cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 556 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 UNGGULAN WATAMPONE Latri Aras
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 3 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v2i3.1596

Abstract

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Pendekatan Matematika  Realistik (PMR) Pada Siswa Kelas V SD Negeri 5 Unggulan Watampone. Masalah penelitian ini, yaitu Apakah melalui penerapan pendekatan matematika realistik dalam proses pembelajaran, hasil belajar pada operasi hitung bilangan bulat siswa kelas V SD Negeri 5 Unggulan Watampone dapat meningkat? Untuk meningkatkan hasil belajar pada operasi hitung bilangan bulat siswa kelas V SD  Negeri 5 Unggulan Watampone dengan menerapkan pendekatan matematika realistik. jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (action research). Rancangan tindakan ini meliputi persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Prosedur pelaksanaan penelitian direncanakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah 35 orang,  dan seorang guru.  Teknik pengambilan data penelitian ini tes, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Pengoperasian hitung bilangan bulat melalui pendekatan matematika realistik sangat berpengaruh  terhadap peningkatan hasil belajar matematika murid Kelas V SD Negeri 5 Unggulan Watampone dengan skor rata-rata hasil belajar matematika pada Siklus I masuk pada kategori sedang pada Siklus II masuk pada kategori tinggi.Kata kunci: hasil belajar matematika, pendekatan matematika realistik.
Pengembangan Tes Diagnostik Multi Representasi Eksternal (MRE) untuk Mengetahui Profil Kemampuan Representasi Konsep Susanti Septrida Silaen; Debora Natalia Sudjito; Marmi Sudarmi
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v9i2.8477

Abstract

ABSTRAKPermasalahan yang teridentifikasi ialah kemampuan siswa dalam memahami konsep fisika yang beragam. Oleh karena itu tes diagnostik MRE dijadikan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian adalah mengetahui profil kemampuan representasi konsep siswa dengan melihat bentuk representasi apa saja yang dapat disajikan siswa dan bagaimana  kemampuan siswa dalam merepresentasikan konsep GLBB dalam format verbal, matematis, dan grafik di SMA Kristen Satya Wacana. Sampel penelitian adalah siswa kelas X yang berjumlah 25 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan instrumen yang digunakan berupa soal uraian sebanyak 15 butir soal. Data penelitian diperoleh berdasarkan jawaban siswa yang dinilai berdasarkan rubrik penilaian yang berpedoman pada rubrik multiple representation yang dikembangkan oleh The Rutgers Physics and Astronomy Education (PAER). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebesar 64% siswa mampu merepresentasikan konsep secara verbal dan matematis, sebesar 8% siswa mampu merepresentasikan konsep secara verbal dan grafik, dan sebesar 28% siswa mampu merepresentasikan konsep secara matematis, verbal, dan grafik Kata kunci: Tes Diagnostik, Multi Representasi Eksternal, Kemampuan Representasi Konsep  AbstractThe problem identified is the ability of students to understand diverse physics concepts. Therefore multiple external representation diagnostic test is used as an alternative to overcome this problem. The purpose of the research was to find out the profile of students 'representation ability by looking at what forms of representation students could give and how students' ability to represent the GLBB concept in verbal, mathematical, and graphic formats at Satya Wacana Christian High School. The research sample was 25 grade X students. The type of research used is qualitative research and the instruments used are in the form of a description of 15 items. The research data was obtained based on students' answers which were assessed based on the assessment rubric which was guided by the multiple representation rubric developed by The Rutgers Physics and Astronomy Education (PAER). The research showed that 64% of students were able to represent concepts verbally and mathematically, 8% of students were able to represent concepts verbally and graphically, and 28% of students were able to represent concepts mathematically, verbally, and graphically.Keywords: Diagnostic Test, Multiple External Representation, Concept Representation Ability
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BIOLOGI BERBASIS PEMECAHAN MASALAH UNTUK SISWA SMA KELAS XI SEMESTER II Andi Nur Veryani
Publikasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v6i2.1897

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) yang bertujuan untuk menghasilkan buku ajar biologi siswa SMA kelas XI semester II berbasis pemecahan masalah yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan adaptasi model pengembangan 4-D (four-D model). Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data mengenai hasil validasi buku ajar siswa berbasis pemecahan masalah yang diperoleh dari lembar instrumen validasi yang diisi oleh validator ahli, data mengenai tingkat kepraktisan yang diperoleh dari angket kepraktisan yang diisi oleh para validator dan para praktisi, dan data mengenai keefektifan yang diperoleh dari angket respon siswa yang diisi oleh siswa. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan menurut Hobri (2009). Hasil penelitian pengembangan buku ajar siswa berbasis pemecahan masalah menunjukkan bahwa nilai total hasil validasi dari para validator adalah 4,3 dan termasuk kategori valid. Hasil penelitian rata-rata tingkat kepraktisan dari para validator dan para praktisi  adalah 87,3%. Hasil penelitian keefektifan berdasarkan respon siswa adalah 94,7% siswa memberi respon positif. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa buku ajar biologi siswa SMA kelas XI semester II berbasis pemecahan masalah  yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Kata Kunci: Pengembangan, Buku Ajar Siswa, Biologi.
Manajemen Pembelajaran Sekolah Terpadu (Studi Pada Sekolah Terpadu Al Biruni Makassar) Sumarlin Mus; Syamsurijal Basri
Publikasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v7i1.2826

