cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia
ISSN : 14116502     EISSN : 27228649     DOI : -
Memuat informasi ilmiah bidang kimia dan pendidikan kimia berupa hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis, dan kajian buku
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 1 (2016)" : 12 Documents clear
Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Kloroform Kulit Batang Sukun (Artocarpus altilis) Ayu Lestari; Pince Salempa; Jusniar Jusniar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.205 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4572

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengisolasi danmengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalamekstrak kloroform kulit batang sukun (Artocarpus altilis). Penelitiandilakukan melalui beberapa tahap yaitu preparasi sampel, maserasidengan metanol, partisi dengan kloroform, fraksinasi, pemurnian, danidentifikasi. Identifikasi dilakukan dengan uji golongan danspektroskopi IR. Isolat diperoleh dalam bentuk kristal jarum danhalus berwarna putih dan memberikan hasil positif alkaloid denganpereaksi Meyer dan pereaksi Wagner. Dan spektrum IR isolatmenunjukkan adanya gugus N-H (3371,57 cm-1 dan 3315,63 cm-1)dan C-N (1112,93 cm-1 dan 1060,85 cm-1). Berdasarkan data tersebutdisimpulkan bahwa isolat yang diperoleh merupakan golonganalkaloid.Kata kunci: Isolasi, Artocarpus altilis, Metabolit Sekunder, AlkaloidABSTRACTThe purpose of this research is to isolate and identify thesecondary metabolites compound from cloroform extract of breadfruit(Artocarpus altilis) barks. This research was carried out in severalsteps: preparation of sample, maceration with methanol, partitionwith cloroform, fractination, purification, and identification.Identification test is conducted by reagent test and IR spectroscopy.The isolate obtained was white crystal needle and smooth. And givepositive alkaloid to the Meyer and Wagner test. The IR spectrum ofthe isolate showed the presence of N-H (3371,57 cm-1 and 3315,63cm-1) and C-N (1112,93 cm-1 and 1060,85 cm-1). Based on thoseresult, it is concluding that the isolate is an alkaloid compound.Keywords: Isolation, Artocarpus altilis, Secondary Metabolites,Alkaloid
Penurunan Ion Ca2+ pada Air dari Sumber Mata Air Citta Kabupaten Soppeng dengan Menggunakan Zeolit Alam Toraja (Zeolit Mordenit) Andi Zulfikar Efendy; Netti Herawati; Alimin Alimin
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.712 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4568

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ionCa2+ pada air dari sumber mata air Citta kabupaten Soppeng dankemampuan zeolit alam Toraja dalam menurunkan jumlah ion Ca2+pada air dari sumber mata air Citta kabupaten Soppeng. Aktivasizeolit menggunakan aktivasi fisika dan kimia. Penentuan jumlahion Ca2+ menggunakan fotometri nyala dan cara untuk menurunkanjumlah ion Ca2+ dengan menggunakan zeolit alam Toraja melaluimetode pertukaran ion yang berlangsung dengan model aliran dariatas ke bawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ionCa2+ sebesar 129,53 ppm dan zeolit alam Toraja dapat menurunkanjumlah ion Ca2+ hingga 104,29 ppm pada perbandingan zeolit:air1:200.Kata kunci: Ca2+, Zeolit, FotometriABSTRACTThis research aims to know the amount of Ca2+ ions ofwater from Citta fountain Soppeng district and its ability todecrease Ca2+ ions of water from Citta fountain Soppeng district.Activation of zeolite by physical and chemical activation.Determination of the amount of Ca2+ ions was done by flamephotometry and to decrease of the amount of Ca2+ ions by Torajanatural zeolite with ion exchange method that goes with upflowmodel. The results showed of the amount of Ca2+ ions is 129,53ppm and Toraja natural zeolite can decrease the amount of Ca2+ions up to 104,29 ppm at zeolite:water 1:200 ratio.Keywords: Ca2+, Zeolite, photometry
Pengaruh Strategi Pembelajaran TANDUR terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA5 SMA Negeri 1 Bontonompo Gowa (Hidrolisis Garam) Sitti Hayati H
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.202 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4573

