cover
Contact Name
Abrista Devi
Contact Email
abristasmart@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abristasmart@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Infaq : Jurnal Ekonomi Islam
ISSN : 20872178     EISSN : 25796453     DOI : https://doi.org/10.32832/alinfaq
Core Subject : Economy, Education,
Al-Infaq : Jurnal Ekonomi Islam published twice a year since 2010 (June and December), is a multilingual (Bahasa and English), peer-reviewed journal, and specializes in Islamic Economic. This journal is published by the Islamic Economic Department, Faculty of Islamic Studies, and Doctoral Program of Islamic Economic, Graduate School, Ibn Khaldun University of Bogor, in partnership with Ibn Khaldun University of Bogor, Indonesia, in partnership with Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Bogor. Editors welcome scholars, researchers and practitioners of Islamic Economic around the world to submit scholarly articles to be published through this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2022)" : 10 Documents clear
THE CONCEPT OF ZAKAT AND WAQF IN MIR'AT AL THULLAB Al-Ayubi, Solahuddin; Shalehanti, Nadhia; Sakti, Ali
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explain the concept and practice of zakat and waqf in the Book of Mir'at al Thullab. This research uses a formal literature study method in explaining the concept of zakat and waqf in the Book of Mir'at al Thulab using economic analysis and a historical approach. Indonesia as a country with the largest Muslim population in the world has great potential in the use of social funds, especially zakat and waqf in order to reduce inequality and poverty that occurs due to the uneven distribution of wealth. However, zakat and waqf management in Indonesia has not been managed and utilized optimally. The Book of Mir'at all Thullab by Sheikh Abdurrauf As Singkily, which is used by the Sultanate of Aceh Darussalam and other sultanates in Indonesia, can be a historical reference for optimizing zakat and waqf in the welfare of the people. The Book of Mir'at all Thullab provides valuable information and lessons in optimizing zakat and waqf, such as the role of special institutions as amil and the use of qadi or penghulu in zakat management throughout the country. In addition, the sultanate through the Baitulmal institution always announces the collection time in the month of Muharram, so that public awareness is maintained. In management, the use of zakat and waqf is used for consumptive and productive purposes of the duafa community which helps the needs and improves the living standards of the duafa community.
MANAJEMEN KEUANGAN MASJID AL-HILAL SURABAYA DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH Imron, Sulkan; Ibdalsyah, Ibdalsyah; Ayuniyyah, Qurroh
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maslahah mursalah is the argument for establishing a new problem that has not been explicitly mentioned in the main sources, the Qur'an and hadith, either accepted or rejected. In this study, the author focuses on finance to describe and analyze in depth the management of Al-Hilal Mosque in Surabaya in the production, distribution, and consumption of infaq funds from the perspective of maslahah mursalah. The methodology used in this research is descriptive qualitative with a case study approach and literature. The results of this study indicate that the financial management of Al-Hilal Mosque Surabaya in 2021, both in the production, distribution, and consumption sectors of infaq funds have legal similarities in the perspective of maslahah mursalah. The similarities include: First, based on the content, it is included in the maslahah ammah category. Second, based on its nature, it is included in the category of maslahah mutaghayirah.Third, based on the level of human needs and interests, it is included in the maslahah dharuriyah category. Fourth, based on the existence and category with Shari'a, it is included in maslahah mu'tabarah (which is acceptable) and maslahah mursalah.
PENGARUH FINANCIAL TECHNOLOGY DALAM MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN UMKM PRODUK HALAL KOTA CILEGON Rahmiyanti, Sev
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis peran Financial Technology (FinTech) dalam meningkatkan literasi keuangan UMKM produk halal Kecamatan Jombang KotaCilegon. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data sebanyak 50 respon yang dipilih secara acak yaitu pelaku UMKM produk halal Kecamatan Jombang Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh variabel fintech dalam meningkatkan literasi keuangan di UMKM produk halal Kecamatan Jombang Kota Cilegon. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa variabel litersi keuangan tidak pengaruh secara signifikan dan terdapat hubungan positif terhadap variabel Financial Technology (FinTech). Hal ini dikarenakan nilai T-statistik yang didapatkan oleh variabel perilaku keuangan sebesar 1.212 lebih kecil dari 1.960 dan nilai P-values sebesar 0.226 yang lebih besar dari 0.05.
