cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Cakrawala Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 24428620     DOI : -
Core Subject : Education,
Cakrawala Pendidikan (CP) merupakan jurnal ilmiah kependidikan. Jurnal ini menerbitkan berbagai artikel tentang kajian ilmiah dan hasil penelitian pendidikan baik dalam pengertian luas (pendidikan secara umum) maupun khusus (menunjuk pada bidang-bidang studi tertentu). Pemuatan suatu artikel diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan konsep keilmuan dan aplikasinya atau pada pemahaman pendidikan di Indonesia. Jurnal CP terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu edisi Februari, Juni, dan November, diterbitkan oleh LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta
Arjuna Subject : -
Articles 1,490 Documents
PENINGKATAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DAN SPIRITUAL QUOTIENT MELALUI PELATIHAN BERBASIS NILAI SPIRITUAL GURU MTs Maisah Maisah
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2016, TH. XXXV, NO. 2
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.14 KB) | DOI: 10.21831/cp.v15i2.8073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan OCB dan SQ guru di Madrasah Tsnawiyah (MTs) melalui pelatihan berbasis nilai-nilai spiritual serta korelasi antara OCB dan SQ guru. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Pelatihan yang melibatkan 58 guru di MTs dilaksanakan selama 3 (tiga hari) dengan materi pelatihan terkait dengan: character building, kerja dan produktifitas dalam Islam. Data diambil melalui tes yakni sebelum dan sesudah pelatihan dengan sebuah instrumen yang berupa soal-soal pilihan ganda. Pada akhir penelitian ditemukan bahwa OCB dan SQ responden masing-masing meningkat sebesar 52,13% dan 53,56% yaitu dalam kategori "sedang". Sementara korelasi antara OCB dan SQ diperoleh sebesar 0,897 sehingga dapat dikatakan bahwa ada korelasi positif yang signifikan antara OCB dan SQ dengan terbukti rcount rtabel, yang berarti Ho ditolak. Dengan demikian pelatihan berbasis nilai spiritual yang bekelanjutan diperlukan untuk menjaga "stamina" OCB dan guru SQ, sehingga kualitas dan produktivitas pekerjaan guru meningkat.Kata kunci: OCB, SQ, Mts Guru
PENDlDlKAN NILAI UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR T. Sulistyono
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1991,TH.XI
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v2i2.8744

Abstract

Nilai merupakan salahSatu perwujudan kebudayaanyang si£atnya abstrak. Sebagaisesuatu yang dihargai dan di.hormati -karena kehaikan' d~n k,eluhu'rannya, nilai mempunyaikedudukan yang sentral dalam kehidupan manusia.Sekolah sebagai wiyatamandala, berfungsi sebagaimasyarakat b~laja,.r. Sekolah melaksana~an kegiatan-ke~iatannyal?~bagai pusat pengembangan.ologika,·' etika, estetika,dan praktika. Hal lni sesuai dengan pengertian pendidikanyang hukan hanya pengajaran dengan menyamp~ikan penge.tah.uan saja, melainkan meliputi juga transformasi nHai-nUaL. TuUsan ini- berusaha menjawab. permasalahari, bagainfanaseyogyanya - nilai itukita tempa.tkan -dalam kurikulum,d9"n bagaimana kita melakukan pendidikan, nHai pada anakseusia Sekolah 'Dasar.Ada berbagai tipe -dasar kurlkulum yang dipakai disekolah. Richard L. Curwin, dan Geri Curwin mengemukakanada tiga tipe dasar kurikulum, yaitu cognitive curriculum,afectiye curriculum, dan conf~uent.curriculum atau humanis-__tic ,curriculum. Melalui .kurikulum humanistik atau integralistik,nUai dap,~t diterJ:'patkall secara ,.integral dalam kurikulu'm.· Setiap' mata pelajaran atau bidang' studi dapat dipakaisebagai wahana pendidikan n!lai.Ada berbagai cara yang dapat. dilakukan .dalam pendidikann11al. Cara-cara itu. adalah cara tradisional, carabebas, cara pemberian contoh dan cara klarifikasl nUai.Cara, yang dipandang , paling' 'tepat,yang sesuai dengantingkat perkembangan anak usia Sekolah Dasar dan aesuai.dengan prinsip dasar pendidikan nitai, adalah cara klarifikasinilai.
MODEL KURIKULUM PENDIDIKAN JASMANI Wawan S. Suherman
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1996,TH.XV
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.238 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.9202

