cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 530 Documents
E-LEARNING DEKONTAMINASI PERALATAN UNTUK PERAWAT IPCLN DENGAN MENGGUNAKAN PENGEMBANGAN GOOGLE SITES DI RS ST. ELISABETH SEMARANG Erny Kristiana Santoso; Ucik Mulyanti; Fajar Wahyu
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i2.2369

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh berbagai permasalahan yang penulis temukan sehubungan dengan proses pembelajaran berkelanjutan dari perawat seperti belum adanya penggunaan media pembelajaran yang efektif seperti penggunaan  website dan keterbatasan waktu. Masalah waktu dalam pembelajaran untuk dekontaminasi alat bagi para perawat IPCNL terbatas sehingga perawat IPCNL belum sepenuhnya memahami materi pembelajaran yang diberikan, kesulitan dalam penyimpanan materi ketika sudah dilakukan pembelajaran karena tidak semua materi di simpan dalam google drive. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran berbasis website dengan menggunakan google sites untuk materi dekontamisansi alat bagi para perawat IPCNL yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian Research and Development (RD) merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini, dengan model pengembangan versi ADDIE yang terdiri dari 5 langkah yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran berbasis website yang teruji. Penilaian yang diperoleh dari ahli media dengan prosentase 78% dengan kategori layak. Penilaian oleh ahli materi dengan prosentase 92% dengan kategori sangat layak dan penilaian dari responden yaitu IPCNL sebanyak 20 orang dengan prosentase  sebesar 82%  dengan kategori menarik. Maka dapat disimpulkan media pembelajaran Dekontaminasi peralatan berbasis google sites layak digunakan dalam pembelajaran. 
PENGARUH TERAPI DZIKIR TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST OPERASI BENIGNA PROSTAT HYPERPLASIA DI RSUD RA .KARTINI JEPARA Rizka Himawan; anny Rosiana Rosiana; Yulisetiyaningrum Yulisetiyaningrum; Nanik ariyani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.646

Abstract

Latar belakang : Benigna Prostat Hyperplasia (BPH) merupakan suatu penyakit pembesaran ukuran sel dan diikuti oleh penambahan jumlah sel pada prostat. Pembesaran atau hipertrofi kelenjar prostat, disebabkan karena hyperplasia beberapa atau semua komponen prostat meliputi jaringan kelenjar atau jaringan fibromuskuler yang menyebabkan penyumbatan uretra pars prostatika. Open prostatektomy dianjurkan untuk prostat dengan ukuran (100 gram). Pasien yang telah dilakukan tindakan pembedahan bukan berarti tidak timbul masalah. Penyulit yang dapat terjadi setelah tindakan prostatektomi terbuka adalah pasien akan kehilangan darah cukup banyak, retensi urine, inkontinensia urine, impotensi, terjadi infeksi dan tidak luput juga mengalami nyeri post operasi. Secara fisiologis, dzikir akan menghasilkan beberapa efek medis dan psikologis yaitu akan membuat seimbang kadar serotonin dan norepineprin di dalam tubuh. Hal tersebut merupakan morfin alami yang bekerja di dalam otak yang dapat membuat hati dan pikiran merasa tenang setelah dzikir. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh terapi pengaruh terapi dzikir terhadap perubahan nyeri post operasi Benigna Prostat Hyperplasia di RSU RA Kartini Kabupaten Jepara tahun 2017. Metode :Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasy eksperimen dengan menggunakan pre test dan post test nonequivalent control group. Sampel dalam penelitian ini 22 responden dengan 11 kelompok intervensi dan 11 kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan uji analisa wilcoxon dikarenakan data non parametrik (skala nominal dan ordinal). Hasil : Hasil uji statistik dengan wilcoxon test didapatkan nilai P 0,007 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ADA perbedaan yang signifikan terhadap tingkat nyeri pada pasien post operasi benigna prostat  hyperplasia sebelum dan sesudah terapi dzikir. Kesimpulan : Terapi Dzikir Berpengaruh Yang Signifikan Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Benigna Prostat  Hyperplasia Di RSUD RA Kartini  Kabupaten Jepara Tahun 2017
PENGARUH KONSELING TERHADAP PERSEPSI TENTANG KONTRASEPSI IMPLAN DI PUSTU LAWANGAN DAYA PADEMAWU PAMEKASAN Yulia Paramita Rusady; Zulaikha Zulaikha
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1156

