cover
Contact Name
Izzat Pratama
Contact Email
jurnaldikkesh@gmail.com
Phone
+6285934809406
Journal Mail Official
jurnaldikkesh@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnaldikkesh@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 30904897     EISSN : 30904897     DOI : https://doi.org/10.60126/dikkesh
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. DIKKESH provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to education and health research. This journal is published with online version of E-ISSN: 3090-4897 DIKKESH welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Articles 57 Documents
Upaya Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas IX MTsN 6 Jember Melalui Metode Diskusi Kelompok Jamila Jamila; Iszatul Millatih; Ansori Ansori
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i3.1669

Abstract

Hasil belajar siswa merupakan salah satu indikator keberhasilan proses pembelajaran. Namun, pembelajaran yang masih berpusat pada guru sering menyebabkan rendahnya partisipasi siswa sehingga berdampak pada kurang optimalnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode diskusi kelompok dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IX MTSN 6 Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode diskusi kelompok mampu meningkatkan keaktifan siswa pada berbagai aspek pembelajaran, seperti bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi, bekerja sama, dan presentasi. Selain itu, terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang ditunjukkan oleh bertambahnya jumlah siswa dengan kategori nilai tinggi dari 5 siswa menjadi 18 siswa serta tidak ditemukannya lagi siswa pada kategori nilai rendah setelah penerapan metode diskusi kelompok. Metode ini juga berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa, seperti kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan menghargai pendapat orang lain.
Fenomena Bullying Pada Siswa: Analisis Faktor Penyebab dan Upaya Pencegahan Berbasis Kolaborasi Antara Sekolah dan Keluarga Beyti Aminatus Sakdiyah; Deby Kamilatul Lasiana Dewi; Ansori Ansori
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i3.1675

Abstract

Bullying masih menjadi salah satu permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, serta akademik siswa. Fenomena ini tidak hanya terjadi secara langsung dalam bentuk kekerasan fisik, verbal, dan sosial, tetapi juga berkembang melalui media digital dalam bentuk cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab bullying pada siswa serta mengkaji upaya pencegahan yang dapat dilakukan melalui kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di MTs Negeri 6 Jember. Informan penelitian terdiri atas dua orang siswa, satu guru Bimbingan dan Konseling (BK), dan satu kepala sekolah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying dipengaruhi oleh lima faktor utama, yaitu faktor keluarga, teman sebaya, lingkungan sekolah, media sosial, dan faktor individu. Faktor teman sebaya ditemukan sebagai faktor yang paling dominan karena kuatnya kebutuhan siswa untuk memperoleh penerimaan sosial dalam kelompok pergaulan. Selain itu, kurangnya pengawasan orang tua, lemahnya regulasi emosi, budaya sekolah yang belum sepenuhnya inklusif, serta penggunaan media sosial yang tidak terkendali turut memperkuat terjadinya perilaku perundungan. Upaya pencegahan bullying dilakukan melalui penguatan pendidikan karakter, layanan bimbingan dan konseling, penerapan kebijakan anti-bullying, peningkatan pengawasan sekolah, serta penguatan komunikasi dan kerja sama antara sekolah dan keluarga.
Strategi Ustadz-Ustadzah dalam Membentuk Karakter Santri di Pondok Pesantren Al-Munir Wonosobo Safira Azkiya Putri; Sri Haryanto; Ali Imron
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i3.1685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi ustadz-ustadzah dalam membentuk karakter santri di Pondok Pesantren Al-Munir Krasak Mojotengah Wonosobo. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa melalui sistem pendidikan total institution yang memungkinkan pembinaan berlangsung selama 24 jam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas ustadz, ustadzah, dan pengurus Pondok Pesantren Al-Munir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan meliputi keteladanan, pembiasaan kegiatan keagamaan, pendekatan personal, pemberian nasihat dan motivasi, serta penerapan disiplin melalui sistem takziran. Faktor pendukung keberhasilan pembentukan karakter meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, komitmen pengasuh, konsistensi program, serta partisipasi aktif seluruh warga pesantren. Adapun faktor penghambatnya adalah latar belakang santri yang beragam, rasa malas, dan kurangnya kesadaran diri pada sebagian santri. Nilai-nilai karakter yang berhasil dibentuk meliputi karakter religius, disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kesopanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik yang memadukan keteladanan, pembiasaan, dan lingkungan islami merupakan kunci keberhasilan pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Al-Munir.
Nilai-Nilai Islam dalam Tradisi Lelang Lebak Lebung dan Sungai di SP Padang, Ogan Komering Ilir Achmad Fadil; Alya Rahmah; Muhammad Afiq Azri; Pebri Anti Amelia; Wahyu Mukhlisin
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i3.1688

