Jurnal Cendekia Pendidikan
Jurnal Cendekia Pendidikan merupakan jurnal peer-review dalam bidang pendidikan yang memuat penelitian empiris dan konseptual yang berfokus pada inovasi pembelajaran, studi kurikulum, penilaian pendidikan, profesionalisme guru, manajemen pendidikan, teknologi pembelajaran, dan pengembangan pedagogis.
Articles
32 Documents
IMPLEMENTASI KESEPAKATAN KELAS DALAM UPAYA MEMBANGUN KEDISIPLINAN SISWA DI SMP NEGERI KABUPATEN SAMPANG TAHUN 2023
Jatim Desiyanto;
Rohisotul laily;
Ainul Fajar
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65275/jcp.v1i1.1
Kedisiplinan tidak terlepas dari perkembangan moral siswa, kemorosotan nilai moral pada anak ditingkat pendidikan menengah dipengaruhi oleh lingkungan kelas yang kurang kondusif. Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Mengetahui implementasi kesepakatan kelas; 2) Mendeskripsikan efektivitas kesepakatan kelas dalam membangun kedisiplinan siswa; 3) memeparkan kendala dan solusi yang dihadapi dalam pelaksanaan kesepakatan kelas dalam membangun kedisiplinan siswa, metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) implementasi kebijakan kesepakatan kelas dilihat dari waktu pelaksanaan, indikator keberhasilan, kepatuhan terhadap peraturan dan indikator keberhasilan sudah terlaksana namun hasil yang diperoleh belum maksimal dipengaruhi oleh keterlibatan siswa masih rendah 2) efektivitas kebijakan kesepakatan kelas berdasarkan aspek fungsi, rencana dan ketentuan sudah berjalan dengan semestinya namun menemui hambatan pada tahap evaluasi, guru selaku evaluator kebijakan seharusnya melakukan penyelidikan terhadap kebijakan yang sudah ditetapkan 3) kendala yang ditemukan; minimnya antusiasme siswa, sumberdaya kurang memadai, kurangnya koordinasi antar guru, evaluasi kebijakan belum berlaku. Solusi yang harus dilakukan sekolah adalah; memberi rangsangan khusus kepada siswa tentang pentingnya kebijakan, memberdayakan sumberdaya yang ada, kepala sekolah mengadakan rapat dengan wali kelas, guru harus melakukan evaluasi secara rutin dan membuat laporan.
KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA SEBAGAI BENTUK KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA DI SMK DARUL IJTIHAD PARAJIN BANYUMAS SAMPANG
Asri Bariqoh;
Ajeng Ananda Putri Lestari
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65275/jcp.v1i1.3
Listening skills are important for students which must be developed to sharpen memory and responsiveness in learning in the classroom and to train a student's focus. This research is a qualitative research. While the method used in data collection is the method of interviews, observation and documentation. The data analysis used is data reduction to choose focus, simplicity, abstracting and transforming data that emerges from field notes, then proceed with presenting data, then the data will be organized, arranged in a relationship pattern, so that it is easier to understand and then Verification or conclusion. The results of the research according to the focus of the research found: (1) from the video given by the researcher to class X students of SMK Darul Ijtihad Parajin Banyumas Sampang, only 60% were said to be proficient or 15 students could be said to be superior with a score of 578-640 and 40% could be said to be intermediate with score 482-577 (2) Factors supporting students' listening skills as a form of Indonesian language proficiency in class X at SMK Darul Ijtihad Parajin Banyumas Sampang are physical, psychological, motivational, gender, and community roles. (3) The inhibiting factor for students' listening skills as a form of Indonesian language proficiency is the students themselves who play an important role in listening skills in learning Indonesian.
