cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Journal of Literature Review
Published by Indo Publishing
ISSN : 30906954     EISSN : 30906954     DOI : doi.org/10.63822/jlr
Jurnal yang menekankan pada ulasan dan analisis mendalam terhadap literatur yang telah ada termasuk narrative review, systematic review, dan scoping review, terutama karya ilmiah seperti artikel jurnal, buku, dan sumber-sumber relevan lainnya, terkait dengan topik penelitian tertentu. Tujuan utama jurnal ini adalah untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis pengetahuan yang sudah ada, serta menemukan kesenjangan yang dapat diisi oleh penelitian baru.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 138 Documents
Review: Formulasi Dan Evaluasi Sifat Fisis Tablet Ekstrak Daun Kelor Menggunakan Pati Jagung Sebagai Bahan Pengikat Nova Fitria Maharani; Dewi Fatma Sari; Yelsa Safariani; Nadia Restu Utami; Yolipia Amanda; Istiazah Mei Canda; Rosita Rosita; Nurpadila Nurpadila; Suci Chantika Azhara; Sofi Nabila; Hayatun Nufus; Muhammad Arif; Verti Novita Sari
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/n8jm9t71

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera) memiliki kandungan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan, sehingga pengembangannya dalam bentuk sediaan tablet menjadi penting untuk menjamin akurasi dosis dan stabilitas. Namun, sifat ekstrak daun kelor yang higroskopis dan sulit dicetak menjadi tantangan utama dalam formulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi formulasi dan karakteristik fisik sediaan tablet ekstrak daun kelor dengan fokus pada penggunaan bahan pengikat, khususnya pati jagung. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) terhadap 25 jurnal ilmiah terbitan sepuluh tahun terakhir yang diakses melalui basis data digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa karagenan (28%) dan pati (24%) merupakan bahan pengikat yang paling sering digunakan. Penggunaan pati jagung efektif menghasilkan tablet dengan waktu hancur ideal kurang dari 15 menit, namun cenderung sensitif terhadap kelembapan udara. Meskipun gelatin menunjukkan performa lebih unggul dalam hal kecepatan waktu hancur dan rendahnya kerapuhan, pati jagung tetap menjadi pilihan utama karena ekonomis dan berfungsi ganda sebagai penghancur. Kesimpulannya, pengoptimalan konsentrasi bahan pengikat dan metode pembuatan sangat menentukan mutu fisik serta stabilitas tablet ekstrak daun kelor. 
Literatur Review Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar Mufidatul Ismi; Nadifah Nadifah; Nisa'ul Khoiriyah Hadi; Nurul Imamah; Yamin Yamin
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/x7grtn92