Abstract

ABSTRAKTujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh positif strategi pembelajaran TANDUR terhadaphasil belajar siswa kelas XI IPA5 SMA Negeri 1 Bontonompo padamateri pokok hidrolisis garam. Penelitian ini merupakan penelitianeksperimen semu yang melibatkan dua kelompok perlakuan yaitukelompok eksperimen yang diajar dengan strategi pembelajaranTANDUR dan kelompok pembanding (kontrol) yang diajar denganmetode konvensional. Siswa pada kelas eksperimen yang tergolongtuntas belajar kimia pada materi pokok hidrolisis garam denganpersentase 83,33% dan tidak tuntas dengan persentase 16,67%.Sedangkan siswa pada kelompok kontrol yang tuntas sebanyak 66,67%dan tidak tuntas sebanyak 33,33%. Hasil analisis statistika inferensialuntuk menguji hipotesis yang sebelumnya dilakukan pengujiannormalitas dan homogenitas, diperoleh data terdistribusi normal danhomogen. Pengujian hipotesis membuktikan bahwa H0 ditolak dan H1diterima dengan kriteria yaitu thitung > ttabel. Pengujian dengan cara manual melalui uji t (t-test) diperoleh nilai thitung sebesar 2,439 dan nilai ttabel = 2,002. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran denganmenggunakan strategi pembelajaran TANDUR berpengaruh positifterhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA5 SMA Negeri 1 BontonompoKab. Gowa pada materi pokok hidrolisis garam.Kata kunci: TANDUR, Hasil belajar, Hidrolisis garamABSTRACTThe aim of this study was to determine the learning strategies TANDUR positive influence on learning results of students of class XI SMA Negeri 1 Bontonompo IPA5 in the subject matter of salt hydrolysis. This study is a quasiexperimental research involving the two treatment groups namelyexperimental group taught by TANDUR learning strategies and the comparison group (controls) were taught by conventional methods. Students in the experimental class are classified as thoroughly studied chemistry in the subject matter of salt hydrolysis with a percentage of 83.33% and is not finished with a percentage of 16.67%. While students in the control group  completed as much as 66.67% and did not complete as much as 33.33%. The results of the inferential statistical analysis to test the hypothesis that previous testing normality and homogeneity, obtained normally distributed data and homogeneous. Tests proved that the hypothesis H0 and H1 accepted criteria, ie t-count>t-table. Testing the manual way through t-test obtained t-count at 2,439 and the value table = 2.002. These results suggest that learning by using learning strategies TANDUR positive effect on student learning outcomes IPA 5 class XI SMA Negeri 1 Bontonompo Kab. Gowa in the subject matter of salt hydrolysis.Keywords: TANDUR, Learning results, Salt hydrolysis
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak n-Heksan Kulit Batang Sukun (Artocarpus altilis) Reinhard Daenlangi; Pince Salempa; Muhammad Danial
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.331 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4574

