cover
Contact Name
Deo Renaldi Saputra
Contact Email
admin@scriptaintelektual.com
Phone
+6285709683865
Journal Mail Official
admin@scriptaintelektual.com
Editorial Address
Jalan Gunung Talang Timur Nomor 45, RT 005, RW 002, Desa Bendan Duwur Kecamatan Gajah Mungkur
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
ISSN : -     EISSN : 3109970X     DOI : -
Core Subject : Economy,
Scripta Economica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel penelitian, studi empiris, dan tinjauan teoretis di bidang ekonomi, manajemen, dan akuntansi. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi platform akademis bagi para peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan gagasan serta temuan ilmiah yang berkualitas tinggi, relevan, dan aplikatif untuk menjawab tantangan ekonomi dan bisnis saat ini. Fokus penelitian jurnal ini meliputi ekonomi makro dan mikro, ekonomi pembangunan, manajemen strategis, manajemen sumber daya manusia, pemasaran, keuangan, akuntansi sektor publik dan swasta, serta kebijakan ekonomi dan tata kelola keuangan. Setiap artikel yang dikirimkan menjalani proses peer-review yang ketat untuk memastikan kualitas akademik, orisinalitas, dan kontribusi ilmiah. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun, pada bulan Maret, Juli, dan November, dan terbuka untuk kolaborasi dari akademisi baik di dalam maupun luar negeri. Scripta Economica berkomitmen untuk mendukung pengembangan pengetahuan ekonomi dan bisnis yang inovatif, akuntabel, dan berorientasi solusi.
Articles 120 Documents
Pengelolaan Risiko Keuangan di Era Cryptocurrency: Pendekatan Komparatif terhadap Volatilitas Aset Digital dan Implikasinya bagi Portofolio Investasi Institusional Abdul Rosid
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 2 (2025): November: Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/qbhj4372

Abstract

The development of cryptocurrency as a highly volatile digital asset has changed the landscape of institutional investment risk management and created a need for a more adaptive risk management approach. This study aims to analyze the volatility, correlation, and downside risk of cryptocurrency compared to traditional assets, as well as evaluate the effectiveness of hedging strategies in institutional portfolios. Using a quantitative-comparative research method with historical data analysis for the 2020–2024 period, this study measures volatility, Value at Risk, Conditional Value at Risk, cross-asset correlations, and assesses the impact of cryptocurrency allocation on portfolio efficiency. The results show that cryptocurrencies have much higher volatility and tail risk than stocks, bonds, or gold, so the optimal allocation is a small portion, namely 3–5 percent. Hedging strategies such as futures, options, and dynamic hedging have been proven to reduce risk, but their effectiveness is greatly influenced by market conditions and liquidity. This study concludes that the integration of cryptocurrency into institutional portfolios is only feasible if supported by a strong risk management framework, real-time monitoring, and hedging strategies that are responsive to changes in volatility.
Penerapan Prinsip ISO 31000 dalam Pengelolaan Risiko Strategis: Studi Kasus pada Kegagalan Transformasi Bisnis Kodak Anantha Nisrina Zahirrah; Ibnu Alif Ifanialdy; Nasywa Nahdah Raniah; Alvianus Kristian Sumual
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 1 (2025): Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/2m0pcs03

Abstract

This study analyzes the failure of Kodak’s business transformation by examining the company’s inability to implement the principles of ISO 31000 in managing strategic risks. Using a qualitative case study approach, the research highlights how Kodak underestimated digital disruption and failed to conduct comprehensive risk identification, objective analysis, and forward-looking risk evaluation. As a result, Kodak’s responses to digital innovation were reactive and fragmented, causing the company to lose competitiveness and ultimately file for bankruptcy in 2012. A comparative analysis with Fujifilm is presented to demonstrate how effective risk management can transform threats into strategic opportunities. Unlike Kodak, Fujifilm applied proactive risk identification, executed aggressive diversification, and restructured its organization to adapt to long-term technological shifts. These actions reflect the core principles of ISO 31000, particularly in integrating risk management into organizational decision-making and risk treatment. The study concludes that strategic risk management based on ISO 31000 is essential for companies facing technological disruption. Kodak’s failure and Fujifilm’s success highlight the importance of disciplined, structured, and adaptive risk management to ensure long-term business sustainability
Peran Audit dalam Menganalisis Kasus Penyimpangan Investasi: Studi pada PT Asuransi Jiwasraya dan PT Taspen Fanny Nur Qhotimah; Cita Enola; Siti Salmah; Ridwan Zulfi Agha
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 2 (2025): November: Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/f4ay0840

