cover
Contact Name
Mohammad Sholehuddin
Contact Email
sholepasopati@gmail.com
Phone
+6285130334282
Journal Mail Official
Jurnalsirojuddin@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.stismu.ac.id/ojs/index.php/sirajuddin/Home
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Sirajuddin: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam
ISSN : 28096134     EISSN : 28096606     DOI : https://doi.org/10.55120/sirajuddin.v4i2
Core Subject : Religion, Education,
Sirajuddin : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Lumajang. Jurnal ini memuat naskah hasil kajian dan penelitian para peneliti dan akademisi Pendidikan Islam; bidang-bidang ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Islam, Manajemen Pendidikan Islam, dan Kepesantrenan. Penerbitan Jurnal Sirojuddin dilakukan dua kali setahun, yaitu pada bulan Desember dan Juni.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024" : 9 Documents clear
KOMPARASI PRESTASI BELAJAR AL-QUR’AN HADITS HASIL TES SUBJEKTIF DAN HASIL TES OBJEKTIF DI MA. ROUDLATUL ISTIQOMAH SUKO KECAMATAN MARON KABUPATEN PROBOLINGGO Fahmi, Robith
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i2.1947

Abstract

Prestasi belajar yang dicapai siswa merupakan kemampuan yang dimiliki setelah mengikutiproses belajar dengan menggunakan IQ, minat, dan bakat yang dimiliki. Oleh sebab ituevaluasi presatasi belajar siswa dilaksanakan secara maksimal oleh seorang guru denganmenggunakan teknik evaluasi, baik dengan menggunakan tes atau non tes. Teknik Tes terdiridari berbagai macam bentuk tergantung dari sudut pandangnya, sedangkan dari sudutpandang butir soal tes dibagi menjadi bentuk tes subjektif dan tes objektif. Adapun tujuanpenelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar Al-Qur’an Hadits hasiltes subjektif bentuk uraian dan hasil tes objektif bentuk pilihan ganda di MA. RaudlatulIstiqomah Suko Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo 2) Untuk mengetahui perbedaanprestasi belajar Al-Qur’an Hadits hasil tes subjektif bentuk uraian dan hasil tes objektif bentukisian di MA. Raudlatul Istiqomah Suko Kecamatan Maron Kabupaten ProbolinggoPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparasi.Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi observasi, dan interview. Adapunmetode analisis data menggunakan statistik dengan rumus t-test untuk mengetahui ada atautidaknya perbedaan prestasi belajar Al-Qur’an Hadits hasil tes subjektif dan hasil tes objektif.Adapun hasil penelitian ini adalah 1) Nilai t hasil hitung - 1,795 lebih kecil dari harga kritik tdalam tabel 1,99, 2) Nilai t hasil hitung -2,185 lebih kecil dari harga kritik t dalam tabel 1,99.Kesimpulan umum penelitian ini adalah tidak ada perbedaan prestasi belajar Al-Qur’an Haditsantara hasil tes subjektif dan hasil tes objektif di MA.Roudlatul Istiqomah Suko KecamatanMaron Kabupaten Probolinggo.
Revolusi Pembelajaran Agama Islam Di Era Industri 4.0 : Peran Kecerdasan Buatan Dalam Menghadirkan Inovasi Pendidikan Achmad Robith Khusni; Prof. Dr. H. Mundir, M.Pd; Prof. Dr. H. Mashudi; Dr. H. Moh. Sahlan, M.Ag
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2057