Abstract

Kontrasepsi merupakan metode untuk menghindari atau mencegah terjadinya kehamilan. Salah satu metode kontrasepsi efektif adalah implant. Berdasarkan hasil survey awal, pengguna implant hanya 2,5%. Hal itu dikarenakan kurangnya konseling dari bidan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh konseling terhadap persepsi tentang kontrasepsi implan di Puskesmas Pembantu Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan.Desain penelitian ini bersifat survey analitik, berdasarkan waktunya menggunakan cross sectional. Sampelnya adalah sebagian WUS yang tidak mengunakan kontrasepsi sebanyak 279 orang menggunakan teknik sampling probability sampling tipe simple random sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara pengisian kuesioner dan cheklist. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square.Berdasarkan tabulasi silang diketahui bahwa sebagian besar responden yang paham tentang kontrasepsi implant mempunyai persepsi positif yaitu sebanyak 140 responden (55,6 %). Berdasarkan uji statistik Chi-Square didapatkan nilai  ,  dk = 1, X2 hitung = 4,84 X2 tabel = 3,841, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh konseling terhadap persepsi tentang kontrasepsi implant di Puskesmas Pembantu Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Maka di perlukan upaya dari petugas kesehatan untuk meningkatkan intensitas konseling/temu wicara dengan para WUS sebagai upaya promotif dalam pemakaian kontrasepsi implant. 
POLA PENGGUNAAN DAN PERSEDIAAN ANALGETIK DI PUSKESMAS DEPOK II DAN PUSKESMAS CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Aji Tetuko
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat golongan analgetik-antiinflamasi non steroid (AINS) merupakan obat yang paling banyak diresepkan dan umum digunakan untuk terapi nyeri, demam, dan proses peradangan. Penggunaan obat di pusat pelayanan kesehatan cenderung berlebih, penyebab utama tingginya penggunaan obat di pelayanan kesehatan adalah keterbatasan pengetahuan petugas profesional kesehatan mengenai bukti-bukti ilmiah terkini serta keyakinan dan perilaku pasien sangat berperan dalam penetapan jenis obat yang diberikan. Puskesmas merupakan salah satu pusat pelayanan kesehatan dasar dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Pelayanan kefarmasian di Puskesmas merupakan salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan. Perlu dilakukan penelitian tentang pola penggunaan dan persediaan analgetik di Puskesmas untuk dapat meningkatkan mutu pelayanan dan pengelolaan obat di fasilitas kesehatan seperti di Puskesmas, terutama untuk obat-obatan analgetik yang pemakaiannya terus meningkat dari waktu ke waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan dan persediaan analgetik di Puskesmas Depok II dan Puskesmas Cangkringan Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.Penelitian ini dilakukan mengikuti rancangan penelitian survei yang bersifat deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif di Puskesmas Depok II dan Puskesmas Cangkringan untuk mengetahui pola penggunaan dan persediaan analgetik di kedua Puskesmas.Hasil penelitian menunjukkan, pola penggunaan yang meliputi konsumsi dan nilai pemakaian analgetik lebih besar di Puskesmas Depok II, sedangkan penyakit, obat lain dan aturan pakai lebih bervariasi di Puskesmas Cangkringan, kemudian untuk persediaan analgetik hasilnya adalah mencukupi baik di Puskesmas Depok II maupun Puskesmas Cangkringan
PENGALAMAN PASIEN HEMODIALISA YANG TERPASANG ARTERIOVENOUS FISTULA (AVF) BERDASARKAN PERSPEKTIF KUBLER ROSS DI RS ‘AISYIYAH KUDUS Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Blacius Dedi; Yunani Yunani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.1965

