cover
Contact Name
Widhi Kurniawan
Contact Email
kurniawan.widhi@uho.ac.id
Phone
+62 813-1023-6923
Journal Mail Official
jipho@uho.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo. Kampus Hijau Bumi Tridharma Jl. H.E.A. Mokodompit, Anduonohu, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia 93232.
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25481908     DOI : https://doi.org/10.56625
Fokus JIPHO mempublikasikan hasil penelitian original dan artikel tentang peternakan tropis seperti sapi, kambing, kerbau, babi, domba, kelinci, kuda, ayam, itik, angsa, puyuh, dan aneka ternak lainnya. Ruang lingkup Ruang lingkup JIPHO meliputi pemuliaan dan genetika, reproduksi, fisiologi, nutrisi, teknologi pakan, hijauan pakan, produksi ternak, bioteknologi, tingkah laku, kesehatan, sistem peternakan, sosial ekonomi, kebijakan, dan teknologi hasil ternak.
Articles 312 Documents
Kualitas Fisik dan Kadar Protein Daging Ayam Kampung Super yang Diberi Pakan Mengandung By-Product Perikanan dengan Imbangan Berbeda Imran Aswadi; Achmad Selamet Aku; Fitrianingsih Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 4 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i4.28697

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan sebagai sumber informasi bagi peternak tentang potensi limbah hasil perikanan berupa tepung ikan, tepung kepala udang dan tepung cangkang rajungan sebagai pakan ayam kampung super. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian pakan dengan komposisi pemberian P0: BP11 100%, P1: 45% jagung kuning + 21% dedak + 17% CAB + 11% tepung ikan + 6% tepung kepala udang, P2: 41% jagung kuning + 21% dedak + 21% CAB + 11% tepung ikan + 6% tepung cangkang rajungan, dan P3: 43% jagung kuning + 21% dedak + 19% CAB + 11% tepung ikan + 3% tepung kepala udang + 3% tepung cangkang rajungan. Parameter yang diamati yaitu susut masak, daya ikat air dan kadar protein. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan yang mengandung tepung ikan, tepung kepala udang dan tepung cangkang rajungan dalam ransum tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap susut masak dan daya ikat air tetapi berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap kadar protein. Perlakuan pakan P1 dengan pemberian pakan yang mengandung tepung ikan 11% dan tepung kepala udang 6% memberikan hasil terbaik terhadap kadar protein daging dan sangat berpotensi untuk diberikan dalam ransum ayam kampung super.Kata Kunci: Ayam Kampung Super, Susut Masak, Daya Ikat Air, Kadar Protein
Karakteristik Fenotip Sifat Kualitatif dan Kuantitatif Kambing Lokal di Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana Ita Andriyani; Rahim Aka; Rusli Badaruddin
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18027

Abstract

Kambing ialah salah satu jenis ternak yang sering dipelihara masyarakat Indonesia danmempunyai peran besar bagi pendapatan masyarakat terutama peternak kecil. Selain itu, permintaanakan ternak kambing yang semakin meningkat serta penyebarannya yang semakin meluas dikalanganmasyarakat adalah salah satu penyebab berkembangnya peternakan kambing di Indonesia. Ternakkambing sudah dipelihara oleh masyarakat setempat secara turun-temurun sehingga mendapatkanbanyak generasi, menyesuaikan diri dengan lingkungan setempat, dan beberapa diantara ternakkambing tersebut mempunyai karakteristik khas yang hanya dimiliki oleh ternak tersebut. Usahapengembangan dan pemanfaatan plasma nutfah ternak kambing lokal di Kabupaten Bombanakhususnya Kecamatan Rarowatu Utara merupakan tahap awal yang dapat dilakukan untukmemperoleh data dasar karakteristik fenotip sifat kualitatif dan kuantitatif serta keragamannya dalampopulasi. Informasi-informasi itu penting dalam kebijakan pemuliaan serta pengembangan sumberdaya genetik ternak lokal untuk menunjang pengembangan kambing lokal secara nasional. Sifatkualitatif kambing lokal di Kecamatatan Rarowatu Utara memiliki warna bulu kombinasi hitam putih(jantan, 30,56% dan betina 35,15%), bentuk bertanduk (jantan 100,00% dan betina 83,03%) dan tipetelinga setengah menjuntai (jantan 41,67% dan betina 72,12%). Sifat kuantitatif kambing lokal diKecamatatan Rarowatu Utara memiliki bobot badan jantan sebesar 29,59 kg dan betina sebesar 23,69kg, lingkar dada jantan sebesar 70,13 cm dan betina sebesar 67,16 cm, panjang badan jantan sebesar62,30 cm dan betina sebesar 60,21 cm, tinggi pundak jantan sebesar 58,03 cm dan betina sebesar54,16 cm dan tinggi pinggul jantan sebesar 59,92 cm dan betina sebesar 57,26 cm.
Sifat-Sifat Kualitatif Sapi Bali (Bos sondaicus) di KecamatanBaitoKabupaten Konawe Selatan Herniatin Herniatin; Muh Rusdin; Amrullah Pagala
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 2 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i2.34287

