cover
Contact Name
-
Contact Email
variahumanika@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
variahumanika@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Varia Humanika
ISSN : -     EISSN : 27455238     DOI : https://doi.org/10.15294/vh
Core Subject : Social,
The first proposed journal, named Varia Humanika, is an online journal that contains a collection of articles from community service activities carried out by lecturers at the Faculty of Language and Arts, Universitas Negeri Semarang. As a new journal, it is hoped that its presence can be used as a publication and communication media for lecturers in the Faculty of Languages ​​and Arts, Universitas Negeri Semarang in order to participate in realizing the mission of UNNES as a conservation-minded university with an international reputation, and for those who need it, this journal can accessed for free.
Articles 19 Documents
Analysis of Main Character in Novel The Oldman and The Sea by Ernest Hemingway Manueke, Ellen; Mangkey, Leony; Mangangue, Jeanne
Varia Humanika Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i2.26867

Abstract

Artikel ini menguraikan tentang karakter utama dari novel The Oldman and The Sea tulisan Ernest Hemingway, Santiago. Hemingway yang dikenal sebagai seorang jurnalis, atlet dan penulis berbagai cerita dan novel pendek dan yang paling terkenal dari tulisannya adalah The Oldman and The Sea yang dapat saja disebabkan karena motivasi yang disuguhkan dalam buku itu mengenai nilai dan pelajaran hidup manusia. Cerita tentang Santiago, digambarkan sebagai seorang pahlawan miskin, yang dicemooh oleh sesama nelayan karena tidak mendapatkan ikan setelah melaut selamat delapan puluh empat hari, disebut sebagai ‘salao’, bentuk yang lebih buruk dari kemalangan. Walaupun diejek, semangat Santiago tidak patah. Dirinya bahkan berkata kepada muridnya, Manoin, bahwa dia akan pergi jauh ke samudera luas untuk mengakhiri julukan itu. Artikel ini untuk menggambarkan motivasi Santiago yang berjuang sendiri di tengah laut yang mengupas karakter utama buku ini secara mendalam lewat ungkapan dan penjelasan yang tertuang dalam buku namun belum dibahas sebelumnya. Metode yang digunakan yaitu studi literatur dan analisa kualitatif yang menjelaskan karakter dari seorang nelayan tua. Berbagai teori mengenai buku tersebut, khususnya teori Meyer dan Taylor juga ditelusuri untuk mendukung analisis, selain novel itu sendiri, baik dalam bahasa Inggris maupun Indonesia. Lacak internet juga dilakukan yang menghasilkan kesimpulan mengenai nilai karakter seorang Santiago yang memiliki semangat yang tinggi. This essay discusses the main character of novel The Old Man and The Sea written by Ernest Hemingway, Santiago. Known as a journalist, a sportsman and author of short novels and stories, Hemingway published several books throughout his life, but the most outstanding book among all is The Oldman and The Sea, that might be due to it brings motivational lessons and human values. The story started with Santiago, drawn as a poor hero, being mocked by fellow fishermen because of not getting fish after sailing for eighty-four days and has been considered ‘salao’, the worst form of unluckiness. Even though he was bullied, his spirit had never down. He even said to his apprentice, Manolin, that he would be gone far out into Gulf Stream to end that fate. This essay is to describe Santiago’s motivation in struggling alone in the sea, exploring the main character in the book that needs to be elicited deeper through the utterance and explanation expressed in the story that had not been studied before. The method used in this paper is library research and qualitative research to depict the old fisherman’s character. Several theory books especially Meyer and Taylor theory were studied to support the analysis, not to mention the novel itself, both in English and the Indonesian translated version, to getting additional references. Internet search has been done as well. It resulted in the conclusion and the description of Santiago’s worth characters to be vivid in spirit, optimistic and never give up.
Integrasi Ekoliterasi Bermuatan Konservasi dalam Program Literapreneur di Komunitas Literasi Rumah Kreatif Wadas Kelir (RKWK) Purwokerto Yuniawan, Tommi; Febriani, Meina; Rizkyansyah, Rio Anugrah; Sugiarto, Eko; Fernando, Leo; Hidayat, Sefiyan Eza
Varia Humanika Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i1.27124