Abstract

Gagal ginjal kronis telah diakui sebagai salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi terbanyak di seluruh dunia dengan 13,4% dari total populasi. Kondisi medis saat ini penatalaksanaan masih dengan hemodiafiltrasi jangka Panjang. Pasien dengan pengalaman pertama kali hemodialisa muncul rasa cemas karena ketakutan terhadap managemen terapi bahkan sampai adanya penolakan. Pemasangan dan pemeliharaan arteriovenus fistula merupakan salah satu masalah yang sering pada pasien. Pasien mengalami berbagai tahap kesedihan yang berbeda selama proses berduka, dan tidak semua orang dapat mencapai keadaan pikiran yang positif. Saat ini belum ada penelitian yang mengeksplorasi pengalaman pasien hemodialisa yang terpasang arteriovenous fistula (AVF). Tujuan penelitian untuk menggali pengalaman pasien hemodialisa yang terpasang arteriovenus fistula berdasarkan perspektif Kubler Ross di RS ‘Aisyiyah Kudus. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Pengambilan data menggunakan  in-depth interview, partisipan 11 orang yang terdiri partisipan pasien dan keluarga. Partisipan pasien merupakan pasien hemodialisa yang terpasang AVF satu tahun terakhir. Dari hasil penelitian didapatkan 4 tema yaitu (1) partisipan berespon menyangkal dan menerima  sebagai pasien hemodialisa yang terpasang Avf Shunt, (2) Membatasi makan, minum dan perawatan Avf shunt di rumah, (3) Membutuhkan dukungan keluarga dan (4) Hambatan yang dialami keluarga pasien dalam psikologis, sosial dan ekonomi kemudian ditindaklanjuti dengan pembuatan buku panduan perawatan arteriovenus fistula dalam tahap penolakan.Kata Kunci : Arteriovenous fistula, hemodialisa, Kubler Ross, Pengalaman
PHYSIOLOGY OF SOCCER IN THE HEAT Gaung Perwira Yustika
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v9i2.457

Abstract

Soccer is a sport play-able in various condition of environment, and one factor that affects this game is in heat situation, that can be one of key factor that change the match outcome. For the example is the big possibility that visiting team outside Arab countries gone to played at Gulf Region decreased winning possibility 3% for a increased 1°C temperature compared to the home team that easier to win under this circumstances. The home team had already aclimatized with the environment condition and often played in the heat temperature.Played soccer in the heat could increased sweat rate and peripheral vasodilation as a result to released the extra heat from the body, which affected dehidration phase and more metabolism to make more energy. In the elite level, pressure from the enviromental factors attracted the attention of both practitioners and the policy’s holders. In the Uni European Zone, match was usually played in the heat (example: at Madrid, Spain, at 30 degree of celcius). Temperature that exceeds 30 degree of celcius (maximum at 35 degree) for the example at the previous world cup 2014 Brazil could made the players got stressed because of the heat and got problems, one of them is decreased 3% of passing accuracy.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Kecemasan Pada Menopause di Wilayah Kerja Praktik Mandiri Dokter Siska Novia; Diah Andriani Kusumastuti; Noor Azizah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.3012