Abstract

This study reviews the learning management integrated school in Makassar with research sites in an integrated school Al Biruni Makassar. The focus in this research is the learning management in an integrated school which consists of lesson plans, learning implementation, and evaluation. The approach used in this study is a qualitative descriptive approach. The unit of analysis in this research is the principal, teachers, and students. Data collection techniques were interviews, observation, and documentation. The results showed that the learning management consisting of lesson plans, learning implementation, and evaluation of learning has been implemented in accordance with the existing procedures as other schools in general. This integrated concept in this school that is located in its curriculum, which integrates religious values on each of the subjects taught to students.Keywords: Learning Management, Integrated School
Pemanfaatan Permainan Tradisional Dalam Pencapaian Indikator Pembelajaran Ilham Ilham; Muhammad Ali; Endarman Syaputra; Hendri Munar
Publikasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v8i1.4360

Abstract

The objective to be achieved in this activity is to provide an understanding to the penjas teacher of the need to do learning penjas in the form of play for the achievement of learning indicators. Based on the above objective, the target and the expected outcomes are: 1) The penjas teacher can know the various forms of traditional games that can be used for the achievement of learning indicator penjas. 2) The penjas teacher can do the learning of penjas by using traditional games for the achievement of learning indicator penjas. Techniques used in this implementation is to counseling teachers in penjas located in the West Muara Sabak, East Sabak, Geragai and Dendang sub-districts, amounting to approximately 71 people, this activity in cooperation with SMA Negeri 5 and SMA Negeri 8 Tanjung Jabung Timur. The conclusion of the implementation of this devotion are: (1) In an effort to achieve indicators of athletic learning can be done by using traditional game methods. (2) The utilization of traditional games in the achievement of learning indicators has not been done by the teacher of Penjas Orkes in Tanjung Jabung Timur Regency. (3) The used of traditional games in achieving the indicators of learning should be designed accordance with the learning materials.
PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) DI TAMAN KANAK-KANAK PAUD POLEWALI KECAMATAN TANETE RIATTANG BARAT KABUPATEN BONE Syamsuardi Syamsuardi
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1586

Abstract

Keberhasilan pelaksanaan suatu program pendidikan untuk anak Taman Kanak-kanak sangat tergantung pada pengelolaan sumber belajar. Guru  hendaknya mempunyai kemahiran dalam mengelola pembelajaran. Pengelolaan adalah merupakan hal yang sangat penting dilakukan dalam setiap kegiatan. Pentingya penggunaan media pembelajaran merupakan salah satu factor yang senantiasa mendapatkan perhatian dari pengelola taman kanak-kanak. Hal ini dikarenakan keberhasilan guru dalam mengembangkan aspek yang dimiliki anak tidak lepas dari kemampuannya dalam mengelola alat permainan khususnya alat permainan edukatif. Pelaksanaan pengajaran yang ada pada taman kanak-kanak di Kabupaten Bone sudah menjadikan alat permainan edukatif sebagai pelengkap keberlangsungan dari proses pembelajaran. Adapun jenis-jenis APE yang digunakan dalam pelaksanaan pengajaran antara lain, balok cruissenaire, Puzzle besar, kotak alfabet, kartu lambang bilangan, kartu pasangan, lotto warna, lotto bentuk. Penggunaan beberapa APE bertujuan sebagai sarana dalam membantu guru mengembangkan kompetensi anak didik.  Akan tetapi, dalam penggunaannya terkadang masih diperhadapkan pada ketidakseimbangan antara jumlah ketersediaan alat permainan khususnya dalam bentuk APE dengan jumlah anak didik yang ada, sehingga diperlukan kemampuan guru yang lebih untuk menyesuaikan antara keterbatasan alat permainan dengan kegiatan yang akan dilakukan. Karena, tidak menutup kemungkinan tidak maksimalnya pelaksanaan pembelajaran di taman kanak-kanak dikarenakan keterbatasan alat permainan dan kurangnya kemampuan guru dalam mengelola alat permainan yang terbatas. Begitu pula, ketepatan penggunaan APE ini senatiasa menunjang keberhasilan pembelajaran yang mana penggunaannya disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan kemampuan setiap anak sehingga dapat berkembang secara maksimal.Kata Kunci: Bermain, alar permainan edukatif
Perancangan Jaringan Wifi Dengan Menggunakan Mikrotik Pada SMP Negeri 3 Mallusetasi Kabupaten Barru Musdalifa Musdalifa; Surahmin Adna Panu
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v9i1.7505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan (1) Perancangan Topologi jaringan WIFI dengan Menggunakan Router Mikrotik Pada SMPN 3 Mallusetasi kabupaten Barru, (2) Instalasi dan konfigurasi Router Mikrotik ke jaringan Pada SMPN 3 Mallusetasi kabupaten Barru. Metode penelitian yang digunakan meliputi; studi pustaka, wawancara, dan studi lapangan. Studi pustaka dilakukan untuk mengumpulkan basis pengetahuan dalam perancangan. Studi lapangan dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi mengenai kondisi yang ada dan juga evaluasi  atas perancangan yang dihasilkan. Hasil yang dicapai adalah rancangan lokasi accsess point dan area jangkauan accsess point. Kesimpulan yang didapat adalah dengan melakukan pembangunan sistem jaringan nirkabel untuk proses belajar mengajar di SMPN 3 Mallusetasi Kabupaten Barru, sehingga pembelajaran computer dan internet di sekolah menjadi lebih optimal.
MENYOAL REALISME SOSIAL DALAM NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DENGAN ANALISIS STRATEGI NARATIF Rukayah Rukayah
Publikasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v6i1.1786

