak positif yaitu memperkuat kekuatan tarikdan kekuatan impak. Hasil pengujian menunjukkan kekuatan tarik dan impak tertinggi diperoleh pada Biokomposit UPRs yang diperkuat serat rami acak dengan vf≈60% yaitu sebesar 48,41 MPa dan 42,55 kJ/m2 jauh lebih tinggi dibandingkan kekuatantarik bahan helm SNI yang hanya sebesar 33,93 MPa. Biokomposit UPRs yang diperkuat serat rami acak layak menjadi material alternative dalam pembuatanhelm SNI jika ditinjau dari kekuatan tarik dan impak.
REVIEW : RAPID PROTOTYPING TECHNOLOGY UNTUK APLIKASI PEMBUATAN IMPLAN TULANG DAN GIGI Dini Cahyandari
TRAKSI Vol 16, No 1 (2016): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.932 KB) | DOI: 10.26714/traksi.16.1.2016.%p

Abstract

Saat ini material implan tulang dan gigi masih didominasi oleh produk impor. Selain merupakan belanja yang membutuhkan devisa, produk impor juga mempunyai spesifikasi dimensi yang tidak sesuai dengan profil orang indonesia. Dengan teknologi rapid prototyping dapat menghasilkan dimensi implan tulang dan gigi yang sesuai dengan profil orang indonesia dan dapat menurunkan ongkos produksi karena dapat diproduksi oleh anak bangsa sendiri.Rapid Prototyping adalah teknologi yangdigunakan membuat model tiga dimensi dari computer-aided design (CAD), awalnya di bangun lapisan demi lapisan tergantung input 3 Dimensinya. Rapid prototyping disebut juga dengan pembuatan dengan bentuk padat, manufaktur lapisan. Kata Kunci: Rapid Prototyping, Implan Tulang Dan Gigi, FDM (Fused Depotision Methode)

Page 9 of 22 | Total Record : 220