cover
Contact Name
Fatqurhohman
Contact Email
ihsancahayapustaka@gmail.com
Phone
+62851833177300
Journal Mail Official
reset.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Randu, Wirolegi, Sumbersari Jember, East Java 68124, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Review of Education, Science, and Technology
ISSN : -     EISSN : 31104568     DOI : -
RESET: Review of Education, Science, and Technology is a peer-reviewed scientific journal published by CV. Ihsan Cahaya Pustaka. The journal publishes original research and review articles, narrative reviews, systematic reviews, bibliometric studies, meta-analyses, scoping reviews, integrative reviews, critical reviews, and other types, focusing on education, science, and technology.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol 2 no 1: september 2026" : 10 Documents clear
Optimalisasi Produktivitas Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) di Indonesia: Strategi Budidaya dan Teknologi Pradita Maharani; Satrio Pamungkas
Review of Education, Science, and Technology Vol 2 No 1: September 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v2i1.648

Abstract

Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi di Indonesia, namun produktivitasnya masih belum optimal akibat pendekatan budidaya yang cenderung parsial dan belum terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis strategi budidaya dan inovasi teknologi yang berpotensi mengoptimalkan produktivitas buah naga merah di Indonesia melalui kajian literatur sistematis berbasis sintesis tematik dari studi empiris dan review pada aspek nutrisi, media tanam, pengelolaan air, teknologi pencahayaan LED, varietas, serta pengendalian hama dan penyakit. Hasil sintesis menunjukkan bahwa produktivitas ditentukan oleh interaksi kompleks antara faktor fisiologis, lingkungan, dan teknologi, di mana nutrisi dan media tanam menjadi fondasi pertumbuhan, pengelolaan air menjaga keseimbangan fisiologis, LED meningkatkan efisiensi fotosintesis dan pembungaan, varietas menentukan potensi genetik serta adaptasi, dan pengendalian hama dan penyakit menjaga stabilitas hasil. Namun, kajian yang ada masih bersifat terfragmentasi dan belum menghasilkan model integratif yang menjelaskan sistem produksi secara komprehensif. Oleh karena itu, optimalisasi produktivitas membutuhkan pendekatan sistemik berbasis integrasi teknologi presisi, budidaya adaptif, dan manajemen agribisnis untuk meningkatkan efisiensi, stabilitas produksi, serta daya saing buah naga di Indonesia.
Pendidikan Pra-Nikah sebagai Fondasi Ketahanan Keluarga Islami dalam Perspektif Pendidikan Keluarga Tri Aditya Permana; Ahmad Nur Baidowi
Review of Education, Science, and Technology Vol 2 No 1: September 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v2i1.660

Abstract

Ketahanan keluarga Islami merupakan fondasi penting dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, adaptif, dan berkelanjutan di tengah perubahan sosial serta perkembangan teknologi digital. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan pranikah sebagai fondasi ketahanan keluarga Islami dalam perspektif pendidikan keluarga Islam. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif melalui analisis terhadap literatur ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan mengenai pendidikan pranikah, pendidikan keluarga Islam, dan ketahanan keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan pranikah tidak hanya berfungsi sebagai persiapan administratif menuju pernikahan, tetapi merupakan proses pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, pembentukan karakter, serta pengembangan kompetensi hidup berkeluarga, meliputi komunikasi, penyelesaian konflik, pengelolaan ekonomi, kesehatan reproduksi, pengasuhan anak, literasi digital, dan kesiapan psikologis. Pendidikan pranikah juga berperan sebagai strategi preventif dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan kesiapan pasangan menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga. Pengembangan pendidikan pranikah perlu didukung oleh kurikulum yang terintegrasi, berbasis maqāṣid al-syarī‘ah, serta disertai pendampingan berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, pendidikan pranikah menjadi investasi pendidikan jangka panjang yang memperkuat ketahanan keluarga Islami dan mendukung terbentuknya generasi Muslim yang berkualitas.
Transformasi Layanan Perbankan Tradisional Berbasis Financial Technology (FinTech) dan Artificial Intelligence Fitri Irawijayanti; Duwi Purnama Sidik
Review of Education, Science, and Technology Vol 2 No 1: September 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v2i1.661