Abstract

Abstark. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat-sifat kualitatif sapiBali (Bos sondaicus) di Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian inidi laksanakan pada Bulan Juni sampai dengan Juli 2021, bertempat di KecamatanBaito, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Materi yang digunakanternak sapi Bali sebanyak 120 ekor yang terdiri atas 30 ekor sapi jantan dan 90 ekorsapi betina. Parameter yang diamati adalah: sifat kualitatif yaitu warna bulu, warna cermin pantat, warna kaos kaki, bentuk tanduk, dan garis punggung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat-sifat kualitatif sapi Bali di Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan cukup bervariasi pada warna bulu untuk jantan dan bentuk tanduk untuk sapi jantan dan betina, sedangkan warna bulu pada betina seragam (100% merah bata), warna cermin pantat pada jantan dan betina seragam (100% berwarna putih), warna kaos kaki pada jantan dan betina seragam (100% berwarna putih), bentuk garis punggung pada jantan dan betina seragam (100% berbentuk datar), dan 100% memiliki garis belut baik sapi jantan maupun betina. Ditemukan adanya warna bulu lainnya yang menyimpang dari ciri khas sapi Bali pada jantan 3,33% yaitu memiliki warna putih pada bagian kepala dan perut.
Performans Jangkrik yang Diberi Pakan Kombinasi Daun Kangkung dan Daun Pepaya Sulna Sulna; La Ode Nafiu; Syam Rahadi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan kombinasi daun kangkung dan daun pepaya terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, konversi pakan, panjang badan dan  mortalitas jangkrik (Gryllidae). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan adalah pemberian (R0: buah pepaya 100% sebagai pakan kontrol, R1: daun pepaya 100%, R2: daun kangkung 75% + daun pepaya 25%, R3: daun kangkung 50% + daun pepaya 50%, R4: daun kangkung 25% + daun pepaya 75%, R5: daun kangkung 100%). Tiap perlakuan dilakukan tiga kali ulangan dengan masing-masing kandang berisi 100 ekor jangkrik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan kombinasi daun kangkung dan daun pepaya memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, konversi pakan, panjang badan dan mortalitas jangkrik. Perlakuan pemberian pakan daun pepaya 100% memberikan performans jangkrik  yang terbaik.
Produktivitas Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) Ratun Kedua Pada Tanah Pasca Tambang Nikel dengan Aplikasi Biochar dan Pupuk Kandang Kambing Hardianto Hardianto; Widhi Kurniawan; Nur Santy Asminaya
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi biochar dengan level berbeda dankombinasi pupuk kandang terhadap produktivitas rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) ratunkedua pada tanah pasca tambang nikel. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah A0 =Kontrol, 150 gr/polybag pupuk kandang, tanpa biochar, A1 = 150 gr/polybag pupuk kandang, 75gr/polybag biochar, A2 = 150 gr/polybag pupuk kandang, 150 gr/polybag biochar, A3 = 150gr/polybag pupuk kandang, 225 gr/polybag biochar. Parameter yang diamati meliputi produksi bahansegar, persentase daun dan produksi bahan kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasibiochar dengan level berbeda dan kombinasi pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadapproduksi bahan segar dan persentase daun, tetapi berpengaruh (P<0,05) terhadap produksi bahankering. Produksi bahan segar, persentase daun dan produksi bahan kering masing-masing berkisarantara 28,63-53,47 ton/ha; 7,62-77,57 % dan 2,57-4,86 ton/ha. Kesimpulan penelitian ini adalahproduktivitas rumput odot ratun kedua pada tanah lahan tambang nikel dengan aplikasi biochar danpupuk kandang kambing cenderung lebih baik.
Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Fermentasi dalam Ransum Terhadap Peforma Produksi Ayam Broiler Ni Made Suartini; Ali Bain; Deki Zulkarnain
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 1 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i1.23541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan tepung daun ubi jalar (Ipomoea batatas L.) fermentasi  dalam ransum terhadap performa produksi ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk menguji  4 perlakuan dengan 4 ulangan. Jumlah sampel dalam penelitian ini terdiri dari 80 ekor ayam broiler dengan Perlakuan terdiri atas: P0 = Ransum kontrol, P1 = 5% (tepung daun ubi jalar fermentasi), P2 =10% (tepung daun ubi jalar fermentasi), dan P3 =15% (tepung daun ubi jalar fermentasi). Variabel penelitian adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan konsumsi ransum ayam broiler yang di peroleh dalam penelitian ini berkisar antara 82,00-95,94 g/ekor/hari, pertambahan bobot badan berkisar antara 42.33-57.41 g/ekor/hari, konversi ransum berkisar antara 1.67-1.94g/ekor/hari. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penambahan tepung daun ubi jalar fermentasi dengan level 5 sampai 15% memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum ayam broiler.
Pengaruh Suhu Kandang Yang Berbeda Terhadap Ukuran-Ukuran Tubuh Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) Periode Starter Arya Adit Pratama; Restu Libriani; Muh Amrullah Pagala
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 1 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i1.46994

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu kandang yang berbeda terhadap ukuran-ukuran tubuh ayam kampung unggul balitnak (KUB) periode starter. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 16 unit satuan percobaan. Perlakuan yang diterapkan adalah sebagai berikut: P1 = Suhu kandang 31-31,5°C, P2 = Suhu kandang 33-33,5°C, P3 = Suhu kandang 35-35,5°C, P4 = Suhu kandang 37-37,5°C. Parameter yang dievaluasi adalah (a) Panjang rentang sayap. (b) Panjang punggung. (c) Panjang femur (d) Panjang tibia (e) Panjang shank (f) Panjang lingkar dada . Hasil penelitian diperoleh bahwa pengaruh suhu kandang yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap rataan lingkar dada (5,68 – 7,28 cm), panjang femur (1,94 – 2,69 cm), panjang tibia (2,84 – 3,85 cm), panjang shank (1,46 – 2,11 cm), tetapi tidak berpengaruh terhadap panjang punggung (5,09 - 5,66 cm), dan panjang rentang sayap (3,96 – 5,35 cm) ayam KUB fase starter. Kata Kunci : Ayam KUB, Suhu, Ukuran Tubuh, Fase Starter. Abstract: This study aims to analyze the effect of different cage temperatures on the Body Sizes of Balitnak superior native chickens (KUB) in the starter period. The design used in this study was a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 4 replications so that there were 16 experimental units. The treatments applied were as follows: P1 = cage temperature 31-31.5°C, P2 = cage temperature 33-33.5°C, P3 = cage temperature 35-35.5°C, P4 = cage temperature 37-37 .5°C Parameters evaluated are (a) Wing span length. (b) Back length. (c) Femur length (d) Tibia length (e) Shank length (f) Chest girth length . The results showed that the effect of different cage temperatures had a significant effect on the average chest circumference (5.68 – 7.28 cm), femur length (1.94 – 2.69 cm), tibia length (2.84 – 3.85 cm), shank length (1.46 – 2.11 cm), but no effect on back length (5.09 – 5.66 cm), and wing span length (3.96 – 5.35 cm) of KUB phase chickens starter. Keywords: KUB Chicken, Temperature, Body Size, Starter Phase.
Hubungan bobot badan dan ukuran–ukuran sapi bali di Kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara Muhammad Yusril; La Ode Nafiu; Rusli Badaruddin
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 2 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i2.16853