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksplorasi yang bertujuan untukmemperoleh senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrakn-heksana Batang Sukun (Artocarpus altilis) yang berasal dari dariDesa Bontobangun, Kecamatan Rilauale, Kabupaten Bulukumba.Isolasi dilakukan dalam beberapa tahap yaitu maserasi, partisi dengann-heksan, fraksinasi, uji kemurnian dan identifikasi. Hasil penelitiandiperoleh isolat murni berupa kristal jarum berwarna putih dengantitik leleh 186-1880C. Hasil uji dengan pereaksi Liebermann-Burchard memberikan perubahan warna dari tidak berwarna menjadiwarna ungu menunjukkan positif terpenoid. Isolat diidentifikasidengan menganalisis spektrum inframerah yang menunjukkanbilangan gelombang (cm-1) yakni: 3450.65 (-OH terikat); 2920.23 dan2850.79 (-CH alifatik); 1735.93 (C=O karboksilat); 1244 dan 1022.27(C-O alkohol). Berdasarkan hasil analisis dan penelusuran literaturmenunjukkan bahwa isolat adalah senyawa golongan terpenoid.Kata kunci : Metabolit sekunder, Artocarpus altilis, terpenoidABSTRACTThis study was exploratory research that aim to obtain thesecondary metabolite compound contained in the n-hexane extract ofbark of Artocarpus altilis from Desa Bontobangun, KecamatanRilauale, Kecamatan Bulukumba. Isolation was done in severalstages, maceration, partitioning with n-hexane, fractionation, puritytesting and identification. The result were obtained pure isolate whitecrystal with a melting point of 186-188 . The Liebermann-Burchardtest indicated that isolate was terpenoid. Isolate was identified byanalyzing the infrared spectrum which showed the wave number (cm-1) are: 3450.65 (-OH bound); 2920.23 and 2850.79 (-CH aliphatic);1735.93 (C=O carboxylic); 1244 and 1022.27 (C-O alcohol). Basedon the analysis and literature search showed that isolate is terpenoidcompound.Keywords : Secondary metabolite, Artocarpus altilis, terpenoid
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair- Share untuk Melatih Sikap Sosial Siswa Kelas X5 SMA Negeri 8 Makassar (Studi pada Sub Materi Pokok Hidrokarbon) Fahrul Islam; Mukalladin Ulil Akbar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.014 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4565

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaransikap sosial siswa setelah melalui penerapan model pembelajarankooperatif tipe think-pair-share (TPS) pada sub materi pokokhidrokarbon. Desain penelitian adalah one-shot case study design.Indikator sikap sosial siswa yang dikaitkan sesuai prosespembelajaran adalah sikap sopan/santun, jujur, disiplin,tanggungjawab, toleran, kerjasama, rasa ingin tahu, dankomunikatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X5 SMAN 8Makassar yang berjumlah 34 siswa. Pengambilan data sikapsosial siswa dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatanpengamat dan lembar pengamatan teman sejawat (peerassessment) yang telah divalidasi isi. Pengambilan data hasilbelajar dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar yangtelah divalidasi isi dan item. Data yang diperoleh dianalisisdengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis datamenunjukkan bahwa sikap sosial siswa berkembang denganpositif setelah diajar melalui penerapan model pembelajarankooperatif tipe TPS. Secara umum, pencapaian tiap indikatorsikap sosial siswa meningkat dari pertemuan I ke pertemuan IV.Selain itu, siswa juga memiliki kemampuan kognitif yang baikdilihat dari hasil analisis data tes hasil belajar yang cukupmemuaskan.Kata kunci : Sikap sosial, Model pembelajaran kooperatif tipe TPSABSTRACTThis research aims to know the social attitude ofstudents after the implementation of cooperative learning modeltype think-pair-share (TPS) on sub-topic of hydrocarbon. Thedesign of research is a one-shot case study. The indicators for thesocial attitudes studied are politeness, honesty, discipline, responsibility, tolerance, teamwork, curiosity, and communicativeness. The research subject is the 34 students of class X5 SMAN 8 Makassar. The student’s social attitude was recorded using observation sheets and peer assessment which both had been content validation. Students’ achievement data was collected using an achievement test that had been content and item validation. The data were analyzed using descriptivestatistics. The results showed that the students’ social attitudeswere developed positively after experiencing the cooperativelearning model type TPS. Generally, each social attitudeindicators increased throughout four meetings. In addition, thestudents also showed good cognitive abilities which could be seenby their satisfactory achievement of the test results.Keywords : Social attitude, Cooperative learning model type TPS
Peningkatan Kualitas Hasil Belajar Kimia (Oksidasi Reduksi) pada Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Watampone Melalui Pembelajaran Remedial dengan Tutor Sebaya Sitti Nurpaidah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.446 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4579

