cover
Contact Name
Annisa Retno Utami
Contact Email
annisa_utami@usahid.ac.id
Phone
+6281297435966
Journal Mail Official
snpk@usahid.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Soepomo No 84, Tebet, Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK)
ISSN : -     EISSN : 28292006     DOI : https://doi.org/10.36441/snpk.vol1.2022
Tujuan: Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) bertujuan menjadi wadah ilmiah nasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan untuk mendiseminasikan hasil penelitian, kajian konseptual, dan praktik terbaik di bidang pariwisata dan kewirausahaan. SNPK mendorong pertukaran gagasan inovatif yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, penguatan UMKM, ekonomi kreatif, transformasi digital, serta peningkatan daya saing destinasi dan bisnis, khususnya dalam konteks Indonesia dan kawasan berkembang. Selain itu, SNPK bertujuan memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan lintas sektor guna menghasilkan rekomendasi kebijakan, model pemberdayaan masyarakat, serta solusi aplikatif yang relevan dengan tantangan aktual industri pariwisata dan kewirausahaan di era digital dan ekonomi berkelanjutan. Scope: Proceeding SNPK menerima artikel hasil penelitian empiris, kajian konseptual, studi kasus, maupun laporan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan tema besar pariwisata dan kewirausahaan, meliputi namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: 1. Bidang Pariwisata (Pariwisata berkelanjutan dan pengembangan destinasi, Pariwisata budaya, heritage, dan berbasis komunitas, Pariwisata gastronomi dan kuliner lokal, Ekonomi kreatif berbasis pariwisata, Smart tourism dan transformasi digital pariwisata, Pengalaman wisata, kepuasan, dan loyalitas wisatawan, Branding destinasi dan komunikasi pemasaran pariwisata, Kebijakan pariwisata dan tata kelola destinasi, Pariwisata halal dan pariwisata inklusif) 2. Bidang Kewirausahaan dan UMKM (Kewirausahaan dan inovasi bisnis, Literasi keuangan dan manajemen keuangan UMKM, Digital marketing, e-commerce, dan adopsi teknologi UMKM, Inovasi produk dan pengembangan model bisnis, Pemberdayaan UMKM dan ekonomi lokal, Green entrepreneurship dan ekonomi berkelanjutan, Keuangan inklusif dan akses pembiayaan usaha, Perilaku konsumen dan keputusan pembelian. Kolaborasi multipihak dalam penguatan ekosistem wirausaha 3. Bidang Pendukung (Komunikasi bisnis dan pemasaran, Manajemen sumber daya manusia, Akuntansi dan keuangan bisnis) 4. Bidang Hukum (Hukum bisnis dan perlindungan konsumen, Regulasi UMKM dan pariwisata, Hak kekayaan intelektual produk kreatif, Legalitas usaha dan perizinan, Hukum lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, Kebijakan publik terkait pariwisata dan kewirausahaan) 5. Bidang Teknik dan Rekayasa (Teknologi tepat guna untuk UMKM dan pariwisata, Rekayasa infrastruktur pariwisata, Sistem informasi dan aplikasi digital bisnis, Smart city/smart village pendukung destinasi wisata, Teknologi pangan dan pengolahan hasil lokal, Rekayasa lingkungan dan pengelolaan limbah usaha) 6. Bidang Kesehatan (Kesehatan masyarakat dalam kawasan wisata, Keamanan pangan dan higienitas produk UMKM, Wellness tourism dan health tourism, Sanitasi lingkungan destinasi, Edukasi kesehatan berbasis komunitas, Kesiapsiagaan kesehatan dalam industri pariwisata) dan lain lain
Articles 376 Documents
KOMPONEN-KOMPONEN KUNCI YANG MEMPENGARUHI KEBERLANJUTAN PENGGUNAAN KOMPOR SURYA DI KAWASAN WISATA AGROFORESTRY Maya Dewi Dyah Maharani; Edison Sembiring
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.433

