cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
jurnal.jcp@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnal.jcp@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27751589     DOI : https://doi.org/10.38048/jcp
Jurnal Citra Pendidikan mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Pendidikan (Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Vokasi) 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran 3. Pengembangan model/program kursus
Articles 356 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA MATERI SUHU DAN KALOR UNTUK SISWA SMP KELAS VII Karunia, Yustina; Lawe, Yosefina Uge; Kua, Maria Yuliana
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2899

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan penggunaan bahan ajar IPA berupa buku teks yang diterbitkan oleh suatu penerbit tertentu untuk menjelaskan materi, dalam proses pembelajaran guru belum menggunakan contoh yang nyata sehingga siswa tidak mudah untuk memahami materi yang disampaikan. Penggunaan bahan ajar yang merupakan hasil terbitan suatu penerbit tertentu belum menampilkan budaya lokal untuk memperjelas materi ajar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar IPA berbasis budaya lokal Ngada yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) yang dilakukan di SMP Citra Bakti dengan jumlah subjek uji coba sebanyak 5 orang dan 1 orang guru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan angket respon guru dan siswa. Data kemudian dianalisis secara deskriptif, kualitatif, dan deskriptif kuantitatif. Dari hasil temuan pengembangan bahan ajar IPA berbasis budaya lokal Ngada diproleh hasil yang memuaskan karena bahan ajar yang dikembangkan berada pada kategori valid dan praktis. Hasil penilaian instrumen dari ke-empat validator diproleh skor akhir sebesar 0,82 bahan ajar berada pada kriteria valid dan hasil penilaian angket respon guru dan siswa sebesar 3,69 dan berada pada kategori praktis. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar IPA berbasis budaya lokal Ngada layak digunakan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS VIII SMPS CITRA BAKTI NGADA Roas, Novita; Kua, Maria Yuliana; Dinatha, Ngurah Mahendra
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja berbasis proyek untuk pembelajaran IPA siswa sekolah menengah pertama kelas VIII agar valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini bertempat di SMPS Citra Bakti. Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah metode pengumpulan data berupa wawancara dan angket respon, sedangkan teknik analisisnya menggunakan instrumen penilaian validator dan lembar angket respon siswa dan guru. Berdasarkan hasil evaluasi validator pembelajaran project based learning memperoleh nilai 4,10 dengan kriteria sangat valid. Sedangkan hasil tes yang dilakukan oleh guru dan siswa LKS berbasis project based learning memperoleh nilai 3,63 dengan sangat baik. Berdasarkan hasil penilaian, maka lembar kerja berbasis pembelajaran project based learning IPA untuk siswa SMP kelas VIII dinyatakan valid, dan layak digunakan.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM BELAJAR MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN SISWA KELAS II DI SDI RUTOSORO Jaa, Maria; Kaka, Pelipus Wungo; Noge, Maria Desidaria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2904

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam belajar membaca dan menulis permulaan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SDI Rutosoro berjumlah enam siswa terdiri dari 3 laki-laki dan 3 perempuan yang peneliti jadikan sebagai sampel. Objek dari penelitian ini adalah kesulitan membaca dan menulis permulaan siswa kelas II di SDI Rutosoro. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Seluruh siswa kelas II SDI Rutosoro dengan jumlah siswa adalah 22 siswa, dari 22 siswa tersebut 6 siswa mengalami kesulitan membaca dan menulis. Hasil dari penelitian tersebut adalah; 1)siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan yaitu siswa belum mengenal huruf, tidak lancar dalam membaca, sulit membedakan huruf yang mirip; 2) siswa yang mengalami kesulitan dalam menulis yaitu lambat dalam mengimpulkan tugas, menulis huruf terbalik adanya penghilangan huruf atau kata dalam menulis. Kesulitan membaca dan menulis dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor lingkungan keluarga kurang mendapatkan perhatian dari orang tua, pendampingan dan pengawasan. Solusi dalam mengatasi masalah tersebut guru harus menggunakan media yang menarik, guru juga harus berkerja sama dengan orang tua dalam memantau perkembangan siswa.
PENGEMBANGAN SIMPLE BOOKLET DIGITAL PADA MATERI DONGENG DI KELAS III SD NEGERI KEBUN LAMA Dayana, Aprili; Simamora, Dinita; Wulandari, Lenni; Aisya, Syazwani
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2941

