cover
Contact Name
Joni Setiawan
Contact Email
setiawanjoni@gmail.com
Phone
+628151657716
Journal Mail Official
redaksi.dkb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kusumanegara No. 7 Yogyakarta, Indonesia 55166
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah
ISSN : 20874294     EISSN : 25286196     DOI : https://doi.org/10.22322/dkb.v42i1
Dinamika Kerajinan dan Batik : MAJALAH ILMIAH is an open-access journal published by Center for Handicraft and Batik, Ministry of Industry as scientific journal to accommodate current topics related to include materials research and development, production processes, waste treatment management, designs and entrepreneur of handicrafts and batik. Dinamika Kerajinan dan Batik : MAJALAH ILMIAH publishes communications, articles, and reviews. The first volume of DKB has been published in 1987 and continued until today with 2 (two) issues of publication each year. The number of articles for each issue is 9 (nine) articles. The official language of the journal is Bahasa Indonesia, but manuscripts in English are also welcomed. Manuscript submission and reviewing process is fully conducted through online journal system, using a double-blind review process
Articles 308 Documents
Halaman Muka Vol 37 No 2 Tahun 2020 DKB, Redaksi
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 37 No. 2 (2020): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v37i2.6741

Abstract

Abstrak
Halaman Belakang Vol 37 No 2 Tahun 2020 DKB, Redaksi
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 37 No. 2 (2020): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v37i2.6742

Abstract

Abstrak
PENGEMBANGAN MOTIF KEMBANG TURI DAN KOI UNTUK INOVASI BATIK KEMBANG TURI BLITAR Rosandini, Morinta; Oetari, Jeng; Sari, Nofita
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 39 No. 1 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v39i1.6822

Abstract

Batik Kembang Turi dari Kampung Wisata Kembang Turi Blitar menjadi salah satu produk unggulan wisata Kota Blitar sejak diresmikan tahun 2018. Motif kembang turi, ikan koi, serta kendang menjadi ciri khas batik Kembang Turi. Proses kreasi stilasi dan komposisi motif batik di Kelurahan Turi terbilang masih sederhana dengan menggunakan teknik pola motif satu langkah dan karakter warna belum memiliki konsep warna yang dapat mempresentasikan ciri khas motif batik dari Kampung Batik Kembang Turi. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pengrajin di Kampung Batik Turi. Selanjutnya, dilakukan eksperimen berupa eksplorasi pengolahan stilasi, pengolahan motif setengah Langkah, dan eksplorasi warna. Hasil dari penelitian ini adalah dua baru dengan kreasi motif dan warna yang lebih dinamis dengan stilasi dan komposisi baru pada Batik Kembang Turi Blitar, Komposisi pola motif setengah langkah dan pola satu langkah refleksi simetri, serta konsep warna baru, sehingga terciptanya karakter motif dan warna yang dimiliki Kampung Batik Kembang Turi. Pengolahan motif ini berpotensi dalam upaya pengembangan Kampung Batik Kembang Turi serta menambah estetika dalam pengembangan pola motif batik Blitar khususnya di Kelurahan Turi.
Prediksi Adsorpsi Zat Warna Metilene Biru Pada Karbon Aktif Menggunakan Machine Learning Jatmiko, Tri Hadi
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 39 No. 1 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v39i1.6936

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dalam membantu mengurangi kegiatan eksperimen di laboratorium semakin meningkat. Pemanfaatan teknologi informasi akan menghemat bahan, waktu dan biaya, serta tentunya akan mengurangi resiko bahaya yang kemungkinan timbul jika dilakukan percobaan secara langsung di laboratorium. Salah satu teknologi informasi yang sedang berkembang dan menarik untuk digunakan adalah machine learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja model machine learning dalam memprediksi adsorpsi metilene biru pada karbon aktif. Dataset adsorpsi metilene biru menggunakan karbon aktif biji alpukat dari penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Regti dkk (2017) dibagi menjadi data latihan dan data tes. Dengan data tersebut kemudian digunakan untuk menguji performa model machine learning (neural networks, support vector machines, random forest, dan linear regression) menggunakan metode Stratified 10-fold Cross validation. Model neural network merupakan model machine learning terbaik untuk memprediksi proses adsorpsi metilene biru pada karbon aktif dibandingkan dengan model SVM, Random Forest maupun regresi linier dengan performa prediksi terbaik pada data latihan maupun data uji. Nilai MSE 14.640, RMSE 3.826, MAE 3.178 dan R2 0.975 pada data latihan dan pada data uji nilai MSE 3.51e-06, RMSE 0.00187, MAE 0.00135 dan R2 0.999.
ELEKTROKOAGULASI LIMBAH INDUSTRI SARUNG TENUN DENGAN ELEKTRODA AL-Zn DISUSUN SERI Ningsih, Erlinda; Mirzayanti, Yustia Wulandari; Ni'am, Achmad Chusnun
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 39 No. 1 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v39i1.6941