Abstract

The rapid development of digital technology has brought significant changes to science learning processes in elementary schools. The utilization of learning technology provides teachers with opportunities to create more interactive, engaging, and student-centered learning experiences. This study aims to examine the impact of learning technology on science learning outcomes in elementary schools through a literature review approach. Data were collected from various relevant scientific articles and journals and analyzed using descriptive qualitative techniques through the stages of identification, classification, comparison, interpretation, and synthesis of research findings. The results indicate that the use of learning videos, animated videos, interactive multimedia, Wordwall applications, Genially, and other digital learning media contributes positively to improving learning outcomes, conceptual understanding, scientific literacy, learning motivation, learning interest, and student participation. The integration of technology with the Discovery Learning model has also been shown to enhance critical thinking and problem-solving skills through active student engagement in the learning process. However, its implementation still faces several challenges, including limited facilities, unequal access to technology, and varying levels of teachers’ digital competence. Therefore, adequate infrastructure and continuous improvement of teachers’ digital skills are needed to optimize the implementation of technology-based learning.
Evaluasi Pembelajaran Berbasis Teknologi sebagai Instrumen Peningkatan Mutu Profesionalisme Guru Tiara Aldillah Novika; Putri Rama Sari; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/arfjpn04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran evaluasi pembelajaran berbasis teknologi sebagai instrumen dalam meningkatkan mutu profesionalisme guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) melalui pengkajian berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan mengenai evaluasi digital dan profesionalisme guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan evaluasi pembelajaran berbasis teknologi memberikan dampak positif terhadap efektivitas, efisiensi, akurasi, dan transparansi proses penilaian. Penggunaan platform digital seperti Learning Management System (LMS) dan Google Forms mampu mempermudah pengelolaan data hasil belajar, mempercepat proses penilaian, serta mendukung pengambilan keputusan pembelajaran berbasis data. Selain itu, integrasi teknologi dalam evaluasi pembelajaran turut meningkatkan kompetensi pedagogik dan literasi digital guru sebagai bagian dari profesionalisme di era digital. Namun, implementasi evaluasi digital masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan kompetensi digital guru, kurangnya pelatihan yang berkelanjutan, serta ketimpangan akses infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berupa pelatihan yang berkesinambungan dan penyediaan fasilitas teknologi yang memadai agar evaluasi pembelajaran berbasis teknologi dapat diterapkan secara optimal. Dengan demikian, evaluasi digital tidak hanya berfungsi sebagai alat penilaian, tetapi juga sebagai strategi penguatan profesionalisme guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Revitalisasi Kompetensi Profesional Guru Berbasis Integrasi Teknologi dan Artificial Intelligence Suci Rahmania; Lizza Ardina; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8q960v38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran integrasi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam merevitalisasi kompetensi profesional guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (literature review) melalui pengkajian berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan mengenai teknologi pendidikan, AI dalam pembelajaran, dan pengembangan profesionalisme guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dan AI dalam praktik pendidikan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap revitalisasi kompetensi profesional guru, meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial. Penggunaan platform AI seperti sistem pembelajaran adaptif, analitik pembelajaran berbasis data, serta alat otomatisasi administratif terbukti mampu meningkatkan efektivitas pengajaran, personalisasi pembelajaran, dan efisiensi kerja guru. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital guru, kurangnya pelatihan berkelanjutan, serta ketimpangan infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi revitalisasi yang komprehensif mencakup pelatihan berbasis kompetensi, pengembangan kebijakan yang mendukung, dan pemerataan akses teknologi. Dengan demikian, integrasi teknologi dan AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu teknis, tetapi sebagai katalis transformasi profesionalisme guru di era pendidikan abad ke-21.
Internalisasi Nilai-Nilai Spiritual dan Humanistik dalam Penguatan Identitas Profesi Guru Nurlailah Nurlailah; Gita Wulandari; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2shdpf98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji internalisasi nilai-nilai spiritual dan humanistik dalam penguatan identitas profesi guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur (literature review) melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Data diperoleh dari artikel jurnal, buku, dan publikasi akademik yang berkaitan dengan nilai spiritual, humanistik, dan profesionalisme guru. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis temuan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai spiritual berperan sebagai landasan moral dalam membentuk integritas dan kesadaran profesi guru, sedangkan nilai humanistik memperkuat hubungan interpersonal dan praktik pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Integrasi kedua nilai tersebut secara berkelanjutan melalui keteladanan, pembiasaan, dan refleksi diri mampu memperkuat identitas profesi guru secara holistik. Dengan demikian, internalisasi nilai spiritual dan humanistik menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas profesionalisme guru.
Adaptasi Profesionalisme Guru dalam Menghadapi Era Artificial Intelligence dan Society 5.0 Diana Lestari; Intan Nuraini; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xb88ca65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk adaptasi profesionalisme guru dalam menghadapi era Artificial Intelligence (AI) dan Society 5.0 yang menuntut transformasi menyeluruh dalam praktik pendidikan. Kemajuan kecerdasan buatan dan visi Society 5.0 yang menempatkan manusia sebagai pusat peradaban digital telah mengubah ekspektasi terhadap peran dan kompetensi guru secara fundamental. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal nasional dan internasional, buku, artikel penelitian, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dengan tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis informasi yang berkaitan dengan profesionalisme guru, kecerdasan buatan, dan Society 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi profesionalisme guru di era AI dan Society 5.0 mencakup lima dimensi utama, yaitu penguasaan literasi digital dan AI, kemampuan merancang pembelajaran berbasis teknologi, pengembangan kompetensi berpikir kritis dan kreatif, penguatan etika digital, serta kemampuan berkolaborasi dalam ekosistem pendidikan yang terus berubah. Kecerdasan buatan membuka peluang besar melalui personalisasi pembelajaran, asesmen otomatis, dan pengembangan media interaktif yang inovatif. Namun, sejumlah tantangan masih menghambat adaptasi ini, antara lain keterbatasan kompetensi digital guru, ketimpangan infrastruktur teknologi antardaerah, serta minimnya program pengembangan profesional yang berkelanjutan dan kontekstual. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan yang berkesinambungan, dukungan kelembagaan, dan penguatan kebijakan pendidikan yang responsif terhadap perkembangan AI dan Society 5.0. Adaptasi profesionalisme guru harus dipandang sebagai proses dinamis yang menekankan inovasi, fleksibilitas, dan pembelajaran sepanjang hayat demi mewujudkan pendidikan yang humanis, adaptif, dan berorientasi masa depan.
The Relevance of Nusantara Culture Based Digital Learning to Support Character Building in Elementary School Students: A Literature Review Berlian Hariratul Mahya; Anis Yuliani; Eko Handoyo; Indriana Eko Armaidi
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/a5xc8s11