Abstract

Tujuan penelian ini untuk hubungan bobot badan dan dimensi dari tubuh sapi bali. Penelitian di Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana. Penentuan lokasi penelitian ditetapkan secara purposive sampling. Penentuan jumlah sampel dengan rumus slovin berdasarkan populasi yang ada. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 186 ekor yang terdiri dari sapi bali jantan dan betina dengan kisaran umur 1-2 tahun. Penentuan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling. Variabel yang diamati adalah bobot bobot, panjang badan, tinggi pundak dan lingkar dada. Data diolah dengan statistik untuk penentuan koefisien korelasi (r) dan menentukan persamaan regresi sederhana sebagai persamaan pendugaan. Hasil penelitian menunjukan secara bersamaan dimensi ukuran-ukuran tubuh sapi bali memiliki hubungan yang sangat kuat pada bobot badan sapi bali jantan dan betina. Koefisien korelasi tertinggi terdadap di lingkar dada dengan bobot badan sebesar 0,837, koefisien korelasi tinggi pundak dengan bobot badan sebesar 0,819 dan panjang badan serta bobot badan sebesar 0,556. Persamaan regresi bobot badan dengan ukuran tubuh secara berurutan regresi bobot badan dan lingkar dada sebesar = 100,656+1,935; bobot badan dengan panjang badan sebesar = 4,907+1,405; bobot badan dengan tinggi pundak sebesar = 170,003+3,182.
Susut Masak, Daya Ikat Air dan Kadar Protein Daging Ayam Broiler yang Diberi Pakan Mengandung Tepung Ikan. Kholillatul Mahmudah; Fitrianingsih Fitrianingsih; Ali Bain
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 3 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i3.27022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui susut masak, daya ikat air dan kadar protein daging ayam broiler yang diberi pakan mengandung tepung ikan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk menguji 4 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 6 ekor ayam sehingga terdapat 16 satuan percobaan. Perlakuan yang digunakan adalah terdiri atas : (i) pakan komersil BP-11 sebagai pakan control (P0), 43% Jagung Kuning + 21% Dedak + 27% CAB + 9% Tepung Ikan (P1), 43% Jagung Kuning + 23% Dedak + 22% CAB + 12% Tepung Ikan (P2), dan  43% Jagung Kuning + 25% Dedak + 17% CAB + 15% Tepung Ikan (P3). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah susut masak daging, daya ikat air daging, dan kadar protein daging ayam broiler. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam dan jika perlakuan yang berpengaruh maka dilanjutkan uji beda antar perlakuan menggunakan uji wilayah berganda  Duncan (Duncan Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap susut masak daging, daya ikat air daging dan kadar protein daging. Rataan susut masak berkisar antara 35,55% - 40,49%, daya ikat air 30,37% - 34,70% dan kadar protein 23,50%-24,83%. Penggunaan tepung ikan dengan level hingga 15% dalam ransum tepung ikan menghasilkan kualitas fisik dan kimia daging ayam broiler yang relatif sama antar perlakuan
Kualitas Spermatozoa Ayam Kampung (Gallus Domestica) dengan Pemberiaan Pakan yang Mengandung Tepung Biji Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Nur Fitry Yanti; Rusli Badaruddin; Takdir Saili
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 1 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i1.16958

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi pengaruh pemberiaan pakan dengan tambahan tepung biji labu kuning terhadap kualitas spermatozoa ayam kampung. Materi yang digunakan adalah ayam kampung jantan sebanyak empat ekor dengan rataan berat 1,7 kg dan kisaran umur 1,0 – 1,5 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan adalah level pemberian tepung biji labu kuning yang terdiri atas: 0% atau kontrol (P0), 0,05% (P1), 0,1% (P2) dan 0,2% (P3). Variabel yang dievaluasi meliputi kualitas semen segar yang terdiri atas volume, warna, kosistensi, bau dan derajat keasaman (pH) dan kualitas spermatozoa yang terdiri atas gerakan massa, persentase motilitas dan konsentrasi spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan rataan volume semen ayam kampung adalah 0,43±0,14 ml, derajat keasaman (pH) 6,41±0,19, dengan warna putih susu, bau khas dan konsistensi kental. Sedangkan rataan kualitas spermatozoa meliputi persentase motilitas 85,00±4,47, gerakan massa 2,26±0,51 dan konsentrasi spermatozoa 1,58±0,28 (x107/ml). Pemberian tepung biji labu kuning dengan dosis 0,05%-0,2% dari berat badan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap derajat keasaman (pH) dan persentase motilitas spermatozoa ayam kampung pada penelitian ini.