cover
Contact Name
Kosim
Contact Email
kosimssi81@gmail.com
Phone
+628817755731
Journal Mail Official
jurnal@stikompoltekcirebon.ac.id
Editorial Address
Jl. Pusri No. 01 Kedawung Cirebon Jawa Barat
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
INFOKOM
ISSN : 19786433     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmiah INFOKOM STIKOM Poltek Cirebon diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Poltek Cirebon. Redaksi mengundang para dosen, peneliti dan profesional dari dunia industri dan kerja untuk menulis tulisan ilmiah dan pengalaman praktis-nya di lapangan terkait implementasi Informatika dan Komputer serta bidang terkait lainnya. Jurnal INFOKOM ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Agustus dan Februari. Fokus utama jurnal INFOKOM pada Data Mining, Software Engineering, Internet of Things (IoT), Artificial Intellegence (AI), Machine Learning, Decision Support System, Expert System, Big Data, Information System dan lainnya yang relevan terhadap perkembangan dunia teknologi informasi.
Articles 127 Documents
PENERAPAN SISTEM PAPERLESS MEMANFAATKAN OWNCLOUD SEBAGAI PRIVATE CLOUD COMPUTING DI RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS I CIREBON Muhammad Erwanto; Susi Widyastuti; Dwi Sri Rahyu
INFOKOM Vol. 19 No. 1 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Tahanan Negara Klas I Cirebon memiliki tugas pokok yaitu Unit Pelaksanaan Teknis di bidang penahanan untuk kepentingan penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang pengadilan wilayah hukum Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat. Rumah Tahanan Negara Kelas I Cirebon masih menggunakan banyak kertas dalam proses pelaporannya, contohnya pada proses pengecekan dokumen.
METODE ALGORITMA FREQUENT PATTERN GROWTH UNTUK MENENTUKAN TATA LETAK OBAT BERDASARKAN POLA BELANJA KONSUMEN PADA APOTEK MEDIKAL Yuhano; Sergi Roseli; Ageng Bagja Priyadi; Aldy Renaldi
INFOKOM Vol. 19 No. 2 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apotek Medika menawarkan beragam produk farmasi, mulai dari obat bebas hingga obat resep. Namun, penataan obat yang ada saat ini masih berdasarkan urutan alfabet atau kategori, tanpa memperhatikan pola pembelian konsumen, sehingga menyulitkan proses pencarian dan pelayanan. Dalam penelitian ini, algoritma Frequent Pattern Growth (FP-Growth) diterapkan untuk menganalisis 45 data transaksi penjualan dengan tujuan mengidentifikasi pola obat yang sering dibeli bersamaan. Tahapan analisis mencakup praproses data, pembentukan FP-Tree, dan pencarian aturan asosiasi dengan batas minimum support 20% dan confidence 75%. Hasil analisis mengungkap 22 aturan asosiasi, termasuk kombinasi pembelian Tonikum 110 ml, Salonpas Cream 15 gr, Lerzin Sirup, dan Gpu Cream. Temuan ini menjadi dasar dalam merancang ulang tata letak obat agar produk yang kerap dibeli bersamaan bisa diletakkan berdekatan, sehingga memudahkan pencarian, meningkatkan efisiensi pelayanan, dan berpotensi meningkatkan kepuasan pelanggan serta performa penjualan apotek. Dengan demikian, penerapan algoritma FP-Growth diharapkan dapat membantu mengoptimalkan pengaturan produk dan meningkatkan omzet Apotek Medika.
