Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS KRITIS AKSIOLOGI PENDIDIKAN NASIONAL ANTARA FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM VS NILAI-NILAI PANCASILA Ali Hasan Siswanto; Mukaffan
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2023): Sirajuddin Juni 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i2.1291

Abstract

Pemikiran yang hati-hati tentang pembentukan ontologis, epistemologis, dan aksiologisdiperlukan saat membina sistem sekolah umum. Sebagai landasan untuk membedahpemanfaatan spekulasi-spekulasi instruktif yang terkait dengan tujuan persekolahan,terutama yang sebanding dengan sifat-sifat Pancasila, landasan aksiologis sistempersekolahan umum menjadi sangat penting. Fungsi pendidikan nasional adalahmenumbuhkan pemikiran rasionalitas dan akhlak mulia dalam kaitannya dengan nilai-nilaipancasila, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Tujuanpendidikan terkait dengan nilai-nilai pancasila ini, yang menjunjung tinggi nilai-nilaikebenaran, kebaikan, keindahan, dan ketuhanan. Nasional bertujuan untuk membantupeserta didik dalam mengembangkan akal budi yang rasional dan akhlak mulia. Mereka jugaberpendapat bahwa siswa harus dapat bekerja secara produktif dan imajinatif untukbertanggung jawab membantu Indonesia menyesuaikan diri dengan kebutuhan mayoritas dan komunitas yang adil
Guidance Counseling Techniques Through Muhasabah Qur'an and It’s Implication For Altruism Attitudes Khoiriyah, Dianing Arifatul; Mu’is, Abdul; Mukaffan
Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Progressive Management of Islamic Education
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/munaddhomah.v5i2.1114

Abstract

This article aims to explain guidance and counseling techniques through muhasabah Qur'ani in strengthening children's empathy at the Madrasah Aliyah Negeri 03 Jember. The researcher used a case study approach. The research instrument is the researcher himself (key information) using data collection techniques, interviews, observation, and documentation. Data analysis uses three stages: data condensation, data display, description, and conclusion, by testing the validity of the data through data triangulation and dependability. The research results concluded that the initial process carried out by the school and guidance and counseling teachers was identifying the problems and needs that occurred to students. The second is to give an analogy with the stories in verse in the Koran. The third is group counseling. The group guidance implemented at the Madrasah Aliyah Negeri 03 Jember helps new students to be able to carry out teaching and learning activities optimally and to become students who excel, have good morals, and have faith and piety. In the theoretical framework above, it has been explained that children with muhasabah qur'ani counseling techniques can have a confident attitude, can control their emotions, can get along well with friends, are independent, successful in learning, are socially responsible and care about the environment.
PERAN GURU MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM MENGHADAPI ERA DIGITAL DI MADRASAH TSANAWIYAH EXCELLENT ZAINUL HASAN BALUNG JEMBER Zahroh, Ika Nafisatus; Sholihah, Imro`atus; Ubadillah; Mukaffan
IHTIROM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2024): Ihtirom Edisi Oktober 2024
Publisher : LP2M STAI AL-UTSMANI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70412/itr.v3i2.76

Abstract

Abstract: This journal aims to determine the role of Aqidah Akhlak subject teachers in facing the digital era at Madrasah Tsanawiyah Excellent Zainul Hasan Balung. The role of teachers, especially teachers of Aqidah Akhlak subjects in an educational institution, is very important. This refers to the aim of education which is one of the important aspects of life to form people of quality, character, responsibility and usefulness. This research uses a descriptive qualitative research approach. Data collection techniques using observation, interviews, documentaries. This research uses qualitative descriptive analysis. The results of this research are: 1). Teachers as educators include: (a) Religious inspirers, disciplinary inspirers. b) Religious motivator, discipline motivator. (c) Religious facilitator, discipline facilitator. 2) The teacher as a motivator, namely by instilling habitual character education, morning tadarus, reading Asmaul Husna, and welcoming students by the teacher at the front of the school gate to shake hands. 3) The teacher as an innovator in planning, namely using curmer to create teaching modules. In the implementation of learning the Aqidah Akhlak teacher uses 1 student 1 laptop as media.
MANAJEMEN PERENCANAAN STRATEGIS DALAM PENGEMBANGAN MUTU PROSES PENDIDIKAN Mukaffan; Ahmad Zarkasyi
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2124