Abstract

Analisis terhadap buku siswa kelas III "Menyayangi Tumbuhan dan Hewan" menyoroti aspek penting: materi dongeng terbatas pada format tulisan, minim aspek lisan dan visual, serta kurangnya kedalaman cerita terkait kekhasan dan potensi daerah di Indonesia. Solusi yang disarankan adalah pengembangan bahan ajar digital berbasis simplebooklet sesuai kurikulum Merdeka, dengan fokus pada bahan ajar digital yang mengusung materi dongeng berdasarkan kearifan Nusantara. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate), dengan hasil validasi tahap pertama mencapai skor rata-rata 69,07% dengan kategori valid, yang kemudian meningkat menjadi 94,81% setelah revisi dengan kategori sangat valid, hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar ini sangat layak digunakan dalam pembelajaran.
TANTANGAN GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM KONTEKS MULTIKULTURAL: PERAN DAN PENGELOAAN GURU Rahmah, Nida'ur; Edwanto, Maulidia Nuraini; Widiastuti, Anik; Wulandari, Taat; Rokhim, Hanif Nur
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2954

Abstract

Tujuan penelitian untuk menunjukkan bahwa guru memiliki beragam tantangan dalam peran dan pengelolaan mengintegrasikan Pendidikan inklusif dalam konteks multikultural. Metode penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Hasil dari penelitian ini, pendidikan inklusif merupakan konsep pendekatan dalam konteks multikultural. Siswa memiliki budaya, bahasa, latar belakangnya, yang berbeda-beda. Pendidikan Inklusif menerapkan prinsip persamaan, kebutuhan, sehingga guru harus mengintegrasikan pendidikan multikultural ke dalam metode, media, dan strategi pengajaran mereka.Mereka harus beradaptasi dengan karakteristik unik siswa dan memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan intelektual, fisik, serta mental yang diperlukan.Guru harus memberikan pelatihan dan pengembangan profesional dalam pendidikan multikultural, karena beberapa guru mungkin kurang memiliki kemampuan literasi dan komunikasi. Guru harus memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengajar di lingkungan multikultural, memahami dunia, berpikir, bertindak, berkomunikasi, dan belajar. Mereka perlu memahami konsep multikultural dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif bagi siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS KELAS VI SD MATERI SIMPLE FUTURE TENSE MELALUI METODE GRAMMAR TRANSLATION METHOD Yuwono, Bagus; Triono, Andit
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2973

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini mempunyai tujuan yakni meningkatan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Inggris, terutama materi simple future tense, dengan menggunakan metode Grammar Translation Method yang diperuntukkan bagi siswa kelas VI SD. Penelitian ini dilakukan terhadap 32 siswa kelas VI SDN Baru 01 Pagi Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur di semester I tahun pengajaran 2023/2024. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi, tes tertulis, dokumentasi, dan ditambah dengan instrumen lembar observasi serta kisi- kisi tes tertulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode grammar translation method bisa meningkatkan hasil belajar siswa terutama mata pelajaran Bahasa Inggris. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah sebagai berikut: Hasil belajar pada lima belas siswa mendapatkan hasil di bawah kriteria ketuntasan maksimal (KKM) kemudian sepuluh siswa mendapatkan nilai KKM dan tujuh siswa mendapatkan hasil di atas KKM. Pada siklus II, hasil belajar siswa terdapat perubahan yakni: hasil di bawah KKM hanya dua siswa, hasil sesuai KKM tiga siswa, dan hasil di atas KKM dua puluh tujuh siswa. Sehingga, metode grammar translation method dapat digunakan sebagai salah satu referensi metode dalam pengajaran Bahasa Inggris. Saran untuk guru dapat menggunakan metode ini dalam penterjemahan kata ilmiah dan teruntu peneliti lain dapat menggunakan metode ini yang dikombinasikan dengan metode lain bertujuan meningkatkan kualitas terutama pembelajaran Bahasa Inggris di Indonesia.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL Patricia, Andi Cindy; Januarti, Erina; Syarifah, Rona Salma; Adiana, Setia; Susanti, Reva Ira; Yaqin, Muhammad Ridlo Ngainul; Wulansari, Pangastuti Citra
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.2988

Abstract

Abstrak (Indonesia) Media sosial merupakan salah satu bukti kemajuan teknologi yang mana di media sosial terdapat berbagai media hiburan, komunikasi, dan bisa juga sebagai media informasi. Akan tetapi akhir akhir ini sering terdengar isu mengenai mental health yang dipengaruhi oleh media sosial. Terganggunya kesehatan mental berdampak kepada berbagai aspek kehidupan manusia. Bukankah perkembangan teknolologi seharusnya memberikan dampak yang positif khususnya media sosial yang sebagai media hiburan tentunya dengan adanya media hiburan seharusnya bisa memperbaiki kondisi mental health seserorang. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap kondisi mental health. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode kuantitaif yaitu penelitian dengan menguji teori melalui pengukuran variabel penelitian menggunakan angka serta menganalisis data dengan prosedur statistik. Penelitian ini dilakukan melalui survey pengumpulan data dengan kuisioner media google form. Sampel penelitian adalah generasi muda yang menggunakan media sosial. Kami menarik kesimpulan bahwa media sosial berpengaruh bagi kesehatan mental seseorang dibuktikan dengan hasil survei data bahwa mayoritas orang mengalami perubahan mental health setelah menggunakan media sosial akan tetapi sebagian kecil juga ada yang merasa bahwa media sosial tidak begitu berpengaruh terhadap kondisi mental health terhadap terjadinya perubahan mental setelah menggunakan media sosial.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP LITERASI SAINS PADA PEMBELAJARAN FISIKA Ilmiati, Anna
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i2.2989

