Articles
34 Documents
Implementasi Metode Brainstorming untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Kelas VII di MTs Puteri PUI Majalengka
Zakiyaman, Muhammad
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 1 No. 01 (2018): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Arab siswa kelas VII di MTs Puteri PUI Majalengka dengan menggunakan metode Brainstorming. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2018. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 10 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Bentuk penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian dengan menggunakan metode eksperimen. Metode ini penerapannya membagi kelas menjadi dua, yakni eksperimen dan kelas kontrol. Karena minimnya penguasaan kosakata Bahasa Arab membuat minat belajar Bahasa Arab terutama pada keterampilan berbicara sangat minim yang membuat suasana pembelajaran di kelas sangat hening. Peneliti mencoba solusi dengan mengimplementasikan metode brainstorming kepada siswa MTs Puteri PUI Majalengka kelas VII dalam peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Arab.
Persepsi dan Minat Mahasiswa Tahfiz terhadap Pembelajaran Bahasa Arab
Tarya
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 1 No. 01 (2018): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Persepsi dan minat mahasiswa merupakan aspek yang mampu memberikan kesan kepada sesuatu pembelajaran. Persepsi yang positif dan baik memberikan gambaran yang baik dan mampu meningkatkan minat terhadap sesuatu perkara yang dilakukan. Apabila tahap minat meningkat, individu tersebut akan melakukan sesuatu perkara dengan lebih bersungguh-sungguh. Justru, dalam pembelajaran bahasa Arab, persepsi dan minat memainkan peranan dalam menentukan keberkesanan pembelajaran. Kajian ini melibatkan 81 orang pelajar Tahfiz di MA DU PUI Majalengka. Program ini merupakan program persediaan yang dikelolakan oleh Pusat Islam MA DU PUI Majalengka. Program ini adalah selama sepuluh bulan sebagai persediaan para pelajar menduduki tujuh subjek untuk menghabiskan hafalan al-Quran. Kajian ini bertujuan mengenal pasti tahap minat pelajar Tahfiz terhadap pembelajaran bahasa Arab serta hubungan antara persepsi setelah mempelajari bahasa Arab dengan minat mahasiswa terhadap pembelajaran bahasa Arab. Selain itu juga, penelitian ini bertujuan menganalisis dan memaparkan pengaruh persepsi setelah mempelajari bahasa Arab terhadap minat pelajar dalam bahasa Arab. Terdapat hubungan yang signifikan positif antara persepsi dengan minat dalam pembelajaran bahasa Arab yang disokong dengan kolerasi koefisyen (r = 0. 673, p < 0.01). Hubungan antara pemboleh ubah ini adalah positif dan menunjukkan semakin baik persepsi mahasiswa, semakin tinggi minat mereka dalam pembelajaran bahasa Arab. Pengaruh persepsi terhadap minat menunjukkan bahawa 45.3% (R2=0.453) faktor persepsi mempengaruhi minat terhadap bahasa Arab dan F- statistik (F = 65.483) sangat besar dan nilai p yang signifikan (0.000) atau lebih kecil daripada nilai alpha 0.01. Berdasarkan dapatan yang diperoleh, ia menunjukkan persepsi mempunyai pengaruh yang besar dalam meningkatkan minat seseorang.
Pendekatan Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa Arab
Maulana Noor, Firman
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 1 No. 01 (2018): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa menekankan pada penguasaan kemahiran berbahasa. Pendekatan komunikatif didasarkan pada beberapa teori psikologi bahasa dan pembelajaran. Tujuan pembelajaran bahasa, menurut pendekatan ini, adalah komunikasi faktual, di mana siswa dapat menggunakan bahasa asing sebagai alat komunikasi. Dengan kata lain, tujuan pendekatan ini adalah agar siswa memiliki kompetensi untuk berkomunikasi dalam bahasa yang telah dipelajarinya dalam berbagai situasi sosial. Pendekatan komunikatif disebut juga pendekatan fungsional, di mana bahasa digunakan sebagaimana fungsinya. Artikel ini menguraikan penerapan pendekatan komunikatif untuk pengajaran bahasa Arab dalam konteks Indonesia.
Implementasi Pemanfaatan Media Visual untuk Keterampilan Berbicara pada Pembelajaran Bahasa Arab
Sya’datul Kamilah, Dedeh
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 1 No. 01 (2018): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian membahas tentang media visual sebagai instrumen pembelajaran bahasa Arab yang berkonsentrasi pada keterampilan berbicara. Media visual merupakan media yang populer di era pendidikan 4.0 oleh generasi milenial. Melalui kajian literatur, penelitian memaparkan poin-poin penting dalam pemanfaatan media visual: kategori media visual, prinsip-prinsip penggunaan media visual, pedoman dalam merancang media visual serta implementasinya dalam pembelajaran bahasa Arab. Tujuan penggunaan media visual adalah untuk meningkatkan semangat siswa dalam belajar serta meningkatkan inovasi dan kreativitas guru dalam mengajar. Beberapa media visual yang dapat digunakan guru dalam proses pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Arab antara lain: jam dinding, papan buletin, papan flanel, poster dan gambar. Konsep dan prinsip penggunaan media visual perlu diperhatikan, agar proses penggunaan media visual dalam pembelajaran menjadi efektif dan optimal. Kata Kunci: Media Visual, Ketrampilan Berbicara, Pembelajaran Bahasa Arab.