EDUKASI KOMIK GIZI SEIMBANG SEBAGAI UPAYA MEDIA PEMBELAJARAN POLA KONSUMSI SEHAT SISWA SEKOLAH DASAR: (PENDEKATAN EXPERIENTAL LEARNING)
Moh. Ari Wibowo;
Alanis Shelida
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65275/jcp.v1i1.4
Status gizi pada anak merupakan salah satu komponen yang sangat penting untuk diperhatikan agar dapat menjamin kondisi kesehatan individu di masa depan dan untuk meningkatkan kualitas SDM suatu negara, sehingga pembangunan nasional dapat terlaksana. Oleh sebab itu, diperlukannya edukasi sejak dini terhadap anak akan pentingnya menjaga pola konsumsi sehat dengan menggunakan media bergambar kartun atau komik yang memerankan suatu tokoh cerita dalam urutan yang erat dihubungkan dengan gambar dan dirancang untuk memberikan hiburan kepada pembaca. Isi media komik dibuat menggunakan materi yang dilayout dengan foto atau memanfaatkan gambar yang sudah ada sehingga membentuk suatu informasi dalam bentuk buku dan dilakukan dengan pendekatan experiental learning agar anak lebih semangat dan gairah belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keefektifan serta respon siswa setelah menggunakan komik sebagai media pembelajaran. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa media pembelajaran berupa komik bertemakan gizi seimbang dapat meningkatkan pengetahuan gizi anak dan sikap pola gizi seimbang anak di SD Negeri Pengongsean.
PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X SMA KHAIRUL ULUM KECAMATAN TAMBELANGAN KABUPATEN SAMPANG TAHUN 2022/2023
Asri Bariqoh;
Milatul Qutbiyah
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65275/jcp.v1i1.5
Kesantunan berbahasa merupakan hal memperlihatkan kesadaran akan martabat orang lain dalam berbahasa, baik saat menggunakan bahasa lisan maupun bahasa tulis. Etika dalam berbahasa berkaitan dengan norma-norma sosial dan sistem budaya yang berlaku dalam suatu masyarakat. Etika berbahasa ini mengatur apa yang harus dikatakan seorang lawan tutur pada waktu dan keadaan tetentu. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian seperti perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain Hasil penelitian ini sesuai rumusan masalah yang ditemukan. Deskripsi jenis penyimpangan yang terjadi dalam interaksi belajar mengajar bahasa Indonesia siswa kelas X SMA Khairul Ulum, penyimpangan yang paling banyak ditemukan yakni maksim kesimpatian dengan jumlah 4 tuturan siswa yang menyimpang. Sedangkan alasan terjadinya penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi belajar mengajar bahasa Indonesia siswa kelas X SMA Khairul Ulum, menganggap guru sebagai teman sehingga siswa berkomunikasi selakyatnya berbicara dengan teman, kondisi geografis siswa yang mengakibatkan siswa terbawa nada bicara yang keras, dan kemajuan teknologi.
Literature Review: Musik Daul Sebagai Identitas Lokal Kesenian Di Kabupaten Sampang
Ainul Fajar;
Asri Bariqoh
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65275/jcp.v1i1.6
Musik Daul merupakan sebuah kesenian lokal yang sudah menjadi ciri khas di Kabupaten Sampang sejak tahun 1980-an namun dengan seiring berjalannya waktu kesenian musik daul itu sendiri sudah mengalami kemerosotan yang dipengaruhi oleh masuknya kesenian modern yang sudah mulai digandrungi oleh anak muda, maka dari itu diperlukan sebuah pembaharuan dari semua lini baik dari kontribusi Pemerintah setempat, elemen masyarakat serta para pegiat musik daul agar kesenian musik daul di Kabupaten Sampang tetap terjaga dan menjadi sebuah ikon yan dapat dibanggakan. Tujuan penulisan ini adalah: 1). mengetahui implementasi kesenian musik daul di Kabupaten Sampang; 2). mengetahui upaya pemerintah Kabupaten Sampang dalam menjadikan kesenian musik daul sebagai identitas lokal yang dapat dibanggakan. Hasil penulisan menunjukkan bahwa; 1). Implementasi dapat diwujudkan melalui kegiatan Festival Musik daul setiap tahunnya baik acara formal atau non-formal, melalui bentuk kegiatan inilah diharapkan mampu meningkatkan dan mengembangkan promosi dan pemasaran pariwisata di Kabupaten Sampang terhadap daerah lain; 2). Pemerintah harus memberikan support penuh baik berupa pembinaan, fasilitas, akomodasi, alat transporatasi dan konsumsi terhadap penyelenggaraan parade dan pegiat musik daul yang diadakan secara intensif sehingga terjadi timbal balik antara dua belah pihak sehingga kesenian tersebut dapat terus berkembang dan menjadi ikon yang dapat dibanggakan oleh masyarakat.
s MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK MELALUI WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN INDIVIDU PADA GURU UPTD SDN RAGUNG 4 SAMPANG TAHUN 2023
Sahrul Muzekki Sahrul;
Affan;
Wahidah
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65275/jcp.v1i1.8
Salah satu indikator yang menunjukkan bahwa seorang guru mampu membuat media pembelajaran berbasis TIK telah banyak dilakukan seperti mengikuti workshop, dan pelatihan lainnya. Hasil evaluasi terhadap kedua bentuk upaya tersebut, ditemukan belum banyak memberikan sumbangan terhadap profesional guru. Muncul pemikiran untuk memberdayakan peran kepala sekolah untuk lebih banyak mengadakan pendampingan secara kolaboratif yang bersifat kekeluargaan, keterbukaan dan keteladanan yang dilaksanakan melalui workshop dan pendampingan individu dalam menyusun media pembelajaran berbasis TIK. Penelitian ini dilaksanakan melalui workshop dan pendampinggan individu dengan jumlah peserta 8 orang guru. Penelitian ini dilakukan dalam dua kali siklus. Berdasarkan pemikiran tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana upaya meningkatkan kinerja guru dalam media pembelajaran berbasis TIK di UPTD SDN Ragung 4. Penelitian ini dilaksanakan melalui workshop dan pendampingan individu untuk menyusun media pembelajaran berbasis TIK dengan jumlah guru 6 orang guru kelas dan 2 guru mata pelajaran. Hasil penelitian yang dilaksanakan melalui workshop dan pendampingan individu dalam pembuatan media pembelajaran berbasis TIK bagi guru UPTD SDN Ragung 4 mengalami peningkatan yang signifikan.
PENGARUH PENGARUH MEDIA FILM ANIMASI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS VII MTs TANWIRUL ISLAM SAMPANG: PENGARUH MEDIA FILM ANIMASI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS VII MTs TANWIRUL ISLAM SAMPANG
Jihad Salim;
Amir Hamzah;
Sahrul Muzekki
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65275/jcp.v1i2.12
Education is a conscious, systematic action to create a teaching and learning atmosphere so that students are able to develop their own potential. With education you can build a cavilization that isincreasingly developing day by day. One of the most important thing is education is languange. This research aims to determine the ability of class VII students at MTs Tanwirul Islam Sampang in writing narrative essays and determine the influence of animated film media on students' skills in writing narrative essays. This type of research is quantitative research, while the method used is an experimental method. This research uses a nonprobability sampling technique with a quasi-experimental type of research and use one grub pretest-posttest desaign, with population of 26 students, all of whom were used as samples. The instrument used in this research was a narrative essay writing test. Aspects of class VII pre-test and post-test were processed through a normality test. The results of this research are that animated film media has an influence on the narrative essay writing skills of class VII students at MTs Tanwirul Islam Sampang. This can be seen from the increase in the average score obtained by students, namely obtaining a score of 55.85 on the pre-test using a conventional approach without using media, compared to the average achievement score on the post-test using animated film media in learning, namely obtaining a score of 80,38.