Abstract

Pengorganisasian rencana program dituangkan ke dalam suatukurikulum Pendidikan Jasmani, sebagai suatu bidang studi yang mempunyaikedudukan penting dalam pendidikan, mengenal beberapa modelkurikulum yang dipergunakan untuk membentuk dan mendesain programnya.Berdasarkan hasil kajian dan penelitian praktik pendidikan jasmanidi masa lalu dan pada masa kini, terdapat lima model yang berkembangdan dipergunakan dalam mendesain program pendidikan jasmani.Model dimaksud adalah pendidikan olahraga, pendidikan kebugaran,analisis gerakan, perkembangan, dan "personal meaning". Tidak adasatupun model yang paling baik, karena kelima model mempunyaiperbedaan dalam pendefmisian tujuan, struktur program, definisi dasarmempunyai perbedaan dalam pendefinisian nilai yang paling dominimdipergunakan.Kelima model kurikulum memiliki kelebihan dan kekurangan.Kelebihan dan kekurangan setiap model, serta karakteristik setiap modelperlu dicermati dan dipelajari agar perencana dan pembuat kurikulumbehati-hati dalam menentukan berhati-hati dalam menentukan pilihan.Pilihan dan pembuatan kurikulum harus pula didasarkan atas trendpendidikan yang sedang berkembang, kebijakan, kondisi masyarakat,minat dan kebutuhan peserta peserta didik, dan biaya serta ketersediaansumber daya manusia.
PEMBELAJARANBERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP Herman, Tatang
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 1, No 1 (2007): Cakrawala Pendidikan, Februari 2007, Th. XXVI, No. 1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1566.93 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.8544

Abstract

_ .... JI..\\..Il'-'.llAII,A,.ll learning of mathematics, generally learners...... _Jl..Jl..Jl..lI,A..... JI.. ...........' ....... to ask questions and argunlents throug11a process in-group negotiation, and reflection so thatthey could formulate conjectures and conclusions.collaborative research conducted throughproblem-based and focused onmathematical reasoning ability of junior high school-.'L' .....· .......... _' ...... U ...ALLJI ...... _ .......:J were forty-six students of Grade 2BBandung, a state junior higl1 school. Thethe research were tests on reasoning ability,sheets, students' diaries/journals, andresearch results indicate that the learning
CARA MENYUSUN RENCANA ANGGARAN BIAYA BANGUNAN RUMAH TINGGAL Haryadi, Bada
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1994,TH.XIV
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8539.189 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.9018

Abstract

Dari keterangan pemerintah tentang rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 1993/1994, pegawai negeri dan anggota ABRI di waktu-waktu mendatang peluang untuk dapat memiliki rumah sendiri, baik melalui KPR-BTN, Perumas maupaun dengan membangun rumah sendiri besar. Namun harus disadari bahwa selama ini penyusunan Rencana Anggaran Biaya Bangunan, khusunya bangunan pergedungan atau rumah tingal dilakukan oleh para ahli atau perencana.
COMPARISON OF EFFICIENCY SCHOOL PERFORMANCE BETWEEN NATURAL AND SOCIAL SCIENCES: A BOOTSTRAPPING DATA ENVELOPMENT ANALYSIS Zaenal Mustakim; Muhamad Chamdani; Umi Mahmudah
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 2, JUNE 2019
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1719.909 KB) | DOI: 10.21831/cp.v38i2.22837

