cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran
ISSN : 25805525     EISSN : 25805533     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The journal publishes articles about the research results in the field of education both in the broad sense (general education) or specific (refers to certain fields of study).
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEWARNAI KUALITAS PENDIDIKAN DI SEKOLAH Rochidin Wahab
Jurnal Kependidikan Vol. 41, No.2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.042 KB) | DOI: 10.21831/jk.v41i2.1928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengembangan pembelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) yang dapat merespons dan memecahkan masalah yang terdapat di dalam kehidupan sehari-hari anak didik. Penelitian ini mengambil kasus pada tiga SMK, yakni SMKN 15 Bandung Jurusan Pekerjaan Sosial (Peksos), SMK Al-Husna Bandung Jurusan Informatika dan SMK Nurul Islam Cianjur Jurusan Informatika. Sedangkan waktu yang dipergunakan untuk penelitian ini adalah sekitar tiga bulan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil dan bahasan, dapat ditarik beberapa simpulan. Pertama, prioritas kegiatan pendidikan yang berhubungan dengan pembelajaran saat sekarang ini adalah dalam kondisi kurang baik karena yang dilakukan belum maksimal pemaknaannya dan kadang-kadang masih bersifat parsial. Kedua, sebagai peluang peningkatan kualitas pendidikan melalui pembelajaran PAI di masa yang akan dating pemaknaannya adalah mengutamakan pendidikan keimanan, untuk menghasilkan lulusan yang baik akhlaknya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketiga, strategi pembelajaran yang diberdayakan dalam mewarnai kualitas pendidikan di sekolah tidak hanya dilakukan dalam bentuk intrakulikuler saja, tetapi secara maksimal dilakukan dengan ekstrakulikuler melalui berbagai bentuk dan cara.
ANALISIS PROSES INTERNAL KEEFEKTIFAN ORGANISASI MADRASAH ALIYAH NEGERI DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Ahmad Salabi
Jurnal Kependidikan Vol. 44, No.2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2187.652 KB) | DOI: 10.21831/jk.v44i2.5222

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan langsung dan tidak langsung faktor internal keefektifan organisasi di MAN di Provinsi Kalimantan Selatan. Populasi penelitian adalah guru berstatus Pegawai Negeri Sipil MAN di provinsi Kalimantan Selatan. Sampel penelitian ditetapkanberdasarkan tabel Krejcie sejumlah 182 an diambil secara proportional purposif sampling. Analisis dilakukan dengan teknik SEM (Structural Equation Modeling) dengan program LISREL (Linear Structure Relation) versi 8.30. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, tingkat keterampilan manajerial kepala sekolah padakategori tinggi. Kedua, tingkat komunikasi organisasi pada kategori sedang. Ketiga, tingkat pengendalian konflik pada kategori sedang. Keempat, tingkat iklim organisasi pada kategori sedang. Kelima, tingkat keefektifan organisasi pada kategori sedang.
DASAR DAN KETUNTASAN ATRIBUT BUTIR SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA MODEL RASCH Awal Isgiyanto
Jurnal Kependidikan Vol. 42, No.2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.823 KB) | DOI: 10.21831/jk.v42i2.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan atribut yang mendasari butir soal dan ketuntasan atribut yang dilakukan oleh peserta pada kategori isi, proses, dan keterampilan ujian nasional matematika dengan model Rasch. Jenis penelitiannya adalah diagnosis post-hoc yang digambarkan sebagai pendekatan retrofitting. Subjek penelitian adalah seluruh peserta ujian nasional matematika jenjang SMP di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Objek yang dipilih adalah butir soal dan respons butir. Hasilnya adalah sebagai berikut. Pertama, atribut yang mendasari butir soal pada matematika didominasi oleh atribut proses, diikuti oleh atribut keterampilan, dan terendah atribut isi. Kedua, ketuntasan atribut proses yang tertinggi berturut-turut adalah atribut konsep dasar bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, serta statistika dan peluang; ketuntasan atribut isi yang tertinggi berturut-turut adalah atribut konsep dasar bilangan, aljabar, statistika dan peluang, serta geometri dan pengukuran; serta ketuntasan atribut keterampilan yang tertinggi berturut-turut adalah atribut konsep dasar aljabar, geometri dan pengukuran, serta statistika dan peluang
DEVELOPING INDUCTIVE THINKING KIT TO IMPROVE REPRESENTATION DATA AND SCIENTIFIC REASONING SKILLS Yudi Guntara; Insih Wilujeng
Jurnal Kependidikan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.886 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i2.14106