Abstract

Krisis lingkungan dan rendahnya kesadaran ekologis pada generasi muda menjadi tantangan nyata di era antroposen, termasuk dalam ranah komunitas literasi. Komunitas Literasi Rumah Kreatif Wadas Kelir (RKWK) Purwokerto menghadapi dua permasalahan utama, yakni rendahnya wawasan ekoliterasi dan belum adanya integrasi antara ekoliterasi dan literapreneur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan ekoliterasi para generasi Z yang menjadi pegiat literasi dan anggota komunitas, serta mengintegrasikan ekoliterasi dalam program literapreneur. Metode yang digunakan adalah pemberian pelatihan dan pendampingan dalam menghasilkan karya literasi hijau yang mengusung tema lingkungan hidup, diikuti dengan pelatihan menulis dan penerbitan karya melalui Penerbit Wadas Kelir. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan literasi yang berfokus pada alam dapat meningkatkan kesadaran ekoliterasi di kalangan generasi Z, sekaligus mengembangkan kemampuan literapreneur mereka. Implikasi dari program ini adalah pentingnya mengintegrasikan ekoliterasi dalam kegiatan literasi komunitas, yang tidak hanya memperkaya wawasan lingkungan tetapi juga memberikan bekal wirausaha berbasis literasi bagi anggota komunitas. Dengan demikian, penguatan kompetensi ekoliterasi dalam kerangka literapreneur di RKWK dapat menjadi model pemberdayaan komunitas berbasis literasi yang efektif pada era antroposen.
Penguatan Kapasitas Masyarakat Desa Ngrawan Menuju Desa Tangguh Bencana Melalui Program KKN GIAT 12 UNNES Dian Ratri Pramudhita; Dita Yuliana Savitrie; Lesa Paranti; Lungguh Wahono
Varia Humanika Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i2.33773

Abstract

Desa Ngrawan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang merupakan wilayah dengan kerentanan tinggi terhadap bencana tanah longsor sehingga diperlukan penguatan kapasitas masyarakat untuk mewujudkan desa tangguh bencana. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) GIAT 12 Universitas Negeri Semarang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat melalui pendekatan partisipatif berbasis Community-Based Disaster Risk Management (CBDRM). Metode yang digunakan meliputi pemetaan risiko partisipatif, focus group discussion (FGD) untuk penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Desa (RPBD), pelatihan relawan dengan pembagian peran (evakuasi, medis, logistik), serta simulasi evakuasi bencana. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya dokumen RPBD yang disahkan pemerintah desa, terbentuknya 28 relawan dengan keterampilan teknis penanganan darurat, serta meningkatnya pemahaman masyarakat terkait kesiapsiagaan bencana. Selain itu, kegiatan juga memperkuat ikatan sosial melalui praktik gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan warga. Implikasi dari kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas teknis dan sosial masyarakat Desa Ngrawan dalam menghadapi ancaman bencana, serta adanya keberlanjutan program melalui pengesahan RPBD dan pembentukan Tim Relawan Siaga Bencana dengan Surat Keputusan Kepala Desa.
Pembentukan Karakter Siswa yang Mandiri dan Berempati Melalui Kegiatan Sosialisasi Menabung dan Anti-Bullying di SD Negeri Sraten Melalui Kegiatan Praktikum Pengabdian Masyarakat Fatkiya, Siti; Rahma Safitri , Setiorini; Faris Fawwas , Alfaeza; Kharismaningrum, Cindy; Fatkiyatul Rohmah, Siti
Varia Humanika Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i2.34087