Abstract

The main purpose of this study is to compare the efficiency performance of high school education in Indonesiabased on its specialization groups, namely natural and social sciences. This study uses secondary data of high school published by Ministry of Education and Culture of Republic of Indonesia in 2016 which covers general description such as the numbers of schools, students, teachers, graduates, classes, et cetera. This study uses a bootstrap approach that is applied in Data Envelopment Analysis (DEA) method, which compares the efficiency of each Decision Making Unit (DMU). To compare its efficiency, as many as 34 provinces are used as DMUs by using six input variables, namely the number of participants of national exam, students, schools, teachers, libraries, and the number of classrooms. The output variables are the number of graduates, the average score of national exam in Indonesian, English, and mathematics.The results indicate that all provinces have very good performance in organizing high school education for both natural and social sciences where the average efficiency scores of the traditional DEA are .99 and .98 for natural and social sciences, respectively. Meanwhile, its average scores from bootstrapped DEA are .98 and .96 for natural and social sciences, respectively. The empirical results also reveal that bootstrapped DEA provides better accuracy of efficiency scores than the traditional DEA. Overall, the provinces in Indonesia have better performance in organizing natural science than social science.
PERBAIKAN INSTRUKSIONAL DALAM IMPLEMENTASI ASSESSMENT-BASED LEARNING DI KELAS MATEMATIKA Yoppy Wahyu Purnomo
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2016, TH. XXXV, NO. 3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.176 KB) | DOI: 10.21831/cp.v35i3.8821

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbaikan-perbaikan instruksional dari calon guru seiring implementasi assessment-based learning pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengadopsi prosedur lesson study. Subjek penelitian ini adalah lima calon guru sekolah dasar yang sedang melakukan praktek pengalaman lapangan di salah satu sekolah dasar yang berada di Jakarta Timur pada tahun ajaran 2015/2016. Pengkodean dilakukan untuk mengidentifikasi indikator potensi perubahan praktek pengajaran yang dianalisis dari tanggapan tertulis dari dua observer, rekaman video, wawancara, catatan pada jurnal siswa dan guru, dan lembar kerja siswa. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, secara kolaboratif, calon guru berupaya untuk memodifikasi praktek mereka dan meningkatkan perhatian terhadap unsur pertanyaan terbuka dan penilaian sejawat. Perbaikan-perbaikan instruksional terjadi seiring dengan perbaikan-perbaikan dalam implementasi assessment-based learning tersebut. Dengan kata lain, calon guru lebih dapat memaksimalkan umpan balik sebagai cara untuk mengases perkembangan belajar siswa secara lebih komprehensif dan melakukan perbaikan-perbaikan instruksional. Kegiatan lesson study juga menyediakan umpan balik secara langsung kepada calon guru untuk melakukan refleksi diri dan mendapat masukan dari teman sejawat. Dengan kata lain, lesson study menjadi sebuah pendekatan yang jitu untuk menciptakan kesempatan bagi guru dan atau calon guru merefleksi, menuntun, dan merevisi praktek instruksional di kelas matematika. Kata kunci: assessment-based learning, lesson study, pembelajaran matematika, calon guru sekolah dasar, praktek instruksional  THE INSTRUCTIONAL IMPROVEMENT IN THE IMPLEMENTATION OF THE ASSESSMENT-BASED LEARNING IN MATHEMATICS CLASS Abstract The purpose of this study was to identify the instructional improvement of pre-service teachers in implementing assessment-based learning (ABL) in the mathematics learning at elementary school. This study employed qualitative methods by adopting lesson study procedures. The subject was five pre-service elementary school teachers engaged early field experiences in one of the elementary schools in East Jakarta in the 2015/2016 academic year. The data were collected from the written response of the two independent observers, video recordings, interviews, student worksheets and journal notes both student and teacher. The coding was done to identify the indicators of potential changes in the instructional practices. The study found that (1) pre-service teachers collaboratively sought to modify their practices and improve their attention to open-ended questions and peer-assessment as the elements of ABL; (2) instructional improvements occurred when they attempted to take corrective action in the ABL. This suggests that the pre-service teachers can maximize feedback as the way to make instructional improvements. The study also identifies some of the advantages generated from the implementation of lesson study implicitly. The lesson study activities provided the pre-service teachers feedback directly to to have self-reflection and got feedback from peers. In other words, lesson study is the workable approach to creating the assessment-based learning for teachers and or pre-service teachers to reflect, lead, and revise their instructional practices in mathematics class.Key words: assessment-based learning, lesson study, mathematics learning, pre-service elementary school teachers, instructional practices
SETTING POLITIK DALAM CERITA ABUNAWAS Haryadi Haryadi
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1991,TH.XI
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.29 KB) | DOI: 10.21831/cp.v2i2.8766