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam industri perbankan melalui pemanfaatan Financial Technology (FinTech) dan Artificial Intelligence (AI). Perbankan tradisional yang sebelumnya bergantung pada layanan berbasis kantor fisik kini mengalami pergeseran menuju ekosistem digital yang lebih cepat, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi layanan perbankan tradisional berbasis FinTech dan AI, mencakup implementasi teknologi, dampak terhadap kinerja perbankan, serta tantangan dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (literature review) melalui analisis terhadap berbagai artikel ilmiah yang relevan mengenai FinTech, AI, dan digitalisasi layanan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi FinTech berperan dalam meningkatkan aksesibilitas, efisiensi operasional, dan inovasi layanan perbankan, sedangkan AI memperkuat kemampuan analisis data, otomatisasi proses, manajemen risiko, serta personalisasi layanan. Namun, transformasi digital masih menghadapi tantangan berupa keamanan siber, perlindungan data, kesiapan sumber daya manusia, literasi digital, dan kebutuhan regulasi adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi FinTech dan AI menjadi strategi penting dalam membangun layanan perbankan yang inovatif, kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan di era ekonomi digital.
Problem Solving sebagai Strategi Penguatan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika Gita Octavia Ramadhani; Rani Oktavia Herli; Fatqurhohman Fatqurhohman
Review of Education, Science, and Technology Vol 2 No 1: September 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v2i1.670

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran matematika abad ke-21, tetapi pengembangannya masih menghadapi tantangan karena pembelajaran sering berorientasi pada penguasaan prosedur dan pencapaian jawaban akhir. Kajian ini bertujuan menganalisis peran problem solving sebagai strategi penguatan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai hasil penelitian terkait hubungan problem solving, pemecahan masalah matematis, dan berpikir kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa problem solving berfungsi bukan hanya sebagai strategi penyelesaian masalah, tetapi sebagai mekanisme pedagogis yang mengembangkan kemampuan interpretasi, analisis, evaluasi, argumentasi, dan refleksi matematis. Efektivitasnya didukung oleh berbagai pendekatan pembelajaran, seperti Problem-Based Learning, pembelajaran kontekstual, dan blended learning, meskipun keberhasilannya dipengaruhi oleh faktor internal siswa, seperti self-efficacy, kemampuan metakognitif, dan resiliensi matematis. Kajian ini menegaskan bahwa pembelajaran matematika perlu menempatkan problem solving sebagai prinsip utama dalam membangun pengalaman belajar yang berorientasi pada penalaran kritis, bukan sekadar penguasaan prosedur.
Transformasi Usahatani Padi menuju Hortikultura Cabai Rawit: Evaluasi Produktivitas dan Keberlanjutan Agroekosistem Andi Agustinus; Hendra Dwi Permadani
Review of Education, Science, and Technology Vol 2 No 1: September 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v2i1.671

Abstract

Fenomena alih komoditas dari padi ke hortikultura mencerminkan respons rasional petani terhadap rendahnya profitabilitas dan ketidakstabilan pendapatan usahatani padi. Pendapatan padi yang relatif lebih rendah dibandingkan komoditas hortikultura mendorong petani melakukan diversifikasi atau perubahan komoditas sebagai strategi optimalisasi lahan dan peningkatan pendapatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor keputusan alih komoditas petani serta membandingkan pendapatan usahatani padi dan cabai rawit. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus eksplanatori dengan kombinasi data kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan π = TR − TC serta uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan cabai rawit menghasilkan pendapatan bersih lebih tinggi dibandingkan padi dan perbedaan tersebut signifikan secara statistik. Keputusan alih komoditas didorong rasionalitas ekonomi yang tercermin dari perbedaan harga dan pendapatan, risiko produksi padi, serta orientasi petani pada komoditas hortikultura bernilai ekonomi lebih tinggi. Oleh karena itu, alih komoditas sebagai strategi adaptif terhadap keterbatasan lahan dan dinamika pasar, sehingga kebijakan perlu memperkuat stabilitas insentif, daya saing pangan, dan diversifikasi usahatani berkelanjutan.
Teknologi Cerdas untuk Prediksi Risiko Keuangan: Tinjauan Kritis terhadap Penerapan Machine Learning Duwi Purnama Sidik; Randhi Nanang Darmawan; Agus Prakoso Wibowo
Review of Education, Science, and Technology Vol 2 No 1: September 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v2i1.676