Abstract

Tradisi Lelang Lebak Lebung dan Sungai (L3S) di Kabupaten Ogan Komering Ilir selama ini lebih banyak dikaji dari perspektif ekonomi dan hukum muamalah, sementara dimensi nilai-nilai keislaman yang hidup dalam praktik masyarakat masih relatif terbatas mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai Islam yang terkandung dalam tradisi L3S di Kecamatan Sirah Pulau Padang (SP Padang), Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memadukan studi kepustakaan dan wawancara semi-terstruktur sebagai triangulasi sumber. Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah, dokumen sejarah, regulasi terkait, serta wawancara dengan informan yang memahami pelaksanaan tradisi L3S. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi L3S tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengelolaan sumber daya perairan, tetapi juga menjadi media internalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai tersebut meliputi pencarian keberkahan melalui doa bersama, keadilan ('adalah) dalam pengelolaan sumber daya, musyawarah (as-syura) sebagai mekanisme penyelesaian konflik, gotong royong (ta'awun) dalam pengelolaan kawasan lebak, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang mencerminkan prinsip fiqh al-bi'ah. Temuan ini menunjukkan bahwa tradisi L3S merupakan bentuk integrasi antara budaya lokal, hukum adat, dan ajaran Islam yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter masyarakat, penguatan kohesi sosial, serta pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik di Era Digital Linda Masruroh; Zaeniyah Dwi Ayuni; Ansori Ansori
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i3.1701

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap proses pendidikan sekaligus menghadirkan tantangan baru dalam pembentukan karakter religius peserta didik. Kemudahan akses informasi melalui berbagai platform digital tidak hanya memberikan peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga berpotensi memengaruhi perilaku, moral, dan spiritual peserta didik apabila tidak disertai dengan pendampingan yang tepat. Dalam konteks tersebut, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, teladan, sekaligus fasilitator dalam menginternalisasikan nilai-nilai keislaman di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter religius peserta didik di era digital serta mengidentifikasi strategi yang diterapkan dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang dilaksanakan di SD Negeri Gadingsari. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan sepuluh peserta didik kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam berperan sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan fasilitator dalam membentuk karakter religius melalui pembiasaan ibadah, keteladanan, penguatan nilai-nilai moral, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pembelajaran. Keberhasilan pembentukan karakter religius dipengaruhi oleh konsistensi guru dalam memberikan teladan, dukungan program sekolah, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai keislaman dengan pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana mampu mendukung pembentukan karakter religius peserta didik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Kearifan Lokal Batak Angkola untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Pidato Siswa SMP Negeri 1 Padangsidimpuan Dina Syahfitri
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i3.1765

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKPD berbasis kearifan lokal Batak Angkola yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis teks pidato peserta didik kelas IX SMP Negeri 1 Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian berjumlah 32 peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, angket validasi ahli, angket respons guru dan peserta didik, serta tes kemampuan menulis teks pidato. Analisis data dilakukan secara deskriptif, N-Gain, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD memperoleh kategori sangat valid dengan rata-rata validasi sebesar 93,10% dan sangat praktis berdasarkan respons guru (95,83%) serta peserta didik (91,56%). Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis teks pidato dengan nilai N-Gain sebesar 0,60 (kategori sedang). Hasil paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest. Dengan demikian, E-LKPD berbasis kearifan lokal Batak Angkola layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis teks pidato sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.
Analisis Kebutuhan Petugas Unit Rekam Medis Berdasarkan Metode Workload Indicator Staff Need (WISN) di RSUD Wates Kulon Progo Yogyakarta Aulia Alifariani; Nurwahidah Nurwahidah
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i3.1786

Abstract

Perencanaan kebutuhan sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan rumah sakit. Ketidaksesuaian antara jumlah tenaga dan beban kerja dapat memengaruhi kualitas pelayanan, sehingga diperlukan metode yang objektif untuk menentukan kebutuhan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan tenaga petugas rekam medis di RSUD Wates Kulon Progo menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan rancangan studi evaluatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pengukuran waktu kerja, serta telaah dokumen yang meliputi jumlah kunjungan pasien, aktivitas pelayanan, dan data kepegawaian. Analisis dilakukan berdasarkan tahapan metode WISN, yaitu perhitungan waktu kerja tersedia, standar beban kerja, standar kelonggaran, dan kebutuhan tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kerja tersedia petugas rekam medis sebesar 2.152 jam per tahun dengan faktor kelonggaran sebesar 0,48. Berdasarkan hasil analisis WISN, kebutuhan ideal tenaga petugas rekam medis di RSUD Wates Kulon Progo adalah sebanyak 29 orang, sedangkan jumlah tenaga yang tersedia saat penelitian sebanyak 39 orang. Temuan ini menunjukkan adanya surplus tenaga sebanyak 10 orang dibandingkan kebutuhan berdasarkan beban kerja aktual. Oleh karena itu, rekomendasi yang diberikan bukan penambahan tenaga kerja, melainkan optimalisasi pemanfaatan sumber daya manusia melalui rotasi, mutasi, atau redistribusi tenaga ke unit lain yang memiliki beban kerja lebih tinggi. Penerapan metode WISN dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif, efisien, dan berbasis beban kerja di rumah sakit.