Abstract

Industri asuransi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keuangan nasional melalui pengelolaan dana premi masyarakat. Namun, kasus penyimpangan investasi yang terjadi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Taspen (Persero) menunjukkan lemahnya pengendalian internal, audit, dan tata kelola perusahaan pada lembaga asuransi milik negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama terjadinya penyimpangan investasi, mengevaluasi efektivitas audit internal maupun eksternal, serta merumuskan strategi pencegahan agar kasus serupa tidak terulang. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis komparatif dua studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Jiwasraya, krisis diakibatkan oleh investasi berisiko tinggi, manipulasi laporan keuangan, serta ketidakefektifan fungsi audit. Sementara itu, pada Taspen, terungkap adanya investasi fiktif senilai Rp1 triliun akibat lemahnya pengawasan serta konflik kepentingan dalam pengelolaan investasi. Kedua kasus tersebut memperlihatkan bahwa fraud berkembang ketika audit tidak berfungsi sebagai sistem deteksi dini dan ketika tata kelola perusahaan tidak diterapkan dengan baik. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan sistem pengendalian internal, independensi audit, transparansi investasi, serta integritas manajemen merupakan langkah kunci untuk mencegah penyimpangan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga asuransi BUMN.
Analisis Manajemen Risiko Berbasis ISO 31000 pada Industri Pertambangan Batubara: Studi Kasus PT Singlurus Pratama Febri Rahmawati; Nurul Hidayat; Marcellino Saputra; Alvianus Kristian Sumual
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 1 (2025): Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/cpx95j27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan langkah mitigasi terhadap risiko yang dihadapi PT. Singlurus Pratama dengan menggunakan ISO 31000. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi langsung dan telaah dokumen, mengikuti tahapan penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis evaluasi dan penanganan. Hasil penelitian menemukan bahwa risiko keuangan akibat volatilitas harga komoditas dan kewajiban pasar domestik, risiko kebijakan terkait retensi devisa, serta risiko operasional seperti kecelakaan kerja dan gangguan produksi merupakan risiko yang paling signifikan dan sebagian berada pada kategori tinggi. rekomendasi mitigasi meliputi penguatan K3, optimalisasi arus kas, peningkatan keandalan peralatan dan penyesuaian terhadap tuntutan regulasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan urgensi pengelolaan risiko yang terstruktur agar perusahaan dapat menjaga stabilitas operasional dan keberlanjutan usaha.
Analisis Kegagalan Manajemen Risiko Keuangan dengan ISO 31000: Studi Kasus Pailit pada PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) Intan Dwi Nurqotimah; Ressa Reyhana Kartika Putri; Dwi Saputri Febi Ayu; Alvianus Kristian Sumual
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 1 (2025): Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/tyxbrv23

Abstract

Industri tekstil Indonesia menghadapi tekanan besar akibat persaingan global dan volatilitas pasar, seperti terlihat dari kepailitan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Kegagalan ini menunjukkan lemahnya manajemen risiko yang berdampak sistemik pada ekonomi nasional, disebabkan oleh kelemahan internal dalam tata kelola risiko strategis, finansial, dan operasional yang tidak sesuai standar internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab kegagalan manajemen risiko keuangan di Sritex dengan menggunakan kerangka ISO 31000:2018. Metode yang dipakai adalah kualitatif-deskriptif melalui studi kasus, memanfaatkan data sekunder seperti laporan keuangan 2019-2023, putusan Pengadilan Niaga, serta publikasi terkait. Analisis dokumentasi dan literatur digunakan untuk menginterpretasi penerapan ISO 31000. Hasil menunjukkan kegagalan sistemik meliputi ekspansi agresif dengan pembiayaan utang tinggi, akumulasi utang valuta asing tanpa strategi lindung nilai memadai, serta rendahnya komitmen kepemimpinan terhadap manajemen risiko. Dampaknya terlihat pada merosotnya likuiditas, dengan Current Ratio turun drastis dari 4,90 pada 2019 menjadi 0,37 pada 2021, dan ketidakmampuan mengelola risiko operasional di masa pandem.
Pengaruh Kontingen Tata Kelola Korporasi, Ukuran Perusahaan, Struktur Kepemilikan, dan Risiko Keuangan terhadap Nilai Perusahaan: Peran Mediasi Pengungkapan CSR dan Pengaruh Moderasi Keuangan Hijau pada Perusahaan Kesehatan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Anggun Wida Prawira; Tri Ratnawati; Ida Ayu Sri Brahmayanti
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 2 (2025): November: Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/y2rmry75