Abstract

Abstract Artificial intelligence (AI) has brought a significant revolution in Islamic education. This is an interesting topic that deserves attention. Although AI presents great opportunities, the impact on the world of Islamic education must be carefully considered from the perspectives of its role, ethics, and application in the field of Islamic knowledge. The aim of this research is to detail the revolution, role, and innovations of artificial intelligence in the realm of Islamic education. The method used is a qualitative approach focusing on literature studies. The literature search is based on data sources such as Google Scholar and other relevant databases. The results of this study indicate that artificial intelligence can bring about a rapid revolutionary impact on Islamic education, including the use of chatbots for religious counseling, content recommendation systems for learning, and plagiarism detection in assignments related to Islamic material. The role of artificial intelligence in education is to create an adaptive learning experience that can be tailored to the difficulty level and teaching methods according to each student's abilities. Overall, artificial intelligence (AI) has tremendous potential to enhance productivity, efficiency, and the quality of learning across various fields, including education. By leveraging AI, we can create an innovative, adaptive, and effective learning environment that supports student development in this modern technological era.
METODE POLA ASUH DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN MAJEMUK (MULTIPLE INTELLIGENCE) SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN KIAI SYARIFUDDIN WONOREJO LUMAJANG Ikrima Maulydiah; Abdullah Gufronul M
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2058

Abstract

Pesantren memiliki kekayaan visi kecerdasan sebagaimana yang digambarkan Gardner. Delapankecerdasan yang disebutkan telah mengiringi kelangsungan pembelajaran di pesantren, sejaksantriwati bangun dari tidur hingga tidur kembali. Bertolak belakang dari umumnya pendidikanformal yang ada, yang pada faktanya terlalu monoton dalam memanjakan kecerdasan intelektuallogis-matematis, pendidikan dalam ruang pesantren justru sebaliknya, berbagai macam variasipembelajaran hadir di ruang pembelajarannya, tidak hanya sekadar belajar kitab, melainkan jugamelalui membaca, menulis, menghitung dan menghafal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif–deskriptif, dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakanwawancara tidak terstruktur, observasi langsung non partisipan, dan dokumentasi. Adapun analisisdata menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Adapun kesimpulan daripenelitian ini adalah Pengasuh atau Pembina menerapkan metode pola asuh campuran antara polaasuh otoriter dan pola asuh demokratis dalam mengembangkan kecerdasan majemuk. Kemudian,Penerapan metode pola asuh dipengaruhi oleh faktor lingkungan, status sosial, serta kultur danbudaya.
EVALUASI PEMBELAJARAN FIQIH DI MADRASAH IBTIDAIYAH PONDOK PESANTREN SIDOGIRI KRATON PASURUAN Fitriatul Munawaroh; Ahmad Syukkur; Hafid
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2078

Abstract

kArtikel ini membahas tengtang Evaluasi termasuk aspek yang sangat penting dalamproses pembelajaran supaya kompetensi peserta didik terbentuk secara maksimal, apabialapeserta didik mendapatkan nilai yang rendah atau tidak sampai standar maka akanberpengaruhi pada efektifitas proses pembelajaran secara keseluruhan. Evaluasi harapdilaksanakan secara terus menerus untuk mengetahi dan memantau keberhasilan danperubahan yang terjadi pada peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, atau untukmemberi skor dan nilai, angka yang bisa dilakukan dan penilaian hasil belajar. Tujuanpenulisan ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan evaluasi pembelajaran fiqih Babtransaksi ) بيع ) di Madrasah Ibtidaiyah Pondok Pesantren Sidogiri Kecamatan KratonKabupaten Pasuruan Tahun ajaran 2008-2009. Penelitian ini merupakan jenis penelitianlapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun analisis yang penulisgunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif deskriptif dengan model analisisinteraktif. Selama proses pengumpulan data berlangsung, peneliti bergerak diantara tigakomponen yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Tigakomponen analis interaktif tersebut yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulanaktifitasnya berbentuk interaksi dengan pengumpulan data. Evaluasi kognitif dalampembelajaran fiqih Madrasah Ibtidaiyah Pondok Pesantren Sidogiri Kecamatan KratonKabupaten Pasuruan adalah evaluasi subjektif, evaluasi objektif, evaluasi formatif, evaluasisumatif. Bentuk intrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif dalampembelajaran fiqih adalah, soal pertanyaan lisan di kelas, pilihan ganda, uraian obyektif,uraian non obyektif atau uraian bebas, jawaban atau isian singkat, menjodohkan. Evaluasiafektif untuk mengukur kemampuan yang mencakup kepribadian, budi pekerti, akhlakulkarimah, kejujuran, amanah, toleransi, rendah hati, tanggung jawab, disiplin, dan empati.Ciri-ciri hasil belajar afektif akan tampak pada siswa dalam berbagai tingkahlaku. Evaluasipsikomotor digunakan untuk mengukur materi seperti praktek-praktek ibadah sepertishalat, wudhu mengurus jenazah dan lain sebagainya. Evaluasi psikomotorik dilakukan dengan menggunakan observasi untuk mengukur tingkah laku individu atau prosesterjadinya suatu kegiatan yang dapat diamati, baik dalam situasi yang sebenarnya maupundalam situasi buatan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PEMBELAJARAN TEMATIK MATERI KETENTUAN PERNIKAHAN DALAM ISLAM KELAS XI 3 DI SMAN 3 LUMAJANG TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Muhammad Hendra Firmansyah; Hartono; Nurul Hasan
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2088