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang bertujuan untuk mengetahui metode langkah – langkah penerapan tutor sebaya yang dapat meningkatkan kualitas hasil belajar, dengan obyek penelitian siswa kelas x SMA Negeri 3 Watampone dengan jumlah siswa 36 orang. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus, siklus 1 dengan 4 kali tindakan atau pertemuan dan siklus 2 dengan 3 tindakan. Hasil analisis data dilakukan observasi dan tes hasil belajar. Menunjukkan bahwa dalam pembelajaran dengan menerapkan metode tutor sebaya siswa kelas x SMA Negeri 3 Watampone mengalami peningkatan dan mencapai kualitas hasil belajar.Kata kunci: Metode tutor sebaya, Kualitas hasil belajar ABSTRACTThis research is a class action,which aims to determined the method steps peer tutors who can improved the quality of learning outcomes, with the object of research students class X SMA Negeri 3 Watampone with number of students are 36 people. This class action research consist of 2 cycles, cycles 1 to 4 times the action or meetings and cycle 2 to 3 action. Data analysis and test conducted observational study. Showed that the method of learning by applying peer tutor students has increased and achieved quality learning outcomes.Keywords: Peer tutor method, Quality learning outcomes
Perbandingan Metode Pemberian Tugas Kerja Kelompok dengan Kerja Individu pada Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIA SMAN 1 Tondong Tallasa Kab.Pangkep (Studi pada Materi Pokok Termokimia) Amru Ichwan Luthfi; Muhammad Danial; Mohammad Wijaya
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.612 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4570

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksperimen semu(quasi eksperimen) yang bertujuan mengetahui ada tidaknyaperbedaan hasil belajar peserta didik yang dibelajarkandengan metode pemberian tugas kerja kelompok denganmetode pemberian tugas kerja individu pada modelpembelajaran discovery learning pada peserta didik kelas XIMIA SMA Negeri 1 Tondong Tallasa Kab. Pangkep (padamateri pokok termokimia). Desain penelitian ”Posstest-onlyControl Desaign”. Sampel dalam penelitian ini adalah kelasXI MIA SMA Negeri 1 Tondong Tallasa Kab. Pangkep,dengan kelas XI MIA1 sebagai kelas eksperimen I yangterdiri dari 25 peserta didik dan XI MIA2 sebagai kelaseksperimen II yang terdiri dari 24 peserta didik. Pengambilandata dilakukan dengan pemberian tes hasil belajar. Data hasilbelajar yang diperoleh dianalisis secara deskriptif daninferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilaiposttest kelas eksperimen I lebih tinggi yaitu 73,80dibandingkan nilai posttest kelas eksperimen II yaitu 67,71serta persentase ketuntasan kelas eksperimen I yaitu 64,00 %dan persentase ketuntasan kelas eksperimen II yaitu 37,50%.Hasil analisis inferensial dengan uji Mann-Whitney (U-test)menunjukkan nilai signifikan < α (0,05) yaitu 0,033<0,05dengan kriteria pungijian tolak Ho dan terima H1. Demikiandapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajarpeserta didik yang dibelajarkan dengan metode pemberiantugas kerja kelompok dengan metode kerja individu padamodel pembelajaran discovery learning.Kata kunci: Kerja kelompok¸ Kerja individu, discoverylearning, Hasil belajarABSTRACTThis is a quasi experiment research to find outwheather the learning results of students that were give teamwork assignments are different to srudents that were givenindividual assignments during the application of thediscovery learning model. This study was conducted usingstudents of year XI MIA SMAN 1 Tondong Tallasa Kab.Pangkep for thermochemistry topic. The research designposstest only control design. Two classes were used as thesamples XI MIA1 which consisted of 25 students as theExperimental Class and XI MIA2 which consisted of 24students as the Experimental Class II. The learning resultsdata was collected using an achievement test and the datawas analyzed inferential statistics test. The results showedthat the learning results of the Experimental Class 1 werebetter than the Experimental Class 2 (Mann-Whitney Testwas 0,033< α (0.05) where the post-test results were 73,80and 67,71 for the Experimental Class I and the ExperimentalClass II. The number of students who achieved completenesswas 64% for the Experimental Class I and 37,50% for theExperimental Class II. This giving group assignment wasbetter than individual assignment when applying theDiscovery Learning Model.Keywords : Team work, Individual work, Discoverylearning, Learning outcomes
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Etil Asetat Kulit Batang Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi Linn) Rahmi Rahmi; Netti Herawati; Iwan Dini
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.391 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4575