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menemukan apa saja yang harus disiapkan oleh seorang guru dalammengembangkan metode pembejaran dengan pendekatan pengelolaan kelas di MadrasahTsanawiyah 02 Miftahul Ulum Bakid Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif pendekatan studi pustaka. Metode pengumpulan data dengan cara menelusurisumber dokumentasi, dengan mengkaji literatur dan bahan pustaka yang relevan denganpermasalahan yang diteliti. studi atau analisis yang digunakan dalam menganalisis adalahanalisis induktif. Analisis data kualitatif bersifat induktif, yaitu analisis berdasarkan data yangdiperoleh dikembangkan. Teknik keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitianmenyimpulkan bahwa tahapan manajemen perencanaan strategis di sekolah diawalidengan perumusan visi, misi dan tujuan sekolah dengan melibatkan seluruh stakeholder,penilaian terhadap lingkungan internal dan eksternal, penugasan kerja dan kerjasama,kemudian diperkuat dengan evaluasi implementasi perencanaan strategiKata kunci: Manajemen, perencanaan strategis, mutu pendidikan.
ETHICAL INTEGRATION OF GENERATIVE AI IN ISLAMIC EDUCATION: TOWARD INCLUSIVE AND SUSTAINABLE HUMAN CAPITAL DEVELOPMENT Mukaffan; Siswanto, Ali Hasan
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 3 (2025): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v6i3.1178

Abstract

Generative Artificial Intelligence (GenAI) is reshaping education, including Islamic contexts, while raising ethical, digital, and infrastructural concerns. This study explores how ethical and contextual integration of GenAI can drive inclusive and sustainable Islamic education reform. Through a systematic review of 85 high-impact articles, a three-layered framework is developed: technological infrastructure, human capability, and ethical governance. Key findings highlight the urgency of early AI literacy, adaptive teacher training, and fair, outcome-based evaluation. The proposed “GenAI-Integrated Islamic Learning Ecosystem” model maps the adoption from awareness to autonomy. This study bridges Islamic ethics, sociotechnical approaches, and human capital policy to offer strategic insights for ethical and empowering AI governance. Generative Artificial Intelligence (GenAI) telah mengubah ekosistem pendidikan, termasuk pendidikan Islam, namun memunculkan tantangan seperti kesenjangan keterampilan digital, ketimpangan infrastruktur, dan isu etika. Studi ini menganalisis integrasi GenAI secara etis dan kontekstual untuk mendukung reformasi pendidikan Islam yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan systematic literature review terhadap 85 artikel, dikembangkan kerangka analitis tiga lapis: infrastruktur teknologi, kapabilitas manusia, dan tata kelola etis. Temuan menekankan pentingnya literasi AI sejak dini, pelatihan adaptif bagi pendidik, serta evaluasi berbasis keadilan. Model “Ekosistem Pembelajaran Islami Berbasis GenAI” ditawarkan sebagai peta evolusi adopsi AI. Studi ini menyinergikan etika Islam, pendekatan sosial-teknologis, dan kebijakan SDM sebagai kontribusi strategis bagi tata kelola AI yang manusiawi dan berkeadilan.
DESAIN MODEL BIMBINGAN ISLAMI: INTEGRASI KONSELING MODERN DENGAN NILAI AL-QUR’AN DAN HADIS Masniatul Ilmiah; Mu’alimin; Mukaffan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/3esq8f70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan psikologi Islami dalam bimbingan dan konseling pendidikan melalui tinjauan literatur sistematis terhadap berbagai penelitian terkini. Pendekatan psikologi Islami dipahami sebagai integrasi antara teori-teori psikologi modern dengan nilai-nilai spiritual Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah tiga puluh artikel ilmiah terbitan tahun 2020–2025 yang relevan dengan tema bimbingan dan konseling Islami. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan psikologi Islami mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis, spiritualitas, serta keseimbangan emosional peserta didik. Strategi dan teknik konseling seperti client-centered therapy, assertive training, cognitive restructuring, dan reality therapy terbukti efektif ketika diintegrasikan dengan nilai-nilai Qur’ani seperti muhasabah, husnuzan, dan tazkiyatun nafs. Integrasi antara konseling modern dan nilai-nilai Islam ini menghasilkan model bimbingan yang holistik, humanistik, dan transendental. Pendekatan tersebut diharapkan menjadi paradigma baru dalam praktik konseling pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada pemecahan masalah, tetapi juga pembentukan karakter dan keseimbangan hidup peserta didik antara aspek duniawi dan ukhrawi.
Implementation of the Bahtsul Masa'il Method in Improving Ability to Read the Book of Fathul Qorib Hudri, Salman; Al Haj Zaini , Zainuddin; Mukaffan
Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 4 (2023): Progressive Management of Islamic Education
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/munaddhomah.v4i4.729

