cover
Contact Name
A. Syafi' AS.
Contact Email
sumbula.ejournal@gmail.com
Phone
+6282288830166
Journal Mail Official
sumbula.ejournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gus Dur No.29A, Mojongapitindah, Mojongapit, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61419
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Sumbula : Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya
Published by Universitas Darul Ulum
ISSN : 25282867     EISSN : 25483900     DOI : 10.32492/sumbula
The focus of the themes and topics of this journal are understanding of religious, social and cultural studies, both locally and internationally through the publication of articles, research reports, and book reviews, Contains religious studies, whether educational, legal, political, economic, social, or cultural.
Articles 176 Documents
Radikalisme Agama (Analisis Kritis dan Upaya Pencegahannya melalui Basis Keluarga Sakinah) A. Syafi' AS.
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2017): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v2i1.549

Abstract

Radikalisme berawal dari keterasingan individu dengan lingkungan baik lingkungan keluarga maupun lingkungan sekitar. Banyak faktor yang menjadi penyebab keterasingan seseorang diantarannya agama, sosial ekonomi dan pendidikan, yang biasanya sikap keterasingan itu menimbulkan identitas baru yang sesuai dengan idealisme seseorang. Peran keluarga sakinah dengan menggunakan komunikasi interaktif agar sikap keterasingan berubah menjadi sikap akomodatif sangat diperlukan, sehingga diharapkan mampu meredam sikap keterasingan yang memungkinkan timbulnya embrio radikalisme tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang radikalisme agama dan faktor-faktor yang menyebabkan timbul radikalisme agama; untuk mendeskripsikan tentang pengertian dan pentingnya keluarga sakinah; untuk mendeskripsikan tentang upaya pencegahan radikalisme agama melalui basis keluarga sakinah. Hasil penelitian menyatakan, bahwa krisis multidimensional berupa gejala kemerosotan moral (akhlak), problematika ekonomi dan pendidikan yang salah, dapat menimbulkan identitas baru seperti tindakan anarkhis dan radikalisme agama. Keluarga Sakinah adalah keluarga yang diliputi suasana kasih sayang antar anggota keluarga dan lingkungannya dengan selaras, serasi serta mampu menghayati, memahami dan mengamalkan nilai-nilai keimanan, ketaqwaan dan akhlak mulia. Melalui basis keluarga sakinah dapat mencegah keterasingan individu yang memungkinkan menjadikan timbulnya radikalisme agama.
Model Pembelajaran Al-Qur`an bagi Pemula (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Azhar Peterongan Jombang) Zainal Abidin
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2017): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v2i1.550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model atau desain pembelajsan dengan menggunakan pendekatan metode atau teknik pengajaran sebagai alat untuk mencapai tujuan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan datanya menggunakan observasi, interview dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan deskriptif kualitatif dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran al-Qur`an dilakukan dengan cara actve learning, dimana siswa diposisikan sebagai subyek dan guru sebagai pembimbing, dan siswa dikelompokkan berdasarkan kelasnya masing- masing. Model yang diterapkan disimpulkan oleh peniliti telah berhasil, hal ini ditunjukkan dengan indikator, bahwa siswa yang belajar di Pondok Pesantren Al- Azhar banyak yang mahir membaca al-Qur`an yang awalnya belum bisa membaca al-Qur`an atau belum lancar membaca al-Qur`an dan hal yang paling penting adalah keberhasilan siswa dalam mengukir prestasinya dalam bidang al-Qur`an, baik ditingkat kabupaten, propinsi dan nasioanal.
Tradisi Sebagai Landasan Pendidikan Karakter Islami untuk Penguatan Jati Diri Bangsa Ahmad Ali Riyadi
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2017): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v2i1.551