Abstract

Energi pada saat ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan petani untuk memproduksi gula aren. Dengan keadaan semakinmenipisnya sumber energi fosil, saat ini telah terjadi pergeseran dari penggunaan sumber Energi Tak Terbarukan menuju sumber Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Penggunaan energi melalui energi matahari merupakan alternatif yang potensial dapat diterapkan di beberapa wilayah diIndonesia. Tujuan penelitian ini adalah menginventarisasi komponen-komponen kunci tolok ukur yang dibutuhkan dalam pemanfaatan kompordengan energi matahari untuk memproduksi gula aren di kawasan wisata agroforestry. Metodologi yang digunakan adalah teknik InterpretiveStructural Modeling (ISM) yang meliputi tahapan penyusunan hierarki dan klasifikasi sub-elemen. Klasifikasi sub-elemen mengacu pada hasil olahan dari Reachability Matrix (RM) yang telah memenuhi aturan transitivitas sehingga didapatkan nilai Driver-Power dan nilai Dependence. Hasil pengolahan ISM menunjukkan bahwa pemilihan teknologi fotovoltaik sel surya, memiliki daya pendorong yang tertinggi dan rendah ketergantungannya, sehingga sub-elemen tersebut merupakan komponen kunci yang berpengaruh terhadap keberhasilan atau kegagalan dalam pemanfaatan energi surya. Simpulan keberlanjutan komponen kunci yang dibutuhkan dalam pemanfaatan kompor dengan energi surya untuk memproduksi gula aren di kawasan wisata agroforestry adalah pemilihan teknologi fotovoltaik sel surya. Teknologi fotovoltaik sel surya bertujuan mengintegrasikan modul surya dengan BOS (Balance of System) menjadi sistem dalam mendesain pembuatan kompor.
EVALUASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH PT INDORAMA POLYCHEM INDONESIA TERHADAP ASPEK TEKNIS DAN KINERJA Ryan Hilda Saputra; Linda Noviana; Laila Febrina
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.434

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT Indorama Polychem Indonesia dievaluasi untuk menilai kinerjanya dalam mengolah air limbah industri agar memenuhi standar lingkungan. Evaluasi ini mencakup analisis kualitas efluen berdasarkan parameter suhu, pH, Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids (TSS), serta kandungan zat pencemar lainnya seperti fenol total, krom total, amoniak total, sulfida, minyak, dan lemak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh parameter masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.16/2019. Efisiensi IPAL dalam menurunkan kandungan pencemar berkisar antara 75,00% hingga 81,05%, dengan efisiensi tertinggi pada parameter TSS dan efisiensi terendah pada parameter fenol total serta sulfida. Evaluasi desain menunjukkan bahwa beberapa unit pengolahan, seperti bak ekualisasi, clarifier, dan reaktor biologi, memiliki waktu detensi yang lebih lama dari standar desain yang direkomendasikan. Hal ini mengindikasikan kapasitas IPAL yang lebih besar dari kebutuhan aktual, sehingga terdapat peluang optimalisasi untuk meningkatkan efisiensi operasional. Untuk meningkatkan kinerja IPAL, direkomendasikan penyesuaian volume beberapa unit pengolahan, optimalisasi parameter operasional, serta pemantauan berkala agar sistem tetap berjalan optimal. Selain itu, pelatihan bagi operator IPAL diperlukan untuk meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan limbah. Dengan langkah-langkah ini, IPAL PT Indorama Polychem Indonesia diharapkan dapat terus beroperasi secara efisien dan memenuhi standar lingkungan yang berlaku.
LITERATUR REVIEW : PENGARUH KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN Natalia Dwi Wulandari
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.435

Abstract

Kinerja lingkungan menunjukkan hasil yang dicapai oleh sebuah perusahaan melalui usaha untuk melindungi lingkungan dan berkomitmen terhadap tanggung jawab sosial serta lingkungan. Dalam sebuah perusahaan, sangat penting untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan agar nilai saham tetap stabil dan menarik bagi investor. Kinerja keuangan dapat dievaluasi melalui analisis kinerja lingkungan serta biaya yang berkaitan dengan aspek lingkungan, sehingga indikator-indikator ini memiliki dampak pada kinerja keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kinerja lingkungan terhadap kinerja keuangan perusahaan, terutama dalam konteks meningkatnya kesadaran global tentang keberlanjutan dan perlindungan lingkungan. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini mengkaji temuan-temuan dari penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa kinerja lingkungan memiliki dampak positif terhadap kinerja keuangan.
POTENSI PENGOLAHAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI PRODUK KREATIF Vregat Febriansyah D; Ahmad Baihaqie Matondang; Wendy Muhamad Adhar; Qonitat Titis Ardiyani; Nadhilah Shabrina; Adam Haidar Adji Priangga; Syarifah Nurmasyithah; Nadila Aulia Zahra; Yogi Sugiat; Adam
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.436

