cover
Contact Name
Rizal Fathurrohman
Contact Email
epistemeresearchacademy@gmail.com
Phone
+62895428698488
Journal Mail Official
muhammadnaqib1974@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lkr. Jatisawit No K4 Desa Balecatur, Kec. Gamping, Kab. Sleman, Yogyakarta, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Islamic Studies
ISSN : -     EISSN : 31233244     DOI : -
Eshraq: Journal of Islamic Studies mempublikasikan artikel hasil penelitian lapangan dan kajian konseptual tentang studi Islam dalam berbagai ekspresi budaya, sosial, dan intelektual. Jurnal ini bersifat interdisipliner dan mencakup kajian berbasis teks maupun lapangan. Cakupan kajian meliputi: Pendidikan Islam Filsafat dan pemikiran Islam Hukum Islam Sejarah dan peradaban Islam Sastra dan seni dalam tradisi Islam Teologi dan tasawuf Sosiologi dan antropologi Islam Kajian budaya dan masyarakat Muslim kontemporer Jurnal ini bertujuan menjadi ruang akademik untuk mempertemukan studi Islam dan humaniora secara kritis, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan masyarakat Muslim lokal maupun global.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2026): Januari" : 8 Documents clear
Nikah Beda Agama dalam Perspektif Fikih Islam dan Hukum Nasional: Analisis atas Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2023 Diana Nayla Syafaah; Nur Syakira Rahmania; Moh. Najmi Nafiudin Elhamidi; Ahmad Nurushshofa; Fitri Dewi Amanah; Indah Hari Lestari; Hilyatul Aulia; Muhammad Hasbu Kale
Eshraq: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Eshraq: Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan yang berbeda agama adalah masalah yang rumit yang melibatkan konflik antara standar teologis Islam, struktur hukum nasional, dan kehidupan sosial modern di Indonesia. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mempelajari dasar hukum dan teologis dari larangan pernikahan beda agama serta dampak sosial dan hukum dari Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 2 Tahun 2023. Metode hukum normatif digunakan dalam penelitian ini, yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Studi ini melihat dalil dari Al-Qur'an (al-Baqarah: 221, al-Mumtahanah: 10), pendapat ulama klasik dan modern (Ibnu Katsir, Al-Qurṭubī, al-Zuhaili), dan prinsip ushul fikih (sadd adz-dzarī‘ah dan maslahah mursalah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fikih Islam melarang pernikahan lintas agama untuk menjaga stabilitas keluarga dengan melindungi integritas agama dan keturunan. SEMA Nomor 2. UU Perkawinan 2023 tidak menghasilkan hukum baru; sebaliknya, itu berfungsi sebagai alat yuridis untuk menyatukan interpretasi Pasal 2 UU Perkawinan dan KHI, yang secara konsisten menegaskan bahwa hukum agama masing-masing pihak menentukan keabsahan perkawinan. Secara implikatif, kebijakan SEMA memberikan keamanan hukum, mencegah forum perdagangan, dan memastikan integritas data administrasi kependudukan. Namun, mereka menghadapi tantangan dalam pelaksanaannya karena konflik ideologis dan kemungkinan pelanggaran hukum.
Trade and Industrial Dynamics in the Heyday of the Abbasid Dynasty: Historical Relevance to Contemporary Indonesian Economic Development Resty Paryanda; Restu Asa Marisza Sukma; Arifah Rohmatul Hidayah; M. Arif Faizin
Eshraq: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Eshraq: Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the dynamics of trade and industry during the heyday of the Abbasid Dynasty (750–1258 AD) and its relevance to contemporary Indonesian economic development. The Abbasid period is known as the golden phase of Islamic civilization which was characterized by the advancement of science, technology, and an integrated economic system. The Abbasid economy grew rapidly thanks to a combination of agricultural, manufacturing, and financial services sectors supported by strong institutions such as baitul mal and hisbah, as well as an efficient cross-regional trade system. Through a comparative historical approach, the study found that the success of the Abbasid economy rested on market integration, production specialization, and inclusive institutional governance. In the Indonesian context, the results of this study show that the national industrial and trade sectors still face the challenges of low added value, dependence on imported raw materials, and weak synergy between sectors. The Abbasid learning emphasizes the importance of strengthening economic institutions, developing logistics infrastructure, technological innovation, and improving the quality of human resources. By adapting the principles of efficiency, morality, and equity applied during the Abbasid period, Indonesia can strengthen the foundation of a competitive, inclusive, and sustainable industrial and trade economy in the era of globalization.