Abstract

Elektrokoagulasi merupakan teknologi pengolahan limbah cair menggunakan tegangan listrik. Elektrokoagulasi memanfatkan prinsip elektrokimia untuk mengendapkan berbagai pengotor didalam limbah baik bahan organik maupun anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jarak elektroda dan waktu proses elektrokoagulasi terhadap persen removal COD, TSS dan Intensitas warna. Pada penelitian ini menggunakan elektroda Al-Zn dengan ukuran 5x10 cm dan reaktor elektrokoagulasi 20x16x16 cm. Jarak elektroda pada proses elektrokoagulasi ini divariasikan yaitu pada jarak 2, 4 dan 6 cm. Waktu proses yang digunakan yaitu selama 220, 240, 260, 280 dan 300 menit. Tegangan listrik dalam proses elektrokoagulasi yang digunakan 12 volt. Hasil penelitian menunjukkan Persen removal COD dan Intensitas tertinggi pada lama waktu elektrokoagulasi 300 menit yaitu 93,49% dan 95,5%. Sedangkan untuk persen removal TSS lama waktu elektrokoagulasi terbaik pada 280 menit sebesar 78,71%. Jarak antar elektroda terbaik menghasilkan persen removal COD, TSS, dan intensitas warna, pada jarak terbaik pada 2 cm.
KAJIAN PEMANFAATAN TUMBUHAN LOKAL PESISIR UNTUK BAHAN ZAT WARNA ALAM (ZWA) INDUSTRI BATIK Satria, Yudi; Salma, Irfa'ina Rohana
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 38 No. 2 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i2.6982

Abstract

ABSTRAK Batik warna alam dewasa ini menjadi pilihan yang arif dalam partisipasi nyata aksi global dalam bersama-sama menjaga kelestarian alam. Penggunaan pewarna sintetis pada produksi batik yang tidak dibarengi dengan pengolahan limbah secara memadai telah mengakibatkan pencemaran lingkungan yang membahayakan bagi kehidupan. Pewarna sintetis marak digunakan karena kepraktisan dalam proses pewarnaannya serta relatif mudah didapatkan di pasaran. Kendala pewarna alami untuk batik selain kurang praktis adalah masih terbatasnya pasokan dan untuk daerah tertentu sulit untuk mendapatkannya. Oleh karena itu perlu dikaji pewarna alami untuk industri batik berbasis bahan alam lokal. Kajian ini fokus pada penelusuran literatur untuk bahan pewarna alami yang tumbuh di daerah pesisir (darat dan laut) yang dapat dimanfaatkan untuk bahan pewarna alami batik.  Kajian ini berguna untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan daerah pesisir yang dapat dimanfaatkan untuk bahan pewarn alami batik. ABSTRACTToday's natural dyed batik is a wise choice for real participation in global action to jointly preserve nature. The use of synthetic dyes in batik production which is not followed by adequate waste treatment has polluted the environment that is harmful to life. Synthetic dyes are widely used because of their practicality in the coloring process and are relatively easy to find in the market. The obstacle to natural dyes for batik, apart from being impractical, is the limited supply and for certain areas it is difficult to get them. Therefore, it is necessary to study natural dyes for the batik industry based on local natural materials. This study focuses on the literature search for natural dyes that grow in coastal areas (land and sea) which can be used as natural dyes for batik. This study is useful to determine the types of plants in the coastal areas that can be used for natural batik dyes. 
PENGARUH PENAMBAHAN ASAM ORGANIK TERHADAP PERUBAHAN KUALITAS EKSTRAK DAUN NOJA (PERISTROPHE BIVALVIS) KARENA TERJADINYA REAKSI OKSIDASI Atika, Vivin; Rahayuningsih, Edia; Budhijanto, Budhijanto
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 38 No. 1 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i1.6991