PENERAPAN MODEL PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XII IPS 2 PADA MATERI PELUANG DI SMA NEGERI 1 SAMPANG TAHUN PELAJARAN 2022/2023: PENERAPAN MODEL
Syaiful Hidayat
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65275/jcp.v1i2.13
This research problem is: What is the learning outcome after being given guided learning on the learning model for the chances material in XII IPS 2 grade students of SMA Negeri 1 Sampang? The general goal of this research is: To increase the learning outcome in XII IPS 2 grade students of SMA Negeri 1 Sampang by using guided learning on the learning model for the chances material. This research is a Classroom Action Research (CAR) of the application of guided inquiry in the learning model and uses three cycles. After doing several steps, this model is expected to have positive impact in the students’ learning outcome. The subject of this research is the students of XII IPS 2 grade in SMA Negeri 1 Sampang of the odd semester in 2022/2023 education year. The total of the students is 30, consists of 19 male students and 11 female students. The basic competences are: KD 3.5 contains describing and determining chances compound incident (chances of free from each other incidents, mutually exclusive, and conditional incident) from a certain random experiment; and KD 4.5 contains finishing problems related to the chances of the compound incidents (chances of free from each other incidents, mutually exclusive, and conditional incident). The collecting data method uses observation and evaluation. Data analysis focuses on the attitude, skill, and knowledge competence. The result of this research shows that there are positive impacts in increasing the students’ learning outcome, those are: study completeness is in 100% in the attitude competence; 100% in the skill competence; and 86% in the knowledge competence
Efektivitas Efektivitas Metode Pembelajaran SQ4R Dalam Menyimpulkan Isi Teks Pidato Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SMPN 2 Tambelangan : Efektivitas
Shodiqin;
Asri Bariqoh;
Amirul Mukminin
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65275/jcp.v1i2.15
Aiming to find out how active the speech writing ability of class VII students at SMPN 2 Tambelangan semester 1 is, this research uses quantitative research. The variables of this research are the use of the SQ4R learning method as the independent variable and concluding the content of the text of the speech in class VII SMPN 2 Tambelangan after the learning process takes place as the dependent variable. The learning results concluded that the content of the pinato text in the experimental class had increased greatly. The normality test results obtained a value of p= 0.841 for the experimental class and p= 0.573 for the control class. Provided that if the p value > α= 0.05 then the data comes from normally distributed data. Data from SPSS analysis shows a p value= 0.841 > α= 0.05 in the experimental class and a p value= 0.573 > α= 0.05 in the control class. This shows that the use of the SQ4R learning method is effective in learning Indonesian in particular on the basic reading competency of students at SMPN 2 Tambelangan Birem Tambelangan SPSS data analysis.
PENERAPAN PENERAPAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH SISWA KELAS XI SMK DARUSSALAM TORJUN TAHUN PELAJARAN 2023/2024: PENERAPAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH SISWA KELAS XI SMK DARUSSALAM TORJUN TAHUN PELAJARAN 2023/2024
Riskiyatul Laili;
Ali Nurhadi;
Tatik Maryana
Jurnal Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65275/jcp.v1i2.16
The importance of literacy in the world of education as an effort to build a generation of people with broad insight and noble character. So the Government, through the Ministry of Education and Culture, issued Permendikbud no. 23 of 2015 concerning the Development of Characteristics (PBP) which is realized through the Implementation of the School Literacy Movement (GLS) from elementary to high school levels. Type study This is study descriptive qualitative. Subject study This is head school, students, and teacher at Darussalam Torjun Vocational School. Object study This at Darussalam Vocational School Torjun. Instrument in study This is writer as researcher. Technique collection data is carried out with technique interviews, observations And technique documentation. Data analysis was carried out with use Miles theory and Huberman with method data reduction , data display, and conclusion. From the research results it can be concluded that: (1) the implementation of the school literacy movement is carried out by implementing literacy activities in scheduled learning activities at each grade level and utilizing the role of the library. The implementation of GLS has gone well by looking at several literacy activities involving school residents in literacy (literacy teams). This literacy activity is still in the habituation stage. Students only read according to their interest and pleasure without being involved in assignments that are billing. (2) Difficulties in implementing the school literacy movement namely the lack of representative facilities and infrastructure, limited library books, and low interest in reading. (3) The solution to overcome difficulties in implementing the school literacy movement is that teachers provide rewards for students who are active and excel in literacy activities at school, so that apart from providing support for students they can also have confidence in expressing their imagination and other written works. Students bring their personal book collections and submit reading reports to increase students' literacy interest in the hope that students will not be lazy about reading.