Penggunaan Metode STAD untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Terbimbing Bahasa Arab di MTs Daarul Ulum Majalengka
M. Khahar Awaludin
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 1 No. 01 (2018): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan secara objektif (1) perencanaan pembelajaran menulis terbimbing bahasa Arab (2) kemampuan menulis terbimbing bahasa Arab sebelum menggunakan metode STAD (3) kemampuan menulis terbimbing bahasa Arab setelah menggunakan metode STAD dan (4) hubungan antara metode STAD dan prestasi belajar siswa dalam menulis terbimbing bahasa Arab. Adapun rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan didukung oleh penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 27 siswa kelas VIII MTs Daarul Ulum Majalengka. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan cara mereduksi data menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran menulis terbimbing bahasa Arab berdasarkan KTSP (2) kemampuan menulis terbimbing bahasa Arab sebelum STAD awalnya siswa belum bisa membedakan antara huruf yang disambung dan dipisah (3) kemampuan menulis terbimbing bahasa Arab setelah STAD siswa sudah bisa merangkai huruf hijaiyah serta lebih antusias belajar bahasa Arab (4) terdapat hubungan yang signifikan antara prestasi belajar siswa dan metode STAD yang ditunjukkan dengan meningkatnya hasil belajar siswa pada tiap-tiap siklus.
Pengembangan Pengajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Darul Falah Cijati
Nurniati, Yanti
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 1 No. 2 (2018): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Eksistensi pondok pesantren dalam pembelajaran bahasa Arab terlihat dari keberhasilan pondok pesantren dalam mencetak generasi muda yang mampu berbahasa Arab serta menguasai empat keterampilan berbahasa Arab secara proporsional. Dalam praktiknya, pondok pesantren menggunakan model pembelajaran yang dianggap efektif untuk melatih dan meningkatkan keterampilan berbahasa Arab santri, oleh karena itu penelitian model pengembangan keterampilan berbahasa Arab di pondok pesantren penting dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pengembangan keterampilan berbahasa Arab di pondok pesantren modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode deskriptif komparatif, jenis datanya terbagi menjadi data primer yang berupa data inti dari beberapa lokus penelitian dan data sekunder yang berupa sumber literasi yang berkaitan dengan penelitian, adapun teknik mengumpulkan datanya adalah melalui kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan langkah analisis datanya dimulai dari reduksi data, penyajian data, hingga pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga pondok pesantren modern yang menjadi lokus penelitian ketiganya menggunakan model imigram dalam menjalankan program kebahasaan dalam rangka meningkatkan empat keterampilan berbahasa Arab santrinya, yang pada intinya model ini mengusahakan keseimbangan antara pengetahuan kebahasaaraban santri dengan praktik berbahasa arab mereka. Penelitian ini dapat menjadi salah satu rujukan dalam rangka mengembangkan model pembelajaran empat keterampilan berbahasa Arab ditengah inovasi pendidikan era modern ini.
Pembelajaran Kooperatif dalam Meningkatkan Kemahiran Berbicara dan Membaca
Jamaludin, Agus
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 1 No. 2 (2018): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Terpadu (Membaca dan Menulis) dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Bahasa Arab Siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) menggunakan desain penelitian tindakan Model Kemmis & Mc Taggart, penelitian ini dilakukan di MAN 3 Majalengka dengan subjek penelitian sebanyak 26 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan Test, Lembar Observasi, dan Dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa terdapat adanya peningkatan kemampuan membaca dan berbicara Bahasa Arab siswa melalui model Kooperatif Terpadu (Membaca dan Menulis), hal ini terlihat dari hasil rata-rata pada setiap siklusnya, rata-rata pada prasiklus adalah 65,57 lalu meningkat sebesar 1,85 pada siklus I dengan rata-rata 67,42 dan meningkat lagi pada siklus II sebesar 12,81 dengan rata-rata 80,23 artinya terdapat suatu peningkatan pada Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Terpadu (Membaca dan Menulis) dalam meningkatkan kemampuan membaca dan berbicara Bahasa Arab siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat kepada pihak-pihak terkait yang dapat memanfaatkan seperti kepala sekolah, guru, orang tua, siswa dan peneliti selanjutnya.