Transformasi Ekonomi Syariah di Indonesia pada Era Digital: Analisis Integrasi Inovasi Teknologi dan Prinsip Maqasid al-Syari’ah Helmalia Oktaviana; Sulistiyah
Eshraq: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Eshraq: Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi ekonomi syariah di Indonesia pada era digital telah membawa perubahan signifikan pada sistem, struktur, dan praktik layanan keuangan syariah. Digitalisasi melalui fintech syariah, digital banking, pembayaran elektronik, dompet digital, serta platform wakaf dan zakat online telah membuka peluang besar bagi peningkatan efisiensi, transparansi, dan inklusi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk transformasi ekonomi syariah yang terjadi pada era digital serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah dan maqasid al-syari’ah. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka yang dipadukan dengan analisis kasus kontemporer, penelitian ini menemukan bahwa digitalisasi mendorong integrasi antara prinsip normatif syariah dengan inovasi teknologi modern. Di satu sisi, inovasi digital memperluas jangkauan layanan syariah dan memperkuat peran lembaga keuangan syariah dalam mendukung sektor UMKM, filantropi Islam, dan inklusi keuangan. Namun di sisi lain, tantangan muncul dalam bentuk isu keamanan data, potensi gharar dalam akad digital, literasi keuangan yang rendah, serta kebutuhan regulasi yang lebih adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi ekonomi syariah Indonesia di era digital merupakan proses yang bersifat integratif dan evolutif, yang menuntut penguatan tata kelola syariah, pengembangan teknologi etis, dan sinergi antara regulator, industri, dan masyarakat agar inovasi digital tetap sejalan dengan nilai-nilai syariah dan memberikan kemaslahatan bagi umat.
Keseimbangan Peran Perempuan dalam Membangun Ketahanan Keluarga Sakinah: Studi Fenomenologis di Kabupaten Gresik Faqihatin; Nensi Indrianti
Eshraq: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Eshraq: Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan keluarga merujuk pada kemampuan keluarga untuk beradaptasi, bertahan dalam tekanan, dan membangun hubungan yang sehat dalam ranah domestik, publik, dan sosial. Perempuan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui keseimbangan antara perannya sebagai istri dan ibu dengan keterlibatan dalam kehidupan publik dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keseimbangan peran perempuan dalam ranah domestik, publik, dan sosial serta menjelaskan kontribusinya terhadap terwujudnya keluarga yang tangguh dan harmonis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh keluarga harmonis di Kabupaten Gresik. Analisis data difokuskan pada strategi perempuan dalam mengelola tanggung jawab domestik, aktivitas profesional, dan pengembangan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan keluarga dibangun melalui harmonisasi peran perempuan sebagai ibu, istri, dan pelaku di ranah publik, dengan tetap mengakui pengalaman biologis khas perempuan seperti melahirkan, menyusui, dan menstruasi. Dukungan suami, manajemen waktu, dan komunikasi efektif menjadi faktor utama pendukung. Temuan ini memperkaya pemahaman tentang konsep keluarga sakinah dalam konteks masyarakat Indonesia kontemporer.
Perkembangan Tafsir Al-Qur’an tentang Astronomi di Indonesia (2015–2025): Sebuah Systematic Literature Review Misbahul Huda
Eshraq: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Eshraq: Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan tafsir Al-Qur'an seputar astronomi di Indonesia satu dekade terakhir. Penelitian dilakukan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 30 artikel ilmiah yang terbit pada periode 2015–2025. Menggunakan aplikasi Harzing’s Publish or Perish dengan kata kunci “Al-Qur’an dan Astronomi”, artikel-artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang ketat, yaitu fokus pada tafsir 'ilmi atau interpretasi ayat-ayat kauniyah terkait fenomena astronomi dengan analisis mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa tema utama didominasi oleh kosmologi umum (56,7%), orbit matahari-bulan, bintang, gerhana, rotasi-revolusi bumi, serta aplikasi praktis seperti hisab-rukyah dan penentuan waktu ibadah. Metodologi yang dominan adalah pendekatan kualitatif berbasis library research dengan corak tafsir 'ilmi, mauḍu'i, dan muqāran, yang semakin berkembang dari deskriptif-teologis menjadi interdisipliner. Kontribusi unik kajian Indonesia terletak pada konteks lokal seperti respons terhadap kontroversi flat earth, integrasi dengan fiqh Muhammadiyah, dan penolakan pseudosains. Penelitian ini menyimpulkan bahwa studi tafsir astronomi di Indonesia menunjukkan tren positif dengan peningkatan publikasi, namun masih memerlukan penguatan metode empiris dan interdisipliner untuk menghadapi kemajuan astronomi kontemporer. Temuan ini menjadi dasar bagi pengembangan pendidikan Islam berbasis bukti ilmiah dan dialog agama-sains di Indonesia.