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) plays a crucial role in shaping students' character and understanding of spiritual values. One of the essential topics in the PAI curriculum for Grade XI is "Marriage Provisions in Islam," which is highly relevant for building religious insight and understanding Islamic family life. However, the learning outcomes of Grade XI-3 students at SMAN 3 Lumajang show that only 40% of students meet the Minimum Mastery Criteria (MMC), with the monotony of conventional teaching methods cited as one of the main contributing factors. To address this issue, this study implemented the Cooperative Learning Jigsaw model to enhance students' learning outcomes. This classroom action research was conducted over two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The study involved 36 students from Grade XI-3, with data collected through learning outcome tests, observations, and interviews. The results showed a significant improvement in student performance, with mastery levels increasing from 40% in the pre-cycle to 63.8% in the first cycle and 91.7% in the second cycle. Besides improving cognitive learning outcomes, students' participation in group discussions and social skills, such as cooperation and communication, also increased. This study concludes that the Cooperative Learning Jigsaw model is effective in enhancing students' learning outcomes, participation, and social skills. The application of this model contributes to the development of innovative teaching methods that align with the needs of students in the classroom.
MODEL HILYAQIS DALAM MEMBANGUN SEKOLAH BERKUALITAS MELALUI PEMBELAJARAN MODERASI BERAGAMA DI MTS WALI SONGO SITUBONDO Syamsul Arifin; Halid, Ahmad; Hasan bin Jali
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2116

Abstract

Quality schools are not only measured from academic aspects, but also from the development of students' character and morals based on religious values. This article examines the role of the Hilyaqis learning model in building a quality school at MTs Wali Songo, with an emphasis on the application of religious moderation through the verses of the Qur'an, Hadith, and stories of scholars. Hilyaqis learning carries an approach that combines Islamic teachings with everyday life, with the aim of producing a generation that not only excels in academics, but also has a moderate and tolerant character. Through the integration of Islamic teachings in each sub-chapter of learning, students are given an understanding of the importance of tolerance, simplicity, and peace in religion, and are taught to avoid extremism. The stories of scholars who uphold the values ​​of moderation become role models that inspire students to apply these values ​​in their lives. This study proves that the application of the Hilyaqis learning model at MTs Wali Songo plays a crucial role in strengthening religious moderation, shaping students' Islamic character, and creating an inclusive and harmonious educational environment. Therefore, this approach not only improves the quality of education, but also encourages the creation of quality schools both academically and morally.
PENGEMBANGANVARIASI MODEL PEMBELAJARAN DENGANNILAI AKHLAK ALQUR’ANBERBASIS MANAJEMEN KELAS DI MADRASAH TSANAWIAH Umi Karimatul Azizah; Abd. Kahar; Nurul Iflaha
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2123