Abstract

Transformasi digital telah meningkatkan kompleksitas risiko keuangan sekaligus menghasilkan volume dan keragaman data yang semakin besar, sehingga pendekatan prediksi berbasis metode konvensional menghadapi keterbatasan dalam menangkap pola risiko yang dinamis dan nonlinier. Machine learning (ML) menawarkan kapasitas analitik untuk mengidentifikasi pola, mengklasifikasikan risiko, dan menghasilkan prediksi secara lebih adaptif. Artikel ini bertujuan melakukan tinjauan kritis terhadap penerapan ML sebagai teknologi cerdas dalam prediksi risiko keuangan dengan menganalisis domain penerapan, pendekatan algoritmik, manfaat prediktif, serta keterbatasan terkait kualitas data, bias, generalisasi, interpretabilitas, keamanan, dan tata kelola. Kajian dilakukan melalui literature review terhadap publikasi tahun 2020–2026 yang diperoleh dari beberapa basis data akademik dan dianalisis secara tematik berdasarkan fokus, pendekatan, serta kontribusi penelitian. Hasil sintesis menunjukkan bahwa ML memiliki keunggulan dalam menangani data kompleks dan mendukung prediksi risiko kredit, financial distress, kebangkrutan, serta risiko pada ekosistem keuangan digital. Namun, keunggulan prediktif tidak secara otomatis menjamin reliabilitas model karena dipengaruhi kualitas data, data drift, bias, keterbatasan interpretabilitas, keamanan informasi, dan tata kelola. Kajian ini menegaskan perlunya evaluasi ML yang mengintegrasikan performa prediktif, robustness, interpretabilitas, keamanan, dan akuntabilitas sebagai dasar penerapan yang bertanggung jawab.
Harmoni Antaragama sebagai Strategi Pendidikan Moderasi Beragama Latuopo Huzaifah; Maseni Hartinah
Review of Education, Science, and Technology Vol 2 No 1: September 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v2i1.678

Abstract

Harmoni antaragama dalam masyarakat multikultural tidak terbentuk secara otomatis dari keberagaman, tetapi melalui interaksi sosial yang memungkinkan perbedaan dipahami, dikelola, dan dikembangkan menjadi relasi konstruktif. Kondisi tersebut memiliki relevansi strategis bagi pendidikan moderasi beragama karena menyediakan pengalaman autentik untuk mengembangkan toleransi, dialog, kerja sama, dan penghormatan terhadap perbedaan. Kajian ini bertujuan menganalisis posisi harmoni antaragama sebagai strategi pendidikan moderasi beragama serta merumuskan mekanisme pedagogis yang menghubungkan pengalaman sosial dengan internalisasi nilai moderasi. Penelitian menggunakan metode literature review dengan menganalisis literatur relevan mengenai moderasi beragama, interaksi lintas agama, pendidikan Islam, toleransi, dan pendidikan multikultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa harmoni antaragama berfungsi tidak hanya sebagai luaran moderasi, tetapi juga sebagai konteks dan medium pedagogis yang memungkinkan nilai moderasi dipelajari melalui pengalaman sosial. Proses tersebut berlangsung melalui tahapan pengenalan keberagaman, interaksi dan dialog, pengalaman kolaboratif, serta refleksi dan internalisasi, yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter moderat, kolaborasi antaragama, dan kohesi sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendidikan moderasi perlu bergeser dari transmisi pengetahuan menuju pembelajaran berbasis pengalaman yang mengintegrasikan kurikulum, budaya kelembagaan, keterlibatan masyarakat, dan ruang digital. Model yang dirumuskan merupakan proposisi konseptual yang memerlukan pengujian empiris pada beragam konteks pendidikan dan sosial.
Dampak Perubahan Iklim terhadap Kesehatan Lingkungan Supri Agus Gautama; Manda Estiningtyas; Oktaviani Novi Wulandari
Review of Education, Science, and Technology Vol 2 No 1: September 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v2i1.680

