cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran
ISSN : 25805525     EISSN : 25805533     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The journal publishes articles about the research results in the field of education both in the broad sense (general education) or specific (refers to certain fields of study).
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 1, No.1 (2017)" : 12 Documents clear
STUDENTS’ PEACEFUL MENTALITY AND PESANTREN-BASED SCHOOL RULES Ade Hidayat; Ilfiandra Ilfiandra; Sunaryo Kartadinata
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.296 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i1.10440

Abstract

This study was aimed at eliciting facts of peaceful conditions experienced by students in the environment of Pesantren-based schools, positively and negatively, and revealing the students’ mentality in the face of the school rules. The study was done in Madrasah Aliyah (Mualimin) Pesantren Persatuan Islam (PPI) 76 Tarogong, Garut. The study used the narrative method based on the data collected by questionnaires, interviews, observation, and literature study using interactive analyses. Findings show that the synergy of school rules, curriculum contents, teachers, facilities and infrastructures, and other internal elements of the pesantren-based school actualized a unified peaceful life atmosphere which is significant for students, individually or communally. The spiritual and religious foundation of the education has a solid structure in building pillars of peacefulness within the students. Internalization of awareness towards human roles and duties and life guidelines taught by Islamic teaching scaffolds the formation of the strong harmony between students’ attitudes and school rules, preventing students from discipline mentality that is weak and superficialMENTALITAS DAMAI SISWA DAN PERATURAN SEKOLAH BERBASIS PESANTRENPenelitian ini bertujuan untuk menggali fakta-fakta kondisi damai yang dialami para siswa dalam lingkungan sekolah berbasis pesantren, baik positif maupun negatif dan mengungkapkan mentalitas mereka dihadapkan dengan peraturan sekolah. Penelitian dilakukan di Madrasah Aliyah (Mualimin) Pesantren Persatuan Islam (PPI) 76 Tarogong Garut. Metode yang digunakan adalah metode naratif berdasarkan data-data yang dikumpulkan dengan teknik kuesioner, wawancara, dan studi literatur yang menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergitas peraturan sekolah, muatan kurikulum, para pendidik, sarana dan prasarana, serta elemen internal lain dari sekolah berbasis pesantren tersebut membangun satu keutuhan kondisi atmosfer kehidupan sarat damai yang cukup signifikan bagi para siswa, baik individual maupun komunal. Fondasi spiritual dan keagamaan dalam pendidikan memiliki struktur yang kokoh dalam menyusun pilar kedamaian dalam diri siswa. Internalisasi kesadaran fungsi dan tugas manusia serta pedoman berkehidupan yang diajarkan agama (Islam) sangat menopang terbentuknya harmoni sikap siswa terhadap peraturan sekolah yang kokoh, yaitu terhindar dari mental disiplin yang rapuh dan ragawi semata
CHARACTERIZATION OF SCAFFOLDING BASED ON THE STUDENTS’ THINKING ERROR IN SOLVING MATHEMATIC PROBLEM Anton Prayitno; Efi Fatma Nurjana; Fitria Khasanah
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.106 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i1.10059

Abstract

This study was aimed at identifying the thinking error of the students in solving mathematics problems and providing the scaffolding. The study was descriptive explorative. This study was conducted in Mojokerto.The subjects were 25 students, however, only 3 were described since the scaffolding used was of level 2. Data were collected initially by asking the subjects to solve mathematic test items. Error patterns were identified from the students’ works. The students who made errors were chosen as the research subjects. Findings show that there were differences in the students’ thinking patterns before and during the provision of scaffolding. These differences occur due to the different scaffolding treatments according to the thinking errors. For students who have difficulties in understanding problems, the scaffolding is in the form of leading questions. For those who have difficulties in connecting previous concepts, the scaffolding is in the form of drawing tables and recalling previous materials. For students who have difficulties in organizing a strategy, the scaffolding is in the form of recalling the strategy that has been plannedKARAKTERISASI SCAFFOLDING BERDASARKAN KESALAHAN BERPIKIR SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dan pemberian scaffolding. Penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif. Penelitian dilakukan di beberapa sekolah di Kota Mojokerto. Subjek penelitian ini berjumlah 25 orang, namun yang dipaparkan pada artikel hanya 3 dengan scaffolding level 2. Prosedur pengumpulan data diawali dengan siswa diminta untuk menyelesaikan masalah matematika. Selanjutnya, hasil pekerjaan tersebut diidentifikasi pola kesalahannya. Siswa yang menghasilkan pekerjaan salah, dijadikan subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan berpikir siswa sebelum pemberian scaffolding dan selama pemberian scaffolding. Perbedaan terjadi karena peneliti memberikan scaffolding sesuai jenis kesalahan berpikir yang dialami siswa. Ketika subjek mengalami kesulitan dalam memahami masalah, scaffolding yang diberikan berupa pertanyaan arahan. Apabila subjek mengalami kesulitan dalam menghubungkan dengan konsep terdahulu, scaffolding berupa petunjuk untuk membuat tabel dan mengingat kembali materi yang telah dipelajari. Untuk subjek yang mengalami kesulitan dalam menyusun strategi, scaffolding berupa dorongan untuk mengingat kembali strategi yang sudah direncanakan
RECOMMENDATION SYSTEM FOR VOCATIONAL MAJOR STREAMING BY C4.5 ALGORITHM Indra Mukti Prabowo; Subiyanto Subiyanto
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.695 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i1.8964