Abstract

Menopause merupakan salah satu fase dari kehidupan normal seorang wanita. Pada masa menopause kapasitas reproduksi wanita berhenti. Ovarium tidak lagi berfungsi, sejumlah perubahan fisiologik terjadi. Yang disebabkan juga oleh proses penuaan. Menopause adalah jika wanita tidak lagi menstruasi selama satu tahun dan umumnya terjadi pada usia 50-an tahun. Lebih kurang 70% wanita peri pascamenopouse mengalami keluhan vasomotorik, depresi, keluhan psikis, dan somatik lainnya.Perubahan-perubahan yang terjadi saat menjelang masa menopause ini sangat berpengaruh terhadap kondisi psikis yang dialami oleh seorang wanita dalam fungsinya sebagai seorang istri. Yang dapat menimbulkan kecemasan dalam pengaruh suami istri, kecemasan ini timbul karena perubahan fisik yang dialaminya. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan kesemasan pada menopause diwilayah kerja praktik mandiri dokter. Desain penelitian ini adalah Quasy-eksperiment(eksperimen semu) dalam satu kelompok perlakuan (One Group Pre-Posttest design). Populasi dalam penelitian ini adalah menopause yang berkunjung ke tempat praktik mandiri dokter pada bulan mei-juni dengan rata-rata kunjungan setiap bulan 40 orang. Sampel penelitian ini seanyak 37 responden menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dan variabel dependennya adalah pengetahuan dan kecemasan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji wilcoxon dengan signifikan α 0,05. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan pada menopause sebelum diberikan pendidikan kesehatan memiliki nilai mean 9,24 dan setelah diberikan pendidikan kesehatan memiliki nilai mean 11,16 , sedangkan pada tingkat kecemasan sebelum diberikan pendidikan kesehatan memiliki nilai mean 32,40 dan setelah diberikan pendidikan kesehatan memiliki nilai mean 18,86. Hal ini menunjukkan ada pengaruh dibuktikan dengan hasil uji statistik wilcoxon dimana p=0,000. Kesimpulan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan kecemasan pada menopause diwilayah kerja praktik mandiri dokter. AbstractMenopause is a phase of a woman's normal life. During menopause, a woman's reproductive capacity ceases. The ovaries no longer function, and a number of physiological changes occur, also caused by the aging process. Menopause occurs when a woman no longer menstruates for one year and generally occurs in her 50s. Approximately 70% of peri-postmenopausal women experience vasomotor complaints, depression, psychological complaints, and other somatic symptoms. These changes that occur as menopause approaches significantly affect a woman's psychological condition in her role as a wife. This can cause anxiety in the marital relationship, which arises from the physical changes they experience. The purpose of this study was to explain the effect of health education on knowledge and anxiety about menopause in the work area of a doctor's private practice. The design of this study was a quasi-experimental study with one treatment group (One Group Pre-Post test design). The population in this study were menopausal women who visited a doctor's private practice in May-June, with an average of 40 visits per month. This study sampled 37 respondents using a purposive sampling technique. The independent variable in this study was health education, and the dependent variables were knowledge and anxiety. Data collection was conducted using a questionnaire. Statistical testing used the Wilcoxon test with a significance level of α 0.05.The results showed that knowledge of menopause before health education had a mean score of 9.24 and after health education a mean score of 11.16. Meanwhile, anxiety levels before health education had a mean score of 32.40 and after health education a mean score of 18.86. This indicates an effect, as evidenced by the Wilcoxon statistical test, with p=0.000. Conclusion: Health education has an effect on knowledge and anxiety about menopause in the work area of independent physician practice.
EXPLORASI PERILAKU MENCUCI TANGAN ANAK USIA SEKOLAH DALAM PENCEGAHAN INFKESI COVID-19 DI BANYUWANGI, JAWA TIMUR Sukma Ningrum; Lantin Sulistyorini; Eka Afdi Septiyono
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.910

Abstract

AbstrakAwal 2020, kasus COVID-19 mulai menyebabkan masalah kesehatan dibeberapa negara lain dan ditetapkan menjadi pandemi global. Salah satu langkah yang disarankan berdasarkan protokol COVID-19 untuk meminimalkan penyebaran infeksi adalah dengan meningkatkan pola hidup bersih, salah satunya adalah mencuci tangan. Usia sekolah merupakan fase dimana perkembangan anak menjadi sangat penting dan perlu mendapatkan pengawasan terhadap kesehatannya, terutama mengenai hygiene karena pada usia ini anak memiliki banyak aktifitas yang seringkali berhubungan langsung dengan lingkungan yang kotor sehingga anak menjadi lebih rentan terpapar penyakit. Permasalahan dalam perilaku kesehatan yang terjadi pada anak usia dini umumnya erat kaitannya dengan kebersihan diri dan lingkungan, salah satu perilaku tersebut adalah kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku mencuci tangan anak usia sekolah di wilayah pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah 50 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner perilaku mencuci tangan dalam bentuk google form. Teknik analisa data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan anak usia sekolah di daerah pandemi memiliki perilaku mencuci tangan yang baik sebanyak 100% dan tidak ada yang buruk. Hasil penelitian ini diharapkan dapat sebagai upaya meninggkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan perilaku mencuci tangan pada anak usia sekolah dalam pencegahan infeksi terutama di wilayah pandemi. Kata Kunci: Anak Usia Sekolah, Perilaku Mencuci Tangan, Covid-19 Abstract In early 2020, COVID-19 began to cause health problems in several countries and declared as a global pandemic. One of the recommended steps based on the COVID-19 protocol to minimize the spread of the infection is to improve a clean lifestyle, one of them is hand washing. School-aged is a phase where children’s development becomes very important and need to be monitored, especially regarding hygiene as children become more vulnerable to exposure of the disease. The problems in health behaviors that occur in early childhood are in general closely related to personal hygiene and environment, such as the habit of washing hands using soap. This research aimed to describe the behavior of school-aged children in their habit of washing hands in the COVID-19 pandemic area. This is a quantitative descriptive type of research. This research used a purposive sampling technique with 50 respondents. Data collection was carried out using a handwashing behavior questionnaire in the form of a google form. Data analysis technique used is univariate analysis. The results of this research indicated that 100% school-aged children in pandemic areas had a good hand-washing behavior. The results of this research were expected to improve the quality of nursing care services in hand-washing behavior in school-aged children to prevent infections, especially in pandemic areas.Keywords: School Age Children, Handwashing Behavior, COVID-19
EDUCATION ON THE IMPLEMENTATION OF HEALTH PROTOCOLS DURING THE COVID 19 PANDEMIC IN EARLY CHILDHOOD Rezah Andriani; Sri Tirtayanti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1543