Abstract

Perubahan iklim semakin membentuk risiko kesehatan lingkungan melalui perubahan suhu, curah hujan, kelembapan, cuaca ekstrem, kualitas air dan udara, serta ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak perubahan iklim terhadap kesehatan lingkungan melalui perubahan faktor lingkungan, jalur paparan, risiko penyakit, dan kerentanan masyarakat. Penelitian menggunakan literature review dengan pendekatan deskriptif-kualitatif terhadap literatur ilmiah tahun 2018–2026 yang dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan iklim tidak menghasilkan risiko kesehatan melalui satu jalur, tetapi melalui keterkaitan antara perubahan ekologis, paparan lingkungan, penyakit, dan kapasitas adaptasi. Peningkatan suhu, kelembapan, dan perubahan curah hujan memperbesar kondisi yang mendukung penularan demam berdarah dengue, sedangkan banjir mempertemukan risiko penyakit dengan gangguan sanitasi, kualitas air, dan akses pelayanan kesehatan. Pada jalur lain, perubahan iklim mengganggu produksi dan ketahanan pangan, meningkatkan risiko gangguan gizi, serta memperburuk kualitas udara melalui kebakaran. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan yang hanya menghubungkan satu faktor iklim dengan satu penyakit belum mampu merepresentasikan kompleksitas risiko kesehatan. Pengelolaan kesehatan lingkungan perlu mengintegrasikan pemantauan iklim, surveilans penyakit, kualitas lingkungan, ketahanan pangan, dan kerentanan masyarakat. Penelitian selanjutnya perlu mengembangkan model integratif spasial-temporal dan prediktif untuk mengidentifikasi pola risiko serta mendukung respons adaptasi berbasis bukti.
Adaptive Learning Berbasis Artificial Intelligence dalam Pendidikan Sains: Personalisasi Pembelajaran dan Literasi Sains Nur Muhammand Said Jaidi; Ramdani Dwi Cahyo
Review of Education, Science, and Technology Vol 2 No 1: September 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v2i1.683

Abstract

Transformasi digital telah meningkatkan kompleksitas risiko keuangan sekaligus menghasilkan volume dan keragaman data yang semakin besar, sehingga pendekatan prediksi berbasis metode konvensional menghadapi keterbatasan dalam menangkap pola risiko yang dinamis dan nonlinier. Machine learning (ML) menawarkan kapasitas analitik untuk mengidentifikasi pola, mengklasifikasikan risiko, dan menghasilkan prediksi secara lebih adaptif. Artikel ini bertujuan melakukan tinjauan kritis terhadap penerapan ML sebagai teknologi cerdas dalam prediksi risiko keuangan dengan menganalisis domain penerapan, pendekatan algoritmik, manfaat prediktif, serta keterbatasan terkait kualitas data, bias, generalisasi, interpretabilitas, keamanan, dan tata kelola. Kajian dilakukan melalui literature review terhadap publikasi tahun 2020–2026 yang diperoleh dari beberapa basis data akademik dan dianalisis secara tematik berdasarkan fokus, pendekatan, serta kontribusi penelitian. Hasil sintesis menunjukkan bahwa ML memiliki keunggulan dalam menangani data kompleks dan mendukung prediksi risiko kredit, financial distress, kebangkrutan, serta risiko pada ekosistem keuangan digital. Namun, keunggulan prediktif tidak secara otomatis menjamin reliabilitas model karena dipengaruhi kualitas data, data drift, bias, keterbatasan interpretabilitas, keamanan informasi, dan tata kelola. Kajian ini menegaskan perlunya evaluasi ML yang mengintegrasikan performa prediktif, robustness, interpretabilitas, keamanan, dan akuntabilitas sebagai dasar penerapan yang bertanggung jawab.
Perkembangan Teknologi Cerdas Dalam Deteksi Penyakit Tanaman Sutikno Dwi Ramadhan; Jodi Rafa Wijaya
Review of Education, Science, and Technology Vol 2 No 1: September 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v2i1.686

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan dan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam metode deteksi penyakit tanaman, dari identifikasi visual secara konvensional menuju pendekatan berbasis analisis citra, sensor, dan komputasi cerdas. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan teknologi cerdas dalam deteksi penyakit tanaman serta mengidentifikasi pendekatan, karakteristik, tantangan, dan peluang pengembangannya. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Literatur diperoleh melalui Scopus, ScienceDirect, IEEE Xplore, dan Google Scholar dengan cakupan publikasi periode 2021–2025. Setelah melalui proses identifikasi, penyaringan, dan penilaian kelayakan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 20 artikel utama untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa deep learning berbasis Convolutional Neural Network (CNN) menjadi salah satu pendekatan dominan, sementara object detection berbasis YOLO dan segmentasi berbasis U-Net memperluas kemampuan deteksi melalui lokalisasi dan pemetaan area penyakit. Selain itu, IoT dan AIoT mendukung pemanfaatan data lingkungan, sedangkan hyperspectral imaging berpotensi mendukung deteksi penyakit secara lebih dini. Tantangan utama meliputi generalisasi model pada kondisi lapangan, keterbatasan dataset, kebutuhan komputasi, dan integrasi berbagai sumber data. Pengembangan selanjutnya perlu diarahkan pada sistem yang akurat, ringan, adaptif, dan mampu diterapkan pada kondisi pertanian nyata.

Page 1 of 1 | Total Record : 10