Abstract

ABSTRAKNoja (Peristrophe bivalvis) adalah tumbuhan sumber pewarna alami yang potensial dikembangkan di Indonesia. Ekstrak daun noja dapat mengalami kerusakan karena teroksidasi selama penyimpanan. Penambahan asam tanat, asam tartarat, dan asam sitrat diharapkan dapat menghambat terjadinya hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan asam tanat, asam tartarat, dan asam sitrat terhadap kecepatan kerusakan ekstrak daun noja akibat oksidasi. Indikator kerusakandinyatakan sebagai perubahan absorbansi ekstrak terhadap waktu. Pengamatan pada penelitian ini dipercepat dengan menambahkan hidrogen peroksida. Asam tanat, asam tartarat, dan asam sitrat pada berbagai variasi konsentrasi ditambahkan ke dalam larutan ekstrak daun noja, diikuti dengan penambahan 1% (v/v) hidrogen peroksida 30%. Pengukuran absorbansi dilakukan setiap 30 menit. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penambahan asam tanat, asam tartarat, dan asam sitrat, memberikan kenaikan nilai absorbansi larutan terhadap waktu sebesar 2 - 3%; 20 - 26% dan 23 - 26%, sedangkan tanpa penambahan asam (blangko) memberikan kenaikan sebesar 24%. Hasil tersebut menunjukan bahwa penambahan asam tanat dan asam tartarat dapat menghambat reaksi oksidasi.ABSTRACTNoja (Peristrophe bivalvis) has the potential to be developed in Indonesia as a natural dyes source. During storage, noja leaves extract was degraded due to oxidation. The addition of tannic acid, tartaric acid, and citric acid expected to inhibit the degradation. This study aims to determine the effect of tannic acid, tartaric acid, and citric acid addition toward the degradation rate of the oxidation. The extract degradation indicator was expressed as the change in absorbance value. In order to shorten the observation time, the oxidation was accelerated by adding hydrogen peroxide. Tannic acid, tartaric acid, and citric acid at various concentrations were added to the noja leaves extract solution, followed by the addition of 1% (v/v) hydrogen peroxide 30%. The absorbance ofthe sampel was measured every 30 minutes. The results showed that the increase absorbance value of the extract without the addition of organic acid (blank) was about 24%, while the addition of tannic acid, tartaric acid, and citric acid were 2 - 3%; 20 - 26% and 24 - 34% respectively. Thus, it can be concluded that tannic acid and tartaric acid addition inhibits the oxidation.
PEMBAGIAN KERJA BERDASARKAN GENDER PADA SENTRA GERABAH DESA PAGELARAN MALANG JAWA TIMUR Hasyimy, Muhammad Afaf; Hidajat, Robby
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 39 No. 1 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v39i1.7002

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pembagian kerja produksi gerabah di Desa Pagelaran Malang Jawa Timur. Desa Pagelaran adalah salah satu sentra produksi gerabah tradisional. Produksi gerabah, pada waktu lampau merupakan industri rakyat yang penting dalam menyangkal kehidupan ritual dan sosial. Pola kerja perajin gerabah di Desa Pagelaran memiliki keunikan khusus, yaitu laki-laki dan wanita ikut terlibat dalam produksi. Pembagian kerja mereka memiliki implikasi sosial kultural. Tujuan penelitian ini mengungkap dan mendeskripsikan pola kerja berdasarkan gender, antara laki-laki dan wanita. Pembagian itu berpengaruh pada jenis gerabah produksi grabah yang dihasilkan. Metode penelitian fungsional stuktural, data yang dikumpulkan adalah kata-kata dan tindakan masyarakat pelaku dengan cara wawancara, observasi, dan kajian dokumen. Penelusuran data awal menggunakan rujukan narasumber kunci, Sutrisno (53 th) salah seorang perajin tradisional yang responsif terhadap progresivitas produksi sebagai produk komersial, dan Yatmono (57 th) ketua paguyuban perajin gerabah Pagelaran. Observasi mempertimbangkan pola interaksi sosial, hubungan kekerabatan, dan sistem pembagian kerja. Analisis data menggunakan interpretatif. Hasil kajian menunjukan, (1) pembagian genetik dan produk gerabah. (2) produksi gerabah memiliki makna keseimbangan peran, dan (3) produk gerabah menjadi komplementer oposisional antara peran wanita dan laki-laki.
PEMANFAATAN KAYU KAYUMANIS UNTUK PEMBUATAN PRODUK FURNICRAFT Mandegani, Guring Briegel; Eskak, Edi
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 38 No. 2 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i2.7024