PERBANDINGAN METODE MULTI OBJECTIVE OPTIMIZATION ON THE BASIS RATIO ANALISYS DAN MULTI ATTRIBUTE UTILITY THEORY DALAM PEMILIHAN ACCESS POINT PELANGGAN INTERNET PADA PT. MITRACOM SOLUSI TEKNOLOGI Virgiyanti; Susi Widyastuti; Prio Wahono; Mubaroq Kharisma Gunawan
INFOKOM Vol. 19 No. 2 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Mitracom Solusi Teknologi merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa penyedia layanan internet (ISP), internet yang ditawarkan salah satunya adalah layanan Wi-Fi, untuk memberikan layanan internet Wi-Fi kepada pelanggan diperlukan alat bernama Access Point, perusahaan sering mendapat keluhan pelanggan mengenai internet yang sering terputus tetapi saat di periksa oleh teknisi dari sisi server tidak ada kendala, setelah ditelusuri ternyata Access Point pada sisi pelanggan yang telah lama dipakai mengalami penurunan performa sehingga menyebabkan Wi-Fi sering terputus dan pelanggan tidak mendapatkan akses internet, banyaknya merek dan tipe Access Point yang ada dipasaran menyebabkan perusahaan membutuhkan waktu lebih lama dalam menentukan pengganti Access Point untuk pelanggan, untuk menanggulangi masalah ini maka dibutuhkan Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Access Point untuk pelanggan, proses pengambilan keputusan yang dilakukan akan dipisahkan antara jenis Access Point untuk pelanggan Rumahan dan Corporate serta mengacu beberapa kriteria diantaranya Harga, Max User, Max Bandwith, Tx Power, Jarak, Jumlah Band, dan Kemanan. Penulis mengambil dua metode yang akan digunakan yaitu metode Multi Objective Optimization On the basis Ratio Analisys (MOORA) dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT) yang nantinya akan dibandingkan dengan algoritma Mean Squared Error (MSE) untuk menentukan metode yang cocok digunakan. Setelah dilakukan proses perhitungan didapatlah nilai MSE dari metode MOORA adalah 14 dan nilai MSE dari metode MAUT adalah 4,5 untuk Access Point pelanggan rumahan, untuk pelanggan Corporate didapat nilai MSE metode MOORA adalah 13,5 dan nilai MSE dari metode MAUT adalah 4,666667 yang berarti metode MAUT lebih cocok digunakan dalam penelitian ini. Urutan 3 teratas dari hasil perhitungan dari metode MAUT Access Point untuk pelanggan Rumahan menunjukan bahwa Mercusys AC10 berada di urutan pertama dengan nilai 0,962 lalu diikuti dengan Tenda AC6 dengan nilai 0,890 dan TP Link Archer C24 dengan nilai 0,842. Hasil perhitungan dari metode MAUT untuk Access Point pelanggan Corporate menunjukan bahwa Ruijie RG-RAP2260-G berada di urutan pertama dengan nilai 0,686 lalu diikuti dengan UBNT Unifi U6 Plus dengan nilai 0.682 dan UBNT Unifi UAP AC PRO dengan nilai 0,667
METODE COMPLEX PROPORTIONAL ASSESSMENT (COPRAS) UNTUK PENENTUAN KARYAWAN TERBAIK PADA UPTD PUSKESMAS PLERED Sukmo Banyu Jogo; Raden Radian Baratasena; Igen Meyasha; Fitrianti
INFOKOM Vol. 19 No. 2 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pendukung pengambilan keputusan adalah suatu sistem yang mampu menyediakan fungsi pengelolaan data berdasarkan suatu model tertentu, sehingga user dari sistem tersebut dapat memilih alternatif keputusan yang terbaik. Peneletian ini bertujuan untuk menerapkan metode Complex Proportional Assessment kedalam sistem pendukung keputusan untuk menentukan karyawan terbaik pada UPTD Puskesmas Plered. SPPK ini menggunakan metode Complex Proportional Assessment (COPRAS), metode ini merupakan salah satu metode dalam kasus pengambilan keputusan. Form penilaian kinerja karyawan merupakan sebuah dokumen tertulis yang mana digunakan untuk mengisi data-data kinerja selama satu periode penilaian. Laporan evaluasi kinerja karyawan adalah kumpulan informasi yang disusun dan diinformasikan sebagai hasil keluaran data karyawan terbaik. Metode ini telah berhasil menentukan karyawan terbaik untuk periode 2020 dari hasil perangkingan yang diperoleh, alternatif ke-2 memperoleh hasil tertinggi.