Abstract

This study was aimed at presenting decision tree model using C4.5 algorithm in developing a major selection system for vocational schools. The study was reseach and development using questionnaires and documentation as data collection instruments. The input variables were: interest, academic talent, National Exam score, and gender. The target variable was choice of majors. Decision trees were used to analyze the data from grade 10 of vocational schools Batang in District. The C4.5 Algorithm was used to build decision trees in describing the relationship between the input variables and the target variable in the form of patterns. The patterns were used as a guide for the classification of the input variables into the target variable. The data were analyzed by comparing results of the output system and students’ highest parallel ranking. Results show that the system is able to provide appropriate recommendations up to 83.33% out of the 48 tested dataSISTEM REKOMENDASI PENJURUSAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DENGAN ALGORITMA C4.5Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan model decision tree dengan algoritma C4.5 dalam mengembangkan sistem rekomendasi pemilihan jurusan untuk calon siswa baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pendekatan yang digunakan adalah research and development (RD). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket dan studi dokumentasi. Variabel input yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: minat, bakat akademik, nilai ujian nasional, dan jenis kelamin. Pilihan jurusan menjadi variabel target. Decision tree digunakan dalam menganalisis data siswa kelas 10 SMK se-Kecamatan Batang. Algoritma C4.5 digunakan untuk membangun decision tree yang menggambarkan hubungan antara variabel input dengan variabel target dalam bentuk pola. Pola tersebut digunakan sebagai aturan untuk proses klasifikasi variabel input ke dalam variabel target. Data penelitian dianalisis dengan cara membandingkan hasil output system dengan data siswa kelas 10 dengan tiga besar ranking paralel sebagai data uji. Hasil uji sistem menunjukkan bahwa sistem dapat memberikan rekomendasi yang tepat sebesar 83,33% dari 48 data uji
DEVELOPING PERFORMANCE ASSESSMENT INSTRUMENT FOR MEASURING SCIENTIFIC ATTITUDES Debi Shinta; Dadan Rosana
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.354 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i1.8421

Abstract

This study was aimed at developing an instrument of performance assessment based on the 7E learning cycle model and finding out the result of students’ scientific attitude measurement using the instrument. The study was conducted by adapting the Borg and Gall research method. The subjects of this study were students of grade eight of State Junior High School 2 Binangun, Cilacap, Central Java. Data were obtained from:  first, experts’ judgements in determining the content validity of the instrument. Second, scores of the limited field try-out used in determining the reliability of the instrument, data collection instruments in the form of observation sheet, self assessment, and peer assessment. Third, students’ scientific attitudes in field try-out used to show the result of the measurement using the instrument. Findings show that the developed instrument of performance assessment is valid and reliable; and feasible to be used for measuring scientific attittudes, with measurement results in the good category equally for the three data collection instrumentsPENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KINERJAUNTUK MENGUKUR SIKAP ILMIAHPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen performance assessment berbasis model learning cycle 7E yang layak digunakan dan mengetahui hasil pengukuran sikap ilmiah menggunakan instrumen yang telah dikembangkan. Penelitian ini dikembangkan dengan adaptasi model Borg and Gall. Subjek uji coba yaitu peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Binangun, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui: pertama, penilaian berdasarkan masukan para ahli, untuk menentukan validitas isi instrumen. Kedua, hasil uji coba terbatas untuk menentukan reliabilitas instrumen, instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi, penilaian diri, dan penilaian antarteman. Ketiga, data hasil sikap ilmiah peserta didik pada uji coba lapangan digunakan untuk mengetahui hasil pengukuran dengan instrumen yang telah dikembangkan. Instrumen performance assessment berbasis model learning cycle 7E yang dikembangkan dinyatakan valid dan reliabel sehingga layak digunakan serta terbukti dapat digunakan untuk mengukur sikap ilmiah peserta didik dengan hasil ukur pada kategori baik yang setara pada ketiga instrumen pengumpulan data
IMPROVING THE EXCITEMENT AND THE ACTIVENESS OF KINDERGARTENERS USING "MAJEDA" BASED ON CHILDREN PLAYS Wawan Sundawan Suherman; Panggung Sutapa; Dapan Dapan
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.379 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i1.13078