Implementasi Lingkungan Bahasa dan Minat Mahasiswa dalam Mengikuti Program Kebahasaan dan Hubungannya dengan Keterampilan Mereka dalam Berbahasa Arab
Sutisna, Dede
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 1 No. 2 (2018): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keistimewaan bahasa Arab sebagai bahasa al-Quran telah banyak dijelaskan dalam berbagai hadits dan kitab-kitab lainnya. Selain itu, bahasa Arab menjadi bahasa yang mampu menampung kebutuhan para pengguna dan menyerap berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam berbagai bidang. Salah satu penunjang utama dalam proses pembelajaran bahasa Arab adalah Lingkungan pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mendiskripsikan implementasi program bahasa himpunan mahasiswa jurusan dalam membentuk lingkungan bahasa Arab prodi pendidikan bahasa Arab STAI PUI Majalengka dan untuk mendiskripsikan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program bahasa himpunan mahasiswa jurusan dalam membentuk lingkungan bahasa Arab prodi pendidikan bahasa Arab STAI PUI Majalengka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) adalah penelitian yang secara langsung dilakukan di lapangan untuk memperoleh data yang diperlukan. Penelitian lapangan dapat diartikan penelitian kualitatif di mana peneliti mengamati dan berpartisipasi secara langsung dalam penelitian skala sosial kecil dan mengamati budaya. Dengan adanya program bahasa mahasiswa jurusan Bahasa Arab membawa pengaruh positif terhadap proses pemerolehan bahasa mahasiswa prodi PBA, karena mahasiswa memiliki wadah untuk berlatih dan mengembangkan keterampilan berbahasa Arab. Walaupun lingkungan bahasa Arab (bi?ah lughawiyyah) di prodi PBA belum terbentuk dengan baik karena dalam pelaksanaan program bahasa mahasiswa masih pasif dalam berbicara bahasa Arab sehingga belum tercapainya indikator-indikator ketrampilan berbicara bhaasa Arab.
Makna Kata Nafs dalam Al-Qur’an
Farihah Hesya, Aay;
Hoerudin, Heru
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 1 No. 2 (2018): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Kata nafs dengan segala bentuknya terulang 331 kali dalam Al-Qur’an, sebanyak 72 kali di antaranya disebut dalam bentuk nafs khusus yang berdiri sendiri. Pengklasifikasian tentang ayatayat nafs sebagai berikut: QS. Al-Infithaar: 6-7, QS. Al-Maidah: 32, QS. Al-Baqarah: 286, QS. Ar-Ra'd: 11, QS. Asy-Syams: 7-10 dan QS. Al-An'am: 93. 2) Penafsiran Al-Alusi tentang ayat-ayat nafs( jiwa) yaitu: nafs muthmainah itu adalah jiwa yang tenang yang beriman dan percaya,selalu condong kepada kebenaran yang sampai pada keyakinan dan sekiranya tidak tercampur dengan keraguan dan juga tidak di campuri suatu kegelisahan dalam jiwa dari segi yang baik. Nafs Al-Ammarah yaitu nafs yang selalu menyuruh kepada kejahatan dan kejelekan yang lebih condong kepada hawa nafsu, nafs al-lawwamah yaitu jiwa yang tenang yang cocok atau sesuai untuk jiwa yang ammarah. 3) Eksistensi dan hikmah ayat-ayat nafs adalah secara garis besar nafs itu menjadi dua bagian yaitu: nafs yang ta'at melaksanakan perintah-perintah Allah meninggalkan semua larangannya. Kedua adalah nafs yang cenderung melawan ketentuan-ketentuan Allah, keinginan-keinginannya selalu berlawanan. Nafs laksana Api bagi kehidupan alam raya ini bagi manusia di umpamakan sebagai motor atau penggerak dalam memenuhi kebutuhan manusia jadi nafs sangat berpotensi sekali bagi kita. Adapun hikmahnya yang bisa kita ambil bahwa segala sesuatu yang kita lakukan harus di barengi dengan niat dan jiwa yang ikhlas agar kita tidak salah melangkah, dengan adanya pengertian nafs di atas kita bisa mengetahui baik buruknya jiwa yang ada pada diri kita masing-masing.
Pengembangan Model Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Arab
Rahman Bahtiar, Ihwan
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 1 No. 2 (2018): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi yang cermat dan tepat dalam pembelajaran bahasa Arab pada tingkat sekolah dasar dengan menghasilkan Model Pembelajaran Bahasa Arab di madrasah yang dapat digunakan sebagai sistem yang Standard. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran bahasa Arab saat ini telah diaplikasikan di pendidikan tingkat sekolah dasar, namun performanya masih tidak mencakup karakteristik yang diharapkan. Oleh karena itu, pengembangan model pembelajaran bahasa Arab dalam pendidikan dasar untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab siswa, kinerja pengajarannya harus memiliki sinergi yang baik antara perwujudan dari semua karakteristik pembelajaran bahasa.