Abstract

Kajian ini mengkaji tentang fenomena tradisi Islam sebagai penguatan dan pembentukan karakter bangsa. Tradisi dimaknai sebagai sarana pembentukan budaya yang diyakini sebagai watak tradisi lokal di tengah budaya global. Metode penelitian ini dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh dengan penelusuran litertur dan pengamatan kancah lingkungan. Anslisis data dilakukan dengan deduksi induksi. Hasil penelitian ini tradisi Islam keindonesiaan perlu dipahami secara menyeluruh dalam konteks keindonesiaan. Posisi tradisi Islam harus diposisikan sebagai titik awal sebagai identitas bernegara sebagai pembeda dan identitas kebangsaan dalam kancah dunia global. Tradisi adalah adat istiadat kebiasaan yang turun temurun dari nenek moyang yang masih dijalankan masyarakat. Adapun tradisi Islam adalah suatu adat kebiasaan yang di dalamnya terdapat nilai-nilai Islam yang terakulturasikan.
Kinerja Guru PAI Pasca Sertifikasi di Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Syafiiyah Bandung Diwek Jombang Eko Hadi Wardoyo
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2017): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v2i1.552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja guru di MTs Salafiyah Syafiiyah Bandung Diwek Jombang setelah memperoleh tunjangan profesional melalui program sertifikasi guru. Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif kualitatif. Populasinya adalah guru-guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Syafiiyah Bandung Diwek Jombang yang telah mengikuti program sertifikasi dan menerima tunjangan profesi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik multistage sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan telaah dokumentai, sedang analisis datanya dilakukan secara kualitatif grounded. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja guru pasca sertifikasi di MTs Salafiyah Syafiiyah Bandung Diwek Jombang, baik secara keseluruhan, maupun dilihat dari aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian pembelajaran, dan pengembangan profesi semuanya menunjukkan kinerja yang sudah sesuai standart. Rekomendasi yang diajukan adalah hendaknya pelaksanaan program sertifikasi lebih ditujukan pada peningkatan kesadaran guru akan pentingnya peningkatan kinerja mereka dalam peningkatan kualitas pendidikan di MTs Salafiyah Syafiiyah Bandung Diwek Jombang.
Efektifitas Sistem Pendidikan Islam (Perbandingan Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi) Khoiriyah Khoiriyah
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2017): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v2i1.554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektifitas sistem pendidikan Islam dengan membandingkan antara kelas reguler dan kelas akselerasi di MTs Assalaam yang berada dalam pondok pesantren Assalaam. Unsur sistem pendidikan Islam yang digunakan untuk menganalisis meliputi tujuan, pendidik, anak didik, lingkungan, dan sarana/alat baik yang menyangkut sarana fisik pendidikan maupun sarana non-fisik pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sistem pendidikan Islam kelas akselerasi menunjukkan lebih efektif dibandingkan dengan kelas reguler dengan beberapa alasan antara lain: Standard nilai kelas akselerasi lebih tinggi dibandingkan dengan reguler, adanya kegiatan studi lapangan atau rihlah ilmiah termasuk AMT (Achievement Motivation Training), maximum recall, life skill dan lain-lain di kelas akselerasi, latar belakang siswa akselerasi yang mempunyai kecerdasan luar biasa, memudahkan dalam menerima dan menyerap materi yang diberikan, metode yang digunakan lebih baik di kelas akselerasi, media pendidikan, fasilitas untuk kelas akselerasi yang lebih lengkap, baik dan nyaman, efisiensi waktu untuk kelas akselerasi yaitu 2 tahun yang seharusnya 3 tahun di kelas reguler, dan dana keuangan kelas akselerasi mendukung efektifitas kelas tersebut dalam mencapai tujuan pendidikan.
Korelasi Pendidikan Agama Islam dengan Kecerdasan Emosional Siswa di MI Nizhamiyah Tanggungkramat Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang Eny Fatimatuszuhro Pahlawati
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2017): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v2i1.555

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, bagaimana hubungan antara pendidikan agama Islam dengan kecerdasan emosional siswa usia 11 dan 12 tahun di MI Nizhamiyah Tanggungkramat Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Instrument pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Subyek penelitiannya adalah siswa usia 11 dan 12 tahun berjumlah 46 anak, sehingga penelitian ini termasuk jenis penelitian populasi. Dari data yang telah terkumpul, lalu diolah dan dianalisis dengan rumus “r” product momen. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa Pendidikan agama Islam di MI Nizhamiyah Tanggungkramat Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang dikategorikan cukup dengan besaran angka 70,35. Tingkat kecerdasan emosional siswa usia 11 dan 12 tahun MI Nizhamiyah Tanggungkramat Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang dikategorikan cukup dengan besaran angka 65,11. Adapun besaran angka korelasi kedua variabel berkorelasi dalam besaran angka 0,519 berada di atas taraf signifikansi 5% = 0,291 dan 1% = 0,276. Bila didasarkan pada tabel interprestasi nilai “r” dapat dinyatakan ada hubungan yang cukup.
Kenakalan Remaja (Analisis Tentang Faktor Penyebab dan Solusinya dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam) Shofwatal Qolbiyyah
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2017): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v2i1.556