Abstract

Menurut WHO, 2020 virus corona atau Covid-19 dapat menyebar dari manusia ke manusia yang lain melalui air liur, lendir atau dahak yang keluar dari hidung orang yang telah terinfeksi.Tujuan : Pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatnya pengetahuan anak usia dini mengenai covid 19 dan cara pencegahannya, serta meningkatkan kesadaran orang tua tentang perannya dalam mendampingi anak-anak selama wabah pandemi covid 19 ini berlangsung. Metode : pelaksanaan edukasi mengenai covid 19 kepada anak-anak usia dini disampaikan dalam bentuk gambar, lagu atau nyanyian. Selain itu juga memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai bagaimana peran orang tua dalam mendampingi anak-anak menghadapi pandemi covid-19 Hasil: didapatkan hasil pretest pada tanggal 26 februari 2021 Rata-rata nilai pretest anak-anak mengenai pandemi covid 19 dan penerapan protokol kesehatan yaitu 62, setelah dilakukan penyuluhan/ edukasi, rata-rata pengetahuan anak usia dini meningkat menjadi 86,7 Kesimpulan: adanya peningkatan pengetahuan anak usia dini mengenai pandemic covid 19 dan penerapan protocol kesehatan
PERBEDAAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA POSISI MENGEJAN ANTARA TELENTANG DAN KOMBINASI Nor Asiyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posisi persalinan sangat menentukan kelancaran proses persalinan. Posisi mengejan yang tidak nyaman bagi pasien dapat mengakibatkan sakit punggung sehingga mengganggu ibu saat mengejan. Posisi telentang merupakan posisi yang paling disukai oleh penolong tetapi posisi ini tidak nyaman bagi pasien. Kejadian ruptur perineum merupakan salah satu efek dari posisi yang digunakan saat mengejan. Tujuan penelitian untuk menganalisis perbedaan kejadian ruptur perineum pada posisi mengejan antara telentang dan kombinasi(miring dan semi-duduk). Penelitian ini menggunakan analitik komparatif kategorik tidak berpasangan dengan pendekatan prospektif. Populasi terjangkau adalah semua ibu bersalin yang melahirkan di RB Fatimah dan BPS Kasmanita yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah responden 40. Data yang terkumpul di uji normalitas data. Membandingkan dua rerata dengan uji Chi-Kuadrat Hasil penelitian pada perbandingan antara kejadian ruptur perineum pada posisi mengejan telentang lebih rendah dengan kejadian ruptur perineum derajat dua 12 orang (60%), derajat satu 4 orang (20%) yang utuh 4 orang (20%).  Untuk posisi kombinasi kejadian ruptur derajat dua 13 orang (65%), derajat satu 4 orang (20%) yang utuh 3 orang (15%) dengan nilai p= 0,913 yang tidak bermakna. Simpulan pada penelitian ini adalah kejadian ruptur perineum pada fase pengeluaran kepala janin, posisi mengejan telentang tidak ada perbedaan dengan posisi kombinasi. Untuk kejadian ruptur pada posisi kombinasi masih memerlukan penelitian lebih lanjut karena penolong melakukan intervensi pada perineum pasien. Posisi mengejan berpengaruh terhadap proses persalinan, dimana proses persalinan yang berlangsung cepat ataupun lambat pada fase pengeluaran kepala janin bisa mempengaruhi kejadian ruptur perineum, sehingga posisi mengejan secara tidak langsung dapat mempengaruhi kejadian ruptur perineum. 

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue