cover
Contact Name
Hilalludin
Contact Email
hilalluddin34@gmail.com
Phone
+6281999248333
Journal Mail Official
hilalluddin34@gmail.com
Editorial Address
Bantek, Desa Bagik Payung, Suralaga, Lombok Timur, NTB
Location
Kab. sumbawa barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
An-Nuriyah Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
ISSN : 31236170     EISSN : 31236170     DOI : -
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education, [ISSN 3123-6170] adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan oleh PT RisTekUtama (Riset Cendikia Teknologi Utama). Jurnal ini menjadi wadah untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah, kajian konseptual, serta pemikiran kritis di bidang pendidikan Islam, studi keislaman, dan pemikiran Islam secara umum. Artikel-artikel yang diterbitkan dapat berasal dari akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi di bidang pendidikan dan studi Islam. An-Nuriyah menerima naskah berupa artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka, dan diskusi ilmiah. Semua naskah yang masuk akan melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) secara double-blind oleh para reviewer nasional maupun internasional yang kompeten di bidangnya. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan ditampilkan terlebih dahulu pada bagian In-Press sebelum diterbitkan secara resmi. Seluruh proses penerbitan dilakukan secara daring.
Articles 22 Documents
Efektivitas Learning Management System (LMS) Berbasis Syariah dalam Pembelajaran Digital Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Learning Management System (LMS) berbasis syariah dalam menunjang pembelajaran digital di lembaga pendidikan Islam. LMS berbasis syariah menjadi inovasi penting dalam era digital karena tidak hanya menyediakan fitur pembelajaran modern, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai etika dan moral Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai jurnal terbaru, buku ilmiah, serta dokumen pendidikan Islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS berbasis syariah mampu memberikan lingkungan belajar yang lebih aman, terarah, dan sesuai dengan prinsip syariah melalui filter konten, etika komunikasi digital, dan fitur pengingat ibadah. Selain itu, kemudahan akses dan fleksibilitas penggunaan meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Interaksi antara guru dan peserta didik juga menjadi lebih efektif berkat fitur diskusi dan konsultasi yang terkontrol. Evaluasi berbasis syariah memberikan pemantauan yang lebih komprehensif terhadap perkembangan akademik dan karakter peserta didik. Secara keseluruhan, LMS berbasis syariah memiliki dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran digital, baik dari aspek teknis maupun spiritual. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan inovasi pembelajaran digital yang bermutu dan berbasis nilai Islam.
Integrasi Teknologi Augmented Reality terhadap Pembelajaran Fiqh Muamalah Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya inovasi baru dalam dunia pendidikan, termasuk pemanfaatan Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran Fiqh Muamalah. AR hadir sebagai media yang mampu menyajikan visualisasi interaktif, simulasi akad, serta ilustrasi proses transaksi syariah secara konkret sehingga membantu peserta didik memahami konsep muamalah yang cenderung abstrak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur untuk menganalisis efektivitas AR sebagai media pembelajaran dalam konteks fikih muamalah. Berbagai sumber buku, artikel ilmiah, dan dokumen akademik dianalisis untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai manfaat, potensi, dan tantangan penggunaan AR. Hasil kajian menunjukkan bahwa AR meningkatkan motivasi belajar, memperkuat pemahaman konsep, serta memperkaya pengalaman belajar peserta didik melalui pendekatan visual dan interaktif. AR juga membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih sistematis, menarik, dan relevan dengan perkembangan ekonomi digital modern. Meskipun demikian, implementasi AR dihadapkan pada kendala seperti ketersediaan perangkat, kompetensi guru, dan kebutuhan pengembangan konten syariah yang akurat. Secara keseluruhan, AR memiliki prospek kuat sebagai media pembelajaran inovatif yang mampu menjembatani teori dan praktik muamalah, sekaligus memperkuat integrasi teknologi dalam pendidikan Islam. Oleh karena itu, pengembangan AR dalam pembelajaran Fiqh Muamalah penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi syariah.
Ai Tanpa Tuan: Revolusi Otonomi Algoritma Dalam Mengambil Keputusan Lailatur Rohmah; Hilalludin Hilalludin
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena AI Tanpa Tuan menggambarkan sistem kecerdasan buatan yang mampu mengambil keputusan secara independen, menghadirkan tantangan etis, filosofis, dan sosial. Isu utama mencakup akuntabilitas, tanggung jawab moral, dan transparansi dalam pengambilan keputusan otonom. Secara teknis, algoritma pembelajaran mesin dan jaringan syaraf tiruan memungkinkan AI untuk belajar, beradaptasi, dan berkembang tanpa intervensi manusia. Dari sisi regulasi, pengawasan diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan algoritmik, sementara perspektif futuristik menekankan kemungkinan integrasi manusia-mesin yang mengubah batasan agen manusia. Penelitian ini bertujuan menelaah AI otonom secara multidisipliner dan menyusun rekomendasi desain yang aman, etis, dan akuntabel.
Pemanfaatan Big Data dalam Meningkatkan Manajemen Pendidikan Islam Era Society 5.0 Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan Big Data menjadi salah satu tonggak penting dalam transformasi manajemen pendidikan Islam pada era Society 5.0 yang menuntut integrasi teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan. Big Data memungkinkan lembaga pendidikan mengelola informasi dalam jumlah besar secara lebih akurat, cepat, dan efisien sehingga mendukung pengambilan keputusan yang strategis dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas pemanfaatan Big Data dalam meningkatkan mutu manajemen pendidikan Islam, khususnya pada aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengembangan program pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur melalui analisis mendalam terhadap buku, artikel ilmiah, dan laporan riset lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa Big Data mampu memperkuat proses monitoring peserta didik, meningkatkan akurasi evaluasi kinerja guru, serta mengoptimalkan layanan administrasi berbasis digital. Selain itu, Big Data mendukung pengembangan kurikulum adaptif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan SDM, keamanan data, dan kesiapan infrastruktur digital masih menjadi hambatan utama. Dengan pengelolaan yang tepat, Big Data memiliki prospek yang sangat strategis untuk mendorong manajemen pendidikan Islam menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada kualitas keberlanjutan.
Analisis Keamanan Siber Pada Platform Pendidikan Islam Berbasis Mobile Apps Miftahul Adila Fitria; Hilalludin Hilalludin
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk ancaman keamanan siber, memetakan kerentanan yang muncul, serta menganalisis mekanisme perlindungan data yang diterapkan pada platform pendidikan Islam berbasis aplikasi mobile. Penelitian ini juga merumuskan rekomendasi penguatan keamanan berdasarkan temuan literatur. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian literatur melalui telaah jurnal, laporan keamanan siber, serta regulasi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa aplikasi pendidikan Islam menghadapi beberapa ancaman utama, seperti kebocoran data pribadi, autentikasi yang lemah, penyalahgunaan API, serta rendahnya standar enkripsi pada proses penyimpanan dan transmisi data. Selain itu, ditemukan bahwa sebagian besar platform belum menerapkan standar keamanan yang konsisten, terutama dalam pengelolaan akses, pengujian kerentanan, dan transparansi kebijakan privasi. Upaya proteksi yang telah dilakukan meliputi penggunaan enkripsi dasar, autentikasi dua langkah, dan sertifikasi protokol keamanan, namun implementasinya masih terbatas pada beberapa platform. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penerapan standar keamanan aplikasi yang lebih ketat, audit keamanan berkala, serta peningkatan literasi digital bagi pengguna dan pengembang untuk memperkuat keandalan platform pendidikan Islam.
