cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia
ISSN : 14116502     EISSN : 27228649     DOI : -
Memuat informasi ilmiah bidang kimia dan pendidikan kimia berupa hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis, dan kajian buku
Arjuna Subject : -
Articles 317 Documents
Meningkatkan Kemampuan Guru Menganalisis Hasil Ulangan Siswa Menggunakan Komputer Melalui Teknik Supervisi Individual di SMAN 1 Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang Muhammad Tahir
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.911 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v12i2.494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru SMAN 1 Mattiro Sompe  menganalisis hasil ulangan siswa menggunakan komputer secara baik dan benar dengan teknik supervise individual yang dipakai dalam menganalisis hasil ulangan siswa. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa persepsi guru yang menganggap menganalisis hasil ulangan siswa adalah penting, namun hasil supervise menunjukkan bahwa: 1. Pada pertemuan awal tidak ada seorang guru yang menganalisis hasil ulangan siswa menggunakan komputer. 2. Pengamatan pada siklus pertama baru sepuluh orang guru yang menganalisis hasil ulangan siswa dengan menggunakan komputer, berarti baru 25%. Selebihnya tidak ada dan hanya menganalisis hasil ulangan siswa secara manual. 3.Pada siklus kedua, semua guru sudah mampu menganalisis hasil ulangan siswa dengan menggunakan komputer secara benar. Ini berarti 100% guru SMAN 1 Mattiro Sompe sudah mampu menganalisis hasil ulangan siswa meskipun masih ada 1 orang guru hanya mampu pada kategori sangat rendah dan 1 orang guru pada  kategori rendah. Kata Kunci: kemampuan guru, teknik supervisi individualABSTRACT This study aims to determine the ability of teachers of SMAN 1 Mattiro Sompe to analyze  the learning results of students using the computer with individual supervision techniques. That the perceptions of teachers who consider analyzing learning results of students are important, but supervision show: 1. the first meeting no teacher analyzed the test results of students using computers. 2. Observations on the first cycle there are ten teachers analyze learning result of students using a computer (25%), the rest there is manually. 3. second cycle, all teachers are able to analyze the learning results of students use computers properly. Means that 100% of teachers SMAN 1 Mattiro Sompe able to analyze learning result of students using computer although there is still a teacher only at very low category and 1 teacher in a low category. Key words: the ability of teachers, technical supervision of individual
Pengaruh Model Pembelejaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIA SMA Frater Makassar (Studi pada Materi Pokok Hidrolisis Garam) Santi Palodang; Alimin Alimin; Halimah Husain
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 18, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.12 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v18i2.5902

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh positif pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap   hasil belajar siswa kelas XI MIA SMA Frater Makassar (studi pada materi pokok Hidrolisis Garam). Desain penelitian adalah “Pretest-Posttest Control Group Design”. Variabel dalam penelitian ini  adalah model pembelajaran dan hasil belajar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif Jigsaw dan pembelajaran langsung, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMA Frater Makassar yang terdiri dari 3 kelas.  Adapun sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI MIA3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA1sebagai kelas control dengan teknik pengambilan sampel melalui random sampling. Jumlah siswa masing-masing kelas adalah 25 siswa pada kelas XI MIA3  dan 23 siswa pada kelas XI MIA1. Pengambilan data hasil belajar dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest yang selanjutnya dikonversi ke skor N-Gain. Data hasil belajar yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen 78,20 dan kelas kontrol 67,379 dengan standar deviasi berturut-turut adalah 7,511dan 10,70. Ketuntasan kelas sebesar 76% dan 30,34%. Hasil analisis inferensial dengan menggunakan uji-t diperoleh bahwa nilai thitung= > ttabel=1,6775. Oleh karena,  thitung > ttabel ,berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa model  pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa kelas XI MIA SMA Frater Makasssar pada materi pokok hidrolisis garam.Kata kunci: Jigsaw,  Hasil belajar, Hidrolisis garam ABSTRACTThis study was a quasi-eksperimental research which aim to determine the existence positive effect on the cooperative learning model Jigsaw types to the learning outcomes of students of class XI MIA Senior High School Frater Makassar (studies on the subject matter of Salt Hydrolysis). The study design was “ pretest-postest control group design”. Variables in this study are learning models and learning outcomes.The independent variable in this study is that learning learning model Jigsaw type and direct learning and the dependent variable is students learning outcomes of class XI MIA Senior High School Frater Makassar. The population in this study was class XI MIA of Senior High School Frater Makassar where consist  of 3 classes. The sample in this study consists of two classes  while the sample is class XI MIA3 as experimental class and class XI MIA1as the control class which removal technique by random sampling. The numbers of students in each class are 25 students in class XI MIA3 and 23 students in the class XI MIA­­1­. Data retrievals of learning outcomes were achieved by administering pretest and posttest furthermore converted to a score N-Gain. Learning outcomes data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The analysis were showed the average value of the experimental class was 78,20 and control class was 67,379 with a standard deviation are respectively were 7,511 and 10,708  and the grade of completencess were 76% and 30,34%. The result of inferential analysis using t-test showed that tcount > ttabel=1,6775. Therefore, tcount> ttabel, it means that H0 was rejected or H1 was accepted. It can be concluded that the cooperative learning model Jigsaw type was positive effect on students learning outcomes of class XI MIA Senior High School Frater Makassar  the subjet matter of salt hydrolysis..Keywords: Jigsaw, Learning outcomes, Salt Hydrolysis
Pembuatan dan Analisis Mutu Briket Arang Tempurung Kelapa Ditinjau dari Kadar Kanji Maryono .; Sudding .; Rahmawati .
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.016 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v14i1.795