Abstract

Masalah sampah anorganik di Indonesia telah mencapai tahap mengkhawatirkan seiring peningkatan volume sampah dan terbatasnya kapasitas pengelolaan. Salah satu solusi berkelanjutan yang diusulkan adalah mengolah sampah anorganik menjadi produk kreatif. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur (2015-2025) mengenai potensi pemanfaatan sampah anorganik menjadi berbagai produk inovatif di Indonesia. Metode yang digunakan berupa narrative review dengan menelusuri studi empiris, laporan, dan inisiatif lokal terkait daur ulang dan upcycling sampah anorganik. Hasil kajian dikelompokkan secara tematik meliputi: metode pengolahan sampah anorganik, inovasi produk yang dihasilkan, tantangan dan peluang pengembangannya, serta studi kasus inisiatif lokal. Literatur menunjukkan bahwa beragam teknik pengolahan – mulai dari daur ulang konvensional hingga upcycling kreatif – telah berhasil mengubah limbah plastik, kaca, logam, dan bahan anorganik lainnya menjadi produk seperti kerajinan tangan, furnitur, mode, hingga material bangunan. Inovasi produk kreatif dari limbah turut didukung oleh kolaborasi komunitas, wirausaha sosial, dan pemanfaatan teknologi. Meskipun demikian, terdapat tantangan berupa keterbatasan teknologi, hambatan pasar, dan minimnya kesadaran, namun peluang ekonomi sirkular dan dukungan kebijakan membuka ruang pengembangan lebih lanjut. Kesimpulannya, pengolahan sampah anorganik menjadi produk kreatif di Indonesia berpotensi memberikan manfaat ganda bagi lingkungan dan masyarakat. Diperlukan dukungan terpadu lintas sektor, peningkatan inovasi, serta pemberdayaan masyarakat agar inisiatif ini dapat berkembang berkelanjutan.
POTENSI PEMANFAATAN LIMBAH CAIR DOMESTIK DI KAWASAN PARIWISATA Suchoirun; Tri Winarno; Muhamad Adnan Putra Ramadhan; Achmad Baharsyah; Tulus Aji Darmawan; Muhamad Ramdhana; Wendri Aldy; Ryan Cindrakusuma
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.437

Abstract

Pengelolaan limbah cair domestik di kawasan pariwisata masih menghadapi tantangan besar. Meskipun beberapa kawasan telah menerapkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), banyak yang masih membuang limbah langsung ke lingkungan tanpa pengolahan yang memadai. Kendala utama meliputi kurangnya kesadaran masyarakat, keterbatasan infrastruktur, serta lemahnya regulasi. Akibatnya, limbah yang tidak terkelola dengan baik dapat mencemari air, menurunkan kualitas lingkungan, mengancam kesehatan, dan mengurangi daya tarik wisata. Berbagai teknologi pengolahan limbah dapat diterapkan, seperti IPAL dan biofilter. Setelah diolah, limbah cair dapat dimanfaatkan kembali untuk irigasi, industri, pengisian air tanah, dan keperluan umum. Pemanfaatan ini memerlukan peningkatan infrastruktur, regulasi yang ketat, edukasi masyarakat, serta kolaborasi dengan sektor swasta guna mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan di kawasan pariwisata.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PT KURSAT PROPERTY DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PERUMAHAN GRAND TAJUR MANSION Bimo Aji Prakoso; Sumiyati; Supriadi
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.438