Abstract

This research aims to investigate the effectiveness of implementing the Bahtsul Masa'il Method in improving the ability to read the Book of Fathul Qorib using a quantitative approach. This method is used in the context of Islamic religious teaching and focuses on understanding Arabic texts. In this study, the research sample consisted of a group of students who took part in training using the Bahtsul Masa'il Method and another group of students who took part in conventional teaching methods. Data was collected through reading and comprehension tests of Arabic texts before and after implementing the method. The results of the test were analyzed using descriptive statistics and hypothesis testing to evaluate significant differences in improvement in reading ability between the two groups of students. The findings of this research indicate that the implementation of the Bahtsul Masa'il Method significantly increases the ability to read the Book of Fathul Qorib compared to conventional teaching methods. Students who underwent training with this method showed higher improvements in understanding Arabic texts. These results support the use of the Bahtsul Masa'il Method as an effective approach to improving reading competence in the context of Islamic religious studies. This research has positive implications for curriculum development and Islamic religious teaching methods, by emphasizing the importance of interactive approaches and critical thinking in understanding texts religion. In addition, this research provides an empirical basis for Islamic religious educators to consider using the Bahtsul Masa'il Method in an effort to increase understanding and literacy in Arabic among students.
ANALISIS KRITIS AKSIOLOGI PENDIDIKAN NASIONAL ANTARA FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM VS NILAI-NILAI PANCASILA Ali Hasan Siswanto; Mukaffan
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2023): Sirajuddin Juni 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i2.1291

Abstract

Pemikiran yang hati-hati tentang pembentukan ontologis, epistemologis, dan aksiologisdiperlukan saat membina sistem sekolah umum. Sebagai landasan untuk membedahpemanfaatan spekulasi-spekulasi instruktif yang terkait dengan tujuan persekolahan,terutama yang sebanding dengan sifat-sifat Pancasila, landasan aksiologis sistempersekolahan umum menjadi sangat penting. Fungsi pendidikan nasional adalahmenumbuhkan pemikiran rasionalitas dan akhlak mulia dalam kaitannya dengan nilai-nilaipancasila, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Tujuanpendidikan terkait dengan nilai-nilai pancasila ini, yang menjunjung tinggi nilai-nilaikebenaran, kebaikan, keindahan, dan ketuhanan. Nasional bertujuan untuk membantupeserta didik dalam mengembangkan akal budi yang rasional dan akhlak mulia. Mereka jugaberpendapat bahwa siswa harus dapat bekerja secara produktif dan imajinatif untukbertanggung jawab membantu Indonesia menyesuaikan diri dengan kebutuhan mayoritas dan komunitas yang adil
MANAJEMEN PERENCANAAN STRATEGIS DALAM PENGEMBANGAN MUTU PROSES PENDIDIKAN Mukaffan; Ahmad Zarkasyi
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2124

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menemukan apa saja yang harus disiapkan oleh seorang guru dalammengembangkan metode pembejaran dengan pendekatan pengelolaan kelas di MadrasahTsanawiyah 02 Miftahul Ulum Bakid Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif pendekatan studi pustaka. Metode pengumpulan data dengan cara menelusurisumber dokumentasi, dengan mengkaji literatur dan bahan pustaka yang relevan denganpermasalahan yang diteliti. studi atau analisis yang digunakan dalam menganalisis adalahanalisis induktif. Analisis data kualitatif bersifat induktif, yaitu analisis berdasarkan data yangdiperoleh dikembangkan. Teknik keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitianmenyimpulkan bahwa tahapan manajemen perencanaan strategis di sekolah diawalidengan perumusan visi, misi dan tujuan sekolah dengan melibatkan seluruh stakeholder,penilaian terhadap lingkungan internal dan eksternal, penugasan kerja dan kerjasama,kemudian diperkuat dengan evaluasi implementasi perencanaan strategiKata kunci: Manajemen, perencanaan strategis, mutu pendidikan.
Tantangan dan Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Menghadapi Disrupsi Era Digital Ahmad Izzuddin Faqih; Mu'alimin; Mukaffan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2704

Abstract

Disrupsi era digital telah menciptakan tantangan kompleks dalam implementasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang idealnya mencakup dimensi mu'allim (pengajar ilmu), murabbi (pembina karakter), dan mursyid (pembimbing spiritual). Isu ini penting dikaji karena adanya kesenjangan antara konsep holistik pendidikan Islam dengan realitas praktik pendidikan di sekolah umum yang terfragmentasi dan terkendala digital. Evaluasi terhadap studi-studi terdahulu menunjukkan celah signifikan berupa kurangnya sintesis yang memadai antara filsafat pendidikan Islam klasik dengan tantangan kontemporer di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan multidimensi yang menghambat implementasi trilogi peran guru PAI serta merumuskan strategi reaktualisasinya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis sumber primer kitab klasik dan sumber sekunder literatur kontemporer melalui teknik content analysis. Temuan novelty penelitian mengungkap konfigurasi tantangan epistemologis, struktural, dan sosio-kultural yang saling memperkuat, serta menawarkan kerangka strategis integratif berupa transformasi peran guru menjadi "mursyid digital". Rekomendasi yang diajukan mencakup level konseptual (redefinisi otoritas guru), metodologis (model blended learning), dan kebijakan (pengembangan kurikulum integratif), dengan rekomendasi untuk penelitian lanjutan berupa verifikasi empiris model yang diusulkan.