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui mutu briket arang tempurung kelapa ditinjau dari kadar kanji. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap yaitu pengumpulan bahan baku, pengeringan bahan baku,  karbonisasi, penggerusan dan penyaringan, pencampuran bahan perekat, pencetakan dan pengempaan, pengeringan dan penentuan mutu briket. Kadar air yang diperoleh berkisar antara 3,46-5,57%, kadar abu berkisar antara 7,49-9,94%, sedangkan kadar zat yang hilang pada suhu 950ºC berkisar antara 2,86-4,77%. Kata kunci : briket, tempurung kelapa, karbonisasi, kadar kanji. ABSTRACT This study is an experimental research that aims to determine the quality of coconut shell charcoal briquettes observed by starch consentration. The  research carried out in several stages, namely collection of raw materials, dehydration of raw materials, carbonization, crushing and screening, mixing binder, molding and compressing, drying and briquettes quality determining. Moisture concentration obtained from 3,46-5,57%, ash concentration from 7,49-9.94%, and volatile matter concentration at 950ºC from 2,86-4,77%. Keywords: briquette, coconut shell, carbonization, starch concentration
Pengaruh Model Pembelajaran SAVI terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA MAN 1 Makassar Studi pada Materi Pokok Sistem Koloid Ita Purnamasari Z; Anwar Anwar; Iwan Iwan
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 20, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.938 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v20i1.13619

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SAVI terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA MAN 1 Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran SAVI dan model pembelajaran langsung serta variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa kelas XI IPA MAN 1 Makassar pada materi pokok sistem koloid. Populasi penelitian ini adalah kelas XI IPA MAN 1 Makassar yang terdiri dari 4 kelas. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing siswa sebanyak 24 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar pada materi pokok sistem koloid berupa post-test. Berdasarkan hasil analisis data Deskriptif diperoleh nilai rata rata hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 78,75 (SD = 9,90 ) sedangkan kelas kontrol 70,75 (SD = 9,84) dan hasil analisis statistika inferensial diperoleh thitung (3,54) > ttabel (1,682) pada ???? ═ 0,05. Disimpulkan bahwa model pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA MAN Makassar studi pada materi pokok sistem koloid. Kata kunci: SAVI , pembelajaran langsung, koloid ABSTRACT The research was a quasi-experimental that aimed to know effect of SAVI (Somatic, Auditory, Visualization and Intelctually) learning model to towards student’s achievement of class XI IPA MAN 1 Makassar. The independent variable in this research was SAVI learning model in experiment class and direct learning in control class and the dependent variable is the student achievement in class XI IPA MAN 1 Makassar study on colloid system. The population was class XI IPA MAN 1 Makassar which consists of 4 classes. The sample consisted of two classes, namely XI IPA 1 as an experimental and XI IPA 2 as the control with sum each as many 24 students. The data was obtained by using student achievement test on koloid system subject matter as posttest. Based on the descriptive data analysis the average values of student achievement class was 78,75 (SD = 9,90) while the control class was 70,75 (SD = 9,84) and inferential statistical analysis show that tcalculate (3,54) > ttable (1,682) on the α ═ 0.05. It was concluded that SAVI (Somatic, Auditory, Visualization and Intelctually) Learning Model had effect to student achievement in class XI IPA MAN 1 Makassar in koloid system subject matter. Keywords: SAVI, direct learning, colloid
Pengaruh Jumlah Perekat Kanji terhadap Lama Briket Terbakar menjadi Abu Sudding Sudding; Jamaluddin Jamaluddin
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 16, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.616 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v16i1.4584