Abstract

Penelitian ini mengkaji faktor-faktor penentu nilai perusahaan di sektor kesehatan Indonesia, dengan fokus pada tata kelola korporasi, ukuran perusahaan, struktur kepemilikan, dan risiko keuangan sebagai faktor pendahulu utama. Penelitian ini juga menganalisis peran mediasi pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan efek moderasi keuangan hijau. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dengan Model Persamaan Struktural berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Populasi penelitian terdiri dari 38 perusahaan kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) dari tahun 2020 hingga 2024. Sampling purposif menghasilkan sampel efektif sebanyak 18 perusahaan, menghasilkan 90 observasi perusahaan-tahun. Data sekunder dikumpulkan dari laporan keuangan dan keberlanjutan yang diaudit. Temuan menunjukkan bahwa semua variabel independen memiliki pengaruh langsung yang signifikan secara statistik terhadap nilai perusahaan. Secara menonjol, ukuran perusahaan secara signifikan meningkatkan pengungkapan CSR, yang sebagian memediasi dampaknya terhadap nilai perusahaan. Namun, pengungkapan CSR tidak memediasi dampak tata kelola, kepemilikan, atau risiko keuangan, dan keuangan hijau tidak memoderasi hubungan CSR–nilai perusahaan, mencerminkan perkembangan awalnya di industri ini. Hasil ini berkontribusi pada teori manajemen keuangan korporat dengan menjelaskan jalur-jalur unik melalui mana mekanisme keuangan dan tata kelola internal mempengaruhi penilaian pasar. Studi ini menyoroti pentingnya transparansi CSR bagi perusahaan besar dan menyoroti implikasi kebijakan.
Pengaruh Bangunan Hijau, Kepemilikan, Ukuran, dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan Melalui Keuntungan dan Kebijakan Pajak Insentif sebagai Moderator pada Perusahaan Sektor Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Adistie Prestiani Putri; Tri Ratnawati; Ida Ayu Sri Brahmayanti
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 2 (2025): November: Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/n10p5f94

Abstract

This study examined the effect of green building certification, ownership structure, firm size, and leverage on firm value through profitability, and evaluated the moderating role of the government-borne value added tax incentive in property sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2021–2024. The research used a quantitative causal explanatory design with 38 firms selected by purposive sampling. Secondary data from audited financial, annual, and sustainability reports were analyzed using Structural Equation Modeling with the Partial Least Squares approach and SmartPLS 4.0, with bootstrapping to test significance. The results showed that green building certification, ownership structure, and leverage had a negative and significant effect on profitability, while firm size had a positive and significant effect on profitability. Green building certification and ownership structure did not significantly affect firm value, whereas firm size had a negative and significant effect and leverage and profitability had a positive and significant effect on firm value. Profitability negatively mediated the effects of green building certification, ownership structure, and leverage on firm value and positively mediated the effect of firm size, while the value added tax incentive did not significantly moderate the relationship between profitability and firm value.  
Pengaruh Regulasi, Inklusi Keuangan, dan Teknologi Keuangan terhadap Perilaku Keuangan, Risiko Keuangan, dan Ketahanan Keuangan dengan Menggunakan Tata Kelola Keuangan yang Baik sebagai Moderator pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto Amelia Kusniawati; Tri Ratnawati; Ida Ayu Sri Brahmayanti
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 2 (2025): November: Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/1e5c8902

