cover
Contact Name
RIVALRI KRISTIANTO HONDRO
Contact Email
rivalryjurnal@gmail.com
Phone
+6281375255171
Journal Mail Official
likuid@faatuatua.com
Editorial Address
Desa Ujung Labuhen, Perumahan New Pratama Asri Blok E No. 11, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ekonomi
Published by FAATUATUA MEDIA KARYA
ISSN : -     EISSN : 31097995     DOI : 10.70404
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi yang diterbit Faatuatua Media Karya diberi nama "LIKUID" diterbitkan mulai dari april 2025. Tujuan dari publikasi artikel pada jurnal LIKUID adalah untuk menyebarluaskan ide atau pemikiran konseptual yang berhubungan dengan bidang ilmu ekonomi yang bersumber dari hasil riset dan opini penulis atau peneliti. Jurnal LIKUID terbit 3 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan april, agustus dan desember.
Articles 72 Documents
Fungsi Kepemimpinan Transformasional dalam Membina Kesejahteraan Psikologis dan Keseimbangan Kerja-Kehidupan Karyawan Zai, Henny Fransiska
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 2 No. 01 (2026): April
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v2i01.560

Abstract

Sumber daya manusia berkualitas tinggi merupakan aset penting bagi bisnis yang ingin memperoleh keunggulan kompetitif berkelanjutan. Namun, prinsip inti organisasi—kesejahteraan psikologis (PW) dan keseimbangan kehidupan kerja (WLB) karyawan—sering terancam oleh meningkatnya tuntutan pasar global, terobosan teknologi yang pesat, dan lingkungan kerja yang menuntut. Setiap tahun, masalah ini, yang ditandai dengan meningkatnya tingkat stres dan kelelahan, mengakibatkan kerugian produktivitas triliunan dolar di seluruh dunia. Akibatnya, Kepemimpinan Transformasional (TR) diakui sebagai katalis penting yang mengubah peran kepemimpinan transformasional dari alat manajemen tugas menjadi alat pengembangan dan pemberdayaan pribadi. Batasan peran kehidupan kerja lebih mudah dikelola dan stres psikologis langsung berkurang dengan elemen TR seperti perhatian yang dipersonalisasi dan motivasi inspiratif. Untuk menutup kesenjangan dalam literatur dengan mengintegrasikan secara menyeluruh kedua hasil penting ini ke dalam satu model, terutama dalam konteks non-Barat, studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memvalidasi secara eksperimental peran ganda kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan keseimbangan kehidupan kerja karyawan.
Peran Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) dalam Meningkatkan Inovasi dan Kinerja Organisasi Dohona, Wenita
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 2 No. 01 (2026): April
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v2i01.567

Abstract

Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) semakin menjadi strategi utama dalam pengelolaan sumber daya manusia modern. Berbagai studi menunjukkan bahwa penerapan DEI berdampak signifikan terhadap peningkatan inovasi, kreativitas, dan kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran DEI terhadap peningkatan inovasi dan kinerja organisasi melalui pendekatan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberagaman mampu memperluas perspektif dalam pemecahan masalah dan menghasilkan solusi inovatif. Aspek equity tercermin dalam pemberian akses yang adil sehingga pegawai memiliki kesempatan berkembang secara optimal. Inklusi menciptakan lingkungan aman dan mendukung, yang mempengaruhi motivasi dan kualitas kolaborasi tim. Penelitian ini menegaskan bahwa organisasi yang menerapkan DEI secara konsisten mampu meningkatkan kinerja, retensi pegawai, serta memperkuat keunggulan kompetitif. Temuan ini menekankan perlunya kebijakan DEI yang terukur, evaluasi berkala, dan kepemimpinan inklusif sebagai faktor kunci keberhasilan jangka panjang.
HRP SMA Advent Nias: Proyeksi, Rekrutmen, dan Pengembangan SDM Niati Hulu; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.568

Abstract

Perencanaan sumber daya manusia (SDM) merupakan proses strategis dalam memastikan ketersediaan tenaga kerja yang tepat, baik dari segi jumlah, kompetensi, maupun kesesuaian dengan kebutuhan organisasi. Pada konteks pendidikan menengah, keberadaan guru dan tenaga kependidikan yang kompeten berperan penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran, penyesuaian kurikulum, serta penguatan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan menyusun HR Plan bagi SMA Advent Nias dengan fokus pada proyeksi kebutuhan tenaga kerja, strategi rekrutmen, dan pengembangan SDM untuk periode 2025-2028. Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan menganalisis data internal sekolah, observasi kebutuhan tenaga kerja, serta kajian teori SDM pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja diproyeksikan meningkat dari 35 orang pada tahun 2025 menjadi 45 orang pada 2028. Peningkatan terutama pada guru mata pelajaran inti, guru ekstrakurikuler, serta staf administrasi untuk mendukung digitalisasi layanan. Strategi rekrutmen diarahkan pada seleksi kompetensi, microteaching dan asesmen karakter yang sejalan dengan nilai-nilai sekolah Advent. Sementara itu, pengembangan SDM difokuskan pada pelatihan pedagogik, sertifikasi profesi, mentoring, evaluasi kinerja, dan pembinaan spiritual. Penelitian ini menegaskan pentingnya perencanaan SDM yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekolah.
Pengembangan dan Peningkatan Keterampilan Manajemen Bakat dan Reskilling Gulo, Lesman
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 2 No. 01 (2026): April
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v2i01.573