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah perekat kanji yang ditambahkan pada pembuatan briket arang tempurung kelapa yang dapat terbakar paling lama. Penelitian melalui beberapa tahapan yaitu pirolisis, pembuatan serbuk arang, pencampuran dengan perekat (kanji), pencetakan briket, pengeringan, dan Pembakaran dalam tungku. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi kadar perekat, semakin lama briket terbakar. Hasil analisis varians (anova) menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan jumlah perekat kanji terhadap nilai kalor briket arang tempurung kelapa.Kata Kunci: Tempurung kelapa, Arang, Briket, Perekat kanji, Lama pembakaran, KalorABSTRACTThis study aims to determine the amount of starch adhesive is added to the coconut shell charcoal briquettes that can be burned longest. Research are through several stages from pyrolysis, the manufacture of charcoal powder, mixing it with starch adhesive, briquettes printing, drying, and combustion in the furnace. The results showed higher levels of adhesives, the longer the briquettes burn, and optimally at 15%. Results of analysis of variance (ANOVA) showed that there was a significant influence on the amount of starch adhesive to calorific value of coconut shell charcoal briquette.Keywords: Coconut shells, Charcoal, Briquettes, Starch adhesives, Duration burning, Heat
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak n-Heksana Batang Benalu (Dendrophthoe falcata (L.f) Ettingsh) Herianti Hasbullah; Sudding Sudding; Netti Herawati
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 20, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.334 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v20i2.13635

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksplorasi yang bertujuan untuk mengisolasi senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak n- heksana batang benalu pohon kakao Dendrophthoe falcata (L.f) Ettingsh, yang berasal dari Desa Cendana, Kec. Burau, Kab. Luwu Timur Makassar, Sulawesi Selatan. Isolasi dilakukan dalam beberapa tahap yaitu maserasi, partisi dengan n-heksana, fraksinasi, uji kemurnian dan identifikasi. Hasil penelitian berupa isolat murni berbentuk kristal jarum berwarna putih dengan titik leleh 1400C. Hasil uji dengan pereaksi wagner membentuk endapan cokelat. Identifikasi dengan spektrum infra merah yang menunjukkan bilangan gelombang (cm-1) yakni: 3550,95 (N-H); 1696,36 (C=O); 1303,88 (CN), 2945,30 dan 2856,58 (CH alifatik), 883,40 (C-H aromatik), 1454,33 (C=C). Berdasarkan hasil IR dan Uji warna menunjukkan bahwa isolat diduga senyawa golongan alkaloid. Kata kunci : Isolasi Dendrophthoe falcata (L.f) Ettingsh, senyawa alkaloid ABSTRACT This study is exploratory research that aimed to isolate and identify the secondary metabolite compound contained in the n-hexane extract of D.falcata (L.f) Ettingsh from Cendana village, Burau district, Luwu Timur Regency of Makassar. Isolation is done in several stages; maceration, partitioning with n-hexane, fractionation, purification and dentification. The result was in pure needle crystal shape with a melting point of 140,2°C. The test result with the Wagner reagent test showed the formation of a brown precipited. Analyzing of IR Spectrum of Isolate showed Several wave numbers; 3550,95 (N-H); 1696,36 (C=O); 1303,88 (CN), 2945,30 dan 2856,58 (CH alifatik), 883,40 (C-H aromatik), 1454,33 (C=C). Based on the result of IR datas and reagen test it is suggest that the isolate is alkaloid compound. Keywords : Isolation, Dendrophthoe falcata (L.f) Ettingsh, alkaloid compound
Sintesis (S)-3-asetil-4-isopropil-5,5-difenil-oxazolidin-2-on: Senyawa Auxiliari Efektif untuk Reaksi Aldol yang Stereoselektif Muharram .
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2009)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.289 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v10i1.391