Abstract

This study was aimed at developing Majeda teaching learning model based on children plays in effort to improve the excitement and the activeness of kindergarteners and the guideline of use. The study was research and development of the Borg and Gall model designed in three stages: first, preliminary studies and learning model design; second, small-scale and large-scale pilotage of Majeda; and third, operational try-out of Majeda, the revision of the guideline, and drafting of dissemination plan. The study was conducted in ten kindergartens namely, PKK Widodo, Tunas Muda Kledokan, PKK Temanggal, ABA Klepu, Pedagogia, ABA KKN Pantai Baru, Pembina Galur, ABA Dlaban Pogangan Sentolo, Wonosari 1, and ABA Karangmojo XVII. The finding shows that play-based Majeda is able to increase the excitement and the activeness of the kindergarten students in learning. Therefore, the developed Majeda is accountable to be used in teaching learning processesPENINGKATAN KEGEMBIRAAN DAN KEAKTIFAN SISWA TK DALAM PEMBELAJARAN DENGAN "MAJEDA" BERBASIS DOLANAN ANAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan "Model Pembelajaran Majeda Berbasis Dolanan Anak" untuk meningkatkan kegembiraan dan keaktifan siswa TK dan pedoman penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall, dan dirancang dalam tiga tahapan: pertama, studi pendahuluan dan perancangan model pembelajaran; kedua, pengujicobaaan skala kecil dan skala besar Majeda Berbasis Dolanan Anak; dan ketiga, pengujioperasionalan Majeda Berbasis Dolanan Anak, revisi panduan penggunaannya, dan penyusunan rancangan diseminasi Majeda Berbasis Dolanan Anak. Uji lapangan Majeda Berbasis Dolanan Anak diselenggarakan di sepuluh Taman Kanak-Kanak (TK), yaitu TK PKK Widodo, TK Tunas Muda Kledokan, TK PKK Temanggal, TK ABA Klepu, TK Pedagogia, TK ABA KKN Pantai Baru, TKN Pembina Galur, TK ABA Dlaban Pogangan Sentolo, TKN 1 Wonosari, dan TK ABA Karangmojo XVII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majeda Berbasis Dolanan Anak mampu meningkatkan kegembiraan dan keaktifan siswa TK dalam pembelajaran. Oleh karena itu, Majeda Berbasis Dolanan Anak dianggap tepat digunakan dalam pembelajaran di TK
CHARACTER BUILDING AND CREATIVITY IN EARLY CHILDHOOD THROUGH TOTAL PHYSICAL RESPONSE WARM UP GAME Ririn Ambarini
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.544 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i1.9740

Abstract

This study was aimed at determining the improvement of the character building and creativity levels of the students through TPR Warm Up Game. The study was action research including the activities of planning, implementation, data collection, and data analysis. The study was conducted in the second semester of the school year 2011/2012. The subjects were teachers and students of Class A of Doa Ibu kindergarten. Data were collected through observation, field notes, interviews, and documentation. The validity of the data was verified by triangulation. The data were analyzed using the descriptive qualitative flow model. Results show that there was an improvement in the character building and creativity levels of students after the implementation of the TPR Warm up Game. Improvement was also indicated by creative reactions, longer attention spans, self-confidence/organization, the expression of ideas, development of imagination, and increament of new vocabulary. The success of character building and creativity improvement is also supported by the methods of giving the opportunities for exploration and giving motivation in the form of praisesPENGEMBANGAN KARAKTER DAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI TOTAL PHYSICAL RESPONSE WARM UP GAMEPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengembangan karakter dan kreativitas anak melalui Total Physical Response (TPR) Warm Up Game. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Kegiatan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data, dan menganalisis data/informasi. Pelaksanaan penelitian direncanakan pada Semester II Tahun Pelajaran 2011/2012. Subjek penelitian adalah guru dan anak didik kelompok A TK Doa Ibu, Kecamatan Tembalang, Semarang. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa dengan triangulasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif model alur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan pengembangan karakter dan kreativitas anak melalui TPR Warm Up Game. Untuk meningkatkan pengembangan karakter dan kreativitas anak melalui TPR Warm Up Game juga didukung oleh beberapa indikator yaitu reaksi kreatif, rentang perhatian yang panjang, pengorganisasian diri/kepercayaan diri, mengaitkan ide atau gagasan/berekspresi, pengembangan imajinasi, dan penambahan kosakata baru. Selain itu, keberhasilan dalam peningkatan pengembangan karakter dan kreativitas juga didukung metode pendukung di antaranya adalah pemberian waktu untuk bereskplorasi dan pemberian motivasi berupa pujian
IMPLEMENTATION OF SAFETY EDUCATION IN THE SPORT CLASS Yustinus Sukarmin; Sumaryanti Sumaryanti
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.69 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i1.8338

Abstract

This study was aimed at finding out the significance of safety education implemented the physical education teachers of the lower grade of the elementary school during the teaching-learning process. The study was is descriptive qualitative with one variable, namely implementation of safety education. The research subjects were 1,368 physical education teachers of state elementary schools in the Special Region of Yogyakarta, selected by cluster random sampling of 200 teachers from each school. The study was a survey using questionnaires to collect data. Data analysis was descriptive quantitative using percentages. Findings show that safety education implemented by the lower grade of elementary school physical education teachers is described as follows. First, in the fair category in general =  82.69%, in the environmental aspect = 78.92%, in the student aspect = 81.94 %), and in the weather aspect =  73.65%. Second, in the good caregory, in the human aspect =  86.46% and in the teacher aspect = 90.99%IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESELAMATAN DALAM PEMBELAJARAN OLAHRAGAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan keselamatan oleh guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (penjasorkes) SD kelas bawah dalam proses pembelajaran penjasorkes. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan satu variabel, yaitu implementasi pendidikan keselamatan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru penjasorkes SD Negeri se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berjumlah 1.386 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 200 orang yang diambil secara random (acak) dengan teknik cluster sampling atau area sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode survei dengan teknik angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan implementasi pendidikan keselamatan yang dilakukan oleh guru penjasorkes SD kelas bawah dalam proses pembelajaran penjasorkes adalah sebagai berikut. Pertama, yang termasuk dalam kategori cukup adalah secara keseluruhan (82,69%), berdasarkan aspek lingkungan (78,92%), aspek peserta didik (81,94%), aspek fisik (84,19%), dan aspek cuaca (73,65%). Kedua, yang termasuk kategori baik adalah berdasarkan aspek manusia (86,46%) dan aspek guru (90,99%).
PRACTICALITY AND EFFECTIVINESS OF BILINGUAL COMPUTER-BASED LEARNING MODULE Adlia Alfiriani; Ellbert Hutabri
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v1i1.10896

Abstract

This study was aimed at analyzing the level of practicalities and effectivenees of bilingual computer-based learning module on the topic of word processing software at State Elementary School Percobaan, Padang. The study was quantitative with an experimental method. Findings show that the products which were developed had high level of practicality with the value Kr = 1 (standard of practicality = 0.90). This was confi rmed in the test of scalability which the coeffi cient of scalability of Ks = 1 (standard of scalability = 0.60). Based on the effectiveness test in the cognitive domain, from 24 students, 20 of them were completing at the average percentage of 84.44 while 4 students were not. In the psychomotor domain, it was categorized as very good with students obtaining an average grade of 97.29 for each indicator. Therefore, this module is very good to use for learning especially in internasional schools. The research findings show give evidence to the teachers to continuously make innovation and it can also be used as a reference to develop modules on other topics.KEPRAKTISAN DAN KEEFEKTIFAN MODUL PEMBELAJARAN BILINGUALBERBASIS KOMPUTERPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepraktisan dan efektivitas dari modul pembelajaran bilingual berbasis komputer pada pokok bahasan perangkat lunak pengolah kata di SD Negeri Percobaan Padang. Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis eksperimen. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa produk yang dikembangkan sudah sangat praktis dengan nilai Kr = 1 karena di atas syarat kepraktisan 0,90. Hal ini dipertegas dalam uji skalabilitas dimana koefisien skalabilitas atau Ks = 1, angka ini juga sudah memenuhi syarat yakni di atas 0,60. Dari uji efektivitas pada ranah kognitif dari 24orang siswa terdapat 20 siswa yang tuntas dengan persentase rata-rata 84,44. Untuk ranah psikomotor dikategorikan sangat baik dengan angka rata-rata yang diperoleh siswa pada setiap indikatornya yaitu 97,29. Dengan demikian, modul ini sangat baik digunakan dalam pembelajaran khususnya pada sekolah bertaraf internasional. Hasil penelitian memberikan gambaran kepada guru-guru untuk selalu melakukan inovasi dan dapat digunakan guru sebagai acuan untuk pengembangan modul pada pokok bahasan lainnya
THE EVALUATION INSTRUMENT OF ANALYTICAL THINKING AND SCIENCE PROCESS SKILL IN CHEMISTRY SUBJECT Endang W. Laksono; Eli Rohaeti; - Suyanta; - Irwanto
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v1i1.8205

Abstract

This study was aimed at developing and describing the feasibility of analytical thinking and science process skill instrument for Senior High School chemistry in the material of reaction rates. The study was conducted in five senior high schools in Yogyakarta. The instrument development used the 4-D model including defining, designing, developing, and disseminating. Analytical Thinking and Science Process Skill (ATSPS) instrument was validated by expert judgement and chemistry teachers. The data obtained were analyzed using the descriptive, qualitative, and quantitative methods. Findings show that evaluation of the the developed ATSPS instrument has a validity index of 0.95. Product evaluation of the instrument done by the Senior High School chemistry teachers obtained a score of 530 within the good category. The percentage of teachers’ responses to the chemistry assessment instrument is 88.33%. Therefore, ATSPS instrument is feasible to be used for measuring the knowledge and skills of the Senior High School students integrativelyINSTRUMEN PENILAIAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS KIMIAPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan instrumen penilaian kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains kimia peserta didik SMA/MA pada materi laju reaksi. Penelitian dilakukan di lima SMA/MA di Kota Yogyakarta. Pengembangan instrumen menggunakan model 4-D (Four-D Model) yang meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran produk. Instrumen Analytical Thinking and Science Process Skill (ATSPS) yang telah dikembangkan divalidasi oleh expert judgement dan guru kimia. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen ATSPS yang telah dikembangkan memiliki rata-rata indeks validitas isi sebesar 0,95. Berdasarkan hasil penilaian produk yang telah dilakukan oleh guru kimia SMA/MA diperoleh skor sebesar 530 dengan kategori sangat baik. Persentase respons guru terhadap instrumen penilaian kimia sebesar 88,33%. Oleh karena itu, instrumen penilaian kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains kimia layak digunakan untuk mengukur kompetensi pengetahuan dan keterampilan peserta didik SMA/MA secara terintegrasi
DEVELOPING AN ENTREPRENEURSHIP-LOADED PRODUCTIVE LEARNING MODEL Amat Jaedun; V. Lilik Hariyanto; Nuryadin Eko Raharjo
Jurnal Kependidikan Vol. 1, No.1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v1i1.10520

Abstract

This study was aimed at obtaining a pratical and effective Entrepreneurship-Loaded Productive Learning model (ELPL model) for graduates of the building construction department of the vocational schools to become entrepreneurs of their expertises as technopreneurs. The study was research and development, focused on developing ELPL model. It was done through the following phases: review of the existing models, needs assessment for model development; third, evaluation of model implementability, revision of the ELPL draft, and limited try-out of the ELPL model in Grade XII of the Wood Construction of Vocational School 2, Pengasih, Kulon Progo. Findings show that the ELPL model is implementable for learning, practical, and effective to develop the entrepreneurship skills of the XII grade students in the Wood Construction Subjects at SMK 2 Pengasih, related to their expertise as technopreneurs. PPBK model is feasible to use in teaching and learning processPENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PRODUKTIF BERMUATAN KEWIRAUSAHAANPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran kemampuan produktif bermuatan kewirausahaan (model PPBK) yang efektif dalam membekali lulusan SMK Program Keahlian Teknik Bangunan untuk menjadi wirausahawan sesuai dengan bidang keahliannya sebagai technopreneur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research Development). Penelitian berorientasi pada pengembangan produk yaitu model PPBK. Penelitian dilakukan melalui lima tahapan yaitu: kajian model pembelajaran kemampuan produktif yang telah dilaksanakan, asesmen kebutuhan pengembangan model, penilaian keterlaksanaan model, revisi draf model PPBK, dan uji coba model PPBK. Uji coba model dilakukan  secara terbatas pada Kelas XII Paket Keahlian Teknik Konstruksi Kayu di SMK Negeri 2 Pengasih, Kulon Progo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PPBK yang dikembangkan terbukti dapat diimplementasikan dalam pembelajaran. Model PPBK praktis dan efektif untuk memberikan bekal kemampuan berwirausaha bagi siswa SMK Kelas XII Paket Keahlian Teknik Konstruksi Kayu di SMK Negeri 2 Pengasih sesuai dengan bidang keahliannya sebagai technopreneur. Perangkat pembelajaran PPBK yang dikembangkan layak diimplementasikan

Page 1 of 2 | Total Record : 12