Abstract

Discovery Learning is a learning model that directs students to discover scientific concepts through various information or data obtained by observation or experiment so that students can learn actively and discover their own knowledge. A learning model is a systematic procedure or pattern that can be used as a guide in achieving specific learning goals. includes strategies, techniques, methods, learning media and learning assessment tools. Scientific literacy is important for students so that they not only understand science as a concept but scientific literacy can also apply science in everyday life. Scientific literacy is one of the current educational issues Due to the low literacy skills of students in the learning process, teachers can apply the Discovery Learning learning model. By implementing this learning model teachers can guide students to be more active by looking for physics concepts in the learning material so that students can increase their understanding of scientific literacy. .And scientific literacy abilities in Indonesia can increase. The application of the Discovery Learning model is very suitable for dealing with educational issues, especially scientific literacy. Discovery Learning merupakan model pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk menemukan konsep-konsep ilmiah melalui berbagai informasi atau data yang diperoleh melalui observasi atau eksperimen sehingga siswa dapat belajar secara aktif dan menemukan pengetahuannya sendiri. Model pembelajaran adalah suatu prosedur atau pola sistematis yang dapat dijadikan pedoman dalam mencapai tujuan pembelajaran tertentu. meliputi strategi, teknik, metode, media pembelajaran dan alat penilaian pembelajaran. Literasi sains penting dilakukan agar siswa tidak hanya memahami sains sebagai sebuah konsep saja, namun literasi sains juga dapat mengaplikasikan sains dalam kehidupan sehari-hari. Literasi sains menjadi salah satu permasalahan pendidikan saat ini. Karena rendahnya kemampuan literasi siswa dalam proses pembelajaran, maka guru dapat menerapkan model pembelajaran Discovery Learning. Dengan menerapkan model pembelajaran ini guru dapat membimbing siswa untuk lebih aktif dengan mencari konsep-konsep fisika pada materi pembelajaran sehingga siswa dapat meningkatkan pemahaman literasi sains. .Dan kemampuan literasi sains di Indonesia bisa meningkat. Penerapan model Discovery Learning sangat cocok untuk menangani permasalahan pendidikan khususnya literasi sains.
MELATIH BERHITUNG ANAK MELALUI PERMAINAN CONGKLAK Wulandari, Windi; Alya, Silvia; Agustina, Tiarani
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.3008

Abstract

Teknik pembelajaran aktif adalah langkah kreatif untuk meningkatkan perhatian, motivasi, dan keterlibatan siswa. Teknik ini berguna dalam proses pembelajaran di kelas dan oleh karena itu harus digunakan dalam proses pembelajaran, terutama untuk meningkatkan keterampilan berhitung pada siswa sekolah dasar. Proses pembelajaran aktif tidak lepas dari media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran, seperti permainan tradisional Congklak. Penelitian ini merupakan suatu penelitian deskriptif dengan data kualitatif menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian ditemukan bahwa Media pembelajaran menggunakan permainan congklak cukup berpengaruh terhadap kemampuan berhitung anak. Di mana dalam proses permainan anak-anak tidak hanya memperoleh kesenangan ketika bermain, akan tetapi juga meningkatkan kemampuan berhitung mereka. Mereka dapat belajar berhitung dengan menghitung biji-biji congklak.
PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MASYARAKAT KAMPUNG JUA KECAMATAN LUBUK BEGALUNG KOTA PADANG Vieri S , Dimas Agustian; Gusmaneli
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.3010

Abstract

Penelitian ini bermaksud Untuk melihat persepsi orang tua terhadapa masyarakat Kampuang Jua kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang. Persepsi terbagi atas 2 bagian yaitu persepsi positif dan persepsi negatif. Persepsi positif ialah masyarakat kampuang Jua mengetahui bahwa pendidikan Agama islam sangat penting di dalam kehidupan masyarakat. Persepsi negatif adalah Masyarakat kampuang jua mengatakan Pendidikan Islam tidak terlalu penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Faktor tersebut memiliki beberapa alasan yaitu: 1) orang tua tidak cepat paham terhadap Pendidikan Agama Islam itu sendiri, 2) Anak anak juga lemah dalam mengetahui pemahaman Pendidikan Agama Islam, 3) lemahnya ekonomi sehingga orang tua tidak dapat memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anaknya, terutama pendidikan agama Islam.