cover
Contact Name
Alief Saputro
Contact Email
aliefsaputro23@gmail.com
Phone
+6285298349260
Journal Mail Official
lageografia@unm.ac.id
Editorial Address
Kampus UNM Parang Tambung, Jl. Mallengkeri Raya
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
LaGeografiA
ISSN : 14128187     EISSN : 26551284     DOI : https://doi.org/10.35580/lga
LaGeografia adalah open journal system yang menggunakan sistem peer-review pada jurnal yang di submit yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Geografi, Jurusan Geografi, Universitas Negeri Makassar. LaGeografia adalah jurnal Open-Access dan diterbitkan tiga kali setahun setiap bulan Oktober, Februari, dan Juni. Artikel/Jurnal yang diterbitkan dengan aim dan scope seputar Pendidikan Geografi dan Sosial Geografi.
Articles 214 Documents
Pemanfaatkan Lingkungan Alam Pesisir sebagai Media Pembelajaran Geografi untuk Optimalisasi Hasil Belajar Siswa di MAN 1 Majene Suharni, Suharni; Hasriyanti, Hasriyanti; Maddatuang, Maddatuang; Syarif, Erman; Al Ghani, Muhammad Zulfi
LaGeografia Vol 24, No 1 (2025): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i1.79583

Abstract

The surrounding environment of students serves as an important learning resource that can be utilized in the learning process. This study offers a solution by applying contextual geography learning using the coastal environment as a learning laboratory, considering that the school is located in a coastal area. Using a Nonequivalent Control Group Design, the research was conducted over three sessions involving Class Xb as the experimental group and Class Xc as the control group at MAN 1 Majene. Environmental-based learning was implemented in the experimental group through direct observation around the school, while the control group used conventional methods. Post-test results showed that the experimental group achieved a higher average score of 80.19 with a standard deviation of 7.781. Additional assignments, such as observation reports and group presentations, further enhanced students’ analytical skills. The findings indicate that environmental-based learning is more effective in improving students’ understanding of biosphere material compared to traditional approaches.
Adaptasi Sosial dan Perubahan Perilaku Masyarakat Tanah Toa’ di Kabupaten Bulukumba: Tinjauan Geografi Budaya Lokal Lukman, Eva Nurrahmi; Saputro, Alief
LaGeografia Vol 24, No 1 (2025): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i1.76816

Abstract

The Tana Toa indigenous community is known for preserving strong local cultural values amid growing modernization. This study aims to (1) examine the social characteristics of the Tana Toa community, (2) analyze changes in social behavior, and (3) identify the driving factors behind these changes. This research employs a qualitative descriptive approach through observation, in-depth interviews, and documentation, using primary data collected from local residents and traditional leaders. The findings show that the Tana Toa community continues to uphold the use of the Konjo language and the cultural principle of simple living (kamase-masea). However, gradual changes have emerged in language use, the adoption of simple technologies, and participation in formal education. These changes are influenced by interactions with the modernized Kajang Outer community, increasing social openness, and improved access to education. This study highlights that social adaptation within Tana Toa occurs selectively to maintain Pasang ri Kajang as the foundation of cultural identity.AbstrakMasyarakat adat Tana Toa dikenal sebagai komunitas yang mempertahankan nilai budaya lokal di tengah modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji karakteristik kehidupan sosial masyarakat Tana Toa; (2) menganalisis perubahan perilaku sosial; dan (3) mengidentifikasi faktor penyebab perubahan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan sumber data primer dari masyarakat dan tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Tana Toa masih mempertahankan penggunaan bahasa Konjo serta nilai hidup sederhana (kamase-masea). Namun, perubahan mulai terlihat pada penggunaan bahasa, pemanfaatan teknologi sederhana, dan keterlibatan dalam pendidikan formal. Perubahan tersebut dipengaruhi interaksi dengan masyarakat Kajang Luar yang lebih dahulu terpapar modernisasi, meningkatnya keterbukaan sosial, serta tersedianya akses pendidikan. Penelitian ini menegaskan bahwa adaptasi sosial masyarakat Tana Toa berlangsung secara selektif untuk menjaga nilai-nilai Pasang ri Kajang sebagai dasar budaya.
Peran Ekologis Kampus UNM Parangtambung: Evaluasi Area Prioritas Konservasi Satwa Aves Menggunakan Pendekatan Biogeografi Mannan, Abdul; Malik, Abdul
LaGeografia Vol 24, No 1 (2025): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i1.79577

Abstract

As one of the urban green spaces, campuses play a crucial role in preserving urban biodiversity. This study analyzes the diversity and distribution of avifauna, within the UNM Parangtambung Campus as a form of higher education’s contribution to mitigating the triple planetary crisis through urban biodiversity conservation. Observations were conducted at ten points using the direct count method, with Shannon–Wiener and Simpson indices applied to assess diversity and dominance. A Geographically Weighted Regression (GWR) analysis was employed to examine the relationship between vegetation cover and bird distribution. The results revealed 21 bird species (860 individuals) and 22 plant species (148 individuals). The diversity index (H′ = 2.46) indicates a moderate level of diversity, with low dominance (D = 0.24). The bird distribution pattern was clumped, concentrated in areas with dense vegetation and low human activity. Vegetation had a significant influence on bird abundance. These findings highlight that the UNM campus landscape has the potential to serve as a micro-conservation area and a green campus model for maintaining ecological balance within urban environments.
Tingkat Kerawanan Bencana Banjir di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan Badwi, Nasiah; Rajusti, Nurul Ilmi; Rizal, Muh. Azriel Putra
LaGeografia Vol 24, No 1 (2025): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i1.78165

Abstract

Flood is one of the most frequent natural disasters in Makassar City due to a combination of environmental and anthropogenic factors. This study aims to map and analyze flood-prone areas by considering eight main parameters through GIS-based spatial analysis with a multi-criteria approach. The results show that areas with high rainfall, dense population density, residential land use, sparse vegetation, and proximity to rivers have a greater level of vulnerability to flooding, exacerbated by low topography and gentle slopes. The flood vulnerability map identifies concentrations of high-risk areas in Mamajang and Makassar Districts. This study emphasizes the importance of integrating disaster risk-based spatial planning to reduce the impact of flooding and enrich understanding of the factors causing flooding in tropical urban areas, and become the basis for developing more effective spatial-based mitigation strategies. Further studies are recommended to examine the dynamics of land use change and the impact of climate change on flood vulnerability patterns. AbstrakBanjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di Kota Makassar, akibat kombinasi faktor lingkungan dan antropogenik. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis wilayah rawan banjir dengan mempertimbangkan delapan parameter utama melalui analisis spasial berbasis GIS dengan pendekatan multi-kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah dengan curah hujan tinggi, kepadatan penduduk padat, penggunaan lahan untuk permukiman, vegetasi jarang, dan kedekatan dengan sungai memiliki tingkat kerentanan lebih besar terhadap banjir, diperparah oleh topografi rendah dan kemiringan lereng yang landai. Peta kerawanan banjir mengidentifikasi konsentrasi area berisiko tinggi di Kecamatan Mamajang dan Makassar. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi perencanaan tata ruang berbasis risiko bencana untuk mengurangi dampak banjir serta memperkaya pemahaman tentang faktor-faktor penyebab banjir di kawasan urban tropis, dan menjadi dasar untuk pengembangan strategi mitigasi berbasis spasial yang lebih efektif. Studi lebih lanjut disarankan untuk mengkaji dinamika perubahan penggunaan lahan serta dampak perubahan iklim terhadap pola kerawanan banjir.