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menemukan apa saja yang harus disiapkan oleh seorang guru dalammengembangkan metode pembejaran dengan pendekatan pengelolaan kelas dan integrasiakhlak Al-Qur’an di Madrasah Tsanawiyah 02 Miftahul Ulum Bakid Lumajang. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif pendekatan studi kasus. Dalam mengumpulkan datamenggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahanmenggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian memperlihatkan persiapan guru dalammenyiapkan pembelajaran adalah pengaturan tempat duduk dilakukan dengan bervariasi,seperti bentuk tradisional, bentuk setengah lingkaran atau huruf U dan bentuk berkelompok.Guru mengatur posisi duduk siswa berpindah-pindah. Pengembangan metode pembelajaranyang dilaksanakan yaitu; a) Metode pembelajaran aktifitas peran siswa yang dikembangkanguru mampu membangkitkan semangat/menambah gairah belajar. b) metode grup ahlimampu menumbuhkan keberanian siswa untuk menyampaikan pendapatnya di dalam kelas.c) metode investigasi mampu menumbuhkan kebiasaan cara bekerja yang baik dalamkehidupan sehari-hari.
MANAJEMEN PERENCANAAN STRATEGIS DALAM PENGEMBANGAN MUTU PROSES PENDIDIKAN Mukaffan; Ahmad Zarkasyi
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2124

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menemukan apa saja yang harus disiapkan oleh seorang guru dalammengembangkan metode pembejaran dengan pendekatan pengelolaan kelas di MadrasahTsanawiyah 02 Miftahul Ulum Bakid Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif pendekatan studi pustaka. Metode pengumpulan data dengan cara menelusurisumber dokumentasi, dengan mengkaji literatur dan bahan pustaka yang relevan denganpermasalahan yang diteliti. studi atau analisis yang digunakan dalam menganalisis adalahanalisis induktif. Analisis data kualitatif bersifat induktif, yaitu analisis berdasarkan data yangdiperoleh dikembangkan. Teknik keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitianmenyimpulkan bahwa tahapan manajemen perencanaan strategis di sekolah diawalidengan perumusan visi, misi dan tujuan sekolah dengan melibatkan seluruh stakeholder,penilaian terhadap lingkungan internal dan eksternal, penugasan kerja dan kerjasama,kemudian diperkuat dengan evaluasi implementasi perencanaan strategiKata kunci: Manajemen, perencanaan strategis, mutu pendidikan.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL YOUTUBE PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MADRASAH IBTIDA’IYAH Zainal; Siti Ainur Rahayu; Sa’idah Karimah
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2125

Abstract

Penelitian ini melatar belakangi tentang YouTube sebagai platform berbagi video yangpopuler, sangat mudah diakses oleh siswa dan guru. Penggunaan video yang menarik daninteraktif dapat meningkatkan minat belajar siswa, terutama generasi muda yang akrabdengan teknologi. Konsep-konsep abstrak dalam SKI dapat divisualisasikan dengan lebih baikmelalui video, sehingga memudahkan pemahaman siswa. YouTube menyediakan beragamkonten pembelajaran SKI, sehingga siswa dapat mengakses materi kapan saja dan di manasaja. Video dapat memicu diskusi dan aktivitas belajar yang lebih aktif di kelas.Tujuan72 | Sirajuddin : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol. 04 No. 01 (2024)Availableonlineat https://ejournal.stismu.ac.id/ojs/index.php/sirajuddinpenelitian ini adalah : (1)Menganalisis pengaruh pemanfaatan YouTube terhadap motivasibelajar siswa dalam mata pelajaran SKI.(2)Mengetahui tingkat efektivitas YouTube dalammeningkatkan pemahaman siswa terhadap materi SKI.(3)Mengidentifikasi kendala yangdihadapi dalam pemanfaatan YouTube dalam pembelajaran SKI.Metode penelitian inimenggunakan metode kualitatif dan penelitian kualitatif deskriptif, serta cara mengumpulkandata yang digunakan yaitu wawancara, observasi, serta guru dan siswa.Hasil penelitian ini : (1)Meningkatkan motivasi belajar siswa menjadi lebih termotivasi dalam belajar SKI karenamateri disajikan dengan menarik dan interaktif.(2)Adanya Kendala Teknis: Akses internet yangterbatas, kualitas video yang kurang baik, dan kurangnya literasi digital siswa menjadikendala.(3)Peran Guru yang Penting: Peran guru sangat penting dalam memilih video yangrelevan, membimbing siswa dalam menggunakan YouTube, dan mengelola diskusi kelas.

Page 1 of 1 | Total Record : 9