Abstract

Kegiatan Praktikum Pengabdian Masyarakat (PPM) di SD Negeri Sraten 01 dilatarbelakangi oleh masih maraknya perilaku bullying serta rendahnya kebiasaan menabung di kalangan siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap empati dan kemandirian melalui sosialisasi anti-bullying dan gerakan gemar menabung. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), di mana mahasiswa berperan sebagai fasilitator sekaligus pendamping siswa. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk diskusi interaktif, role play, simulasi menabung, serta pemanfaatan media edukatif. Implikasi dari kegiatan ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar melalui pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan nilai sosial dan literasi finansial.
Rendahnya Partisipasi Remaja Dalam Kegiatan Karang Taruna: Dampak Dan Strategi Peningkatan Di Dusun Banaran Ima, Nasima
Varia Humanika Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i1.34978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki akar penyebab rendahnya partisipasi pemuda dalam Karang Taruna (organisasi kepemudaan) di Desa Banaram. Selain mengidentifikasi faktor-faktor tersebut, penelitian ini juga berupaya memahami dampak rendahnya tingkat partisipasi ini terhadap perkembangan sosial pemuda dan keberlanjutan organisasi. Tujuan akhirnya adalah mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi pemuda, yang akan dicapai melalui program penjangkauan masyarakat dalam kerangka Kuliah Kerja Nyata (KKN). Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara, dan penelitian dokumenter. Lebih lanjut, peneliti melakukan kegiatan penjangkauan sebagai intervensi yang bertujuan untuk mengedukasi pemuda tentang pentingnya menabung dan manfaat partisipasi aktif dalam Karang Taruna. Temuan menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi pemuda dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jadwal padat yang mengharuskan mereka bersekolah di pesantren di luar desa, persepsi rendah diri dalam memimpin organisasi kepemudaan, dan kurangnya keberagaman dan daya tarik dalam kegiatan yang ditawarkan. Situasi ini mengakibatkan kinerja yang buruk dalam program pengabdian masyarakat (Karang Taruna), potensi yang belum tergali di kalangan pemuda, dan melemahnya rasa kebersamaan. Namun, hasil positif terlihat melalui kegiatan penjangkauan yang dilakukan selama KKN. Beberapa pemuda mulai menunjukkan minat untuk berpartisipasi dalam kegiatan Karang Taruna, meskipun partisipasinya masih relatif rendah. Studi ini terbatas dalam data kuantitatif tentang partisipasi pemuda dan dalam jangka waktu yang terbatas, hanya mencakup periode Karang Taruna. Temuan penelitian ini terutama bersifat kualitatif dan tidak dapat sepenuhnya menggambarkan partisipasi pemuda.
Pemberdayaan Mahasiswa dalam Meningkatkan Soft Skill dan Penguatan Karakter Melalui Paduan Suara berbasis Pendidika Karakter -, moh.muttaqin; Widjajantie, Kusrina; Asmarani, Kidung Sukma; Sugiyanto
Varia Humanika Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i1.37253

Abstract

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara UNTAG Semarang memiliki potensi besar dalam pengembangan diri mahasiswa, khususnya untuk meningkatkan soft skill dan penguatan karakter. Namun, kegiatannya yang masih bersifat insidental dan hanya sebagai pengisi acara formal menyebabkan kontribusinya belum optimal. Permasalahan utamanya meliputi rendahnya strategi pembinaan yang terstruktur, minimnya modul pelatihan berbasis pendidikan karakter, serta lemahnya integrasi antara teknik vokal dan penguatan nilai moral. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan soft skill mahasiswa seperti komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim, serta (2) memperkuat karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Metode pelaksanaannya mencakup identifikasi kebutuhan, penyusunan modul berbasis karakter, pelatihan vokal intensif dan kepemimpinan, mentoring, serta monitoring dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada soft skill dan karakter. Evaluasi mencatat peningkatan kedisiplinan sebesar 30% dan peningkatan komunikasi interpersonal sebesar 25%. Selain itu, 85% peserta melaporkan kepercayaan diri yang lebih tinggi, dan 90% menunjukkan disiplin yang lebih kuat. Luaran utama dari kegiatan ini adalah Modul Pelatihan Paduan Suara Berbasis Karakter yang telah didaftarkan HKI, serta tersusunnya Standard Operating Procedure (SOP) baru yang mengatur latihan rutin dan regenerasi. Kesimpulannya, integrasi pelatihan vokal dengan pendidikan karakter adalah strategi yang efektif. Paduan suara berfungsi sebagai media untuk membina soft skill dan memperkuat karakter, serta menjadi model pembelajaran berbasis seni yang dapat direplikasi.
Empowering Arts and Culture Teachers in Banjarnegara: Local Song Writing and Digital Innovation for Cultural Identity and Edu-Tourism Sinaga, Syahrul Syah; Mumpuni, Restu Ayu; Mulianingsih, Ferani; Edi Nugroho, Antonius
Varia Humanika Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i1.38617

Abstract

This community service program aimed to empower Arts and Culture teachers in Banjarnegara through training on local song writing and the integration of digital platforms in music education. The initiative was motivated by the need to enhance teachers’ competence, strengthen local cultural identity, and promote creative learning innovations aligned with the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 4 (Quality Education), SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), and SDG 11 (Sustainable Cities and Communities). The program involved members of the MGMP Seni Budaya Banjarnegara and was implemented through a workshop model combining lectures, discussions, and practical sessions. Teachers were guided to compose children’s songs based on Banjarnegara’s local wisdom, such as traditional cuisine, natural attractions, and cultural values, which were later digitized and uploaded to the E-LokalTunes platform as digital learning materials. The outputs included at least one song per group, copyright registration (HKI), and a demonstration video to promote the works. The results showed that the program successfully improved teachers’ creativity, digital literacy, and confidence in integrating technology with cultural content. Overall, this initiative demonstrates how digital innovation can support cultural preservation, strengthen local identity, and serve as a sustainable and replicable model for arts-based education in other regions.  
Peningkatan Kompetensi Profesi dan Ekonomi Kreatif Bagi Para Guru Melalui Aplikasi Digital TikTok di Kabupaten Klaten Miji Lestari, Prembayun; Purnama Irawati, Retno; Dzulfikar Al Faruq, Muhammad; Duaty, Indira
Varia Humanika Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i2.40096

