cover
Contact Name
Dian Eka Indriani
Contact Email
stkip.civicculture@gmail.com
Phone
+6281333212229
Journal Mail Official
dianindrian79@stkippgri-bkl.ac.id
Editorial Address
STKIP PGRI Bangkalan Jl. Soekarno Hatta No. 52 Telp/Fax (031) 3092325 Bangkalan Website: http://www.stkippgri-bkl.ac.id
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya
Published by STKIP PGRI Bangkalan
ISSN : 25799878     EISSN : 25799924     DOI : https://doi.org/10.31597/ccj
The Aim and Scope of the journal Focus and Civic-Culture are to provide Academic and Scientific writings in the field of Citizenship Education; Character building; Social; Culture; Religious of results of research and thinking in the form of articles, supplemental articles, review articles, research notes.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2020): July" : 6 Documents clear
Resolusi Manajemen Konflik (Kajian Manajemen Konflik di Lembaga Pendidikan Islam) Bashori, Bashori; Muhammad Anggung Manumanoso Prasetyo
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 4 No. 2 (2020): July
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/cc.v4i2.318

Abstract

In the dynamics of Islamic education institutions, there must be turmoil or conflict, both individual conflicts and group conflicts. Admittedly or not, Islamic education institutions, especially Islamic boarding schools and madrasah, have a high probability of conflict compared to other educational institutions. From this assumption, this paper aims to analyze the role of conflict management in resolving conflicts that occur within the scope of Islamic education institutions. Based on the study of theory, it can be concluded that conflict management is very central in developing conflicts in Islamic boarding schools and madrasah educational institutions as a way to develop Islamic education institutions for the better. Based on that statement, the main concern in reaching conflict is that conflict cannot be avoided. Therefore, controlling conflict becomes a necessity in order to achieve goals in Islamic education institutions.
Actualization Of Wuku Taun Tradition In The Midst Of Modernization(A Case Study To The Peoples Of Cikondang Traditional Village In Pangalengan, Bandung) Sutisna, Deni; Komara, Endang; Widodo, Arif; Erfan, Muhammad
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 4 No. 2 (2020): July
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/cc.v4i1.319

Abstract

Penelitian ini didasari oleh permasalahan yang terjadi di kampung adat di mana nilai-nilai budaya dan tradisi sudah mulai terkikis oleh arus modernisasi. Di tengah ancaman tersebut, masyarakat Kampung Cikondang Desa lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung masih berusaha untuk mengaktualisasi kebudayaan melalui sebuah tradisi yang dinamakan Wuku Taun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana aktualisasi tradisi Wuku Taun dapat bertahan di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa sampai saat ini tradisi Wuku Taun merupakan upacara adat tahunan yang masih rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai pola dalam mengatur pola kehidupan masyarakat kampung adat Cikondang Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung sehingga tradisi Wuku Taun memberikan peranan penting dalam kehidupan masyarakat sebagai pranata sosial yang mengatur kehidupan bermasyarakat dan menjadi salah satu sumber nilai budaya sunda
Pilihan Merk Kosmetik dan Kebangsaan : Studi mengenai minat beli Kosmetik dan Identitas Sosial pada Mahasiswa Satrio, Prakrisno; Baharuddin, Fahyuni; Rachmah, Eva Noer; Nurriyanti, Dewi
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 4 No. 2 (2020): July
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/cc.v4i1.320

Abstract

Abstrak Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman budayanya, keanekaragaman budaya ini sekaligus menjadi aset penting bagi bangsa Indonesia, namun di era globalisasi saat ini banyak kebudayaan luar negeri yang masuk kedalam Indonesia, masuknya budaya luar saat ini bisa saja menjadi pengaruh buruk bagi generasi muda Indonesia padahal generasi muda merupakan harapan dalam membangun bangsa ini dimasa depan. Menghargai dan mencintai produk dalam negeri merupakan salah satu wujud nyata dari rasa cinta tanah air yang dimiliki oleh seseorang kepada bangsa dan negaranya. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap adakah hubungan identitas sosial dengan minat beli produk dalam negeri ? Sampel yang dilibatkan adalah sejumlah 146 mahasiswa yang sudah dibekali wawasan kebangsaan. Data dalam penelitian ini diperoleh menggunakan instrumen penelitian berupa skala yaitu skala Identitas Sosial berdasar teori dari Tajfel (dalam Andriyani 2019) serta minat beli berdasar teori dari Kotler (2008). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment. Diperoleh nilai r = 0,282 dengan sig. (p) = 0,001 (p < 0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut Hal ini berarti semakin tinggi identitas sosialnya maka semakin tinggi minat beli kosmetik produk dalam negeri, demikian sebaliknya semakin rendah identitas sosialnya maka semakin rendah minat beli kosmetik produk dalam negeri. Kata Kunci: Identitas Sosial, Minat Beli, Kebangsaan, Kosmetik
Urgensi Materi Bela Negara Dalam Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru Di Perguruan Tinggi Lutfiana, Rose; Rizki, Ascosenda Ika
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 4 No. 2 (2020): July
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/cc.v4i2.327