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini, adalah memosisikan posisi Pramoedya Ananta Toer dalam perdebatan realisme sosial. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, maka akan dilakukan analisis strategi naratif untuk mengetahui elemen sastra yang dapat digunakan dalam mempertanyakan kembali posisi Pramoedya dalam realisme sosial. Kurniawan menganalisis dan membagi tiga fase kepenulisan Pramoedya, yaitu priode praLekra ketika Pramoedya berdiri sebagai pejuang kemanusiaan dan keadilan. Kedua, periode Pramoedya aktif bersama Lekra. Ketiga adalah masa setelah pemberangusan PKI setelah penahanan Pram yang dalam pandangan Kurniawan merupakan fase sintesis yang melahirkan kedewasaan dalam menulis. Objek kajian yang dianalisis Gadis Pantai merupakan fase ketiga dalam kepenulisan Pramoedya, sehingga analisis ini secara signifikan mencoba untuk mempertanyakan posisi realisme sosial dalam fase ketiga kepenulisan Pramoedya. Analisis ini akan mencoba mempertentangkan permasalahan bentuk dan isi. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa terdapat keberpihakan narator di dalam teks. Meski demikian narator juga berusaha menampilkan dengan alamiah tanpa memperlihatkan tendensinya dengan jelas. Karya Pram berjudul Gadis Pantai merupakan bentuk dari realisme sosialis yang lebih tepat berada dalam pengertian realisme sosial pascaStalin dan Gorky. Kata Kunci: Pramoedya, realisme sosial, dan strategi naratif
Peningkatan Pemahaman Guru PAUD Tentang Kebencanaan melalui Pembelajaran Sains Aldila Rahma; Fanny Rizkiyani
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v9i3.10023

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil dari kegiatan seminar mengenai peningkatan pemahaman guru PAUD tentang kebencanaan melalui pembelajaran sains. Dilatarbelakangi oleh pentingnya pengetahuan kebencanaan para guru PAUD dan terkait dengan penyampaian materi terkait kebencanaan pada siswa di sekolah. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para guru PAUD melalui pemberian informasi mengenai kebencanaan, yang disampaikan dalam bentuk pembelajaran sains untuk anak usia dini. Seminar ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian pada masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Nusantara Bandung. Dari hasil kuesioner pada akhir kegiatan, nampak bahwa pengetahuan kebencanaan para guru mengalami peningkatan, Diharapkan kegiatan ini nantinya akan memberikan kontribusi pada program mitigasi bencana di sekolah khususnya dan masyarakat tanggap bencana umumnya.
PERBEDAAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI ANTARA SISWA PESISIR DENGAN SISWA PEGUNUNGAN PADA SD NEGERI 46 KOTA PAREPARE Joni Muis
Publikasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v6i3.2273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat kesegaran jasmani antara siswa yang tinggal di pesisir dengan siswa yang tinggal di pegunungan di SDN 46 Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan metode studi komperatif, penelitian deskriptif ini yang ingin mencari jawab secara mendasar tentang sebab-akibat, dengan menganalisis factor-faktor penyebab terjadinnya atau munculnya suatu fenomena tertentu tentang kemampuan tingkat kesegaran jasmani siswa dengan membedakan unsur geografis siswa antara daerah pesisir dan pegunungan. Populasi adalah keseluruhan siswa putra SD kelas IV dan kelas V SDN 46 Kota Parepare, Sampel dalam penelitian ini adalah siswa yang tinggal di daerah pesisir dan pegunungan dengan jumlah 30 orang siswa kelas IV dan kelas V laki-laki, 15 siswa yang tinggal di daerah pesisir dan 15 siswa yang tinggal di daerah pegunungan. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Dari data penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesegaran jasmani siswa yang tinggal di daerah pegunungan mempunyai tingkat kesegaran  jasmani yang lebih baik dibandingkan tingkat kesegaran jasmani siswa yang tinggal di daerah pesisir.Kata kunci : Kesegaran Jasmani, daerah pesisir, pegunungan