cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia
ISSN : 14116502     EISSN : 27228649     DOI : -
Memuat informasi ilmiah bidang kimia dan pendidikan kimia berupa hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis, dan kajian buku
Arjuna Subject : -
Articles 317 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Novick dalam Pembelajaran Kimia Kelas XII IA2 SMAN 1 Donri-Donri (Studi pada Materi Pokok Gugus fungsi) Najmawati Sulaiman
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 13, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.796 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v13i2.629

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui besarnya efektivitas model pembelajaran Novick dalam pembelajaran kimia kelas XII IA2 SMA Negeri 1 Donri-Donri. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XII IA2 SMA Negeri 1 Donri-Donri tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 29 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar siswa, lembar observasi aktivitas siswa dan angket motivasi siswa kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata seluruh siswa sebesar 77.00, persentase ketuntasan kelas sebesar 86% dan persentase ketuntasan indikator sebesar 65.52%, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Novick cukup efektif diterapkan dalam pembelajaran kimia kelas XII IA2 SMA Negeri I Donri-Donri pada materi pokok gugus fungsi. Kata kunci: Efektivitas, Model Pembelajaran Novick, Hasil Belajar Siswa ABSTRACT This reseach is descriptive research that aims to description of the effectiveness of Novick Learning Model in Learning Chemistry at class XII IA2 grade students in SMA Negeri 1 Donri-Donri. The subject are class XII IA2 in SMA Negeri 1 Donri-Donri, 2012-2013 academic year which consist of 29 students. Data is obtained from student outcome test, observation sheet of student activity, and questionnaire of student motivation and the was analysed by desriptive statistic. Descriptive analisys result show that the mean value of students is 77.00, persentage of class completeness is 86% and persentage of indicator completeness about 65.52%, so it can be concluded that Novick instructional Model positive was enough effective to be implemented in learning chemistry at class XII IA2 SMA Negeri 1 Donri-Donri at functional group as a subject matter. Keywords: Effectiveness, Novick Learning Model, Student’s Outcome
Pengaruh Penambahan NaOH Terhadap Produksi Gula Pereduksi dari Tongkol Jagung (Zea mays L.) oleh Aspergillus niger Norman Adi Husain; Taty Sulastry; Sudding Sudding
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12779

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menggunakan tongkol jagung (Zea mays L.) yang jarang dimanfaatkan dan menjadi limbah untuk menghasilkan glukosa dengan mengoptimalkan kadar NaOH sebagai bahan untuk delignifikasi. Tahap-tahapnya meliputi preparasi sampel, proses delignifikasi, perbanyakan kapang Aspergillus niger, pembuatan larutan nutrisi, produksi enzim, ekstraksi enzim, uji aktivitas enzim selulase, hidrolisis sampel, dan analisis kadar glukosa. Kadar optimum NaOH yang digunakan untuk mendelignifikasi sampel tongkol jagung adalah 10% dengan rendemen sebesar 29,8800 %. Aktivitas enzim selulase sebesar 0,00372 U/mL. Kadar Glukosa yang dihasilkan pada proses hidrolisis tongkol jagung hasil delignifikasi NaOH 10, 15, 20, 25, dan 30 % masing-masing sebesar 14,269 x 103 mg.Kg-1; 9,404 x 103 mg.Kg-1; 11,982 x 103 mg.Kg-1; 11,310 x 103 mg.Kg-1; dan 12,254 x 103 mg.Kg-1. Kata kunci : Selulosa, tongkol jagung, delignifikasi, kadar glukosa ABSTRACT This study uses corn cobs (Zea mays L.) that barely use and become waste to produce glucose by optimizing the concentration of NaOH as a material for delignification. The stages include of sample preparation, delignification process, multiplication of Aspergillus niger, nutrient solution preparation, production of enzymes, extraction of the enzyme, cellulase enzyme activity assay, hydrolysis of samples, and analyzes concentration of glucose. Optimum levels of NaOH for delignification is 10% with a yield of 29.8800 %. Cellulase enzyme activity is about 0.00372 U/mL. Concentration of Glucose produced in the process of hydrolysis of corn cob delignificated with NaOH 10, 15, 20, 25, and 30% respectively of 14.269 x 103 mg.Kg-1; 9.404 x 103 mg.Kg-1; 11.982 x 103 mg.Kg-1; 11.310 x 103 mg.Kg-1; and 12.254 x 103 mg.Kg-1. Key word : Cellulose, corn cobs, delignification, glucose level
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Hiperteks pada Materi Struktur Atom dan Sistim Periodik Army Auliah; Iwan Dini
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.674 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v11i1.355