RANCANG BANGUN SISTEM INVENTARIS ALAT KERJA MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS 1 CIREBON Faisal Akbar; Wahyu Ariandi; Fajriatus Sholihah; Suningsih
INFOKOM Vol. 19 No. 2 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Tahanan Negara merupakan unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Didalam rutan, ditempatkan tahanan yang masih dalam proses penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, dan Mahkamah Agung. Pada awal berdirinya Sub Bimbingan Kegiatan (Sub Bimgiat) Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Cirebon, inventarisasi alat kerja masih menggunakan cara manual yakni dengan mencatat semua persediaan alat kerja menggunakan buku inventaris yang disimpan di dalam almari dokumen. Seiring kemajuan teknologi, pendataan alat kerja di Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Cirebon mulai memanfaatkan sistem komputer, namun penggunaannya masih sangat terbatas. Sistem ini hanya mampu mendata alat kerja yang dimiliki oleh Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Cirebon. Pendataannya masih sebatas laporan alat kerja yang dimiliki, belum mampu mencatat rincian alat kerja yang dipinjam serta barang yang tidak layak digunakan lagi, membutuhkan hardisk untuk lokasi penyimpanan file tersebut, data hanya dimiliki satu atau dua orang saja. Kerugian yang paling beresiko adalah ketika komputer yang menyimpan data tersebut rusak, maka semua pendataan juga akan hilang. Kelemahan ini dapat menyebabkan keterlambatan pengambilan keputusan dalam organisasi karena keinginan untuk mendapatkan informasi yang lebih cepat belum tercapai. Tidak ada cukup informasi untuk dapat dipertanggungjawabkan yang mengakibatkan timbulnya berbagai macam masalah, seperti kehilangan inventaris yang tidak diketahui keberadaannya baik itu keteledoran para pengurus ataupun adanya kecurangan dari pihak lain yang menyalahgunakan inventaris yang ada. Akibat dari masalah tersebut dapat merugikan Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Cirebon, maka dibuat sistem komputerisasi yang khusus menangani masalah pengolahan data inventarisasi alat kerja dengan menggunakan bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dan database MySQL, Sistem ini dirancang dengan menggunakan metode User Centered Design. Dari penelitian ini dihasilkan sistem yang bisa memberikan kemudahan dalam pelaksanaan kegiatan koordinasi inventarisasi alat kerja, serta bisa meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja
METODE SAW DAN TOPSIS UNTUK MENENTUKAN PEMILIHAN TAMPING PADA RUTAN KELAS I CIREBON Mukidin; Imadudin; Suhati Novalia Rengganis; Yulis Apriyanto
INFOKOM Vol. 19 No. 2 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tamping adalah Narapidana yang bertugas membantu Petugas Pemasyarakatan dalam kegiatan pembinaan di Rutan. Proses pemilihan Tamping di Rutan Kelas I Cirebon masih terdapat masalah yaitu belum adanya pembobotan kriteria dan belum adanya sistem yang terkomputerisasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah Sistem Pendukung Keputusan dan membantu Petugas Pemasyarakatan dalam pemilihan Tamping agar hasil yang diperoleh menjadi lebih objektif dan efisien. Metode pendukung keputusan yang digunakan adalah metode SAW (Simple Additive Weighting) dan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution). Metode SAW digunakan untuk normalisasi matriks keputusan dan metode TOPSIS digunakan untuk normalisasi matriks terbobot dan menentukan nilai preferensi. Data penelitian yang digunakan adalah 15 Narapidana hasil dari asesmen oleh Petugas Pemasyarakatan. Kriteria yang digunakan dalam pemilihan Tamping yaitu masa pidana, perilaku, kesehatan dan keterampilan. Pengujian metode SAW dan TOPSIS menunjukan hasil yang konsisten antara perhitungan manual dan perhitungan sistem sesuai dengan perancangan yang telah dibangun. Hasil dari penelitian ini bahwa sistem berhasil menampilkan laporan hasil perhitungan berupa nilai preferensi Narapidana untuk menentukan pemilihan Tamping.
METODE K-MEANS CLUSTERING TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN WEBSITE E-GOVERNMENT DISKOMINFO DAN STATISTIK KOTA CIREBON Irfan Sholahuddin Gozali; Muhammad Erwanto; Mozha Leexandria Abduh; Riyan Ilhami Firdaus
INFOKOM Vol. 19 No. 2 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diperlukan strategi khusus untuk mengetahui sebuah informasi. Penulis meminta data penilaian tingkat kepuasan pengguna layanan website e-government Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik untuk mengukur seberapa efektif dan efisien pelayanan tersebut. Sehingga diperlukan sistem aplikasi untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna layanan website e-government. Strategi ini dilakukan menggunakan metode pengolahan data menggunakan metode Algoritma K-Means Clustering untuk pengelompokkan data. Dengan menggunakan metode ini, data dapat mengelompokan data kedalam clustering. Penulis mengimplementasikan Algoritma K-Means agar pihak Dinas Kominikasi Informatika dan Statistik tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan informasi serta mengetahui data hasil pengelompokkan. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk pihak-pihak yang berkepentingan seperti; menambah wawasan dan pengetahuan bagi penulis, memberikan sumbangsih pemikiran serta masukan dalam mengevaluasi terkait layanan website e-government, dapat digunakan sebagai referensi yang bermanfaat untuk penelitian-penelitian selanjutnya, digunakan untuk memperkaya pengetahuan dan sumber informasi dibidang sistem informasi untuk para insan pendidikan dan masyarakat.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, terbentuklah sebuah aplikasi sistem informasi pengolahan data tingkat kepuasan pengguna layanan website e-government pada Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, penulis memperoleh sistem yang dapat mempermudah pengelolaan data tingkat kepuasan pengguna layanan website dan membantu menemukan hal yang harus di evaluasi, sistem tersebut juga mempermudah dalam membuat laporan terkait tingkat kepuasan pengguna layanan website

Page 13 of 13 | Total Record : 127