Ijtihad Fikih dalam Regulasi Konten Kecerdasan Artifisial: Analisis Maqāṣid al-Syarī‘ah terhadap Kebenaran, Amanah, dan Otoritas Keagamaan Digital Munjiyat, Siti Nurul; Prihantoro, Wahyu Kholis; Salsabil, Intan Aini; Saputri, Farahnaila Aulia; Amanah, Fitri Dewi; Stepani, Nadya
Eshraq: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Eshraq: Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan artificial intelligence (AI) dalam produksi konten digital telah membawa implikasi serius terhadap kebenaran, amanah, dan akuntabilitas informasi, khususnya di ruang keagamaan. Artikel ini bertujuan menganalisis urgensi ijtihad fikih dalam merespons regulasi konten AI-generated serta implikasi hukumnya terhadap penyalahgunaan informasi di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-kualitatif dengan analisis fikih kontemporer berbasis maqāṣid al-syarī‘ah, terutama perlindungan akal (ḥifẓ al-‘aql), harta (ḥifẓ al-māl), dan prinsip pencegahan kemudaratan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI tidak dapat diposisikan sebagai subjek hukum, melainkan sebagai alat yang penggunaannya berada dalam tanggung jawab manusia, sehingga diperlukan kerangka regulasi yang menjamin nilai kebenaran dan amanah informasi. Selain itu, kehadiran AI turut memengaruhi otoritas keagamaan di ruang digital, yang berpotensi mengalami pergeseran akibat desentralisasi pengetahuan dan bias algoritmik. Dalam konteks ini, mimbar digital menjadi arena baru bagi otoritas keagamaan tradisional untuk menegosiasikan ulang perannya, sehingga ijtihad fikih berperan penting sebagai instrumen etis dan normatif dalam menjaga legitimasi keilmuan Islam di era kecerdasan buatan.
Integritas Ilmu Sebagai Fondasi Keilmuan: Analisis Epistemologis dan Aksiologis Dalam Filsafat Ilmu Novinda, Assyifa Ramadanti; Achmad, Mukhsin
Eshraq: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Eshraq: Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan modern menunjukkan kecenderungan fragmentasi disiplin dan klaim netralitas nilai yang semakin menguat. Kondisi ini menimbulkan problem keilmuan berupa terpisahnya dimensi epistemologis dan aksiologis dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Akibatnya, ilmu sering berkembang secara teknis tanpa disertai refleksi etis dan orientasi kemanusiaan yang memadai. Persoalan tersebut menjadikan integritas ilmu sebagai isu mendasar dalam filsafat ilmu, khususnya dalam konteks upaya menjaga keberlanjutan dan tanggung jawab keilmuan di tengah kompleksitas tantangan zaman. Berdasarkan latar tersebut, artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep integritas ilmu sebagai fondasi keilmuan melalui pendekatan epistemologis dan aksiologis, serta menelaah relevansinya dalam perspektif pemikiran Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) dengan pendekatan filsafat ilmu. Sumber data terdiri atas buku-buku filsafat ilmu dan integrasi ilmu, serta pemikiran pakar Indonesia yang relevan dengan tema epistemologi dan aksiologi ilmu. Hasil kajian menunjukkan bahwa integritas ilmu meniscayakan keterpaduan antara validitas cara memperoleh pengetahuan dan orientasi nilai dalam pemanfaatannya. Dalam perspektif Islam, integrasi antara wahyu, akal, dan pengalaman empiris memperkuat landasan epistemologis sekaligus aksiologis ilmu pengetahuan. Dengan demikian, integritas ilmu tidak hanya berfungsi sebagai konsep filosofis, tetapi juga sebagai kerangka normatif dan praksis dalam pengembangan keilmuan yang beretika, kontekstual, dan bertanggung jawab secara sosial.
Hubungan Pola Konsumsi Islamic-Themed Fast Food Dengan Physical Health Pada Remaja di SMPN 2 Pariaman Andriani, Linda; Ratih, Septiana; Maersela, Putri Diana
Eshraq: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Eshraq: Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescents represent an age group undergoing a transitional phase toward adulthood, characterized by rapid physical growth, hormonal changes, and complex psychosocial development. Amid globalization and modernization, adolescent dietary patterns have shifted from nutritious traditional foods to fast food, which is practical but low in nutritional value. This phenomenon is increasingly prevalent among urban adolescents, including those in Pariaman City. This study aims to determine the relationship between fast food consumption patterns and physical health among adolescents at SMPN 2 Kota Pariaman. This research employed a quantitative method with a descriptive correlational approach and a cross-sectional design. The study was conducted from July 21 to 25, 2025, involving 80 students from grades VIII and IX, selected through stratified random sampling. Data were collected using a Food Frequency Questionnaire (FFQ), a Likert scale to assess physical health complaints, and Body Mass Index (BMI) measurements. Data analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between fast food consumption and physical health (p-value = 0.024 < α = 0.05). A total of 45% of respondents were categorized as “frequent” consumers and 23.8% as “very frequent.” Regarding physical health, 41.3% experienced moderate complaints, 33.8% severe complaints, and 25% mild complaints. Notably, 57.9% of adolescents who consumed fast food very frequently reported severe physical health issues, while those who rarely consumed fast food mostly reported mild complaints (36%). It can be concluded that fast food consumption patterns are significantly associated with physical health among adolescents. Therefore, it is important for adolescents to maintain healthy eating habits to avoid the negative impacts of fast food on their physical well-being.  

Page 1 of 1 | Total Record : 8