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan merancang media pembelajaran berbasis hiperteks pada materi pokok Struktur Atom dan Sistim Periodik. Rancangan media yang telah dibuat divalidasi oleh tiga orang ahli dan diujicoba terbatas pada siswa kelas X1 SMAN I Bajeng. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran berbasis hiperteks berupa courseware pada materi struktur atom dan Sistim Periodik dalam bentuk compact disk (CD). Hasil uji coba dan validasi courseware menunjukkan bahwa media ini valid dan sangat diminati oleh siswa. Kata kunci: Media Pembelajaran Kimia, hiperteks, Hasil belajar ABSTRACTThis study was development research that aimed to construct chemical instruction media based on hypertext on Structure Atom and Periodic System material. The construction of media that has been made is validated by three valuators and tried out on students’ class X1 of SMAN I Bajeng. This research produces instruction media based on hypertext as a courseware of Atomic Structure and Periodic System material in Compact Disk (CD). The try out and validation result shows that this media is valid and more interested by students.Key words: chemistry Learning Media, Hypertext, Learning Achievement
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair- Share untuk Melatih Sikap Sosial Siswa Kelas X5 SMA Negeri 8 Makassar (Studi pada Sub Materi Pokok Hidrokarbon) Fahrul Islam; Mukalladin Ulil Akbar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.014 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4565

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaransikap sosial siswa setelah melalui penerapan model pembelajarankooperatif tipe think-pair-share (TPS) pada sub materi pokokhidrokarbon. Desain penelitian adalah one-shot case study design.Indikator sikap sosial siswa yang dikaitkan sesuai prosespembelajaran adalah sikap sopan/santun, jujur, disiplin,tanggungjawab, toleran, kerjasama, rasa ingin tahu, dankomunikatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X5 SMAN 8Makassar yang berjumlah 34 siswa. Pengambilan data sikapsosial siswa dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatanpengamat dan lembar pengamatan teman sejawat (peerassessment) yang telah divalidasi isi. Pengambilan data hasilbelajar dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar yangtelah divalidasi isi dan item. Data yang diperoleh dianalisisdengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis datamenunjukkan bahwa sikap sosial siswa berkembang denganpositif setelah diajar melalui penerapan model pembelajarankooperatif tipe TPS. Secara umum, pencapaian tiap indikatorsikap sosial siswa meningkat dari pertemuan I ke pertemuan IV.Selain itu, siswa juga memiliki kemampuan kognitif yang baikdilihat dari hasil analisis data tes hasil belajar yang cukupmemuaskan.Kata kunci : Sikap sosial, Model pembelajaran kooperatif tipe TPSABSTRACTThis research aims to know the social attitude ofstudents after the implementation of cooperative learning modeltype think-pair-share (TPS) on sub-topic of hydrocarbon. Thedesign of research is a one-shot case study. The indicators for thesocial attitudes studied are politeness, honesty, discipline, responsibility, tolerance, teamwork, curiosity, and communicativeness. The research subject is the 34 students of class X5 SMAN 8 Makassar. The student’s social attitude was recorded using observation sheets and peer assessment which both had been content validation. Students’ achievement data was collected using an achievement test that had been content and item validation. The data were analyzed using descriptivestatistics. The results showed that the students’ social attitudeswere developed positively after experiencing the cooperativelearning model type TPS. Generally, each social attitudeindicators increased throughout four meetings. In addition, thestudents also showed good cognitive abilities which could be seenby their satisfactory achievement of the test results.Keywords : Social attitude, Cooperative learning model type TPS
Pengembangan Paket Teknologi Pengolahan untuk Menghasilkan Ikan Kering dan Ikan Asap yang Bermutu di Kabupaten Takalar Muh. Yunus; Muhammad Danial; Nurlaela .
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2009)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.414 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v10i2.430