Konsep Pendidikan Parenting : Berdasarkan At-Tahrim Ayat 6 Shofiya Shofiya; Sarwadi Sarwadi
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parenting education is a fundamental foundation in shaping a child’s character and morals from the earliest stages of life. Amid the growing challenges of parenting in the modern era marked by technological developments and shifting social values the Qur’an provides essential guidance regarding the responsibilities of parents in nurturing the family. This study aims to examine the concept of parenting education based on Surah At-Tahrim verse 6 as a normative reference for the development of Muslim families. This research employs a library research method with a thematic tafsir approach, involving analysis of various classical and contemporary tafsir works as well as literature related to family education. The findings indicate that At-Tahrim verse 6 affirms the obligation of parents to protect themselves and their families from moral and theological deviation through comprehensive education. The parenting concepts contained in the verse include spiritual development, inculcation of moral values, exemplary conduct, behavioral supervision, effective communication, and the application of proportional discipline. The verse also highlights the synergy between the roles of the father and the mother as primary leaders and educators within the family. Thus, At-Tahrim verse 6 provides a relevant conceptual framework for modern parenting practices oriented toward building families that are faithful, well-characterized, and morally upright.
Lembut dalam Sikap, Damai dalam Ucapan: Refleksi Pendidikan Islam dalam Q.S. Al-Furqan Ayat 63 Nurul Nisa Selian; Sarwadi Sulisno
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ayat ini menegaskan pentingnya kelembutan dan kedamaian dalam perilaku seorang hamba Allah yang sejati. Q.S. Al-Furqan ayat 63 menggambarkan karakter pendidik dan peserta didik ideal dalam Islam, yaitu mereka yang berperilaku santun, rendah hati, serta mampu merespons ketidaksopanan dengan ucapan yang menenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam ayat tersebut dan relevansinya terhadap pembentukan karakter peserta didik di era modern. Dengan menggunakan pendekatan tafsir tematik (maudhu'i) dan analisis nilai tarbawiyah, ditemukan tiga prinsip utama dalam ayat ini: (1) sikap lembut sebagai bentuk kebijaksanaan emosional, (2) tutur kata damai sebagai sarana pendidikan moral, dan (3) ketenangan dalam menghadapi konflik sebagai tanda kedewasaan spiritual. Nilai-nilai ini dapat menjadi dasar dalam pengembangan model pendidikan Islam yang menekankan kasih sayang, keadaban, dan keseimbangan diri.
Tujuan Pendidikan Islam Dalam Perspektif Ketakwaan Dan Keikhlasan: Studi Tafsir Tematik Qs. Ali Imran 102 Hana Auliya Mufidatul Rahmah; Sarwadi Sarwadi
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ketakwaan dan keikhlasan sebagai tujuan utama dalam pendidikan Islam berdasarkan kajian tafsir tematik terhadap QS. Ali Imran ayat 102. Ayat ini secara tegas menekankan perintah kepada orang-orang beriman agar bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa, yang menunjukkan bahwa ketakwaan merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan individu maupun sosial seorang Muslim. Ketakwaan tidak hanya dipahami sebagai kepatuhan ritual, tetapi juga mencakup dimensi moral, spiritual, dan etis yang membentuk kepribadian manusia secara utuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan menelaah dan menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder. Sumber utama meliputi kitab-kitab tafsir klasik seperti Tafsir As-Sa’di dan Tafsir Ibn Katsir, serta didukung oleh karya-karya kontemporer yang membahas pendidikan Islam dan tujuan pembinaannya. Pendekatan tafsir tematik digunakan untuk menggali makna ketakwaan secara komprehensif dan mengaitkannya dengan konsep keikhlasan dalam konteks pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketakwaan dan keikhlasan merupakan dua aspek fundamental yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dari tujuan pendidikan Islam. Ketakwaan berfungsi sebagai landasan pembentukan karakter, arah hidup, dan kesadaran spiritual yang selaras dengan kehendak Ilahi. Sementara itu, keikhlasan berperan sebagai motivasi internal yang murni dalam proses belajar, pengamalan ilmu, dan pengabdian kepada Allah. Dalam konteks pendidikan modern, nilai-nilai ketakwaan dan keikhlasan memiliki relevansi yang signifikan untuk merespons krisis moral dan degradasi spiritual yang dihadapi peserta didik. Dengan demikian, pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan insan kamil, yaitu manusia yang tidak hanya berilmu, tetapi juga bertakwa dan berakhlak ikhlas dalam menjalankan amanah kehidupannya.