Abstract

ABSTRAK Oxazolidinon merupakan senyawa Evan-Auxiliar yang banyak digunakan sebagai pengarah dalam reaksi aldol. Salah satu senyawa oxazolidinon yang efektif digunakan sebagai senyawa auxiliar adalah (S)-3-asetil-4-isopropil-5,5-difenil-oxazolidin-2-on 5. Senyawa auxiliar ini sangat efektif digunakan dalam pembuatan senyawa (R)-4-(1’,1’-dimetilallil)-2,2-dimetil-[1,3]dioxin 6, yang merupakan senyawa prekursor dalam sintesis total senyawa epotilon 7. Senyawa Evan-auxiliar (S)-3-asetil-4-isopropil-5,5-difenil-oxazolidin-2-on 5 dibuat dalam tiga tahapan, yaitu: (1) pembentukan (S)-2-amino-3-metil-1,1-difenibutan-1-ol 13, (2) pembentukan (S)-4-isopropil-5,5-difenil-oxazolidin-2-on 14, dan (3) pembentukan (S)-3-asetil-4-isopropil-5,5-difenil-oxazolidin-2-on 5. Sebagai bahan baku dalam sintesis Evan-auxiliar ini adalah L-valin 15. Evan-Auxiliar, (S)-3-asetil-4-isopropil-5,5-difenil-oxazolidin-2-on 5 telah terbukti efektifitasnya seperti yang diperlihatkan pada reaksi aldolnya dengan senyawa aldehid 2,2-dimetil-3-butenal 16 dan dalam kaitannya dengan sintesis Ethylketon 6, R-2-(2,2-dimetil-[1,3]dioxin-4-yl]-2-metilpentan-3-on. Kata Kunci: Sintesis, Oxazolidinon, Evan-Auxiliar, epotilon, reaksi aldol ABSTRACT Oxazolydinone is Evan-Auxiliary that used widely as auxliary in aldol reaction. One of oxazolydinone that efektively used as auxiliary is (S)-3-acetyl-4-isopropyl-5,5-diphenyl-oxazolidin-2-on 5. This auxiliary is more effective used in synthesis of (R)-4-(1’,1’-dimethilallyl)-2,2-dimethil-[1,3]dioxin 6, that it is used as precursor on total synthesis of epothilone 7. Evan-auxiliary of (S)-3-acetyl-4-isopropyl-5,5-diphenyl-oxazolidin-2-on 5 is prepared in three stages, that are: (1) synthesis of (S)-2-amino-3-methyl-1,1-diphenylbutan-1-ol 13, (2) synthesis of (S)-4-isopropyl-5,5-diphenyl-oxazolidin-2-on 14, and (3) synthesis of (S)-3-acetyl-4-isopropyl-5,5-diphenyl-oxazolidin-2-on 5. The synthesis of this Evan-auxiliary is derived from L-valyne 15. In fact, Evan-Auxiliary, (S)-3-acetyl-4-isopropyl-5,5-diphenyl-oxazolidin-2-on 5 is effectively  as shown in its aldol reaction with 2,2-dimethyl-3-butenal 16 in relation by synthesis of ethyl ketone 6, R-2-(2,2-dimethyl-[1,3]dioxin-4-yl]-2-methylpentan-3-on. Key Words: Synthesis, Oxazolidinone, Evan-Auxiliary, epothilone, aldol-reaction
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak n-Heksan Kulit Batang Sukun (Artocarpus altilis) Reinhard Daenlangi; Pince Salempa; Muhammad Danial
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.331 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4574

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksplorasi yang bertujuan untukmemperoleh senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrakn-heksana Batang Sukun (Artocarpus altilis) yang berasal dari dariDesa Bontobangun, Kecamatan Rilauale, Kabupaten Bulukumba.Isolasi dilakukan dalam beberapa tahap yaitu maserasi, partisi dengann-heksan, fraksinasi, uji kemurnian dan identifikasi. Hasil penelitiandiperoleh isolat murni berupa kristal jarum berwarna putih dengantitik leleh 186-1880C. Hasil uji dengan pereaksi Liebermann-Burchard memberikan perubahan warna dari tidak berwarna menjadiwarna ungu menunjukkan positif terpenoid. Isolat diidentifikasidengan menganalisis spektrum inframerah yang menunjukkanbilangan gelombang (cm-1) yakni: 3450.65 (-OH terikat); 2920.23 dan2850.79 (-CH alifatik); 1735.93 (C=O karboksilat); 1244 dan 1022.27(C-O alkohol). Berdasarkan hasil analisis dan penelusuran literaturmenunjukkan bahwa isolat adalah senyawa golongan terpenoid.Kata kunci : Metabolit sekunder, Artocarpus altilis, terpenoidABSTRACTThis study was exploratory research that aim to obtain thesecondary metabolite compound contained in the n-hexane extract ofbark of Artocarpus altilis from Desa Bontobangun, KecamatanRilauale, Kecamatan Bulukumba. Isolation was done in severalstages, maceration, partitioning with n-hexane, fractionation, puritytesting and identification. The result were obtained pure isolate whitecrystal with a melting point of 186-188 . The Liebermann-Burchardtest indicated that isolate was terpenoid. Isolate was identified byanalyzing the infrared spectrum which showed the wave number (cm-1) are: 3450.65 (-OH bound); 2920.23 and 2850.79 (-CH aliphatic);1735.93 (C=O carboxylic); 1244 and 1022.27 (C-O alcohol). Basedon the analysis and literature search showed that isolate is terpenoidcompound.Keywords : Secondary metabolite, Artocarpus altilis, terpenoid
Pengaruh Strategi PBL Terhadap Keterampilan Metakognisi dan Respon Mahasiswa Muhammad Danial .
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 2 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.275 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v11i2.487