Abstract

ABSTRAKPenelitian eksplorasi ini bertujuan untuk mengisolasi danmengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalamekstrak etil asetat kulit batang belimbing wuluh (Averrhoa bilimbiLinn). Isolasi dilakukan dalam beberapa tahap yaitu ekstraksi,fraksinasi, pemurnian dan identifikasi. Hasil penelitian diperolehisolat berupa kristal berbentuk jarum berwarna putih dengan titikleleh 110-112oC. Isolat menunjukkan respon positif terhadap ujireagent Lieberman Burchard. Spektrum FTIR menunjukkan bilangangelombang (cm-1) yakni: 1051,20 (C-O); 1463,97 dan 1377,17 (CH2dan CH3); 1645,28 (C=C); 2935,66 (C-H); 3425,65 (OH alkohol).Berdasarkan uji pereaksi dan data spektra FTIR disimpulkan bahwaisolat merupakan senyawa golongan sterol.Kata kunci: Isolasi, A. bilimbi Linn, FTIR, SterolABSTRACTThis research aims to isolate and identify the secondarymetabolit compound contained in the ethyl acetate extract of bark ofAverrhoa bilimbi Linn. Isolation is done in several stages; extraction,fractionation, purification, and identification. The result was obtainedas pure an isolate in white needle crystal with a melting point of 110-112 . The isolate gives a positive respond to Lieberman-Burchardreagent test. Isolate was identified by analyzing the infra red spectrumwhich showed the wave number (cm-1) are: 1051,20 (CO); 1463.97and 1377.17 (CH2 and CH3); 1645.28(C = C); 2935.66 (C-H);3425,28 (OH alcohol). Base on reagent test and FTIR datas, it issuggested, that isolate is sterol compound.Keywords: Isolation, A.bilimbi Linn, FTIR, Sterol
Pengaruh Konsentrasi dan Waktu Kontak pada Adsorpsi Arang Aktif Terhadap Viskositas Oli (Minyak Pelumas) Bekas Andi Candra; Taty Sulastry; Muhammad Anwar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.082 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4566

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhkonsentrasi arang aktif dan waktu kontak pada adsorpsi arang aktifterhadap viskositas oli bekas. Penentuan pengaruh konsentrasi arangaktif dan waktu kontak dilakukan dengan variasi konsentrasi 5, 10,15, 20, 25, 30, 35 dan 40 % masing-masing pada waktu kontak 15, 30dan 45 menit. Viskositas oli bekas diukur dengan menggunakanviskosimeter Oswald. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwapengaruh konsentrasi arang aktif yaitu semakin besar konsentrasiarang aktif maka akan semakin kecil viskositas oli bekas danoptimum pada konsentrasi 25 %. Waktu kontak tidak menunjukkanpengaruh yang signifikan terhadap viskositas oli bekas, namun waktukontak yang optimum yaitu pada waktu kontak 30 menit.Kata kunci: Arang aktif, konsentrasi, waktu kontak dan viskositas oliABSTRACTThis research aims to know influence of activated charcoalconcentration and contact time the adsorption of activated charcoaltowards used oil viscosity. Determination of the concentration andcontact time influence of activated charcoal adsorption was done byvariaty its concentration, namely 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35 and 40 %and its contact time, namely 15, 30 and 45 minute. The viscosity ofused oil measured using Oswald viscometer and showed that thehigher concentration of charcoal activated the lower of its viscosityby 25 % is optimum. The contact time showed no significantinfluence on the viscosity of the used oil, but the optimum contacttime is at 30 minutes’ contact time.Keywords: Actifated charcoal, concentration, contact time and oilviscosity
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Masalah Tipe Creatif Problem Solving (CPS) untuk Meningkatkan Minat dan Penguasaan Konsep Fisika Di SMA Negeri 9 Bulukumba Sitti Hasmirah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.105 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4571