Abstract

Kenakalan remaja dapat dikategorikan ke dalam perilaku menyimpang. Dalam perspektif perilaku menyimpang masalah sosial terjadi karena terdapat penyimpangan perilaku dari berbagai aturan-aturan sosial ataupun nilai dan norma sosial yang berlaku. Oleh karena itu langkah-langkah strategis dan praktis sangat mendesak untuk dilakukan dalam rangka mengidentifikasi, menginvestigasi, dan memberikan solusi efektif guna menanggulangi kenakalan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja dan solusinya dalam perspektif pendidikan agama Islam. Penelitian ini merupakan penelitian literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan datanya dilakukan melalui buku-buku, makalah atau artikel, web (interenet) yang terkait dengan masalah kenakalan remaja. Analisis datanya dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan yang disebut analisis isi (content analysis).. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja yaitu faktor internal dan eksternal, sedangkan solusi kenakalan remaja dalam perspektif pendidikan agama Islam yaitu dengan cara Islam mengatur pergaulan manusia, etika pergaulan yang baik dan pembentukan lingkungan.
Kepemimpinan: Pengembangan Organisasi, Team Building dan Individual Building (Studi Kasus di MI Babussalam Tambar Jogoroto Jombang) Dian Triana
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2017): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v2i1.557

Abstract

Keberhasilan organisasi dalam melaksanakan visi, misi dan obyektifitasnya akan sangat tergantung dari Pemimpin (Leader) dalam mengelola sumber daya yang dimiliki organisasi tersebut, termasuk memimpin tugas yang harus diselesaikan di dalam program yang telah ditetapkan. Penelitian ini mendeskripsikan upaya Kepala Madrasah dalam mengembangkan organisasi melalui team building dan individual building, studi kasus di MI Babussalam Tambar Jogoroto Jombang. Pendekatan penelitiannya deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara di lapangan. Sedang teknik analisis datanya menggunakan analisis diskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kepala MI Babussalam Tambar Jogoroto Jombang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pendidikan di madrasah, yaitu untuk bekerja sama dalam mewujudkan tujuan madrasah. Dalam hal ini kepala MI Babussalam Tambar Jogoroto Jombang menggunakan pendekatan Organizational Development (OD), Team Building, dan Individual Building.
Penafsiran Ayat Al-Qur'an tentang Khilafah (Kajian Perbandingan Tafsir Al-Misbah Karya M.Quraish Sihab dan Al-Azhar Karya Abdul Karim Amrullah [Hamka]) Muhyidin Thohir; Muh. Ngali Zainal Makmun
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v2i2.558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghidupkan kembali khazanah penafsiran ilmiah Al-Quran dari Tafsir al-Misbah oleh Quraish Sihab dan Tafsir al-Azhar oleh Hamka dengan harapan menemukan interpretasi yang relevan, atau bahkan pemecahan masalah, di era sekarang. Isu penegakan negara Islam di Indonesia bukanlah sesuatu yang baru yang kita dengar saat ini, namun sudah ada ketika Indonesia baru akan lahir sebagai negara kesatuan. Namun, isu pembentukan negara Islam dan gerakan tidak pernah berhenti, sampai sekarang masih banyak upaya kelompok tertentu untuk mendirikan negara Islam, dengan beragam pola dan bentuk ideologi. Dalam penelitian ini, para periset mencoba menyajikan bagaimana konsep sebenarnya dari negara, serta peneliti yang berusaha terhubung dengan konteks negara saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research), yang membuat buku-buku Tafsir al-Azhar dan al-Misbah sebagai sumber penelitian utama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interpretasi ayat khilafah.
Abortus Atas Indikasi Medis Menurut Konsep Al-Dlarurat dalam Islam Abdul Natsir
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v2i2.559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang konsep al-Dlarurat dalam Islam dalam kaitannya dengan abortus atas indikasi medis. Aborsi terhadap indikasi medis adalah bila dilihat dari perspektif Islam mempertimbangkan tindakan negara karena dlarurat, undang-undang tersebut diijinkan. Seperti bunyi “al-dlarurat tubihu al-mahdlurat" dan aturan fiqh, yang berbunyi "idza ta'aradla mafsadatani, ru'iya a'dhamuhuma dlararan, bi irtikabi akhaffi hima". Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif, maka pengumpulan datanya melalui studi pustaka (Library Research) dan bersifat deskriptif analisis, dengan menggunakan metode content analisis atau kajian isi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dlarurat adalah datangnya bahaya (khatar) pada manusia, atau datangnya kesulitan (masyaqqah) yang amat berat yang membuat seseorang khawatir akan terjadinya dlarar (bahaya) atau sesuatu yang menyakitkan atas jiwa, anggota badan, kehormatan, akal, harta dan yang bertalian dengannya. Maka abortus atas indikasi medis hukumnya boleh karena masuk keadaan dlarurat, demi menyelamatkan nyawa ibu, makhluk yang telah memiliki eksistensi, hak dan kwajiban dalam kehidupan, dengan mengorbankan janin untuk diaborsi yang dianggap belum eksis.

Page 10 of 18 | Total Record : 176