Abstract

Bahan baku kayu untuk pembuatan produk furnitur dan kerajinan (furnicraft) semakin terbatas jumlahnya karena lahan hutan penghasil kayu semakin menyusut. Oleh karena itu perlu dicari substitusi bahan baku kayu yang memenuhi spesifikasi teknis untuk produksi furnitur dan kerajinan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan teknis kayu kayumanis (cinnamon wood) untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan produk furnicraft. Hasil kajian menunjukkan bahwa kayu kayumanis layak sebagai bahan baku furnicraft. Diversifikasi material ini akan mendapatkan bahan baku yang masih melimpah dan harga lebih murah.   
MOTIF BATIK MEGA MENDUNG SEBAGAI INSPIRASI DALAM PENERAPAN METODE RE-DESIGN PADA BUSANA DENIM SECONDHAND Arumsari, Arini; Putri, Hayu Nurseptira
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 39 No. 2 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v39i2.7086

Abstract

Industri fashion saat ini yang berkembang sangat pesat dan mendapatkan dukungan oleh banyak stakeholder untuk semakin berkembang lagi, akan mendatangkan dampak buruk pada lingkungan jika tidak diarahkan dengan baik. Dampak buruk yang sudah terjadi yaitu menumpuknya busana-busana secondhand yang memiliki daur hidup yang singkat. Maka untuk memperpanjang daur hidup dari busana secondhand tersebut akan diterapkan metode re-design. Jenis busana secondhand yang dipilih adalah yang busana berasal dari material kain denim. Metode penelitian yang dilakukan yaitu diawali dengan pengumpulan data literature yang menjadi landasan penelitian, selanjutnya dilakukan observasi untuk mendapatkan data primer. Dalam tahap observasi awal, ditemukan bahwa busana secondhand dengan material denim ini banyak ditemukan di Pasar Cimol Gedebage di Kota Bandung – Jawa Barat. Untuk memfokuskan perancangan produk dengan metode re-design ini dipilih inspirasi dari Kebudayaan Indonesia yaitu Motif Batik Mega Mendung. Motif ini dipilih karena merupakan salah satu motif batik yang sangat populer sebagaimana halnya kain denim yang menjadi material dalam perancangan ini. Selain itu antara Motif Batik Mega Mendung dan kain denim juga memiliki kesamaan nuansa warna biru yang diperkirakan akan saling selaras. Berdasarkan inspirasi dari Motif Batik Mega Mendung tersebut dilakukan eksperimen teknik surface textile design untuk menutupi berbagai kekurangan yang terdapat pada busana denim secondhand. Pada tahap akhir dilakukan perancangan busana baru dari busana-busana secondhand yang telah dibongkar dan lalu dirangkai kembali.

Filter by Year

1987 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 42 No. 1 (2025): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 41 No. 2 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 41 No. 1 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 40 No. 2 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 40 No. 1 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 39 No. 2 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 39 No. 1 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 38 No. 2 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 38 No. 1 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 37 No. 2 (2020): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 37 No. 1 (2020): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 36 No. 2 (2019): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 36 No. 1 (2019): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 35 No. 2 (2018): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 35 No. 1 (2018): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 34 No. 2 (2017): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 34 No. 1 (2017): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 33 No. 2 (2016): Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 33 No. 1 (2016): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 32 No. 2 (2015): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 32 No. 1 (2015): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 31 No. 2 (2014): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 31 No. 1 (2014): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 30 No. 2 (2013): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 30 No. 1 (2013): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 32 No. 2 (2012): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 31 No. 1 (2012): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 28 No. 1 (2011): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 27 No. 1 (2010): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 28 (2010): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 26 (2009): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 25 (2008): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 24 (2007): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 23 (2006): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 22 (2005): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 21 (2004): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 19 (2001): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 18 (2001): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 16 (1997): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 15 (1996): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 10 (1992): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 9 (1991): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 8 (1988): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 7 (1987): Dinamika Kerajinan dan Batik More Issue