Abstract

Strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan penjualan sangat penting karena akan lebih terprogram dalam memasarkan produktermasuk Perumahan Grand Tajur Mansion yang mengalami kesulitan dalam meningkatkan penjualan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuistrategi komunikasi pemasaran perumahan Grand Tajur Mansion dalam meningkatkan penjualan. Pendekatan strategi komunikasi pemasaranpenelitian ini menggunakan model Integrated Marketing Communication (IMC) yang dikemukakan Kotler dan Amstrong yang mengemukakan 8 cara komunikasi pemasaran yaitu Direct Marketing, Sales Promotion, Public Relations, Personal selling, Advertising, Word of mouth marketing (WOM), Event and experiences, dan Interactive marketing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Milles dan Huberman, kemudian teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa Grand Tajur Mansion baru menggunakan 5 cara yaitu personal selling; media sosial, website, media cetak, dan open tabel, sales promostion; memberikan promo freeDP, dan bonus pembelian, public relations; dengan gathering komunitas marketing property, word of mouth; promosi melalui jaringan relasi marketing, dan interaktif marketing; memberikan kontak layanan cepat. Hasilnya terjadi penjualan dua unit rumah. Intensitas promosi melalui personal selling dan public relations masih minim, rekomendasinya perlu peningkatan promosi, dan memaksimalkan cara komunikasi pemasaran yang lebih luas lagi.
PENGARUH KONTEN PODCAST RADITYA DIKA DI YOUTUBE EPISODE “TUTORIAL MENULIS WATTPAD” TERHADAP MOTIVASI DAN MINAT MENULIS DI KALANGAN VIEWERS Muhammad Syahdila Rafli Akhbar; Fit Yanuar
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.439

Abstract

YouTube dalam berbagai bentuknya kini menjadi salah satu kajian dalam keilmuan komunikasi. Salah satu bentuknya adalah PodCast channel, yang merupakan sebuah plattform atau sebuah saluran digital yang kerap dilakukan oleh seseorang maupun kelompok komunitas tertentu dalam menyuarakan pesan-pesan komunikasinya. Tulisan ini adalah hasil dari penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten PodCastRaditya Dika di YouTube episode ”Tutorial Menulis Wattpad” terhadap minat menulis Viewers. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Self-Determination Theory (SDT) dari Edward L. Deci dan Richard M. Ryan yang menjelaskan motivasi manusia berdasarkan tiga kebutuhan psikologis dasar, yaitu otonomi, kompetensi, dan hubungan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey eksplanatif. Populasinya berupa viewers dari konten PodCast Raditya Dika dalam episode berjudul ”Tutorial Menulis Wattpad” yang berjumlah 153.484 terhitung pada tanggal 1 Januari 2025. Sampelnya sebanyak 100 orang. Teknik sampling yang dipilih adalah purposive sampling. Rumus regresi linear sederhana dipergunakan untuk melihat pengaruhnya. Hasil penelitian menunjukan uji koefisien korelasi (R) variabel X konten PodCastdengan variabel Y minat menulis Viewers, yaitu sebesar 0,928. Dari penghitungan, diperoleh hasil koefisien determinasi R Square (R2) sebesar 0,709. Hasil tersebut menunjukkan bahwa konten PodCast memiliki pengaruh sebesar 70,9% terhadap minat menulis Viewers.
DINAMIKA AMONIA, NITRIT, DAN NITRAT PADA BUDIDAYA IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) SISTEM RESIRKULASI Muhamad Rusli
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.440

Abstract

Ikan nila (O. niloticus) merupakan salah satu jenis komoditas ikan air tawar dengan nilai ekonomis dengan kandungan protein yang tinggi. Hal ini selaras dengan meningkatnya permintaan benih ikan nila untuk proses pembesaran. Salah satu permasalahan dalam pembesaran ikan nila adalah kualitas air yang dapat mempengaruhi ikan nila sehingga dapat mengalami kematian pada fase benih. Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) merupakan solusi alternatif teknologi dalam menjaga kualitas air. Kelebihan penerapan teknologi ini adalah penggunaan air lebih hemat, kepadatan tebar tinggi, kemudahan dalam mempertahankan kualitas air tetap baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji dinamika kualitas air serta korelasinya terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (O. niloticus) pada sistem resirkulasi selama 42 hari. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan secara kuantitatif deskriptif. Parameter Pengukuran antara lain suhu, DO, pH, amonia, nitrit, nitrat, pertumbuhan bobot mutlak, dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian diproleh bahwa dinamika kualitas air masih sesuai dengan standar baku mutu budidaya ikan nila. Titik sampel pada inlet dan outlet menghasilkan grafik yang cukup stabil, sedangkan grafik pada sampel outletcenderung kurang stabil, Selama 42 hari pemeliharaan menunjukkan penerapan sistem resirkulasi mampu menjaga kualitas air yang berpengaruh terhadap pertumbuhan bobot dan kelangsungan hidup ikan nila yang dibudidayakan.
KARAKTERISTIK PENYEDAP RASA ALAMI JAMUR TIRAM DAN KEPALA UDANG VANAME DENGAN METODE FOAM MAT DRYING Nur Jihan Maulidia; Shanti Pujilestari
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.441