Abstract

Penggunaan aplikasi digital kini menjadi tuntutan dalam mendukung profesionalitas kinerja di berbagai sektor, termasuk profesi guru yang memerlukan kompetensi keterampilan digital. Di sekolah sasaran pengabdian, masih banyak guru yang gagap teknologi dan kurang memanfaatkan inovasi digital terbaru. Sementara itu, siswa sangat akrab dengan teknologi, khususnya platform TikTok yang tengah populer. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menawarkan pelatihan interaktif pemanfaatan TikTok guna meningkatkan kompetensi profesional, performa kerja, dan potensi ekonomi kreatif para guru. Pelatihan ini bertujuan melatih para guru agar mampu memanfaatkan TikTok secara maksimal sebagai media pembelajaran yang menarik dan inovatif. Materi mencakup pengenalan serta pembuatan akun TikTok, teknik membuat konten edukatif yang kreatif, strategi meningkatkan interaksi audiens, serta monetisasi konten sebagai peluang tambahan penghasilan. Selain teori, kegiatan juga berfokus pada praktik langsung melalui workshop, diskusi kelompok, pembuatan video edukatif, dan siaran langsung. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas promosi lembaga pendidikan, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Hasil kegiatan diharapkan memberi inspirasi bagi guru lain untuk lebih kreatif dan produktif di era digital. Target luaran meliputi publikasi artikel pada jurnal Varia Humanika, rilis berita di media massa online (sudah terealisir), unggahan video kegiatan di TikTok (sudah ada), serta luaran kegiatan yang di-Hak Kekayaan Intelektual (HKI)-kan (sudah terwujud).
Optimalisasi Keterampilan Penulisan Naskah Lakon Wayang melalui Strategi “SIMAK” bagi Para Dalang Muda Di Jawa Tengah Widagdo, Sungging; Supriyanto, Teguh; Bayu Widagdo , Pratama; Suhasto; Jatmiko, Ruruh
Varia Humanika Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i2.40133

Abstract

Penulisan naskah lakon wayang kulit berperan penting dalam kesuksesan pertujukan. Namun berdasar analisis situasi, para dalang muda di Jawa Tengah menghadapi berbagai persoalan mendasar, antara lain: rendahnya kompetensi menulis, minimnya pelatihan penulisan naskah, keterbatasan referensi di lapangan, serta belum tersedianya bahan ajar yang sistematis dan matang. Kondisi tersebut berdampak pada stagnasi kreativitas dan keterampilan dalang muda dalam menghasilkan skenario wayang kulit yang berkualitas. Tujuan program pengabdian ini untuk mengoptimalkan keterampilan menulis skenario pertunjukan wayang kulit bagi para dalang muda di Jawa Tengah. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode Trainer of Trainer (ToT). Metode ini dipadukan dengan strategi SIMAK (Semangat, Inovatif, Mandiri, Aktif, dan Kreatif) yang digunakan di dalam setiap tahap implementasi pelatihan. Metode ToT ini diterapkan melalui 4 tahapan yaitu tahap experience, tahap reflect, tahap form concept, dan tahap test concept. Hasil program menunjukan dua temuan utama, yaitu: (1) adanya kebutuhan nyata di lapangan terhadap pelatihan penulisan naskah lakon wayang kulit untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan para dalang muda; (2) produk naskah lakon wayang kulit yang ditulis peserta pelatihan dikategorikan memuaskan yang ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar -91,623 dengan taraf signifikansi α 0,000. Dengan demikian, kegiatan menulis naskah wayang kulit berimplikasi sebagai rujukan teoretis dan praktis bagi dalang muda di Jawa Tengah, mentor, serta peneliti selanjutnya dalam pengembangan pembelajaran seni pedalangan di Indonesia.

Page 2 of 2 | Total Record : 19