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dalam rangka pengembangan teknologi pengolahan ikan dengan tujuan; 1) diperoleh model prototif alat pengering dan pengasapan ikan yang tepat guna, 2) data tentang besarnya distribusi suhu (Tin dan Tout) yang efektif untuk alat, 3) kapasitas alat, 4) efektifitas penukar panas (kalor) alat, 5) kadar zat gizi, organoleptis dan umur simpan produk ikan olahan. Teknologi yang dikembangkan adalah alat pengeringan dan pengasapan ikan. Alat pengering mekanis ini berbentuk lemari segi empat yang dibuat dari plat besi yang berbentuk segi empat yang terdiri dari 3 bagian yaitu unit pemanas, ruang pengering, ruang Blower. Sedangkan alat pengasapan ikan yang dikembangkan adalah alat pengasapan ikan mekanis dengan menggunakan bahan bakar arang. Metode yang digunakan adalah mendesain prototif alat, uji spesifikasi alat, uji zat gizi, sifat oragnoleptis, dan umur simpan produk ikan olahan, selanjutnya diterapkan pada masyarakat nelayan pesisir Kab. Takalar. Hasil penelitian yaitu berupa prototif dan spesifikasi alat sebagai berikut: 1) Alat pengeringan ikan berbentuk segi empat dengan ukuran 175x60x50 cm, suhu masuk 65oC, suhu keluar 60oC, kapasitas 30 Kg, efektifitas alat (rata-rata 55,13%), lama pengeringan 4 jam, volume bahan bakar minyak tanah yang diperlukan 3 liter. Spesifikasi produk ikan kering yang diperoleh cita rasa  dengan kategori suka dan bergizi yang tinggi, 2) Alat pengasapan ikan berbentuk segi empat dengan ukuran 160x60x50 cm, suhu masuk 60­oC, suhu keluar 55 oC, kapasitas alat 30 kg, efektifitas alat (rata-rata 33,50%), lama pengasapan 3 jam, volume bahan bakar 7 kg. Spesifikasi produk ikan asap diperoleh cita rasa dengan kategori sangat disukai, bergizi, dan memiliki umur simpan 4-5 hari. Kata Kunci: Teknologi, ikan, kemiskinan, pesisir pantai. ABSTRACT The research is done for developing of fish process technology that aimed to: 1) find prototype model of fish drying and fumigator, 2) find data of effective temperature distribution (Tin and Tout), 3) capacity of equipment, 4) the heat exchange effectiveness of equipment, and 5) know nutrient content, organoleptics value, and long time preserver. The technology that developed is fish dryer and fumigator equipments. This mechanic dryer equipment is quadrangular that made from iron plate and consist of three sides those are heating unit, dyer part, and blower part. While fish smoker equipment that is developed using charcoal. Furthermore, the technology is applied of fisherman peoples in coastal area at kab. Takalar as efforts to overcome destitution. The research results are obtained prototype and qualification of equipment namely: 1) Dryer equipment performance are quadrangular (175x60x50 cm), Tin 65oC, Tout 60oC, equipment capacity 30 kg, effectively 55,13%, time of drying 4 hours, fuel volume 3 liter. 2) Fumigator equipment performance are quadrangular (165x60x50 cm), Tin 60oC, Tout 55oC, equipment capacity 30 kg, effectively 33,50%, time of drying 3 hours, fuel (charcoal) volume 7 kg. Keywords: Technology of dried and smoke fish, destitution, coastal area
Efektifitas Pembelajaran Induktif Berbasis Masalah Pada Siswa Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Makassar Haris Munandar; St. Humaerah Syarif
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.281 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i2.4684

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui persentase efektifitas pembelajaran Induktif Berbasis Masalah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Makassar tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 37 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan memberikan (pretest) dan (posttest). Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata untuk pretest sebesar 32,81 sedangkan untuk posttest sebesar 75,02. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase efektifitas pembelajaran induktif berbasis masalah pada siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Makassar pada materi pokok sistem koloid sebesar 83,33%.Kata kunci: Efektifitas, Pembelajaran induktif berbasis masalahABSTRACTThis research is a descriptive research that aims to determine the percentage of the effectiveness of inductive learning based on students' problem. The subject of this study were students in grade XI IPA 1 SMAN 9 Makassar Lessons Year 2010/2011, amounting to 37 students. Collecting data in this study was done by giving the (pretest) and (posttest). The results of descriptive statistical analysis showed that the average value of 32.81 for pretest to posttest of 75.02 while. The results showed that the percentage of effectiveness of inductive learning problems based on student class XI IPA 1 SMAN 9 Makassar on the subject matter of colloidal systems is 83,33%. Keywords: Effectiveness, Problem-based inductive learning
Peningkatan Pemahaman Konsep Ikatan Kimia Mahasiswa Calon Guru Melalui Pembelajaran Berbasis E-Learning Solfarina .
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 13, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.27 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v13i2.619