Abstract

This study was aimed at producing and examining the effectiveness of physics learning kit of inductive thinking model which is reasonably to increase students’ data representations and scientific reasoning skills. This research uses RD methods with 4D models that consists of define (need analysis of learning), design (designing the product draft), develop (expert appraisal, product field testing, and product revising), and disseminate (disseminating final product). The physics learning kit of inductive thinking model which is developed consists of syllabus, lesson plan, handout, worksheet and skills assessment sheet. The data were analyzed using the descriptive statistics, N-Gain analysis, multivariate test statistic Hotelling’s T2 and effect size analysis. The result of this research produced the physics learning kits of inductive thinking model which is reasonably used to increase students’ data representations and scientific reasoning skills with very good category based on experts, teachers and response of students. The learning kit is effective to increase students’ data representations and scientific reasoning skills significantly by effect size analysis with f = 0.180 for data representations skills and f = 0.115 for scientific reasoning skills.PENGEMBANGAN PERANGKAT INDUCTIVE THINKING UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN REPRESENTASI DATA DAN PENALARAN ILMIAHAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan menguji efektivitas perangkat pembelajaran fisika model inductive thinking yang layak dalam meningkatkan kemampuan representasi data dan penalaran ilmiah siswa SMA. Penelitian menggunakan metode RD dengan model 4D yang meliputi tahap define (analisis kebutuhan pembelajaran), design (perancangan draf produk), develop (penilaian ahli dan guru, uji coba produk, revisi produk), dan disseminate (penyebarluasan produk akhir). Produk perangkat pembelajaran fisika model inductive thinking yang dikembangkan ini terdiri dari silabus, RPP, handout, LKS dan lembar penilaian kemampuan. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, analisis N-Gain, uji statistik multivariat Hotelling’s T2 dan analisis effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model inductive thinking layak digunakan dalam pembelajaran dengan kategori sangat baik berdasarkan penilaian ahli, guru, dan respons siswa. Perangkat yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan kemampuan representasi data dan penalaran ilmiah berdasarkan analisis effect size dengan nilai f=0,180 terhadap kemampuan representasi data dan f=0,115 terhadap kemampuan penalaran ilmiah.
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM PENDIDIKAN IPA BERBASIS PEDAGOGY CONTENT KNOWLEDGE MAHASISWA CALON GURU Susilowati Susilowati; Purwanti Widhy Hastuti
Jurnal Kependidikan Vol. 43, No.2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.003 KB) | DOI: 10.21831/jk.v43i2.1969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan petunjuk praktikum pendidikan IPA berbasis Pedagogical Content Knowledge. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa IPA semester III yang mengikuti mata praktikum pendidikan IPA. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi produk petunjuk praktikum pendidikan IPA dan lembar observasi kegiatan praktikum. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan didukung oleh data kualitatif yang berupa saran perbaikan dari penilai ahli, teman sejawat, dan guru IPA. Hasil penelitian pengembangan ini menghasilkan produk petunjuk praktikum yang layak digunakan setelah dinilai oleh ahli materi, teman sejawat, guru IPA, dan mahasiswa dengan rata-rata baik.
PENDIDIKAN VOKASIONAL ANAK PEREMPUAN DI LAPAS ANAK DAN WANITA Clara R.P. Ajisuksmo; Meitri Angelina; Adhelia C. Luberizky; Natasha R. Soewono
Jurnal Kependidikan Vol. 45, No.1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.348 KB) | DOI: 10.21831/jk.v45i1.7189

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh gambaran mengenai program pendidikanvokasional yang diberikan untuk anak perempuan yang berkonfl ik dengan hukum dan tinggal diLembaga Pemasyarakatan Anak dan Perempuan di Tangerang. Penelitian ini dilakukan denganmenggunakan pendekatan kualitatif, dengan menerapkan Focus Group Discussion (FGD)yang diikutioleh 5 orang anak dan Key Informant Interview (KII) dengan kepala divisi bimbingan dan pendidikandi Lapas Anak dan Perempuan Tangerang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikanvokasional kurang dilaksanakan secara optimal karena ada kekhawatiran dari petugas bahwa Lapasmelakukan eksploitasi kepada anak. Selain itu, keikutsertaan anak dalam pendidikan vokasional lebihkarena keinginan untuk cepat keluar dari Lapas sebagai konsekuensi ada kebijakan bahwa salah satupersyaratan untuk bisa keluar dari Lapas adalah keikutsertaan dalam kegiatan vokasional. Hal yangdianggap anak menguntungkan adalah adanya sertifi kat yang diberikan oleh lembaga pelaksanapelatihan sehingga sertifi kat ini bisa dijadikan modal untuk bekerja atau membuka usaha.
PENGEMBANGAN BUTIR SOAL MATEMATIKA SD DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR SEBAGAI UPAYA DALAM PENGADAAN BANK SOAL Nila Hayati; Djemari Mardapi
Jurnal Kependidikan Vol. 44, No.1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.435 KB) | DOI: 10.21831/jk.v44i1.2189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan butir-butir soal yang berkriteria baik dan melakukan penyetaraan butir soal perangkat tes mata pelajaran Matemarika SD yang disiapkan untuk bank soal. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model prosedural. Sampel siswa berjumlah 258 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Perangkat tes yang diujikan meliputi dua paket soal (MAT_1 dan MAT_2) yang masing-masing terdiri dari 40 butir soal. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis secara kualitatif didasarkan pada kesesuaian butir soal dengan lembar telaah berdasarkan kriteria materi, konstruksi, dan bahasa. Analisis kuantitatif menggunakan program Iteman 3.00 untuk analisis dengan teori tes klasik dan program Bilog MG untuk analisis dengan teori respons butir model dua parameter. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan dari 40 butir soal perangkat tes MAT_1 diperoleh 28 butir soal, sedangkan perangkat tes MAT_2 diperoleh 24 butir soal yang memenuhi kriteria untuk dimasukkan ke dalam bank soal. Ke-52 butir soal dari perangkat tes MAT_dan MAT_2 diarsip secara digital dengan aplikasi komputer.
DEVELOPING OF PERSONAL LEADERSHIP LEARNING MODEL FOR VOCATIONAL SCHOOL STUDENTS Dana Rizki Nur Adnan
Jurnal Kependidikan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.182 KB) | DOI: 10.21831/jk.v3i1.17918