Abstract

Di era digital, kemajuan teknologi telah secara signifikan mengubah cara bisnis menangani sumber daya manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kinerja karyawan di era digital dipengaruhi oleh manajemen sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini berfokus pada rekrutmen digital, pelatihan berbasis teknologi, penilaian kinerja daring, dan motivasi kerja dalam konteks digital. Seratus responden yang bekerja di perusahaan di sektor jasa dan teknologi diberi kuesioner untuk diisi sebagai bagian dari proses penelitian kuantitatif. Untuk memastikan sejauh mana faktor-faktor SDM memengaruhi kinerja karyawan, data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Temuan menunjukkan bahwa kinerja karyawan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh SDM berbasis digital. Pelatihan daring meningkatkan keterampilan dan produktivitas, sistem penilaian berbasis teknologi menawarkan umpan balik yang lebih objektif dan langsung, dan proses perekrutan menggunakan platform digital mempercepat seleksi karyawan yang berkualitas. Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja karyawan di masa kini, penelitian ini menyoroti pentingnya transformasi digital dalam praktik manajemen SDM.
MODEL RESKILLING ADAPTIF UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN MANAJEMEN BAKAT DI ERA DIGITAL laia, yusman
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 2 No. 01 (2026): April
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation requires organizations to strengthen talent management through adaptive employee skill development. This study develops an adaptive reskilling model to improve talent management competencies based on the needs of digital era capabilities. The data used are sourced from official reports (WEF, OECD, ILO, BPS) as well as pre-post training data at Company X in the technology sector. The research methodology uses a descriptive-analytical approach with the stages of needs analysis, skill gap mapping, reskilling model design, and implementation evaluation. The results show that the adaptive reskilling model can increase digital competency by 38%, productivity by 22%, and managerial readiness in talent management by 31%. This study offers a conceptual model that can be replicated in various organizations seeking to improve talent management amidst technological disruption.
Kerangka Strategis Mendukung Kesejahteraan dan Kesehatan Mental Karyawan untuk Berkembang Bersama Mendrofa, Aperisman
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 2 No. 01 (2026): April
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v2i01.584

Abstract

Kesejahteraan dan kesehatan mental karyawan telah menjadi pilar kritis bagi kesuksesan organisasi yang berkelanjutan. Abstrak ini memaparkan kerangka strategis terintegrasi yang dirancang untuk mendukung dimensi-dimensi tersebut, dengan tujuan akhir menciptakan ekosistem kerja di mana perusahaan dan karyawan dapat "Berkembang Bersama". Kerangka ini dibangun atas tiga fondasi utama: (1) Pencegahan dan Promosi melalui kebijakan proaktif dan edukasi untuk membangun ketahanan; (2) Dukungan dan Intervensi yang mudah diakses, termasuk sistem rujukan dan dukungan rekan sejawat; serta (3) Penanaman Budaya yang mengedepankan keamanan psikologis, kepemimpinan yang empatik, dan desain kerja yang manusiawi. Implementasi kerangka ini memerlukan komitmen dari pucuk pimpinan, keterlibatan seluruh lini manajemen, serta mekanisme evaluasi berkelanjutan. Dengan mengadopsi pendekatan holistik dan sistemik ini, organisasi tidak hanya memenuhi kewajiban sosialnya, tetapi juga berinvestasi pada aset manusia terpentingnya mendorong inovasi, meningkatkan keterikatan karyawan, serta membangun daya saing dan ketahanan bisnis jangka panjang.
Penguatan Employee Engagement sebagai Strategi Peningkatan Kinerja dan Keberlanjutan Organisasi Zebua, Gabriel Marchelino
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 2 No. 01 (2026): April
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v2i01.586

Abstract

Employee engagement merupakan salah satu isu strategis dalam manajemen sumber daya manusia modern karena berkaitan langsung dengan kinerja, loyalitas, dan keberlanjutan organisasi. Tingkat keterikatan karyawan yang rendah dapat berdampak pada menurunnya produktivitas, meningkatnya turnover, serta melemahnya daya saing organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep employee engagement secara komprehensif, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta menjelaskan implikasi employee engagement terhadap kinerja karyawan dan organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, dan publikasi relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa employee engagement dipengaruhi oleh faktor kepemimpinan, lingkungan kerja, budaya organisasi, sistem penghargaan, serta peluang pengembangan karier. Selain itu, employee engagement terbukti memiliki hubungan positif dengan kinerja individu, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi akademik dan praktis bagi organisasi dalam merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada peningkatan keterikatan karyawan secara berkelanjutan.
Analisia Literatur Keterlibatan Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan Di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia PT. Telkomsel Zendrato, Dorkas Febriyanti
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 2 No. 01 (2026): April
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v2i01.603