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan kendala pembelajaran ikatan kimia melalui pembelajaran e-learning. Konsep yang diteliti adalah ikatan antar atom. Penelitian bersifat eksperimen dengan melibatkan dua kelas yaitu kelas e-learning murni di salah satu LPTK di Palu dan e-learning sebagai pendamping perkuliahan reguler di salah satu LPTK di Bandung dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Selama pembelajaran mahasiswa login dan menemukan permasalahan yang dirujuk pada materi inti dan materi tambahan. Mahasiswa mengirim jawaban dan melakukan diskusi di setiap tahapan pembelajaran yang terangkum dalam siklus TUTOR yang telah disimpan di web: tutor.goroworks.com. Data berupa skor pretes-postes, angket, wawancara dan printscreen aktifitas mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman mahasiswa  kelas e-learning murni dan kelas e-learning sebagai pendamping tetapi lebih baik pada kelas e-learning sebagai pendamping. Kendala pembelajaran e-learning adalah koneksi yang lama dan peralihan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran e-learning. Kata kunci: calon guru, konsep ikatan kimia, Pembelajaran e-learning ABSTRACT The aim of this study to determine the improvement of the concept understanding and learning problems of chemical bonding based on e-learning. Concept that was studied is the atomic bonding. This study is experimental research involve two classes the pure is e-learning classes in one LPTK Palu and e-learning as a supporting to the regular lectures in one LPTK Bandung with purposive sampling. During learning, the students log in and find the problems referred to the subject matter and additional subject. Students submit the answers and discuss at every step of TUTOR learning cycle that has been stored on web: tutor.goroworks.com. The data are pretest-posttest score, questionnaires, interviews and printscreen of student activities. The results showed showed an increase in chemical bonding concept understanding of pure e-learning and  e-learning  as supporting but in e-learning as supporting class is better. The barriers of e-learning is a slow connection and transition of face to face learning into e-learning. Keywords: prospective teachers chemical bonding concept, e-learning
Pengaruh Media Laboratorium Virtual Berbasis Android Mobile terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Biologi FKIP Universitas Muslim Maros pada Mata Kuliah Teknik Laboratorium Pertiwi Indah Lestari; Rahmawati Rahmawati
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v19i2.12768

Abstract

ABSTRAK Media laboratorium virtual berbasis android mobile merupakan alternatif media untuk mengatasi kertebatasan sarana dan prasarana praktikum dengan menggunakan perangkat mobile berbasis android. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media laboratorium virtual berbasis android mobile terhadap hasil belajar mahasiswa biologi FKIP Universitas Muslim Maros. Jenis penelitian ádalah penelitian eksperimen dengan subyek penelitian yaitu mahasiswa program studi pendidikan biologi yang sedang menempuh mata kuliah teknik laboratorium pada semester genap (VI) tahun akademik 2017/2018 yang berjumlah 32 orang. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik pemberian pretest-postest untuk hasil belajar. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS Versi 20 for Windows. Dari hasil analisis data diperoleh sampel berdistribusi normal dengan ketentuan Sig (0,715) > α (0,05) untuk kelas kontrol dan Sig (0,927) > α (0,05) untuk kelas eksperimen. Signifikansi (Sig) Based on Mean adalah sebesar 0,358 > 0,05, menunjukkan varians kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah sama atau homogen. Nilai t hitung dan nilai Sig (2-tailed = 0,003) < ½ α (0,05) maka Ho ditolak. Jadi ada pengaruh positif penerapan media laboratorium virtual berbasis android mobile terhadap hasil belajar mahasiswa. Kata kunci: Media Laboratorium Virtual, Android Mobile, hasil belajar ABSTRACT Virtual media laboratory based android mobile is an alternative media to overcome the limitations of practicum facilities. This study aimed to determine the effect of the virtual media laboratory based android mobile towards students’ learning outcomes majoring in Biology Education at Faculty of Teacher Training and Education the University of Muslim Maros. This study was an experiment research. The subjects of the research were Biology Education students who were enrolled on the laboratory course. The number of students who were joining this research were 32 students. They were at the fourth semester in academic year 2017/2018. This research used pretest-posttest design as the techniques of data collection to examine students’ achievement in learning. The collected data then were analyzed using normality, homogeneity, and hypothesis test by using SPSS 20.0 for windows device. From the data analysis, the result showed that normal distribution of the sample was Sig (0,715) > α (0,05) for the control class and Sig (0,927)> α (0,05) for the experimental class. Significance (Sig) Based on Mean was 0.358> 0.05, showing that the variance of the control class and the experimental class were the same or homogeneous. The t-value and the p-value were (2-tailed = 0.003)
Penerapan Model Pembelajaran Siklus Belajar 5e Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik Kelas XIMs 5 Sma Negeri 3 Lau Maros (Studi pada Materi Pokok Kesetimbangan Kimia) Sahera Sukur; Maryono Maryono; Sudding Sudding
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.606 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i2.4594