Abstract

This study was aimed at developing and investigating the feasibility of the personal leadership learning model for vocational students in the Mechanical Engineering Expertise Program. The personal leadership learning model used in this study is a learning model adapted from Scouller's personal leadership model. The subjects in this study were students of class X of the Mechanical Engineering Department of 2017/2018 and the teachers, while the object of research was the personal leadership model. Research and development approach was used in this study with the development procedure including data collection and analysis, initial product development, validation, product testing, revision, and final product. The data were gathered by interviews, observations, and survey. The data then were analyzed using qualitative descriptive method. The results of the study produce a personal leadership learning model which is declared by material experts and expert learning models, as a feasible and applicable model. Personal leadership learning model is effective in improving students' activity, especially in asking or giving opinion.PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PERSONAL LEADERSHIP PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUANPenelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan model pembelajaran personal leadership untuk siswa SMK Program Keahlian Teknik Pemesinan. Model pembelajaran personal leadership yang digunakan dalam peneltian ini merupakan model pembelajaran yang diadaptasi dari model personal leadership menurut Scouller. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Jurusan Teknik Pemesinan 2017/2018 dan Guru SMK, sedangkan objek penelitian adalah model personal leadership. Pendekatan penelitian dan pengembangan (Research Development) digunakan dalam penelitian ini dengan prosedur pengembangan mencakup analisis dan pengumpulan data, pengembangan produk awal, validasi, uji coba produk, revisi, dan produk akhir. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan survei. Data dianalisa dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa model pembelajaran personal leadership yang dikembangkan dinyatakan sangat layak oleh ahli materi dan ahli model pembelajaran, serta dinyatakan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran oleh siswa dan guru. Model pembelajaran personal leadership efektif dalam meningkatkan aktivitas siswa, terutama dalam aktivitas bertanya atau berpendapat.
KAJIAN SISTEM PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SISTEM PENJAMINAN MUTU Wahyujaya Wahyujaya; Yonny Koesmaryono; Ferdinan Yulianda
Jurnal Kependidikan Vol. 45, No.1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.357 KB) | DOI: 10.21831/jk.v45i1.7188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan permasalahan dan merumuskan strategi meningkatkanmutu proses pembelajaran dengan mendeskripsikan sistem pembelajaran yang sudah dilaksanakan danjuga menganalisis aspek internal dan eksternal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Datadikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi (gabungan). Data dianalisisdengan tiga tahapan, yaitu analisis deskriptif kulitatif, analisis faktor strategis internal dan eksternal(IFAS-EFAS) dan perumusan strategi  dengan  matriks SWOT.  Hasil penelitian menunjukkan adanyapermasalahan pada manajemen sumber daya manusia, sarana prasarana, keuangan dan efektifi tassistem unit penjaminan mutu. Faktor strategik eksternal mempunyai potensi lebih besar dari faktorstrategik internal. Berdasarkan analisis matrik SWOT, strategi yang dirumuskan adalah melakukanpeningkatan pengetahuan dan kesadaran pimpinan struktural fakultas tentang manajemen efektifdan sistem penjaminan mutu internal serta sosialisasi kepada dosen maupun pegawai. Selanjutnyamemanfaatkan peluang eksternal secara maksimal dalam meningkatkan tata kelola pendidikan tinggiuntuk menunjang kemajuan sistem pembelajaran
KEMAMPUAN SISWA SLTP MEDAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA Rusminah Kasma
Jurnal Kependidikan Vol. 33, No.1 (2003)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7314.747 KB) | DOI: 10.21831/jk.v33i1.7259

Abstract

Abstract The purpose of this research is to obtain the description about the state SLTP students’ abilities in Medan in doing the mathematical story problem which is observed from problem solving phrase. The population is all the first year of state SLTP students in Medan, while the sample is gotten by stratified random sampling so there is 3 schools with 125 respondents. The data are analyzed by using descriptive analysis. The result shows that the first year os the state SLTP students’ ability in Medan in doing mathematical story problem are only 41.83%. the students ability in doing the mathematical story problem, observed from the problem solving phrases are (1) Phrase 1, understanding the problem 50.56%, (2) Phrase 2, Devising the solving plan 42.78% and 45.88%, (3) Phase 3, Carrying out the solving plan 35.55% and 56.25% and (4) Phrase 4, Looking back the result 24.44% and 51.45%. Keywords: mathematical story

Page 4 of 58 | Total Record : 576