Abstract

The rapid development of digital technology and the importance of preserving local culture encourage the integration of Nusantara cultural values into technology-based learning. This study aims to analyse the relevance of Nusantara culture-based digital learning in supporting character strengthening of elementary school students. The method used is a systematic literature review with data sources from scientific articles obtained through Google Scholar and traced using the Publish or Perish application. Out of 200 identified articles, 6 articles met the inclusion criteria (Indonesian language, full text, 2021–2026 publication year, focus on elementary school) and were systematically analysed using narrative synthesis. The results show that culture-based digital learning can improve cultural literacy, learning motivation, awareness of national identity, as well as character values such as love for the homeland, mutual cooperation, and environmental care. Furthermore, the integration of local culture in digital learning also introduces the potential of regional tourism from an early age. This study concludes that Nusantara culture-based digital learning is relevant to be applied to support sustainable character education in Indonesia.
Analisis Penerapan Road Hazard Mapping (RHM) untuk Meningkatkan Keselamatan dan Efektivitas Distribusi Logistik Abghi Wira Aunillah
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/a18y0562

Abstract

Transportasi merupakan komponen penting dalam sistem logistik yang berperan dalam menjamin kelancaran distribusi barang dari titik asal menuju tujuan akhir. Dalam pelaksanaannya, proses distribusi menghadapi berbagai risiko seperti kondisi jalan yang buruk, kemacetan lalu lintas, keterbatasan infrastruktur, serta potensi kecelakaan yang dapat menghambat efektivitas pengiriman. Risiko-risiko tersebut tidak hanya berdampak pada keselamatan operasional, tetapi juga memengaruhi ketepatan waktu pengiriman, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan strategi mitigasi risiko yang mampu mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya selama proses transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Road Hazard Mapping (RHM) sebagai strategi mitigasi risiko dalam meningkatkan keselamatan dan efektivitas distribusi logistik. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai jurnal nasional dan internasional yang berkaitan dengan Road Hazard Mapping, manajemen risiko transportasi, keselamatan jalan, dan distribusi logistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa RHM mampu membantu perusahaan mengidentifikasi titik-titik risiko pada jalur distribusi sehingga tindakan mitigasi dapat dilakukan sebelum proses pengiriman berlangsung. Selain meningkatkan keselamatan operasional, penerapan RHM juga berkontribusi terhadap pengurangan keterlambatan pengiriman, penurunan potensi kerusakan barang, peningkatan efisiensi distribusi, serta peningkatan kualitas layanan logistik. Perkembangan teknologi seperti Geographic Information System (GIS), sistem manajemen transportasi digital, dan kecerdasan buatan semakin memperkuat efektivitas penerapan RHM dalam mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data. Dengan demikian, Road Hazard Mapping dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam manajemen risiko transportasi untuk mewujudkan sistem distribusi logistik yang lebih aman, efisien, dan andal.