Abstract

Cerita Abunawas merupakan salah satu ·cer.ita jenakayang bercorak simbolis dan· bernad?- satire. Di dalamnya terdapatpikiran kritis dari sang'tokoh (Abunawas) untuk mengantisipasikondisi politik pada zamannya.Gi.lnlbaran mengenal kcaut!an polllik, pelllcrintalliln,dan kemasyarakatah yang amat bQbrok. terdapat pada hampirsemua cerita. Pada' uMllIlinya, ceritanya l11.enampilkanpejabat yang lalim, aniaya, dan -berlaku sewenang-wenangpada rakyainya. Beberapa cerita menampi'lkan kondisi ma-"syarakat yang kurang beradab, yang selama itu kurang.mendapatkan perhatian dari para pej~bat.Setting cerita berada. di dalam kerajaan Islam, tetapikerajaan Islam yang sudah jauh dari cahaya Islam. Hal inftampak 'dari sistem 'pemerintahan dan perilakti pejabat-yanghidup bermewah-mewah yang tidak sesuai dengan ajaranIslam, bahkan mirip dengan perilaku pejabat pada kerajaankuno yang pernah jaya ,sebelumnya (Romawi dan Yunani).Pes¥J.n (message) 'yang ingin disampaikan oleh pengarangrasanya akan te~ap - reIevan sepanjang zaman sebabkebobrokan sistem politik, pemerintahan, dan kema'syarakatanseperti tergambar dalam cerita itu dapat terjadi kapandan di mana saja.Setting Polltlk dalam Cerlta Abunawas yang disajikanini diharapkan dapat ,memperluas wawasan mengenai taktikdan strategi pengarang dalam menghadapi I;trisis politik danpemerintahan sehingga secara tidak langsung akan memberikankontribusi terhada,p pendidikan politik di negara kita,khususnya pendidikan demokrasi.
PERAN LEMBAGA PENDIDlKAN DALAM PEMBINAAN BUDAYA BANGSA MENGHADAPI ERA PASAR BEBAS Aw., Suranto
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1997,TH.XVI
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3788.722 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.9222

Abstract

Datangnya era pasar bebas, baik dalam kerangka Kawasan Perdagangan BebasASEAN (AFfA tahun 2(03), maupun Asia Pasifik (APEC tahun 2020), di sampingdisambut dengan sikap optimis, ada pula kekhawatiran. Sikap optimis itu muncul karenaera pasar bebas akan mempermudah peredaran barang, jasa dan informasi. Namunberbagai kemudahan yang tercipta, dikhawatirkan berdampak pada masyarakat,khususnya berkaitan dengan persoalan ketahanan budaya bangsa.Vntuk menghadapi pengaruh nilai-nilai budaya asing, lembaga pendidikanmemiliki posisi peranan yang strategis, yakni sebagai wahana membina ketahananbudaya sehingga bangsa kita lebih siap memasuki era pasar bebas dimana interaksibudaya berlangsung pesat. Lembaga pendidikan membina sikap budaya yang positifbersamaan upaya membentuk manusia yang cerdas dan terampil. Vpaya ini sesuaistrategi pembangunan pendidikan yang bertujuan membentuk dan menciptakan sosokmanusia Indonesia yang utuh. Jadi, orientasi keilmuan dan pembinaan budayadilaksanakan seimbang. Pembinaan budaya dapat ditempuh dengan dua pendekatan,yami monolitik dan integratif.
PEl'lGEMBANGAN INTELLECTUAL CAPITAL DAN SOCIAL CAPITAL MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Suyato Suyato
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 3, No 3 (2007): Cakrawala Pendidikan, November 2007, Th. XXVI, No. 3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.899 KB) | DOI: 10.21831/cp.v3i3.8573