Abstract

Keterlibatan karyawan merupakan komponen penting dalam keberhasilan organisasi modern, khususnya pada industri telekomunikasi yang menghadapi perubahan cepat dan tuntutan pelayanan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara keterlibatan karyawan dan peningkatan kinerja karyawan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia PT Telkomsel melalui pendekatan analisis literatur. Studi ini dilakukan dengan meninjau berbagai hasil penelitian sebelumnya yang membahas konsep employee engagement, faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan, serta dampaknya terhadap produktivitas dan kinerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan karyawan yang tinggi secara konsisten berdampak positif terhadap peningkatan efektivitas kerja, komitmen organisasi, kualitas pelayanan, serta motivasi intrinsik. Lingkungan kerja yang suportif, gaya kepemimpinan yang partisipatif, peluang pengembangan kompetensi, dan komunikasi internal yang efektif merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan engagement. Berdasarkan temuan literatur, dapat disimpulkan bahwa penguatan program pengembangan SDM dan penciptaan budaya kerja kolaboratif menjadi strategi yang sangat relevan untuk mendorong peningkatan kinerja karyawan di unit pengembangan SDM PT Telkomsel.
Transformasi Tata Kelola Sumber Daya Manusia dengan Memanfaatkan Teknologi Digital Buulolo, Derihati
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 2 No. 01 (2026): April
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v2i01.605

Abstract

Transformasi digital telah mengubah paradigma tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM) dari pendekatan administratif konvensional menjadi model strategis yang digerakkan oleh teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis bukti-bukti empiris dan konseptual terkini mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam transformasi tata kelola SDM. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti protokol PRISMA untuk memastikan kelengkapan dan ketelitian. Pencarian literatur dilakukan pada database terindeks seperti Scopus, ScienceDirect, dan IEEE Xplore untuk publikasi antara tahun 2024-2025. Hasil sintesis dari studi-studi terpilih mengidentifikasi empat tema utama: (1) spektrum teknologi digital yang dimanfaatkan (seperti Kecerdasan Artifisial, analitik SDM, dan sistem cloud); (2) transformasi mendasar pada proses inti SDM, termasuk rekrutmen berbasis AI, pengembangan pembelajaran adaptif, dan manajemen kinerja real-time; (3) manfaat yang dihasilkan berupa peningkatan efisiensi operasional, pengambilan keputusan berbasis data, serta peningkatan pengalaman karyawan; dan (4) tantangan kritis seperti isu privasi data, bias algoritma, resistensi perubahan, dan kesenjangan kompetensi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesuksesan transformasi tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi, tetapi lebih pada integrasi yang strategis antara teknologi, proses, dan manusia. Implikasi dari kajian ini adalah sebuah kerangka konseptual yang menekankan perlunya pendekatan holistik, kepemimpinan visioner, dan manajemen perubahan yang efektif untuk mencapai tata kelola SDM yang lincah, berpusat pada manusia, dan berkelanjutan di era digital.
Pengaruh Tingkat Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan dalam Perspektif Manajemen SDM Harefa, Kriston Nofamati
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 2 No. 01 (2026): April
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v2i01.606

Abstract

Disrupsi dan persaingan bisnis yang ketat masa kini, fenomena penurunan produktivitas dan tingginya angka turnover karyawan menjadi tantangan utama dalam Manajemen SDM. Banyak organisasi menghadapi masalah "disengagement" di mana karyawan hanya bekerja sekadar memenuhi kewajiban formal tanpa adanya keterikatan emosional atau komitmen terhadap visi perusahaan. Hal ini berdampak langsung pada penurunan kualitas layanan, rendahnya inovasi, dan kegagalan pencapaian target organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana tingkat employee engagement (keterikatan karyawan) berperan sebagai prediktor utama terhadap kinerja individu. Melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, strategi MSDM difokuskan pada penguatan tiga dimensi utama engagement: semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan keasyikan bekerja (absorption). Intervensi yang diusulkan mencakup perbaikan sistem penghargaan, pengembangan budaya kerja inklusif, serta penyediaan jalur pengembangan karier yang transparan untuk meningkatkan rasa kepemilikan karyawan. Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi positif dan signifikan antara tingkat employee engagement dengan kinerja karyawan. Karyawan yang memiliki tingkat keterikatan tinggi cenderung lebih proaktif, memiliki loyalitas yang kuat, dan mampu melampaui standar kinerja yang ditetapkan (beyond job description). Secara strategis, temuan ini menegaskan bahwa investasi pada kesejahteraan psikologis dan keterlibatan karyawan bukanlah beban biaya, melainkan aset strategis yang secara langsung meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas perusahaan dalam jangka panjang.