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh strategi PBL terhadap keterampilan metakognisi dan respon mahasiswa atas penerapan strategi pembelajaran tersebut. Rancangan penelitian yang digunakan adalah “Pretest-Postest Nonequivalent Control Group Design”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang dibelajarkan melalui strategi Problem-based Learning (PBL) memiliki peningkatan skor rata-rata keterampilan metakognisi sebesar 39,75 lebih tinggi dari pada mahasiswa yang dibelajarkan melalui strategi kooperatif konvensional yaitu sebesar 30,30. Berdasarkan hasil uji ANAKOVA diperoleh bahwa terdapat perbedaan sangat signifikan keterampilan metakognisi mahasiswa yang dibelajarkan melalui strategi PBL dengan mahasiswa yang dibelajarkan melalui strategi konvensional. Selain itu, penerapan strategi PBL juga direspon secara positif oleh mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi tersebut. Kata kunci: strategi PBL, keterampilan metakognisi ABSTRACT This study aims to explain the effect of PBL strategy to students metacognitive skill and respon to the applied PBL strategy. The research design that used is “Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design”. This study indicates that students that learned with PBL strategy have scores of metacognitive skill from pretest to posttest 39.75 higher than students that learned with conventional strategy, 30.30. Based on the ANACOVA test showed that there were significance differences of students’ metacognition ability between the students who were thought through PBL strategy and the students who were thought through conventional strategy. Beside that, apply PBL strategy also responed positively by students that learned with the strategy applies. Keywords: PBL strategy, metacognitive skill
Pengaruh Model Pembelajaran Koperatif dan Kemampuan Awal terhadap Hasil Belajar Peserta Didik (Studi pada Materi Pokok Hidrólisis Garam di Kelas Xi Ipa SMA Negeri 1 Mare) Evi Aspirani
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 18, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.576 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v18i2.5897

Abstract

ABSTRAKJenis penelitian adalah eksperimen semu menggunakan desain faktorial 2x3. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Mare. Sampel dipilih secara acak dan diambil dua kelas dari lima kelas.  Pengujian hipotesis dilakukan  menggunakan analisis varian dua arah GLM Univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat perbedaan hasil belajar kimia peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran koperatif tipe TPS dengan tipe GI pada materi pokok hidrólisis garam di kelas XI IPA SMA Negeri 1 Mare (2) terdapat perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang mempunyai kemampuan awal yang tinggi, sedang, dan rendah. Kemampuan awal  yang tinggi memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap hasil belajar peserta didik pada materi hidrolisis garam dibandingkan kemampuan awal yang sedang dan rendah (3) tidak ada interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal dalam mempengaruhi hasil belajar peserta didik.Kata kunci: Model pembelajaran kooperatif, Kemampuan awal ABSTRACTThe type of research is quasi eksperiment with factorial design of 2 x 3. Population of this research was XI grade students of SMA Negeri 1 Mare. Sample was taken randomly 2 of five classes. The hypothesis test was done by two way analysis of variance GLM Univariate. The result shoms that (1) there is no differences of chemistry learning outcomes between students who were taught by using cooperative learning type TPS and by using cooperative learning type GI on the subject matter hydrolysis of salt in ClassXI Science of SMA Negeri 1 Mare; (2) there is differences of learning outcomes between students with high, fair, and low ability. Student with high skill give a big influence of their learning outcomes than students with fair and low skill; (3) there is no interaction between learning model with the basic skill of student toward their learning outcomes.Keywords: Cooperative learning models, Basic skill

Page 7 of 32 | Total Record : 317