Abstract

Developingintellectu,,1 and social capital in preparing student for their future'srole as constructiveand critical citizen is essential in a healthy de~ocratic state,School-based civiceducation ,as one of means in building such ones faces somechallenges, Developing intellectual and capital, may be, is the greatest one. Thispaper tries to propose the urgency of such effort by arguing that school"based civiceducationCan be utilized as a means of making well informed citizen, The mainconcepts, such as democracy, citizenship, and responsibilities of governmentshould be understood by citizen properly and comprehensively. Therefore, theparamount challenge of civic education teachers is how to implement a teachingstrategy for best instilling those values, because people are not born with theknowledge, skills, and attitudes necessary to make democracy work; rather, theyacquire this knowledge and capacity for democratic citizenship .only Ihroughexperience,especially through 'School-based civic educa.tion, One of the beststrategies of civic education is portfolio-based teaching strategy. In this activity,studentshave an opportunity to practicing their values related to deIrtocracy,citizen,and responsibility of government. Besides its disadvantages, portfolio­based teaching strategy is a promising one in order to prepare the well informedcitizen veryneeded in a healthy democratic 'State. Accordingly, teachers of civiceducation should change their circumstances by implementing this strategy

Page 51 of 149 | Total Record : 1490


Filter by Year

1981 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 44 No. 3 (2025): Cakrawala Pendidikan (October 2025) Vol. 44 No. 2 (2025): Cakrawala Pendidikan (June 2025) Vol. 44 No. 1 (2025): Cakrawala Pendidikan (February 2025) Vol. 43 No. 3 (2024): Cakrawala Pendidikan (October 2024) Vol. 43 No. 2 (2024): Cakrawala Pendidikan (June 2024) Vol. 43 No. 1 (2024): Cakrawala Pendidikan (February 2024) Vol. 42 No. 3 (2023): Cakrawala Pendidikan (October 2023) Vol 42, No 3 (2023): Cakrawala Pendidikan (October 2023) Vol 42, No 2 (2023): Cakrawala Pendidikan (June 2023) Vol 42, No 1 (2023): Cakrawala Pendidikan (February 2023) Vol 41, No 3 (2022): Cakrawala Pendidikan (October 2022) Vol 41, No 2 (2022): Cakrawala Pendidikan (June 2022) Vol 41, No 1 (2022): Cakrawala Pendidikan (February 2022) Vol 40, No 3 (2021): Cakrawala Pendidikan (October 2021) Vol 40, No 2 (2021): Cakrawala Pendidikan (June 2021) Vol 40, No 1 (2021): Cakrawala Pendidikan (February 2021) Vol 39, No 3 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 3, OCTOBER 2020 Vol 39, No 2 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 2, JUNE 2020 Vol 39, No 1 (2020): CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 39, NO. 1, FEBRUARY 2020 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 3, OCTOBER 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 2, JUNE 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN, VOL. 38, NO. 1, FEBRUARY 2019 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2018, TH.XXXVII, NO.3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2018, TH.XXXVII, NO.2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2018, TH.XXXVII, NO.1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2017, TH.XXXVI, NO.3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2017, TH. XXXVI, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2017, TH. XXXVI, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2016, TH. XXXV, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2016, TH. XXXV, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2016, TH. XXXV, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2015, TH. XXXIV, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2015, TH. XXXIV, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2015, TH. XXXIV, NO. 1 CAKRAWALA PENDIDIKAN OKTOBER 2014, TH. XXXIII, NO. 3 CAKRAWALA PENDIDIKAN JUNI 2014, TH. XXXIII, NO. 2 CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2014, TH. XXXIII, NO. 1 No 3 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN NOVEMBER 2013, TH. XXXII, NO. 3 No 2 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN Juni 2013, Th. XXXII, No. 2 No 1 (2013): CAKRAWALA PENDIDIKAN Februari 2013, Th. XXXII, No. 1 No 3 (2012): Cakrawala Pendidikan