Integrasi Epistemologi Islam dan Ilmu Linguistik dalam Kajian Bahasa Arab Modern Vivi Miftahul Jannah; Raswan Raswan
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 2 No 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian bahasa Arab modern sering kali memanfaatkan pendekatan linguistik kontemporer tanpa mempertimbangkan kerangka epistemologi Islam yang menjadi fondasi historis dan konseptualnya. Pemisahan ini menyebabkan analisis bahasa Arab terutama terhadap teks keagamaan kehilangan orientasi nilai, makna spiritual, serta tujuan komunikatif yang menjadi inti epistemologi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana epistemologi Islam yang mencakup konsep bayān, dalālah, maqāṣid al-kalām, serta struktur sumber pengetahuan Islam (wahyu, akal, dan pengalaman) dapat diintegrasikan dengan teori dan metode linguistik modern seperti semantik struktural, pragmatik, analisis wacana, dan sintaksis kontemporer. Dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa epistemologi Islam dapat menjadi kerangka nilai dan orientasi makna, sedangkan linguistik modern berfungsi sebagai perangkat analisis ilmiah untuk memahami struktur dan penggunaan bahasa Arab. Integrasi keduanya menghasilkan pendekatan kajian yang lebih komprehensif, kontekstual, dan relevan untuk memahami teks Arab klasik maupun modern. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi epistemologi Islam dan linguistik modern tidak hanya memperkaya metodologi kajian bahasa Arab, tetapi juga membuka kemungkinan lahirnya paradigma linguistik Islam yang lebih sistematis dan menyeluruh.
Dwibahasa Dan Diglosia Dalam Bahasa Arab: Tinjauan Psikososial Dan Pedagogis Zaki Muhammad Fathullah; Raswan Raswan; Achmad Fudhaili
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 2 No 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Pembelajaran bahasa Arab di Indonesia berlangsung dalam konteks sosiolinguistik yang kompleks, ditandai oleh realitas dwibahasa dan fenomena diglosia. Pembelajar bahasa Arab umumnya hidup dalam lingkungan multibahasa yang melibatkan bahasa daerah, Bahasa Indonesia, dan bahasa Arab sebagai bahasa asing yang memiliki fungsi religius, akademik, dan simbolik. Di sisi lain, adanya perbedaan antara bahasa Arab standar (al-‘Arabiyyah al-fuṣḥā) yang diajarkan di ruang kelas dan bahasa Arab dialek (al-‘ammiyyah) yang digunakan dalam praktik sosial menimbulkan jarak linguistik dan psikologis bagi pembelajar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis realitas dwibahasa dan diglosia dalam pembelajaran bahasa Arab di Indonesia, serta mengkaji dampak psikososial dan implikasi pedagogisnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen relevan yang berkaitan dengan sosiolinguistik bahasa Arab, bilingualisme, diglosia, dan pedagogi bahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa dwibahasa dan diglosia berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar, sikap bahasa, kepercayaan diri, serta pembentukan identitas linguistik pembelajar bahasa Arab. Selain itu, pembelajaran yang terlalu berorientasi pada aspek gramatikal tanpa mempertimbangkan konteks sosial dan komunikatif cenderung memperlebar kesenjangan antara bahasa yang dipelajari dan bahasa yang digunakan dalam realitas. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan penerapan pendekatan pembelajaran yang komunikatif, kontekstual, dan sensitif terhadap realitas diglosia, serta pentingnya peran lingkungan sosial dan lembaga pendidikan Islam dalam menciptakan ekosistem pembelajaran bahasa Arab yang hidup dan bermakna.

Page 1 of 3 | Total Record : 22