PENGARUH INFLASI, JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) DAN BI 7-DAYS (REVERSE) REPO RATE TERHADAP NAB EXCHANGE TRADE FUND SYARIAH DI INDONESIA AS, Muh Afdhal Mubarak
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pengaruh Inflasi, Jakarta Islamic Index (JII) dan BI 7-days (Reverse) Repo Rate terhadap NAB Exchange Trade Fund Syariah periode April 2020-Februari 2022. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan dalam peneltian ini adalah Purposive sampling, dimana Syaria Premier ETF JII sebagai objek Penelitian. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Regresi Linier Berganda dengan menggunakan program Eviews 10.0. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa secara parsial inflasi dan BI 7-days (Reverse) Repo Rate berpengaruh sifnifikan terhadap NAB Exchange Trade Fund Syariah namun Jakarta Islamic Index (JII) tidak berpengaruh signifikan terhadap NAB Exchange Trade Fund Syariah dan secara simultan Inflasi, Jakarta Islamic Index (JII) dan BI 7-days (Reverse) Repo Rate berpengaruh signifikan terhadap NAB Exchange Trade Fund Syariah.
PERAN PONDOK PESANTREN DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Zohdi, Muhamad Arifil; Baidawi, Muhammad
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Populasi pesantren yang semakin meningkat harus diimbangi dengan sarana dan prasarana yang memadai. Sehingga pondok pesantren dewasa ini harus mampu memaksimalkan potensi ekonomi pondok pesantren. Sumber kekuatan sumberdaya manusia tidak hanya dari masyarkat pesantren akan tetapi juga muncul dari masyarakat sekitar pondok pesantren. Lokasi penelitian yang telah ditentukan oleh peneliti, di antaranya Pondok Pesantren Nurul Mukhlisin NWDI Pringgarata, Pondok Pesantren Darul Muhibbin NW Mispalah, dan Pondok Pesantren Al-Manshuriyah Taklimussibyan NU Bonder. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan prosedur pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data sendiri dengan reduksi data, deskripsi data,dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peluang kerja masyarakat di lingkungan pondok pesantren di Kabupaten Lombok Tengah sangat terbuka dan peran pondok pesantren dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah juga sangat baik. Peran pondok pesantren, di antaranya membuka lapangan pekerjaan, akses pembiayaan dari koperasi atau bank mikro, akses modal usaha danmodal pertanian, pendampingan UMKM, pemenuhan kebutuhan pesantren dari usaha masyarakat, keterlibatan masyarakat di dalam ekonomi pondok pesantren, dan akses pemasaran produk industri rumahan.
BANK DIGITAL SYARIAH DI INDONESIA: TELAAH REGULASI DAN PERLINDUNGAN NASABAH Yusuf, Mahmud; Sumarno, Sumarno; Komarudin, Parman
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap bank digital syariah sangat tinggi, oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana regulasi dan perlindungan nasabah bank digital syariah di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan metode kualitatif guna mengkaji segala data terkait regulasi bank digital di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi bank digital syariah di Indonesia diatur dalam POJK No.12 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital serta dalam POJK No. 12 Tahun 2021 Tentang Bank Umum, tepatnya dalam Bab IV pada pasal 23-31. Adapun terkait perlindungan nasabah mengacu pada POJK No. 1 Tahun 2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan, POJKNo.12 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital oleh Bank Umum tepatnya dalam Bab V tentang Perlindungan Nasabah, serta Surat Edaran OJK No. 17 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan.
THE ROLE OF ZAKAT IN REALIZING SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) TO INCREASE COMMUNITY ECONOMIC INCOME Anisa, Yulia; Mukhsin, Moh.
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study confirms the role of Zakat, Infak and Alms in achieving sustainable development goals in Indonesia. The Goals of Sustainable Development are goals jointly agreed by the member states of the United Nations (UN) with the aim of bringing prosperity and a decent life to all citizens. Of course, this is consistent with the purpose of zakat in Islam as a means of distributing funds from those who have too much wealth to those who have little wealth. Therefore, the purpose of this study is to see how much role zakat, infoac and almsgiving play in helping Indonesia achieve its SDG goals. Based on the results of the analysis carried out, it is clear that Zakat, Infak and charities actively participate in the five pillars of the program to achieve its sustainability goals in Indonesia. Economy, Health, Education, Da'wah, Social Humanity. Zakat, Infaq and Alms play a key role in financing the eight goals of Zakat recipients. (1) fakir, (2) miskin, (3) amil, (4) muallaf, (5) hamba sahaya, (6) Gharimin, (7) fii sabilillah, (8) ibn sabil. Play the biggest role in achieving the Sustainable Development Goals: Poverty, hunger, good health and quality education.