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian pengembangan (researchand development) yang menghasilkan perangkat pembelajaranyaitu: (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), (2) Buku AjarPeserta Didik (BAPD), dan (3) Lembar Kerja Peserta Didik(LKPD). Pengembangan model perangkat yang digunakanmengacu pada model four D models (Model 4-D) dari Thiagarajanyang terdiri dari tahapan yaitu: (1) pendefinisian (define), (2)perancangan (design), (3) pengembangan (develop), dan (4)penyebaran (desiminate). Proses pengembangan terlaksana tigatahapan saja karena keterbatasan waktu sehingga diharap untukpeneliti selanjutnya melakukan tahap berikutnya.Penelitian inimenggunakan desain pra eksprimen untuk mengetahui seberapabesar penguasaan konsep fisika peserta didik dalam pokok bahasanmomentum dan impuls setelah diajar dengan model pembelajaranberbasis masalah tipe cps. Penelitian ini dilaksanakan di SMANegeri 9 Bulukumba kelas XI IA1 tahun pelajaran 2013/2014semester genap sebanyak 32 orang. Analisis data yang digunakandalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, untukmenganalisis kevalidan perangkat pembelajaran, minat belajar danmendeskripsikan penguasaan konsep fisika.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkanmeliputi : RPP, BAPD, dan LKPD setelah dilakukan validasi danuji coba maka perangkat tersebut dinyatakan valid, sehingga layakuntuk digunakan dalam pembelajaran fisika. Demikian juga denganminat belajar peserta didik setelah diajar melalui modelpembelajaran berbasis masalah tipe cps mengalami peningkatandan termasuk dalam kategori berminat. Sedangkan hasilpenguasaan konsep fisika peserta didik telah mencapai ketuntasanbelajar secara klasikal dimana sebelum diterapkan pembelajaranberbasis masalah tipe CPS penguasaan konsepnya belum mencapaiketuntasan klasikal. Dengan demikian, penggunaan perangkatpembelajaran berbasis masalah tipe CPS dapat meningkatkanpenguasaan konsep fisika peserta didik.Kata kunci: CPS, Minat, dan Penguasaan konsepABSTRACTThis research was a development research wich producedlearning devices namely: (1) lesson plan, (2) students’ texbook, and(3) students’ worksheet. The development model device whichwere used bsed on four D models (model 4-D) from thiagarajanwhich consit of several steps, namely (1) define, (2) design, (3)develop, and (4) deiminate. The development process whichimplemented was merely three due to time limitation, this researchemployed pre design experiment to examine the master of thephsical concep of the studentd in momentum an impulse lessonafter being taught by problem-based learning model of Cps type.This research was conducted at SMA Negeri 9 Bulukumba in classXI IA 1 of academic ear 2013/2014 of the second semester with thetotal number of students were 32. The ata of this research wasanalyzed by descriptive statistic analysis. Descriptive statistic wasused to analyzed the validity of the learning device, lerning interestand describe the mastery of physical consep. The result of theresearch showed that the developed learning devices, namelylesson plan, student, textbook, and students’ worksheet weredeclared vali to be used in physics learningafter validation and testwere conducted. As well as the students’ interest after being taughtby prolem-based learning model of CP type improved to interestcategory. Whyle the resul of physical concept mastery of thestudents had reached the classical learning completeness; whereas,before the implementation of problem-based learning model of CPStype., the concept mastery hadn’t reached the classical learningcompleteness. Therefore, the used of problem-based learningdevice of CPS type could incrase the students’ concept mastery inphysics.Keywords: CPS, Interest, and Concep mastery

Page 1 of 2 | Total Record : 12