Abstract

MSMEs in Gedeg District are facing a decline in the number of MSMEs and financial vulnerability, which requires analysis of external factors, namely Regulation, Financial Inclusion, and Financial Technology, as well as internal factors, namely Financial Behavior and Financial Risk, which shape Financial Resilience. This study aims to examine the influence of these three external factors on MSMEs' financial behavior, risk, and resilience, and analyze the mediating role of financial behavior and risk, as well as the moderation of Good Financial Governance (GFG). Using a quantitative approach with primary data obtained from 310 MSMEs through a purposive sampling survey and analyzed using PLS-SEM. The results show that regulation, inclusion, and fintech have a significant effect on financial behavior and risk, which then mediate their influence on financial resilience. However, the direct effect of Regulation and Financial Inclusion on resilience is statistically insignificant. Good Financial Governance (GFG) as a moderator shows insignificant results, implying that governance practices alone may not strengthen resilience without risk management mechanisms and financial behavior. These findings underscore the importance of synergy between financial access, effective regulation, financial literacy, and transparent governance in enhancing the resilience of MSMEs.
Pengaruh Karakteristik Pekerjaan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru: Peran Mediasi Ketangkasan Digital dan Peran Moderasi Dukungan Organisasi yang Dirasakan di Sekolah Menengah Kejuruan Ketintang Surabaya Yahya Kurnia Hanjaya; Ida Aju Brahma Ratih; Abdul Halik
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 2 (2025): November: Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/0znyfn34

Abstract

This study aims to investigate the determinants of teacher performance in the vocational education sector, focusing on job characteristics and work motivation as the main antecedents. This study also examines the mediating role of digital dexterity and the moderating effect of Perceived Organizational Support (POS). An explanatory quantitative approach was adopted using Partial Least Squares-based Structural Equation Modeling (SEM-PLS). The research population and sample were all teaching staff at SMK Ketintang Surabaya, totaling 91 people (a saturated sample). Data was collected through questionnaires and processed using SmartPLS 3.0. The findings indicate that job characteristics and work motivation have a significant effect on digital dexterity and teacher performance. Digital dexterity was proven to mediate this influence. Specifically, Perceived Organizational Support (POS) was also shown to significantly moderate the relationship between digital dexterity and teacher performance. These results provide a theoretical contribution, showing that job design and organizational support influence performance in the era of digital transformation. A practical implication that can be applied is the importance of schools providing tangible support and autonomous job design to maximize teachers' digital competencies.
Tinjauan Implementasi ISO 31000 dalam Proses Manajemen Risiko PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Anastasya Kurniawan Oey, Cindy; Aryani, Defi; Haryanto, Nadya Azwarelda; Alvian Kristian Sumual
Journal of Economics, Management, and Accounting Vol 1 No 1 (2025): Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/0dcdw471

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ISO 31000 pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai upaya memperkuat efektivitas manajemen risiko dalam menghadapi dinamika industri perbankan. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis dokumen sekunder berupa laporan keuangan, publikasi resmi, dan kajian akademik yang relevan untuk menilai kesesuaian penerapan manajemen risiko dengan prinsip-prinsip ISO 31000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BNI memiliki struktur permodalan yang kuat serta kualitas aset yang stabil, tercermin dari rasio CAR 21,09%, Gross NPL 1,96%, Net NPL 0,78%, ROA 2,17%, dan ROE 14,11% yang mengindikasikan efektivitas pengendalian risiko kredit dan kemampuan bank dalam menjaga profitabilitas. Pembahasan lebih lanjut mengungkap bahwa proses identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko telah berjalan secara sistematis, meskipun penguatan pada aspek risiko operasional, kepatuhan, dan teknologi informasi masih diperlukan agar penerapannya lebih komprehensif. Kesimpulannya, BNI telah menunjukkan penerapan manajemen risiko yang cukup baik, namun penyesuaian lanjutan diperlukan untuk mencapai keselarasan penuh dengan standar ISO 31000. 

Page 5 of 12 | Total Record : 120