Abstract

Pembuatan penyedap rasa alami berbahan dasar jamur tiram dapat menjadi alternatif penggunaan MSG. Jamur tiram memiliki tingkat kegurihan yang rendah, dibandingkan penyedap rasa dari jamur merang yang sudah banyak digunakan. Sehingga perlu ditambahkan bahan lain untuk menambah cita rasa gurih, yaitu dengan kepala udang vaname. Kepala udang vaname mengandung asam glutamat sebesar 15,46 mg/g. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh formulasi jamur tiram dan kepala udang vaname yang berbeda terhadap karakteristik penyedap rasa. Formulasi jamur tiram dan kepala udang vaname yang digunakan yaitu 90:10; 85:15; 80:20; 75:25 dan 70:30. Analisis data menggunakan ANOVA dan dilakukan uji lanjut Duncan. Proses pembuatan penyedap rasa menggunakan metode foam mat drying. Hasil menunjukan bahwa formulasi jamur tiram dan kepala udang vaname yang berbeda berpengaruh nyata terhadap waktu larut, kadar air, kadar protein, hedonik dan skor mutu (α<0,05). Perlakuan terbaik adalah formulasi 70:30 dengan waktu larut 86,04 detik, kadar air 7,33%, kadar protein 27,54%, hedonik warna 4,0 (suka), hedonik aroma 3,9 (agak suka), hedonik rasa 4,1 (suka), hedonik tekstur 4,2 (suka), skor mutu warna 3,5 (putih kekuningan), skor mutu aroma 3,7 (cukup kuat), skor mutu rasa 4,1 (gurih), skor mutu tekstur 4,1 (halus), kadar lemak 0,59% dan kadar asam glutamat 3,30%. Kadar protein penyedap rasa memenuhi SNI 01-4273.1996 tentang penyedap rasa.
FORMULASI DAN KARAKTERISASI PAKAN MIKROENKAPSUL MENGGUNAKAN GELATIN SEBAGAI KOASERVAT Syahrani Fitri; Miska Sanda Lembang
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.442

Abstract

Pakan merupakan faktor penting dalam budidaya perikanan, menyumbang sekitar 50-70% dari total biaya produksi. Penurunan kualitas nutrisi pada pakan komersil menjadi tantangan utama yang memengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan, sehingga dibutuhkan inovasi dalam teknologi pakan. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah mikroenkapsulasi, yaitu proses penyalutan bahan inti dengan bahan pelindung pada skala mikroskopik. Mikroenkapsulasi menggunakan teknik koaservasi dengan gelatin sebagai bahan polimer dapat meningkatkan stabilitas nutrisi pakan dan memperlambat pelepasan nutrisi di perairan, sehingga nutrisi dapat diserap ikan secara optimal. Penelitin ini bertujuan menganalisis formulasi dan karakterisasi pakan mikroenkapsul menggunakan gelatin. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pakan mikroenkapsulasi dibuat dengan konsentrasi 1%, 3%, dan 6%, serta kontrol tanpa gelatin. Pengujian dilakukan terhadap parameter rendemen, morfologi, kadar air, dan kadar protein. Analisis data menggunakan teknik duplo untuk memastikan keakuratan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 6% menghasilkan rendemen tertinggi diantara perlakuan gelatin yaitu 48,85% dan menunjukkan pembentukan droplet pada pengamatan mikroskopis. Semua perlakuan menunjukkan kadar air yang stabil sekitar 3,5%. Kadar protein tertinggi terdapat pada perlakuan 6%, yaitu 40,71%, diikuti oleh perlakuan 3% (37,62%), kontrol (37,06%), dan 1% (36,30%). Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pakan mikroenkapsulasi memberikan kualitas pakan yang lebih baik.