Abstract

ABSTRAKPenelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik kelas XI MS 5 SMA Negeri 3 Lau Maros melalui model pembelajaran SB 5E.Secara garis besar terdapat empat tahapan PTK, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi.Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus.Data hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diterapkan dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik Kelas XI MS 5 SMA Negeri3 Lau Maros. Langkah-langkah tersebut yaitu: (1) Lebih selektif dalam menentukan tema pemberian motivasi sehingga peserta didik dapat termotivasi untuk melakukan perbaikan dalam pembelajaran; (2) Penggunaan media pembelajaran berupa video dan flash lebih dominan dalam memberikan materi pembelajaran; (3) Menunjuk peserta didik yang memiliki kemampuan kognitif untuk membantu teman kelompoknya dalam menyelesaikan kesulitan-kesulitan yang dihadapinya; (4) Memberikan pembimbingan khusus dengan cara mendatangi kelompok-kelompok pada fase explore dan elaboration; (5) Menunjuk perwakilan dari kelompok untuk memberikan jawaban atas pertanyaan guru.Aktivitas dan hasil belajar peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran siklus belajar 5E meningkat dari siklus I ke siklus II. Kata kunci: SB 5E, Aktivitas belajar, Kesetimbangan kimiaABSTRACTThis classroom action research (CAR) aims to enhance the learning activity of the Class XI MS 5Student of SMANegeri 3 Lau Maros through 5EsLC model. In general, there are four stages of CAR, (1) planning, (2) action, (3) observation and (4) reflection. The research was done in two cycles. The result showed that the 5EsLC model could enhance the student‟s learning activity. The steps are: (1) More selective in determine the motivation theme so the student could be motivated to improve their study; (2) The useful of learning media such as learning video and macromedia flash more dominant; (3) The smart student was asked to help the other student in the group to solve the difficulties; (4) special guidance was done by visiting each group in explore and elaboration phase; (5) One of the student in each group was asked to give answer for teacher‟s questions. The student‟slearning activityand achievement after the implementation of 5Es LC has been increased from first cycle to second cycle.Keywords: 5Es LC, Learning activity, Chemical equilibrium
Potensi Antioksidan Ekstrak Kloroform Kulit Batang Tumbuhan Mangrove (Sonneratia alba) Netti Herawati
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.995 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v12i1.128

Abstract

ABSTRAK Ekstrak kloroform kulit batang tumbuhan mangrove Sonneratia alba dianalisis untuk menentukan aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH. Ekstrak kloroform ini  menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 41,9 µg/ml. Aktivitas antioksidan ekstrak kloroform tersebut termasuk kuat berdasarkan kriteria Blois (<100 µg/mL termasuk antioksidan kuat), namun aktivitas ini lebih rendah dari control positif yang digunakan (asam askorbat) dengan nilai IC50 sebesar 17,64 µg/mL. Dari hasil uji ini, disimpulkan bahwa S. alba berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Kata kunci: Sonneratia alba, antioksidan, mangrove ABSTRACT Chloroform extract of the bark of mangrove Sonneratia Alba were analyzed to determine theantioxidant activity by DPPH method. Chloroform extract showed strong antioxidant activitywith IC50 value is 41.9 µg/ml. The antioxidant activity of chloroform extract was strongly based on criteria including Blois (<100 µg/mL included a powerful antioxidant), but this activity is lower than the positive control used (ascorbic acid) with IC50 values​​ of 17.64 mg/mL. From the results of this test, it was concluded that S.alba potential as asource of natural antioxidants. Key words: Sonneratiaalba, antioxidants, mangrove.

Page 8 of 32 | Total Record : 317