edisi November 2012, Th. XXXI, No. 3 No 2 (2012): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Juni 2012, Th. XXXI, No. 2 No 1 (2012): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Februari 2012, Th. XXXI, No. 1 No 3 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI NOVEMBER 2011, Th. XXX, No. 3 No 1 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Februari 2011, Th. XXX, No. 1 No 2 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN Mei 2011, Th. XXX, Edisi Khusus Dies Natalis UNY No 3 (2010): Cakrawala Pendidikan, November 2010, Th. XXIX, No. 3 No 2 (2010): Cakrawala Pendidikan, Juni 2010, Th. XXIX, No. 2 No 3 (2010): Mei 2010, Th. XXIX, Edisi Khusus Dies Natalis UNY No 1 (2010): Cakrawala Pendidikan Edisi Februari 2010 No 3 (2009): Cakrawala Pendidikan, November 2009, Th. XXVIII, No. 3 No 2 (2009): Cakrawala Pendidikan, Juni 2009, Th. XXVIII, No. 2 No 1 (2009): CAKRAWALA PENDIDIKAN, Februari 2009, Th. XXVIII, No. 1 Vol 2, No 2 (2008): Cakrawala Pendidikan, Juni 2008, Th. XXVII, No. 2 Vol 1, No 1 (2008): Cakrawala Pendidikan, Februari 2008, Th. XXVII, No. 1 No 3 (2008): Cakrawala Pendidikan, November 2008, Th. XXVII, No. 3 Vol 3, No 3 (2007): Cakrawala Pendidikan, November 2007, Th. XXVI, No. 3 Vol 2, No 2 (2007): Cakrawala Pendidikan, Juni 2007, Th. XXVI, No. 2 Vol 1, No 1 (2007): Cakrawala Pendidikan, Februari 2007, Th. XXVI, No. 1 No 3 (2006): Cakrawala Pendidikan, November 2006, Th. XXV, No.3 No 2 (2006): Cakrawala Pendidikan, Juni 2006, Th. XXV, No.2 No 1 (2006): Cakrawala Pendidikan, Februari 2006, Th. XXV, No.1 No 3 (2005): Cakrawala Pendidikan, November 2005, Th. XXIV, No.3 No 2 (2005): Cakrawala Pendidikan, Juni 2005, Th. XXIV, No.2 No 1 (2005): Cakrawala Pendidikan, Edisi Februari 2005, Th. XXIV, No.1 No 3 (2004): Cakrawala Pendidikan edisi November 2004, Th. XXIII, No.3 No 2 (2004): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI JUNI 2004, TH. XXIII, NO. 2 No 1 (2004): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2004, TH. XXIII, NO. 1 No 3 (2003): Cakrawala Pendidikan edisi November 2003, Th. XXII, No. 3 No 2 (2003): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI JUNI 2003, TH. XXII, NO. 2 No 1 (2003): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2003, TH. XXII, NO. 1 No 3 (2002): CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI NOVEMBER 2002, TH. XXI, NO. 3 No 2 (2002): Cakrawala Pendidikan edisi Juni 2002, Th. XXI, No. 2 No 1 (2002): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2002,TH XXI. NO.1 CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,2001,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,2000,TH.XX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1999,TH.XVIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1998,TH.XVII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1998,TH.XVII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1997,TH.XVI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1996,TH.XV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1995,TH.XIX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1994,TH.XIV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1993,TH.XIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1992,TH.XII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1992,TH.XII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1991,TH.XI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1991,TH.XI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1990,TH.X CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1990,TH.X CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1989,TH.VIII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1988,TH.VII CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1987,TH.VI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1987,TH.VI CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1985,TH.IX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1985,TH.IX CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1984,TH.IV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1984,TH.IV CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1983,TH.III CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1982,TH.II CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1981,TH.I CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1981,TH.I More Issue