Abstract

Defending the state is an obligation that must be carried out by every Indonesian citizen. This is in accordance with the mandate of the Indonesian state constitution of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. The purpose of this study is to analyze the urgency of state defense material in the introduction of campus life for new students in tertiary institutions. The approach and type used in this research is qualitative literature study. The results obtained are the provision of state defense materials at the time of introduction to campus life for new students is mandatory in accordance with the general guidelines for introduction of campus life for new students No. B / 636 / B.B3 / KM.00 / 2019
Paradigma Bela negara dalam Pendidikan Kewarganegaraan pada Era Pascareformasi Hastangka; Farid, Muhammad
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 4 No. 2 (2020): July
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/cc.v4i2.357

Abstract

Paradigma Bela negara menjadi salah satu isu penting dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Bela negara setidak hanya dimaknai sebagai upaya dan tindakan tetapi doktrin dan ideologi yang mengarahkan dan mendorong warga negara untuk mengenali peran negara dan partisipasi warga negara dalam kehidupan kewarganegaraan. Proses pengenalan dan pemahaman tentang bela negara dapat dikaji dari peran pendidikan warga negara melalui pendidikan kewarganegaraan yang dilakukan oleh negara kepada warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis paradigma bela negara pada era pascareformasi dalam pendidikan kewarganegaraan di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan mengkaji berbagai sumber bahan dari buku teks, peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, dan dokumen yang diterbitkan oleh lembaga resmi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis koherensi, interpretasi, dan induktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa paradigma bela negara yang berkembang di Indonesia mengalami perubahan dan perkembangan dari konsepsi bela negara untuk mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara berbasis militeristik menuju bela negara pada konstruksi non militeristik mengisi kemerdekaan untuk berperan aktif dalam pembangunan, serta menghadapi berbagai tantangan dari dalam dan luar negeri pada masa kini maupun di masa yang akan datang dengan pendekatan keterlibatan aktif warga negara (civic engagement).
Kemenangan Klebun : Ketahanan Bejingan Terhadap Loyalitas Pemilih Umanailo, M Chairul Basrun; Asmawati, Asmawati; Tawakkal, George Towar Ikbal; Muadi, Sholih
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 4 No. 2 (2020): July
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/cc.v4i2.374

Abstract

Kemenangan Klebun (Kelapa Desa) dalam kontestasi politik lokal di Kabupaten Pamekasan Madura tidak hanya terbatas pada peran Bejingan yang bertindak sebagai makelar suara. Lebih dari itu, loyalitas pemilih menjadi faktor sentral dimana kandidat mendapatkan suara sesuai dengan yang ditargetkan oleh Bejingan. Untuk memberikan pemahaman tentang loyalitas pemilih yang diperjuangkan oleh makelar suara dalam kemenangan kandidat, artikel ini mengeksplorasi bagaimana loyalitas pemilih diperjuangkan oleh Bejingan sebagai makelar suara dalam kemenangan kandidat. Berdasarkan wawancara mendalam dan observasi lapangan di Kabupaten Pamekasan, kami menunjukkan bahwa kesetiaan pemilih dipengaruhi oleh kesepakatan awal yang telah terjalin oleh salah satu Bejingan. Temuan kami menjelaskan bahwa meskipun broker menerima banyak perhatian yang keberadaanya mampu membantu kandidat dalam kemenangan, namun peneliti menemukan bahwa loyalitas pemilih dalam kemenangan kandidat berkontribusi penting. Lebih dari itu, imbalan materi bukan menjadi faktor penentu loyalitas tanpa batas yang dimiliki pemilih dapat dipertahankan. Kontribusi keilmuan artikel ini adalah mendiskusikan perluasan pemilih dengan segala loyalitasnya dalam kemenangan kandidat tidak terbatas pada peran broker.

Page 1 of 1 | Total Record : 6