cover
Contact Name
Hilalludin
Contact Email
hilalluddin34@gmail.com
Phone
+6281999248333
Journal Mail Official
pendidikanislamindonesia683@gmaill.com
Editorial Address
Bantek, Desa Bagik Payung, Suralaga, Lombok Timur, NTB
Location
Kab. sumbawa barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
ISSN : 3123318X     EISSN : 3123318X     DOI : -
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah [e-ISSN 3123-318X] adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan oleh PT RisTekUtama (Riset Cendikia Teknologi Utama). Jurnal ini menjadi wadah untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah, kajian konseptual, serta pemikiran kritis di bidang pendidikan Islam, studi keislaman, dan pemikiran Islam secara umum. Artikel-artikel yang diterbitkan dapat berasal dari akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi di bidang pendidikan dan pemikiran Islam. El-Mudarris menerima naskah berupa artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka, dan diskusi ilmiah. Semua naskah yang masuk akan melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) secara double-blind oleh para reviewer nasional maupun internasional yang kompeten di bidangnya. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan ditampilkan terlebih dahulu pada bagian In-Press sebelum diterbitkan secara resmi. Seluruh proses penerbitan dilakukan secara daring. Untuk panduan pengiriman naskah, kebijakan editorial, dan informasi penting lainnya, silakan kunjungi menu yang tersedia pada situs ini.
Articles 34 Documents
Transformasi Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Artificial Intelligence Dalam Perspektif Kepemimpinan Pendidikan Era Society 5.0 Muhammad Jailani; Sena Puja Kesuma; Aden Adma Hakim; Mifedwil Jandra
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol. 2 No. 03 (2026): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) in the Society 5.0 era has accelerated the transformation of educational management, including within Islamic educational institutions. However, AI implementation continues to face significant challenges, including limited digital leadership competencies, inadequate integration of AI into educational management systems, and the need to ensure that technological innovation remains aligned with Islamic values. This study aims to analyze the transformation of AI-based Islamic educational management, examine the role of educational leadership in facilitating AI implementation, and develop an integrative model to support institutional transformation in the Society 5.0 era. This research employed a qualitative approach using the library research method. Data were collected from national and international journal articles, books, and academic publications published between 2020 and 2025. The data were analyzed using thematic content analysis through coding, theme categorization, interpretation, and synthesis. The findings indicate that AI enhances educational management by automating administrative processes, improving data management, enabling data-driven decision-making, and strengthening educational services. Successful AI implementation is strongly influenced by visionary educational leadership, digital competency development, and governance grounded in Islamic values. This study proposes the Integrative AI-Based Islamic Education Management model, which integrates AI, educational leadership, and Islamic values into a comprehensive conceptual framework for adaptive, innovative, ethical, and sustainable transformation of Islamic educational management in the Society 5.0 era.
Problematika Siswa Dan Solusinya Dalam Perspektif Manajemen Pendidikan: Kajian Strategi Pengelolaan Kesiswaan Di Era Digital Haidar Umar Zaky; Moh. Syukron; Moh. Riansyah Umasugi
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol. 2 No. 03 (2026): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation has fundamentally changed educational systems while giving rise to various student-related challenges, including declining learning motivation, excessive dependence on digital devices, disciplinary issues, cyberbullying, and reduced engagement in the learning process. This study aims to analyze student problems in the digital era and examine student management strategies as a solution from the perspective of educational management. The study employed a qualitative approach using a library research method through a literature review. Secondary data were collected from SINTA-accredited national journals, Scopus-indexed international journals, books, conference proceedings, and other scholarly publications published between 2020 and 2025. The literature was retrieved from Google Scholar, Scopus, Dimensions, Garuda, and SINTA databases and analyzed using content analysis and thematic analysis. The findings indicate that student problems are influenced by interconnected internal and external factors, requiring comprehensive management strategies. Effective approaches include guidance and counseling services, character education, strengthening digital literacy, and collaboration among schools, families, and communities. These findings highlight the strategic role of student management in creating an adaptive, preventive, and sustainable educational environment that supports students' academic achievement, character development, and well-being in the digital era.
Transformasi Evaluasi Pembelajaran Pai Di Era Generative Ai: Tantangan Dan Peluang Menjaga Kejujuran Akademik Serta Nilai Islami Wirda Ayu Pratiwi Nur; Reski Nurul Fajri; A. Asmaul Husna; Risma Handayani
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol. 2 No. 03 (2026): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat generative artificial intelligence (AI) dalam dunia pendidikan memunculkan pertanyaan mendasar mengenai validitas proses evaluasi pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berlandaskan pada pendidikan nilai dan pembentukan karakter. Guru PAI menghadapi dilema ganda, yaitu memanfaatkan potensi AI sebagai inovasi pembelajaran sekaligus mengantisipasi penyalahgunaannya yang berpotensi mengurangi kejujuran akademik dan internalisasi nilai-nilai Islam pada peserta didik. Artikel ini bertujuan mengkaji secara mendalam tantangan dan peluang transformasi evaluasi pembelajaran PAI yang dipengaruhi oleh meningkatnya penggunaan generative AI di kalangan peserta didik. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui pengumpulan data dari berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Data diperoleh melalui penelusuran sistematis pada basis data akademik dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema, pola, serta keterkaitan konseptual dari berbagai literatur yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generative AI menghadirkan tantangan berupa meningkatnya risiko ketidakjujuran akademik, menurunnya orisinalitas hasil kerja peserta didik, serta kesulitan guru dalam menilai keaslian pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai Islam. Di sisi lain, AI juga membuka peluang dalam pengembangan evaluasi yang lebih bervariasi, penguatan asesmen berbasis proses, serta pemanfaatan AI sebagai sarana personalisasi pembelajaran nilai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru PAI perlu mengembangkan strategi evaluasi yang adaptif melalui penerapan asesmen autentik, evaluasi lisan reflektif, dan portofolio proses belajar untuk menjaga integritas akademik tanpa mengabaikan potensi positif generative AI dalam mendukung pembelajaran nilai-nilai Islam.
Prinsip-Prinsip Evaluasi Pembelajaran Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Muhammad Hidayatullah; Regina Regina; Inri Audyani; Yulfi Nazila Putri; Risma Handayani
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol. 2 No. 04 (2026): Jurnal El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan komponen strategis dalam manajemen pendidikan yang berperan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, profesionalisme guru, serta efektivitas kepemimpinan sekolah. Namun, implementasi evaluasi PAI masih menghadapi berbagai kendala, seperti penilaian yang berorientasi pada aspek kognitif, kurangnya penerapan prinsip evaluasi secara menyeluruh, serta belum optimalnya pemanfaatan hasil evaluasi dalam perbaikan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep evaluasi pembelajaran PAI, prinsip-prinsip evaluasi yang diterapkan, serta relevansinya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui perspektif manajemen pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, hasil penelitian, dan dokumen pendukung yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahap reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran PAI yang efektif harus menerapkan prinsip kontinuitas, komprehensif, objektivitas, keadilan, akuntabilitas, praktis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Selain itu, integrasi teknologi, supervisi akademik, pengembangan profesional guru, serta refleksi berkelanjutan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas evaluasi dan mutu pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi pembelajaran PAI tidak hanya berfungsi sebagai alat pengukuran hasil belajar, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam manajemen pendidikan untuk mendukung pengambilan keputusan, meningkatkan kompetensi guru, memperkuat kepemimpinan sekolah, serta mewujudkan pendidikan Islam yang bermutu dan berkelanjutan.

Page 4 of 4 | Total Record : 34