SUMBER DAYA ALAM DAN ZAKAT SEBAGAI KEBIJAKAN FISKAL SYARIAH UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT Rudianto, Sofiyan; Tanjung, Hendri; Ayuniyyah, Qurroh
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negeri yang memiliki potensi kekayaan sumber daya alam dan penerimaan zakat yang besar, namun ternyata masih banyak rakyatnya hidup dalam kemiskinan. Di sisi lain negara terus mengandalkan pajak sebagai sumber utama penerimaan negara yang akan semakin menyengsarakan rakyat. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana konsep pengelolaan sumber daya alam dan zakat sebagai kebijakan fiskal syariah agar mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitif. Dalam penelitian ini, ditemukan potensi penerimaan negara yang sangat besar dari sumber daya alam sebesar Rp18.918 triliun dan zakat sebesar Rp327,6 triliun. Namun potensi penerimaan yang besar ini hanya akan mampu memberikan kesejahteraan kepada rakyat apabila dikelola berdasarkan syariah, yaitu apabila seluruh sumber daya alam dan zakatdikelola oleh negara, sehingga seluruh hasilnya akan menjadi penerimaan negara (Rp19.246 triliun). Inilah yang dimaksud dengan kebijakan fiskal syariah. Adapun indikator kesejahteraan rakyat adalah terjaminnya pemenuhan kebutuhan pokok setiap individu (sandang, pangan dan papan) serta terpenuhinya kebutuhan pokok rakyat (pendidikan, kesehatan dan keamanan). Dengan potensi penerimaan yang besar dan dikelola dengan berdasarkan kebijakan fiskal syariah, maka sumber daya alam dan zakat akan mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat.
ANALISIS DAMPAK ZAKAT TERHADAP KESEJAHTERAAN MUSTAHIK Purnama, Andika; Tanjung, Hendri; Ayuniyyah, Qurroh
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diantara instrumen yang digunakan islam dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pensejahteraan umat, ialah zakat, infaq, dan shadaqoh. Indonesia meiliki potensi pemasukan keuangan yang sangat besar dari zakat. Pada tahun 2020 saja misalnya, potensi zakat yang ada di Indonesia senilai Rp 327,6 Trilyun. Instrumen zakat inilah yang diharapkan menjadi solusi dalam peningkatan kesejahteraan dhuafa. Namun, efektivitas dan efisiensi program-program Badan dan lembaga Amil Zakat belum dapat diukur. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada atau tidak dampak zakat dalam membentuk kesejahteraan mustahik. Penelitian ini dilakukan pada studi kasus pengelolaan zakat di BAZNAS Kota Pangkalpinang dengan jumlah sampel 50 orang mustahik. Tekhnik/metode analisis dan pengolahan data berupa pendekatan kuantitatif, studi lapangan dengan pengisian kuesioner serta wawancara kepada para mustahik. Datadiuji dengan Uji Validitas dan Reabilitas, sedangkan pengujian hepotesis dilakukan dengan Uji-t Statistik Berpasangan. Hasil penelitian dan analisis data, didapatipeningkatan pendapatan rata-rata rumah tangga sebelum dan sesudah bantuan zakat dengan rata-rata pendapatan sebelum zakat sebesar, Rp 1.110.000 menjadi Rp 1.492.241. Begitu juga dengan spiritual mustahik. Didapati peningkatan skor 10% pada tiap-tiap skor ibadah mustahik. Berdasarkan Model CIBEST, keadaan mustahik setelah adanya bantuan zakat mengalami perubahan.
WHAT DRIVES USERS OF FINANCIAL TECHNOLOGY TO DONATE DURING THE EARLY STAGE OF PANDEMIC? Kartika, Tika; Ahmad, Abdul Razaq; Hakim, Nurman
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The COVID-19 pandemic has triggered people to make massive use of fintech. This fintech adoption increases the level of Islamic financial literacy. Fintech-based social finance services are no exception. This study aims to capture the initial development of the use of fintech for philanthropic purposes by using a qualitative-descriptive method with a literature study and content analysis approach. The results of the study show that within the time the article was published, there was a gradual increase in user awareness of the need to adopt fintech. Before the time of the pandemic, awareness of fintech adoption remained low. After 2019, based on historical studies and its evolution in Islamic fund management, it is predicted that fintech will have great potential going forward. The profile of fintech service users will increase in the baby-boomer generation. Generation X and Z consumers will play a significant role in the global economy, while the millennial generation is bringing major changes to the behavioural demographics and user expectations for fintech services. Moreover, fintech services emerged in Indonesia using the Agricultural Value Chain Financing (AVCF) approach, namely a platform that improves agricultural-based product services for consumers and provides more flexible financial assistance for AVCF players. On the social finance side, almost all of the respondents knew about fintech, and they agreed that fintech offers a lot of conveniences and benefits. Fintech increases the intention of Muslim millennials to donate easily, even though not all agree and are comfortable using fintech to donate. In 2020, the phenomenon of Islamic Fintech emerged, and it was found that perceptions of benefits and convenience, behavioural intentions, as well as trust, are determinants of using fintech for philanthropic purposes.

Page 1 of 1 | Total Record : 10